Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Belajar Tentang ROE dan OTE dalam Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	12-tips-trading-forex-sukses-ala-rayner-teo-286530-2895.png
Views:	1
Size:	29.2 KB
ID:	13018851 Analisis keuangan meruapakan salah satu hal yang perlu dipertimbangkan dalam trading forex. Peran analisis keuangan dalam trading forex adalah membantu trader untuk membantu memperkirakan keuntungan yang diperoleh. Trader bisa memilih cara yang tepat untuk melakukan analisa keuangan sesuai dengan kebutuhan di market forex.

    Cara yang bisa digunakan untuk menganalisa keuangan di market forex adalah return on equity dan open trade equity. Kedua cara untuk menganalisa kondisi keuangan dalam akun market forex tersebut mempunyai perbedaan mendasar yang perlu dipahami. Berikut ini adalah ulasan lengkap terkait return on equity dan open trade equit yang bisa diterapkan sesuai strategi trader.

    Mengenal Return On Equity

    Jenis analisa keuangan trader forex yang pertama adalah return on equity. Cara analisa menggunakan return on equity adalah memahami mengenai ekuitas dan pendapatan bersih. Jumlah total pendapatan bersih harus dibagi dengan total ekuitas ata saham yang dipegang untuk menemukan return on equity.

    Perhitungan return on equity merupakan sistem analisa keuangan market forex yang bertujuan untuk mengitung pengembalian aset awal. Return on equity merupakan cara yang tepat untuk menenentukan manajemen keuangan dalam strategi market forex yang efektif. ROE dapat digunakan untuk mengalisa keuntungan trading secara akurat dan dapat dipercaya.

    Nilai return on equity yang dianggap bak untuk manajemen keuntungan trading forex adalah memiliki persentase 14%. Sementara Return on equity yang berada di bawah 10% dianggap mempunyai rasio buruk untuk jumlah keuntungan trading forex. Pertimbangan rasio return on equity tersebut dapat dijadikan sebagai dasar untuk menentukan strategi lanjutan.

    Memahami Return On Equity

    Pemahaman mengena return on equity harus dimiliki oleh para trader personal untuk menganalisa perbadingan pendapatan dan ekuitas. Preturn on equity akan menghitung jumlah deviden atau keuntungan yang akan diterima setelah mengeluarkan modal dalam bentuk saham. Keuntungan tersebut juga an diperhitungkan terhadapa segala kewajiban yang dimiliki.

    Salah satu komponen yang akan mengurangi jumlah keuntungan dari penanaman saham dalam trading adalah kewajiban berupa bunga pinjaman. Di samping itu, trader juga harus memperhitungkan pajak yang harus ditanggung untuk menemukan jumlah keuntungan bersih. Seluruh ekuitas yang ada selama satu periode juga harus diperhitungkan secara global.

    Return on equity merupakan analisa perhitungan keuangan trading yang menggunakan periode tertentu dala market forex. Trader bisa memanfaatkan perhitungan return on equity dalam satu periode untuk dibandingkan dengan laporan laba rugi yang sudah disusun. Perbandingan antara kedua komponen keuangan tersebut membantu trader mengetahui perkembangan akun.

    Informasi yang Diberikan ROE

    Perhitungan return on equity mempunyai dampak baik dan buruk bergantung pada analisa trader personal yang menanankan modal. Kesimpulan return on equity akan dapat diambil oleh trader setelah memperhatikan semua komponen keuangan yang ada. Trader harus memperhitungkan mulai dari ekuitas awal, pinjaman ke pihak lain maupun broker, serta jumlah keuntungannya.

    Perolehan return on equity di atas rata-rata bisa didapatkan dengan penerapan strategi yang tepat oleh trader di market forex. Trader dianggap mempunyai kemampuan untuk menghasilkan keuntungan apabila persentase return on equity yang dihasilkan di atas rata-rata. Setiap sektor industri dalam trading umumnya akan mempunya patokan persentase ROE yang berbeda-beda.

    Trader bisa menggunakan persentase return on equity untuk melakukan evaluasi kinerjanya dalam market forex. Evaluasi trader tersebut dpaat digunakan untuk menentukan langkah selanjutnya dalam bergabung di market forex. Persentase return on equity dapat digunakan untuk menentukan investasi jangka panjang lainnya agar memudahkan stop loss dari trader.

    ROE Untuk Memperkirakan Tingkat Pertumbuhan

    Return on equity mempunyai hubungan dalam memperkirakan tingkat pertumbuhan secara berkelanjutan. Tingkat pertumbuhan yang diperhatikan dalam return on equity adalah meliputi pendapatan progresif dari para trader. Hasil perhitungan persentase return on equity dapat dimanfaatkan oleh trader saat akan memperkirakan berapa waktu untuk mendapat keuntungan.

    Perhitungan return on equity sekaligus dapat dimanfaatkan untuk perhitungan modal saham dan keuntungan. Perbandingan keduanya akan menghasilkan keputusan terbaik yang bisa diterapkan perusahaan untuk mengatur strategi pertumbuhan berkelanjutan. Return on equity dapat memperhitungkan tingkat pertumbuhan berkelanjutan dan dividen pada satu perusahaan.

    Trader hasrus memahami mengenai berapa jumlah persentase laba ditahan untuk memperhitungkan tingkat pertumbuhan. Laba ditahan tersebut biasanya akan dimanfaatkan kembali oleh para trader untuk dijadikan sebagai modal pembelian di market forex. Hal ini bertujuan untuk memicu adanya tingkat pertumbuhan keuntungan dalam market forex.

    ROE dan Hubungannya dengan Tingkat Pertubumbuhan Berkelanjutan

    Anlisa return on equity dan tingkat pertumbuhan berkelanjutan meliputi persentase ROE, dividen, dan jumlah laba ditahan. Ketiga komponen dalam analisa return on equity dan tingkat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan untuk mengetahui rasio retensi. Tingkat retensi dari setiap perusahaan mempunyai persentase berbeda sesuai dengan tingkat pendapatannya.

    Trader bisa memanfaatkan hubungan return on equity dan tingkat pertumbuhan berkelanjutan untuk memprediksi kemungkinan market forex di masa mendatang. Di samping itu, trader juga bisa memperkirakan market forex yang kemungkinan mempunya resiko buruk kedepannya. Return on equity juga dapat digunakan untuk memperkirakan pertumbuhan keuntungan.

    Return on equity akan dapat digunakan untuk memperkirakan kondisi harga pasar kedepannya. Trader bisa menganalisa apakah harga komoditas di market forex ke depannya akan dalam keadaan naik atau turun. Dalam penentuan tingkat pertumbuhan berkelanjutan trader dapat menganalisa return on equity secara lebih mendalam.

    Tingkat pertumbuhan berkelanjutan dalam return on equity dapat digunakan untuk menganalisa dua jenis market forex sekaligus. Trader dapat mengetahui tren pasar di market forex untuk mencari peluang keuntungan yang memungkinan untuk dicapai saat ini. Jumlah keuntungan yang akan didapatkan juga bisa dipertimbangkan melalui return on equity.

    Perkiraan Tingkat Pertumbuhan Dividen dengan ROE

    Dividen merupakan hal yang sangat diperhitungkan bagi para pemegang saham yang ada di market forex. Saham yang baik akan mempunyai dividen dengan nilai semakin meningkat pada saat pembagiannya. Persentase return on equity dalam dividen harus diperhatikan oleh trader pemegang saham untuk memastikan bahwa tingkat pertumbuhannya dalam kondisi baik.

    Return on equity yang baik bagi tingkat pertumbuhan dividen adalah berada pada nilai rata-rata maupun di atasnya. Nilai return on equity yang berada jauh di atas rata-rata akan beresiko terhadapa pendapatan para trader. Tingkat return on equity yang berada jauh di atas rata-rata mencerminkan kekuatan kinerja dari para trader.

    Tingkat return on equity dalam rata-rata yang tinggi tentu akan mencerminkan jumlah pendapatan trader. Hal ini tentu saja akan menjadi sebuah pertanyaan mengenai perbandingan pendapatan trader dengan ekuitas yang dikeluarkan. Apabila ekuitas yang dikeluarkan kecil, namun keuntungan trader melejit, maka harus dipertimbangkan secara lebih lanjut.

    ROE untuk Identifikasi Masalah

    Analisa berkelanjutan dari hasil perhitungan rata-rata return on equity dapat digunakan oleh para trader untuk mengidentifikasi masalah. Identifikasi pertama yang dapat dilakukan trader adalah terkait tingkat pendapatan serta equitasnya. Trader harus bisa menganalisa bagaimana jumlah ekuitas yang dgunakan dapat mendapatkan keuntungan dalam rate tertentu.

    Kekuatan kinerja dari trader juga harus diidentifikasi dengan penghitungan return on equity dengan membandingkan modal dan pendapatan. Kinerja trader pastinya akan diimbangi dengan pengeluaran ekuitas dalam jumlah tertentu untuk mendapatkan keuntungan. Jumlah keuntungan pada saat menanamkan modal dalam market forex bisa diperoleh dengan ROE.

    Keuntungan Terjadi Secara Tidak Konsisten

    Analisa return on equity yang mempunyai nilai tinggi akan menimbulkan beberapa masalah potensial bagi para trader. Masalah pertama yang mungkin dihadapi oleh para trader saat return on equity dalam akun mencapai jumlah sangat tinggi adalah nilai keuntungan. Return on equity yang tinggi akan memicu nilai keuntungan dalam market forex tidak bisa konsisten.

    Return on equity sangat tinggi bisa terjadi pada trader yag akunnya mengalami kerugian beruntun selama beberapa waktu. Kerugian yang dialami oleh para trader akan membuat nilai ekuitas semakin menurun. Ekuitas merupakan indikator yang menjadi penyebut dalam perhitungan return on equity dalam market forex.

    Nilai ekuitas yang semakin menurun membuat pembagi dari pendapatan semakin minim. Hal inilah yang menjadikan nilai return on equity dalam jumlah melambung tinggi saat meraih keuntungan. Nilai return on equity akan berpengaruh pada tingkat keuntungan selanjutnya yang bisa dihasilkan oleh trader tidak dapat berada dalam kondisi konsisten.

    Hutang Berlebihan

    Masalah kedua yang mungkin dialami oleh para trader setelah menghitung analisa return on equity adalah menimbulkan hutang dalam jumlah berlebihan. Perhitungan hutang pada akun trading forex didapatkan dengan cara mengurangkan pendapatan dan ekuitas. Tingkat hutang milik perusahaan tersebut akan mempengaruhi jumlah ekuitas dalam akun tersebut.

    Tarder yang mempunyai jumlah hutang banyak, berarti tingkat ekuitasnya lebih kecil. Hutang tersebut pada umumnya digunakan trader untuk bergabung di market forex. Jumlah hutang tersebut akan mempengaruhi pembagian keuntungan apabila nantinya trader berhasil menanamkan modalnya di market forex.

    Hutang trader yang jumlahnya berlebihan tidak akan mempengaruhi kinerjanya dalam market forex. Di samping itu, trader juga tetap dapat mendapatkan pertumbuhan aktual dari keuntungan yang didapatkan tanpa dipengaruhi oleh jumlah hutangnya. Sementara pembagian keuntungan akan bepengaruh arena trader mempunyai kewajiban mengembalikan hutang.

    Pendapatan Bersih Menunjukkan Arah Negatif

    Pendapatan yang menunjukkan ke arah negatif memiliki arti perusahaan sedang berada pada posisi rugi. Trader dapat menentukan pilihan untuk melakukan perhitungan terhadap ROE atau tidak saat sedang dalam mengalami loss. Hal ini dikarenakan analisis return on equity tidak akan mempengaruhi perhitungan pembagian keuntungan yang dimiliki oleh perusahaan.

    Keuntungan trader yang berada dalam kondisi negatif biasanya dipicu oleh nilai hutangnya sangat tinggi. Di samping itu, kemapuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan juga dipertanyakan apabila sedang dalam kondisi rugi. Namun, hal ini akan dipertimbangkan ulang jika ternyata ada fakta bahwa perusahaan baru membeli saham dari hasil keuntungannya.

    Return on equity yang semakin menuju ke arah negatif perlu dilakukan analisis lanjutan. Hal ini karena bisa jadi return on equity tersebut disusun berdasarkan pada arus kas perusahaan, namun hasil eksekusinya tida dapat sesuai dengan harapan. Evaluasi lanjutan tesebut dilakukan untuk memastikan bahwa Return on equity dala jumlah positif masih bisa didapatkan trader.

    Batasan Pada ROE

    Analisa return on equity mempunyai batasan tersendiri yang membuatnya hasilnya bisa berubah, baik positif dan negatif. Nilai return on equity yang berlebihan akan menimbulkan adanya masalah potensial. Di samping itu, return on equity yang bersifat negatif akan menimbulkan adanya kerugian di aun para trader di market forex.

    Keterbatasan penggunaan return on equity haus dipahami oleh trader agar salah tidak melakukan perhitungan. Di samping itu, trader juga harus memahami komponen analisa trader dengan seksama agar tidak salah melakukan perhitungan. Model analisa yang dihasilkan oleh return on equity dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan.

    ROE dan Pengembalian Modal yang Diinvestasikan

    Hal berikutnya yang berhubungan dengan return on equity adalah return on invested capital. Fungsi utama dari ROIC adalah melakukan pehitungan jumlah dividen yang dapat diterima oleh trader berdasarkan dengan modalnya. Penghitungan ROIC tersebut akan menampilkan jumlah keuntungan peusahaan serta kemampuannya dalam mengembalikan modal awal.

    Return on invested capita digunakan untuk mempehitungkan kemampuan trader dalam menghasilkan keuntungan dari modal yang dikorbankan. Perhitungan tersebut didasarkan pada kemampuan perusahaan untuk mengembalikan modal itu pula. Perbedaan mendasar ROE dan ROIC adalah tampilan dari cara menghitung serta tujuan utama penyusunannya.

    Mengenal Open Trade Equity

    Open trade equity dapat diartikan sebagai jumlah profit atau kerugian yang dimiliki oleh trader, namun belum sempat untuk direalisasi. Acuan jumlah laba rugi pada open trader equity adalah berada di posisi terbuka. Fungsi utama dari open trade equity adalah untuk membandingkan modal awal yang digunakan untuk investasi dengan nilainya saat ini.

    Margin call pada open trade equity dipengaruhi oleh beberapa komponen, seperti nilai holding serta margin pemeliharaan. Apabila nilai holding berada pada posisi di bawah margin pemeliharaan, maka trader harus segera melakukan pencegahan. Trader bisa menggunakan strategi di market forex dengan cara membuat akun simpanan untuk kembali ke margin awal.

    Contoh Kasus OTE pada Margin Call
    Click image for larger version

Name:	12-tips-trading-forex-sukses-ala-rayner-teo-286530-57811.png
Views:	1
Size:	20.1 KB
ID:	13018852
    Pada kasus open trade order para pemegang saham akan memperhitungkan minimal uang yang harus disetor serta perkiraan pendapatnya. Di samping itu, trader juga harus tetap mampu mempertahankan saldo minimum di dalam akun cadanagan di trading forex. Pada umumnya biaya pemeliharaan yang akan dipatok mencapa hampir 20%.

    Pemasukan deposito mejangka juga akan mempengaruhi kondisi margin di market forex. Trader juga mungkin akan mengalami kerugian dari investasi yang sudah dilakukan tersebut. Apabila trader mengalami kerugian, maka langkah yang harus dilakukan adalah bertanggung jawab dengan merealisaikan kerugian untuk terus bisa berada di market forex.

    Tingkat kerugian yang didapatkan para trader dari perhitungan open trade equity berbeda-beda tergantung pada modalnya. Kerugian dalam investasi memungkinkan trader untuk menjual saham dengan harga lebih rendah demi tujuan pemenuhan margin.

    Analisa keuangan dalam market forex menggunak return on equity dan open trade equity merupakan hal penting yang perlu dipahami trader. Kedua sistem perhitungan tersebut mempunyai daya analisis berbeda-beda dalam memahami pasar. Namun, kedua sistem perhitungan tersebut tergolong ideal untuk market forex.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    emang penting ya menghitung ROE? rasanya bakal membingungkan apalagi sampe dibandingkan sama deposito, rasanya terlalu jauh kaitannya dengan forex

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X