Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Trading Forex dengan Keltner Channel dan Parabolic Reserve and Stop
    Click image for larger version

Name:	tips-trading-menggunakan-keltner-channel-untuk-day-trader-291181-29497.jpg
Views:	1
Size:	35.0 KB
ID:	13019153
    Keltner channel adalah salah satu aspek teknikal cukup terkenal yang sering diterapkan dalam melakukan analisa trend yang terjadi. Ini dapat digunakan untuk menganalisa tren yang berlangsung di market. Selain itu akan memudahkan pula dalam mengamati suatu potensi dari pembalikan arah dan juga akan dapat memberikan suatu sinyal trading. Sebab fungsinya tersebut maka Keltner channel sudah dipastikan akan banyak digunakan.

    Keltner channel menerapkan suatu tingkat volatilitas dan juga harga rata-rata untuk dapat membuat suatu garis atas dan garis bawah, dan juga garis tengah yang berbentuk moving average. Tiga garis ini akan dapat bergerak dibelakang harga hingga akan nampak seperti channel (saluran).

    Menghitung Keltner Channel

    Sebelum trading menggunakan Keltner channel, cukup penting untuk dapat mengerti apa itu Keltner channel. Dengan memahami dengan jelas Keltner channel yang tercipta, maka trader akan bisa mengamati kelemahan dan juga kekuatan dari indikator ini. Termasuk pula cara untuk melakukan perhitungannya.

    Keltner channel ditemukan oleh Chester Keltner pada 1960, kemudian lebih disempurnakan lagi oleh Linda Bradford Raschke pada 1980. Model terbaru inilah yang akan berguna hingga saat ini bisa banyak diterapkan untuk berbagai keperluan. Keltner channel sesunguhnya adalah kombinasi dari dua indikator lainnya, yaitu exponential moving average (EMA) dan juga average true range (ATR). Periode EMA dapat disesuaikan dengan keinginan trader. Untuk trading harian, jumlah 15-40 EMA adalah suatu hal yang umum digunakan.

    Kalkulasi ini akan memberikan hasil garis atas dan garis bawah, yang tentunya berdasarkan dengan indikator ATR yang melakukan perhitungan berapa banyak rata-rata aset akan bergerak dalam timeframe tertentu. Jumlah aset pada umumnya yaitu dua, artinya garis paling atas akan dihitung 2 x ATR di atas EMA.

    Jumlah aset dapat diamati dengan melihat banyaknya aset yang di manfaatkan dalam trading. Biasanya menggunakan dua aset, namun beberapa trader akan menerapkan 1,7 hingga 2,3 untuk memperoleh informasi yang lebih tepat dari pergerakan harga ketika trading. Makin tinggi suatu jumlah aset, maka akan semakin lebar channel yang dihasilkan. Namun kebalikannya, bila semakin kecil jumlah aset, maka akan semakin kecil channel yang tampak.

    Strategi Tren dan Pullback dengan Keltner Channel

    Keltner channel bermanfaat sebab dapat menghasilkan agar tren nampak lebih jelas lagi. Ketika satu aset sedang tren naik, maka biasanya akan menyentuh pada garis yang paling atas, atau juga sangat dekat. Bahkan untuk beberapa keadaan ini, tren akan kenaikan akan dapat menembus hingga garis paling atas dari Keltner channel.

    Harga akan tetap ada di atas garis paling bawah, dan tetap diam di atas garis tengah. Ketika aset dalam tren turun, maka akan menembus ke garis paling bawah dari Keltner channel, bahkan dapat menembus untuk keadaan tertentu. Harga akan tetap berada di bawah garis yang paling atas, dan juga umumnya akan ada di bawah garis tengah.

    Keltner channel sebaiknya disesuaikan agar dapat menampilkan suatu informasi yang baik dalam pasar. Dengan kata lain, maka bila saja harga akan terus naik namun tidak menyentuh garis yang paling atas, maka channel yang dihasilkan akan berarti dan terlalu lebar. Kemudian bila saja harga akan terus naik namun terkadang akan menyentuh garis yang paling bawah, yaitu berarti bahwa channel bisa saja menjadi sangat sempit.

    Aspek indikator Keltner channel ini dapat memudahkan dalam analisa pasar, dengan catatan bahwa akan harus dijalankan dengan penyesuaian yang secepatnya. Bila tidak, maka akan ada data yang diperlihatkan tidak pas dengan keadaan pasar yang berjalan, dan indikator ini tidak akan menolong banyak dalam membuat keputusan trading.

    Semisal indikator telah diatur, maka strategi yang digunakan yaitu dalam membeli ketika tren naik dan saat harga akan tertarik ke garis tengah. Alokasikan stop-loss di antara garis tengah dan garis paling bawah, kemudian tempatkanlah keuntungan keadaan target dekat dengan garis atas. (Stop-loss dan profit target yang pada umumnya diatur langsung ketika akan trading).

    Strategi Breakout dengan Keltner Channel

    Strategi ini diterapkan untuk dapat menangkap dari pergerakan besar yang tidak dapat ditangkap oleh strategi tren dan pullback di atas. Strategi ini paling tepat akan digunakan ketika market forex akan buka, sebab pada saat inilah ada pergerakan besar yang terlalu besar berlangsung, yang sesuai dengan ciri khas breakout. Breakout akan paling tepat dijalankan pada 30 menit pertama ketika market baru buka.

    Strategi ini yaitu adalah membeli ketika harga bergerak naik dan juga menembus garis paling atas, atau juga menjual ketika harga turun di bawah garis paling bawah. Garis tengah Keltner channel ialah suatu pintu keluar trading. Tidak perlu melakukan pengaturan keuntungan target untuk strategi ini, segera keluar trading ketika harga akan menembus garis tengah walaupun posisi menang atau kalah.

    Sebab volatilitas yang tinggi ketika pasar akan buka, trader akan memperoleh suatu sinyal yang akan memberikan suatu keuntungan kecil atau bahkan juga kekalahan, yang kemudian diikuti dengan sinyal lain. Jalankanlah trading di sinyal kedua yang nampak ini . Cukup ambilah dua sinyal trading untuk suatu strategi ini di 30 menit pertama.

    Bila pergerakan besar tidak terjadi di breakout satu dua, maka tidak akan pernah terjadi. Gambar di atas akan memperlihatkan terjadinya dua breakout sesudah pasar buka. Pertama, jalankanlah short-trade di breakout pada bawah garis yang paling bawah, kemudian keluar trading begitu harga akan menyentuh garis tengah. Yang kedua, yaitu ambillah long-trade sesudah harga naik di atas garis paling atas. Trading keuntungan akan dapat terjadi selama 40 menit, dan juga keluar ketika harga akan menembus suatu garis tengah.

    Directional movement index (DMI) dan average directional index (ADX), J. Welles Wilder juga akan memanfaatkan suatu indikator yang lainnya yaitu yang berupa parabolic stop and reverse. Indikator ini akan lebih terkenal dan disebut dengan parabolic SAR. Fungsi dari indikator ini yakni adalah untuk mengamati tren.

    Parabolic SAR diperlihatkan pada satu buah garis parabola (atau titik) di bawah bar harga ketika tren naik, atau di atas bar harga ketika tren akan menurun. Selain itu untuk mengamati tren, parabolic SAR akan dapat memberikan sinyal masuk dan juga keluar trading hingga target keuntungan akan dapat tercapai.

    Cara Menghitung Parabolic SAR

    Indikator parabolic SAR (PSAR) memanfaatkan harga (EP) up to date yang akan maju dengan cukup ekstrim (mungkin saja naik atau turun), berbarengan dengan faktor pengakselerasi (AF) untuk dapat memberikan informasi di mana titik dari indikator akan nampak.

    EP adalah harga yang paling tinggi dari tren naik yang terbaru, atau terendah ketika tren menurun yang baru nampak. AF secara default angkanya 0.02 dan akan tetap naik kelipatan 0.02 ketika mencapai EP terbaru dengan nilai maksimalnya 0.20.

    Hasil dari perhitungan ini yaitu adalah nampaknya suatu titik (yang berikutnya akan dikaitkan hingga menjadi suatu garis) di bawah harga yang akan bergerak naik, atau di atas harga yang akan bergerak turun. Garis yang nampak ini kemudian akan dapat memudahkan dalam menyorot ke arah tren dan juga pergerakan harga yang terjadi.

    Ketika harga turun ke bawah titik yang naik, titik ini akan bisa berganti posisi di atas bar harga. Ketika harga akan naik maka di atas titik yang akan turun, titik ini akan ada di bawah bar harga. Dan juga keuntungannya adalah semua software trading kini dapat menghitung dengan otomatis untuk trader

    Trading dengan Parabolic SAR

    Trading dengan parabolic SAR memiliki aturan dasar, yaitu adalah dengan membeli ketika titik bergerak di bawah bar harga (dan juga memberikan tren naik), dan juga akan menjual ketika titik akan bergerak ke atas bar dan harga (yang memberikan informasi tren turun). Ini akan memberikan hasil sinyal trading yang tetap konstan hingga akan menolong trader memperoleh posisi yang tepat ketika ingin trading.

    Keadaan akan menjadi lebih baik bila harga ini dalam keadaan swing besar turun naik hingga akan memberikan suatu kesempatan keuntungan yang sangat besar ketika trading. Namun bila harga hanya akan membuat pergerakan kecil di tiap arah (entah turun atau nak), hal ini memiliki tanda bahaya yang mengintai trader sebab dapat kalah trading secara beruntun.

    Oleh sebab itu maka, sangatlah baik untuk melakukan analisa harga yang lebih dulu untuk mengerti apakah pasar akan dalam tren naik atau turun. Indikator lain seperti ini adalah moving average yang juga dapat memudahkan dalam mengamati pergerakan tren. Bila tren akan memang muncul, maka baiknya trading ini adalah searah tren yang keseluruhan.

    Contohnya, yaitu jika tren sedang menurun (maka berdasarkan analisa yang dijalankan), maka jalankanlah segera short-trade ketika titik akan berbalik naik di atas suatu bar harga, kemudian keluar trading ketika titik akan dapat berbalik turun ke bawah bar harga.

    Maka, inilah cara untuk menerapkan indikator parabolic SAR, yakni agar mempertemukan dalam pergerakan tren. Bila telah memahami pola tren secara keseluruhan, maka trader tidak perlu khawatir mengenai suatu kelemahan dari indikator parabolic SAR, yaitu adalah terkadang memberikan suatu sinyal trading yang tidak akan menghasilkan suatu keuntungan.

    Plus Minus Parabolic SAR

    Kelebihan utama dari indikator parabolic SAR yakni, adalah ketika tren terjadi maka tren yang kuat, parabolic SAR dapat memperlihatkan tren yang kuat ini hingga akan memudahkan trader dalam trading yang searah tren terus. Indikator parabolic SAR akan dapat memberi tahu exit point bila pergerakan harga akan melawan suatu arah tren, yaitu ini adalah merupakan sinyal dari pembalikan.

    Kadang-kadang, hal ini dapat menjadikan suatu poin yang keluar trading yang bagus sebab harga akan bergerak ke arah yang kebalikannya. Namun terkadang ini bukanlah titik keluar yang tepat sebab harga dapat bergerak naik dan juga cepat dan kembali ke arah tren lagi. Garis besarnya, indikator parabolic SAR masih kurang mampu menyajikan informasi lebih dalam samping).

    Agak kesulitan untuk memperoleh sinyal trading apabila analisa pasarnya gerakannya ke sampaing berlawanan indikator parabolic SAR. Alasannya karena tak ada tren yang terjadi, sehingga indikator hanya akan menampakkan garis turun naik bawah dan di atas bar harga.

    Keadaan seperti ini dapat terjadi hingga satu sesi pasar. Itulah sebabnya, beberapa trader yang hanya bergantung dengan indikator ini dan dapat mengalami kerugian yang hebat, terlebih ketika trading di situasi pasar yang sideway. Akan menjadi lebih baik bila indikator parabolic SAR digabungkan dengan indikator lainnya untuk memperoleh sinyal trading yang tepat.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    parabolik sar itu lagging indikator bro, kurang cocok dipake di forex market, apalagi masih menghitung candlestick terakhir, artinya cenderung berubah terus, mending pake MA aja disesuai kan dengan periode yang diinginkan dan kerangka waktu yang digunakan
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X