Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Perbedaan Bullish Dan Bearish Dalam Dunia Saham
    Bullish Dan Bearish Dalam Dunia Saham. Dunia investasi memang sedang menjadi incaran setiap warga negara Indonesia. Tua muda bahkan usia pelajarpun tertarik untuk mendalaminya. Salah satu instrumen dalam investasi yang cukup banyak peminatnya adalah saham, meski tergolong dalam bagian investasi yang beresiko tinggi karena membutuhkan modal yang tidak cukup. Dalam menjalani setiap proses berinvestasi dengan saham, pasti kamu akan dihadapkan pada beberapa istilah yang asing. Tenang saja! Kami punya solusinya.

    Tidak semua orang dapat dengan mudah memahami setiap istilah yang terdapat dalam dunia saham. Khususnya bagi para pemula. Salah satu triknya adalah dengan cara mendalami setiap bagian dari bursa saham. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terperosok dalam penipuan. Ada beberapa istilah dalam per-sahaman, diantaranya bullish dan bearish. Seperti apa pengertian dari keduanya? Bagaimana cara mengetahuinya? So, terus scrool layar HP-mu sampai bawah ya.

    Pengertian bullish

    Jika kamu sering mendengar istilah bullish akan tetapi belum paham apa artinya, maka ini adalah solusi terbaik untuk kamu mulai membaca dan memahami. Kata bull yang bermakna banteng, merupakan kata dasar yang kemudian diserap menjadi istilah bullish. Secara istilah yaitu suatu kondisi dimana harga saham mengalami kenaikan secara signifikan dan konsisten serta berkelanjutan dalam beberapa waktu tertentu. Bullish juga akrab didengar dengan sebutan bull market. Sebenarnya kedua istilah ini sama saja.

    Sementara jika menyangkut perihal trading forex maka biasanya bullish diartikan sebagai suatu kondisi dimana base currency yang terdapat dalam pasangan mata uang sedang mengalami kenaikan nilai, namun dalam mata uang yang lain sedang mengalami penurunan. Hal ini sering disebut dengan uptrend dalam pasar bullish.

    Ketika pasar saham sedang uptrend maka kondisi ekonomi sebenarnya sedang mengalami nasib baik. Hal ini bisa saja terjadi karena beberapa hal. Seperti contoh tingginya permintaan saham oleh para investor, yang akan mengakibatkan naiknya harga saham. Kondisi seperti ini barulah disebut dengan bullish.

    Pengertian Bearish

    Bearish menurut bahasa terdiri dari kata Bear yang artinya beruang. Bearish biasanya diartikan sebagai suatu keadaan dimana pasar saham sedang mengalami penurunan. Hal ini tentu menjadi kebalikan dari bullish. Jika dalam pasar saham terlihat tanda-tanda seperti indeks harga saham yang tengah merosot (downtrend), maka bearish ini pasti akan terjadi. Dan apabila kondisi seperti ini masih saja berlanjut secara terus menerus, maka biasanya para investor akan menjual sahamnya (cut loss) guna meminimalisir adanya kerugian yang lebih besar.

    Bearish bukan lagi sebuah hal yang sangat menakutkan dan tidak ada solusinya. Asalkan pasar saham sedang berada pada kondisi tenang maka kecil kemungkinan bearish ini akan terjadi. Dan jikalaupun sudah terjadi, para trader atau investor masih bisa mengakali dengan melakukan cut loss sebagai upaya untuk memperoleh uang meski tidak sebanding dengan harga saham sebelumnya.

    Mengapa beberapa bursa efek erap ditemui memakai logo hewan banteng dan beruang yang seakan diadu atau sedang bertarung. Sesuai dengan tipikal hewan ini bahwa banteng memiliki tanduk yang menghadap keatas sedangkan beruang identik dengan mencakar ke bawah. Kiranya lambang ini memiliki makna bahwa jika banteng menang maka harga saham akan naik dan jika beruang yang menang maka harga saham akan turun. Sehingga nama kedua hewan ini disempurnakan menjadi bullish dan bearish.

    Bullish dan bearish biasanya memang terjadi secara alamiah, artinya tidak seorangpun yang dapat mengetahui kapan akan terjadi. Akan tetapi jaman sekarang, bullish dan bearish seakan menjadi sebuah hal yang bisa saja disetting. Tentu ini akan mempengaruhi terjadinya bullish dan bearish itu sendiri.
    Penyebab Terjadinya Bullish dan Bearish

    Ada beberapa sebab mengapa harga saham sering mengalami naik turun atau sering mengalami bullish dan bearish. Meski sebenarnya bullish dan bearish memang wajar saja terjadi dalam pasar saham. Penyebabnya juga bermacam-macam, terutama pada faktor internal dan eksternal perusahaan, atau juga bisa karena pihak investornya. Untuk mengetahui lebih dalam, inilah penjelasannya.

    1. Panik yang berlebihan

    Hal pertama yang menjadi ukuran atau batasan terjadinya bullish dan bearish adalah rasa panik yang berlebihan. Kekhawatiran akan suatu kondisi dimana bayangan yang muncul adalah kerugian sehingga akan terburu-buru mengambil langkah. Kepanikan tersebut juga bisa muncul akibat perkembangan digital, dimana informasi akan dengan sangat mudah diperoleh.

    Padahal jika diusut, tidak semua informasi yang tersebar menunjukkan kebenaran. Bisa jadi informasi yang disebuarkan terkait harga saham hanyalah sebuah ide untuk memberikan dampak kepanikan bagi setiap investor. Maka penting sekali untuk mengolah pikiran agar tidak gegabah dan tidak panik berlebihan.

    2. Harga saham yang termanipulasi

    Jika sudah memberanikan diri untuk terjun di dunia saham ini, maka harus bersiap untuk menerima semua kondisi yang terjadi. Termasuk jangan heran jika pernah mendapati sebuah keadaan dimana harga saham ternyata dimanipulasi oleh beberapa pihak tertentu.

    Mengapa hal itu bisa terjadi? Mengingat saham adalah asset berharga yang menjadi incaran semua orang. Maka dimanapun tempatnya, pasti terdapat segelintir orang yang akan mendominasi termasuk diantaranya adalah para investor besar yang modalnya sudah tidak diragukan lagi. Berbekal kecanggihan teknologi serta media massa, mereka akan berbuat semaunya misal dengan merubah citra sebuah perusahaan agar dapat mencapai tujuan tertentu. Hal ini tentu hubungannya dengan bullish dan bearish.

    Apabila diamati memang dampaknya sangat terlihat dan cukup signifikan. Tetapi perlu kamu ketahui bahwa biasanya keadaan semacam itu tidak mampu bertahan lama alias viralnya hanya sekejap saja. Karena setiap perusahaan memiliki rekam jejak sendiri yang bisa digunakan untuk mengembalikan harga saham sesuai pada posisinya.

    3. Bergesernya nilai rupiah terhadap mata uang asing

    Perusahaan yang bergerak pada bidang ekspor-impor pasti sangat merasakan salah satu pengaruh ini. Bagaimana tidak, nilai mata uang rupiah terhadap mata uang asing yang berlaku di dunia ternyata sangat berpengaruh terhadap naik turunnya harga saham di pasar saham. Apalagi jika investor yang ada dalam perusahaan itu juga berasal dari luar negeri.

    Terlebih saat ini nilai mata uang rupiah terhadap dollar saja sudah sangat tertinggal jauh. Pemerintah negara Indonesia seakan belum mampu mengejar atau menaikkan nilai rupiah terhadap mata uang asing. Yang ada yaitu terjadinya bullish dan bearish sebab innvestor berfikir nilai rupiah sedang mengalami pergeseran.

    4. Kondisi Ekonomi

    Bullish dan bearish juga bisa saja terjadi karena kondisi ekonomi setiap negara. Hal itu bisa terjadi karena banyak faktor juga, semisal bertambahnya tingkat ppengangguran yang ada di sebuah negara, atau juga karena fluktuasi naik turunnya suku bunga yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

    Kondisi ekonomi suatu negara dapat dikatakan sangat mempengaruhi terjadinya bullish dan bearish. Karena secara logika, jika sebuah negara sedang mengalami masalah ekonomi yang cukup besar, maka akan ada banyak hal yang kemungkinan akan terjadi.

    5. Pandemi

    Tepat pada bulan ini coovid-19 serasa melangsungkan anniversary pertama, sebab memang sudah setahun ini menjajaki bumi Indonesia, bahkan dunia. Ini berdampak pada harga bursa saham yang mengalami penurunan drastis dan itu terjadi di beberapa negara. Permasalahan global ini menjadikan kondisi ekonomi global yang semakin carut marut juga. Sebab harga saham yang digadang-gadang ternyata harus mengalami bearish.

    Tidak hanya itu, beberapa keadaan yang mungkin juga terjadi adalah fokus pemerintah dalam menangani virus covid-19 sehingga menomorduakan kegiatan di pasar saham. Sehingga wajar saja jika harga saham mengalami gejolak bullish dan bearish.

    Semua faktor ini kemungkinan bisa terjadi, namun bukan berarti tidak ada usaha untuk menghindarinya. Faktor-faktor tersebut hanyalah analisa biasa sesuai dengan keadaan yang sedang atau telah terjadi. So, kalau kamu sudah mempelajarinya pasti bisa menepis adanya kondisi naik turunnya harga saham.

    Itulah pembahasan mengenai bullish dan bearish dan disertai beberapa faktor yang mempengaruhinya. Pengetahuan tentang bullish dan bearish haruslah didapat serta didalami sejak dini, supaya ketika kamu terjun ke dunia investasi saham tidak akan mudah bingung dan investasimu bisa berjalan dengan lancar.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    pengertian bearish atau bullish sama aja di forex atau saham, tapi kalau bearish sementara fundamental perusahaannya bagus, maka ini adalah kesempatan untuk bisa profit di masa yang akan datang dengan beli saham pada harga murah
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X