Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Penting Memahami Retracment dan Reversal dalam Proses Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	20190217-reversal-dan-retracement-02.png
Views:	1
Size:	40.5 KB
ID:	13019063
    Melakukan trading menggunakan strategi trend following atau memanfaatkan tren yang sedang berlangsung untuk mengambil sikap adalah tindakan umum. Hampir seluruh trader pemula menggunakan teknik ini untuk melakukan trading. Faktanya, teknik trend following memang menjadi strategi yang paling aman dan mudah dilakukan dalam rangka melindungi modal investasi.

    Namun jika Anda sudah bukan pemula, tentu strategi demikian tidak bisa dipakai terus-menerus. Pasalnya, pasar forex memiliki fenomena reversal yang tidak jarang terjadi. Reversal adalah momentum ketika harga melawan arus trend yang sedang terjadi saat itu. Reversal ini terkadang juga diikuti oleh retracment yang muncul sebelum harga kembali dalam jalur harga asalnya.

    Pembalikan harga atau biasa disebut reversal terjadi ketika terjadi gerakan harga yang berlawanan dengan trend. Fenomena reversal bisa terjadi dalam waktu singkat atau lambat. Terkadang ia mudah diprediksi namun tidak jarang ia tak bisa diprediksi sama sekali. Ketika reversal terjadi, para trader yang menggunakan strategi trend following akan mengalami loss atau kerugian.

    Untuk menyebut zona dimana pembalikan harga terjadi, trader memiliki istilah retracement. Anda dapat memahaminya sebagai tempat dimana satu atau dua fenomena reversal terjadi. Penjelasan yang lebih lanjut akan lebih banyak menyebut istilah retracement sebagai kata kunci. Sebelum semakin penasaran, langsung saja berikut ini penjelasan lebih dalam terkait reversal dan retracement.
    Fungsi Retracement

    Trading retracement merupakan bentuk strategi yang merespon fenomena harga dalam pasar mata uang digital yang terkadang tidak searah dengan arah trend. Faktor lainnya, kemana gerakan harga seringkali tidak dapat diprediksi oleh trader. Oleh karena itulah, diciptakan trading retracement untuk menangani trading dalam momentum tersebut.

    Di tengah sangat terbatasnya jumlah trader yang dapat menentukan pada titik mana harga mencapai maksimal (entah tertinggi ataupun terendah). Kebanyakan orang baru melakukan tindakan trading ketika pasar sudah masuk dalam zona retracement. Jadi ketika pasar masih menunjukkan harga dan trend yang linear mereka tidak bergerak lebih dulu. Setelah harga mulai menunjukkan penyimpangan harga, barulah mereka membuka posisi sesuai pada arah trend.

    Tentu akan berbeda cerita dengan trader yang dapat melakukan prediksi pada momentum ini. Umumnya mereka sudah benar-benar berpengalaman dalam dunia trading. Para trader ini sudah mempunyai kemampuan untuk mengukur titik terendah dan tertinggi dari sebuah harga. Dengan demikian, mereka tidak perlu mencari posisi aman dengan memperkirakan tindakan di akhir sesi sebagaimana jenis trader sebelumnya.

    Lalu kira-kira, indikator apa saja yang bisa digunakan untuk mendukung trading retracement secara aman?

    Tentu setiap orang mempunyai jawaban mereka masing-masing. Trading retracement memang tidak hanya bisa digunakan dalam satu indikator saja. Stochastic, candlestick, RSI, elliot wave, hingga chat pattern sangat memungkinkan untuk menjadi indikator trading retracemen. Jika sudah terbiasa, Anda juga boleh saja mengkombinasikan antar indikator dan teknik tersebut untuk mendapatkan hasil maksimal.
    Kombinasi Indikator pada Trading Retracement

    Karena trading retracement masuk dalam persoalan trading yang tidak biasa, trader harus memutar otak untuk menghadapi situasi tersebut. Selah satu caranya adalah dengan mengkombinasikan beberapa indikator untuk menciptakan sebuah perpaduan yang dibutuhkan. Langsung saja berikut beberapa kombinasi indikator yang dapat Anda lakukan:

    a. Tools Trading Reversal dan Retracementl Candlestick Pattern

    Ketika kita melihat sebuah tools ketika pertama kali membuka chart trading, maka dipastikan tools tersebut adalah candlestick. Indikator ini menyajikan trend harga yang sedang berlangsung dalam bentuk candle-candle kecil dan bergerak secara terus menerus sesuai dengan ombak harga dalam forex. Adapun data yang tercakup dalam sebuah candle terdiri atas data open. low. high, dan OHLG (close).

    Dari pola-pola yang dilukis oleh indikator tersebut. Selanjutnya candlestick menggunakan data tersebut untuk melihat apakah ada peluang terjadi reversal atau tidak. Candlestick memiliki kepekaan yang cukup tinggi terhadap sinyal yang dengan kecenderungan tertentu sehingga ia lebih peka melihat kemungkinan adanya pembalikan harga. Ini sangat berbeda dengan indra manusia yang sangat terbatas.

    Jumlah pola dalam indikator candlestick sangat tidak terbatas. Ia dapat membentuk dua pola hingga sepuluh pola tergantung kepada besarnya tingkat fluktuasi yang terjadi. Namun kita tidak akan membahas pola-pola tersebut satu-persatu, melainkan hanya pada topik dua pola. Pola minimum ini disebut juga sebagai pola dasar sehingga akan kita bahas secara lebih mendetail:

    · Bullish/Bearish Harami

    Dalam bullish harami, pasar forex mengalami suatu fenomena dimana harga terus menurun dan akhirnya benar-benar tertutup pada kondisi yang rendah. Kondisi ini sudah terjadi sejak awal pertama dan dapat dijadikan sebagai gejala terjadinya bullish harami.

    Pada hari kedua, harga baru mengalami kenaikan beberapa tingkat dan menutup ketika harga berada dalam posisi tinggi, akan tetapi posisi ini masih dalam koridor low dan high dari posisinya di hari pertama. Konfirmasi harga biasanya baru terjadi setelah memasuki hari ketiga dan posisi harga sudah meninggalkan zona yang ditempati pada hari pertama.

    · Bullish/Bearish Engulfing

    Kebalikan dari bullish yang pertama, engulfing terjadi ketika indikator harga menurun dan akhirnya tertutup pada kondisi yang sangat rendah hanya dalam jangka satu hari. Yang terjadi di hari kedua adalah kenaikan harga ke titik yang lebih tinggi daripada titik pertama. Memasuki hari ketiga, konfirmasi umumnya terjadi ketika ia berada dalam kondisi tinggi dan tertutup dalam ketinggian tersebut.

    b. Trading Reversal dan Retracement: Fibonacci Retracement

    Strategi ini terinspirasi dari bilangan fibonacci yang amat terkenal dalam dunia matematika. Penemu konsepnya adalah seorang pria bernama Leonardo Pisa. Dalam indikrator, keseluruhan harga yang mengalami penurunan maupun kenaikan akan berbalik dulu sebelum mereka melanjutkan perjalanan untuk turun atau naik. Dengan konsep ini, seorang trader tinggal menghitungan saja berapa titik yang menjadi acuan pembalikan harga yang tentunya memakai konsep fibonacci.

    c. Tools Trading Reversal dan Retracement: Divergence

    Dibandingkan dengan kedua indikator yang sudah disebutkan sebelumnya. Perpaduan ini terhitung sangat rumit dan membutuhkan kejelian ekstra dari para trader. Jika dua indikator diatas bisa memberikan data matang kepada Anda, berbeda dengan kedua indikator ini yang membutuhkan pengolahan kembali.

    Namun Anda tidak perlu khawatir. Banyak orang merasakan kebingungan serupa ketika mereka untuk pertama kali mencoba teknik ini. Namun seiring berjalannya waktu, Anda akhirnya akan lebih terbiasa dan mahir melakukannya. Pada dasarnya, divergence adalah indikator yang sangat mendetail dan valid. Kelebihan divergence dibandingkan indikator lain adalah kekuatannya dalam mengelola data dan analisa.

    Dalam divergence, trader akan diajak membandingkan secara langsung kedua trend yang sedang tidak searah. Akan lebih mudah jika Anda menyertakan salah satu dari beberapa indikator lain seperti RSI, MACD, atau stochastic. Adapun divergence sendiri terbagi menjadi dua yakni hidden divergence dan regular divergence.

    Regular divergence, harga yang terbentuk akan mengikuti trend namun kemudian membuat titik high dan low mereka sendiri yang mulai berlawanan dengan arah perjalanan trend. Endingnya, harga nanti akan mengikuti arah indikator yang mana terjadi pada detik-detik terakhir.

    Adapun hidden divergence adalah kondisi dimana kenaikan harga sedang berlawanan dengan trend utama yang justru menurun. Namun bedanya, saat ini harga tersebut tidak menciptakan titik high ataupun low. Justru indikator yang nantinya menciptakan titik terendah atau tertinggi.
    Click image for larger version

Name:	draft-indikatorindikator-yang-bisa-memprediksi-arah-trend-284157-21797.jpg
Views:	1
Size:	24.3 KB
ID:	13019064
    Perlu digarisbahawi, divergent bukanlah tanpa kekurangan. Harga terkadang tidak mengalami perubahan ketika divergence sedang berlangsung lama. Dengan demikian, seorang treader harus melakukan planning b untuk mengatasi keadaan tersebut. Seiring berjalannya waktu dan tingkat kemahiran seseorang, Anda akan dapat mengatasi tantangan-tantangan tersebut.
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    retracement itu temponya singkat, jadi tidak ada market tren yang terus bergerak lurus, pada ada saatnya balik arah karena sebagian trader merelasisasikan profitnya, sementara reversal itu adalah perubahan arah setelah tren panjang
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X