Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Prinsip Strategi Trading Ed Saykota dan Indikator Elder Rays
    Click image for larger version

Name:	arah-trend-trading.jpg
Views:	1
Size:	254.2 KB
ID:	13019345
    Sebagai tokoh kelahiran Belanda tahun 1946, Ed Saykota mengambil ilmu pendidikan di fakultas teknik elektro MIT dan lulus Ilmu manajemen di MIT Sloan School of Management, di Amerika Serikat di tahun 1966. Selanjutnya, Saykota mulai terjun di dunia trading di akhir tahun 1960 dengan membuka akun pada transaksi komoditas perak. Saat itu ia mengambil asumsi harga naik dan kementerian keuangan AS akan stop di jual perak.

    Sembari menanti hal tersebut terjadi, Saykota di berikan saran untuk ambil posisi short (jual) di komoditi tembaga oleh brokernya. Sayangnya, rekomendasi tersebut tidak berhasil sehingga dia lebih memilih kembali menunggu periode yang sudah dinantikannya, yaitu terjadinya bullish perak.

    Di saat waktunya tiba, Ed Saykota dia lebih mengambil posisi long atau beli. Akan tetapi yang terjadi malah sebaliknya, harga perak cenderung terus menurun sehingga merugikannya. Itu tidak membuatnya kapok, bahkan lebih semakin tertarik dengan dunia trading yang dijalani. Saykota sadar jika pasar sudah mendiskon bullish unruk komoditas perak, sehingga saat US treasury berhenti jual perak, selanjutnya harga berbalik jadi turun.

    Pada saat yang sama, dia juga membaca tulisan dari bapak trend of following, yaitu Richard Donchian, mengenai mekanisme pada system training serta moving average crossover dalam menghasilkan keuntungan di pasar. Mulanya Saykota skeptis mengenai apa yang ditulis Donchian. Tetapi, setelah ia menguji teori tersebut dengan sistem trading terkomputerisasi, akhirnya dia percaya mengenai keampuhannya.

    Selanjutnya, Ed Saykota melanjutkan karirnya pada perusahaan pialang. Karena pada saat itu komputer menjadi barang yang langka, dia menumpang pada komputer yang dimiliki divisi akunting pada perusahaan tempatnya bekerja, di setiap akhir pekan dalam menguji sistem trading yang diciptakannya.

    Setelah jangka waktu 6 bulan salah satu market wizard yaitu wall street menguji ratusan variasi 4 sistem sederhana, yang didasarkan data harga 10 komoditas dalam 10 tahun terakhir. Sistem yang diciptakannya dipuji karena mampu menghasilkan profit.

    Sayangnya, ada ketidaksepahaman pemikiran Saykota dengan pihak manajemen dan membuat mereka tidak sejalan. Dia akhirnya berhenti bekerja dan menjalani profesi sebagai money manager. Dalam mengelola keuangannya, dia yang sekarang di Texas, dia tidak sembarangan dalam pemilihan nasabah. Dia akan melakukan interview kepada mereka dahulu dan hanya menerima nasabah orang yang mendukung metode trading jangka panjang. Alasan ini membuatnya Jadi kurang terkenal karena pada awal 1970an nasabahnya hanya sekitar 6 orang saja.

    Gaya Trading

    Pada prinsipnya, gaya trading yang dilakukan Ed Saykota adalah trend following yang dikombinasikan juga dengan pola tertentu. Menurutnya, kunci keberhasilan dalam trading jangka panjang adalah gabungan antara manajemen keuangan dan juga sistem trading. Walaupun beliau tidak menjelaskan bagaimana cara melakukannya, Saykota memberikan saran supaya setiap trader agar selalu terus belajar mengembangkan gaya trading yang cocok untuk dirinya sendiri.

    Berbeda dengan trader pada umumnya, trader teknikal tersebut menganggap analisa fundamental ini tidak terlalu membantu, alasannya karena para pelaku pasar sudah mendiskon harga. Ia juga menyebutnya dengan Funny Mentals. Namun jika trader dapat memahami analisis fundamental lebih awal sebelumnya dari pelaku pasar yang lain, maka hal ini disebut dengan surprise a mentals.

    Tiga prinsip yang ditekankan Saykota jika Anda melakukan trading yaitu trend untuk jangka panjang, pola grafik terbaru dan juga posisi paling bagus untuk melakukan buy dan sell. Dalam mencari posisi tepat misalnya buy, dia meletakkan posisi diatas harga pasar atau metode Breakout. Akan tetapi, dia terlebih dulu identifikasi terjadinya momentum bullish yang kuat. Jika posisinya salah, maka dia akan segera keluar.

    Seperti halnya trader top lain, risiko yang diambilnya dari sebuah posisi tidaklah melebihi 5% dari seluruh equity dalam satu akun. Saat pergerakan harga sesuai posisi dan mengikuti tren yang ada, maka stoploss dipindahkan dalam rangka menguji profit serta membiarkan keuntungan bergerak searah dengan trend.

    Prinsip trading yang selalu ditekankan oleh Saykota adalah segera menutup posisi saat salah, membiarkan posisi saat tepat, selalu membuka posisi dalam jumlah kecil, mengikuti aturan tanpa pertanyaan serta mengetahui kapan aturan itu dapat dilanggar. Dia mengurangi aktivitas trading jika mengalami kekalahan beruntun. Jika melakukannya, maka bisa menghancurkan mental trading Anda.

    Dunia trading dikenal sangat dinamis. Jika selalu ikut aturan pada sebuah sistem trading, seseorang memang bisa saja menghasilkan profit. Akan tetapi, Ed Saykota memandang hal itu secara lebih luas dan fleksibel. Menurutnya, seorang trader mesti mengembangkan aturan baru yang merupakan bagian dari revolusi trading. Baginya, Kunci keberhasilan dalam jangka panjang yaitu gabungan di antara manajemen keuangan dan juga sistem trading.

    Strategi Trading Memakai Indikator Elder Ray

    Pada pasar keuangan deviratif, hanya terdapat dua tipe pemain dengan orientasi pasar berbeda. Tipe pertama yaitu bulls, yaitu adalah para trader yang membeli karena meyakini bahwa harga akan naik. Tipe kedua yaitu bears, yaitu mereka yang menjual karena meyakini bahwa harganya akan turun.

    Dua kelompok ini masing-masing punya karakteristik psikologis yang juga berbeda. Seorang psychiater dunia trading yaitu Alexander Elder, mempelajari karakteristik seni serta menerapkannya kepada indikator teknikal, yaitu bulls power dan bears power.

    Pada perkembangannya, dia menerapkan kedua indikator tersebut dengan bersamaan sebagai indikator oscillator dan juga mengembangkan Apa yang disebut dengan Elder Rays. Hal ini dikarenakan fungsinya yang sama dengan sinar-x dalam mengamati pergerakan harga pasar.

    Kedua indikator tersebut dapat dipakai secara terpisah satu dengan yang lain, namun lebih disarankan jika digunakan secara bersamaan. Indikator tersebut bisa ditemukan pada platform MT4 di tempat indikator oscillator. Dalam artikel kali ini kami akan coba menjelaskannya kepada Anda.

    Bulls Power

    Bulls power merupakan indikator teknikal yang memberikan gambaran mengenai kekuatan pasar bullish. Apabila indikator ini berada diatas nol, maka tekanan bullish bisa dianggap kuat dan sebaliknya jika letaknya di bawah angka nol, maka bisa dibilang lemah. Konsep dasar indikator tersebut yaitu moving average dari harga yang memberikan indikasi nilai, di mana penjual dan pembeli sepakat (nilai tengah).

    Sedangkan, harga tertinggi pada suatu hari yang tercapai saat tekanan beli yang tercatat terkuat. Jadi, perbedaan harga yang tertinggi pada suatu hari serta moving average memberikan petunjuk kekuatan dari bulls power.

    Para pasar memberikan saran menggunakan bulls power dengan menerapkan indikator trend lain yang umumnya misalnya eksponensial moving average 13. Sinyal sell bisa timbul jika ada dua syarat. Pertama indikator yang sedang turun dan kedua bulls jika diikuti dengan bearish divergence.

    Adapun perhitungan bears power adalah sebagai berikut:

    Bulls Power = High – EMA

    High : nilai tertinggi pada 1 periode

    EMA : angka Exponential moving average

    Bears Power

    Bears Power merupakan indikator teknikal yang memberikan petunjuk kekuatan pada pasar bearish. Apabila indikator ini terletak di bawah nol, maka tekanan bearish bisa dianggap kuat. Sedangkan bila berada di atas 0 maka bisa dibilang lemah. konsep dasar indikator tersebut yaitu moving average dari harga yang memberikan indikasi nilai pembeli dan penjual sepakat, sedangkan harga terendah dalam suatu hari tercapai waktu tekanan jual tercatat terkuat. Perbedaan antara harga tertinggi dalam 1 hari serta magnet memberikan kekuatan bearsh power.

    Sama halnya dengan bulls power, menggunakan bears power sebaiknya diikuti dengan indikator trend lain misalnya EMA 13. Sinyal buy bisa timbul dengan dua persyaratan, yaitu Saat indikator trend naik dan bears power negatif namun naik. Sinyal buy paling kuat yaitu Saat indikator diikuti bullish divergence.

    Perhitungan dari bears power yaitu sebagai berikut:

    Bears Power = Low – EMA

    Low : angka terendah dalam 1 periode

    EMA : angka Exponential moving average

    Menggunakan Elder Rays tidak bisa dilepaskan dari bulls and bears power karena kedua indikator tersebut dipakai untuk mengukur optimisme maupun pesimisme ekstrim yang digambarkan oleh mayoritas para partisipan di pasar. Karena, telah paham dengan baik bahwa suatu kondisi ekstrim tidak akan bertahan lama para pelaku pasar ahli seringkali mendapat harga yang lebih bagus daripada investor yang biasanya bertransaksi di tengah pasar ekstrim.

    Saat harga pasaran naik dan bulls tinggi maka pro biasanya akan melakukan sell short. Saat harga pasaran rendah biasanya ketakutan menghantui dan para pro melakukan aksi buy. Dengan menggunakan elder rays, maka para pemain umum maupun non profesional bisa mengambil peluang sama dalam ambil bagian di pergerakan pasar.

    Penerapan Teknik Bulls And Bears Power Pada Strategi Elder Rays
    Click image for larger version

Name:	Pivot-Point-Indikator-MT4-e1597132488775-768x432.jpg
Views:	1
Size:	38.6 KB
ID:	13019346
    Terdapat empat indikasi yang bisa anda lakukan dalam mengambil posisi buy ataupun sell dengan menggunakan strategi Elder Rays. Cirinya yaitu sebagai berikut.

    Anda bisa melakukan buy, jika kondisi tren yang sedang naik (EMA 13 arahnya ke atas). Berikutnya indikator bears power negatif namun cenderung naik. Selanjutnya, puncak bawah indikator bears power cenderung lebih tinggi daripada puncak sebelumnya. Dan kemudian indikator bears power naik setelah terjadi bullish divergence.

    Anda dapat melakukan sell jika trend sedang turun (EMA 13 arahnya ke bawah). Berikutnya puncak indikator bulls power lebih rendah daripada puncak yang sebelumnya. Selanjutnya, Indikator bulls power cenderung turun setelah terjadinya bearish divergence.

    Cara menentukan waktu yang bagus saat mengambil posisi short, sangat penting untuk menafsirkan waktu di saat bears power memberikan indikasi kelemahan ataupun kekuatan pasar bearish. Low baru pada bears power dan low baru pada harga, memberikan sinyal bahwa tren turun masih akan berlanjut. Namun jika bears power membentuk low cenderung landai dibandingkan harga, dan menggambarkan sinyal bullish divergence, tutuplah posisi short dan bersiap untuk trend naik selanjutnya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    jarang ada yang pake ema13, gw raasa strategi ini masih lumayan baru, tapi deskripsinya masih kurang, jadi ngak bisa dipahami dengan jelas bagaimana cara menggunakannya supaya bisa profit

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X