Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Tools Analisa Trading Forex Terkenal di Indonesia
    Click image for larger version

Name:	trading1.png
Views:	2
Size:	56.5 KB
ID:	13018844
    Tools analisa forex ialah suatu sarana dalam trading yang dimerlukan setiap trader. Analisis memiliki banyak variasi, mulai dari memantau kapankah suatu saat yang tepat untuk dapat bertrading dan kapankah waktu yang tepat untuk membatasi pasar, maka akan menghindari untuk mencari suatu kesempatan yang bagus untuk mendapatkan profit. Tools apa sajakah yang populer untuk analisa forex di Indonesia? Berikut diantaranya:

    Kalender Ekonomi

    Kalender ekonomi ialah tools analisa proyek yang cukup penting bagi trader manapun. Di dalamnya maka akan tertera juga suatu jadwal event-event dari pengumuman suatu data ekonomi akan cukup bermanfaat bagi banyak negara, yang sebenarnya dapat, memberikan dampak dan juga pengaruh dalam pergerakan pair-pair mata uang.

    Tidak semua data ekonomi akan memiliki pengaruh yang sangat besar, namun akan ada event-event tertentu yang bisa menggerakkan harga hingga 100-200 pip. Contohnya Non Farm Payroll (NFP) dari Amerika Serikat yang dapat langsung membuat semua pair mayor bisa memperoleh angka-angkanya yang dipublikasikan bila angka yang muncul ternyata ialah meleset dari estimasi.

    Masing-masing event akan nampak pada kalender ekonomi yang dilengkapi dengan adanya tanggal dan waktu rilis. Selanjutnya maka indikator berwarna apakah event itu akan bisa memberikan suatu pengaruh kecil, menengah, atau besar. Juga akan dapat ditampilkan angka yang aktual/nyata (jika sudah keluar), angka estimasi, dan angka data di periode yang sebelumnya.

    Pola Candlestick


    Candlestick ialah suatu jenis grafik yang paling populer untuk analisa forex dan dapat bertrading harian. Sekalipun itu Ia dapat, memperlihatkan suatu pergerakan dengan harga dengan ringkas, namun juga sebab adanya chart yang candlestick dapat membuat pola-pola tertentu yang dapat mengkonfirmasikan suatu pergerakan harga yang selanjutnya dengan akurasi yang cukup tinggi.

    Namun akan banyak sekali model-model candlestick, hal ini akan terbentuk dari satu, dua, atau tiga candle. Trader pada hanya menggunakan pola-pola tertentu yang penting saja, misalnya saja pola bullish engulfing, bearish engulfing, dan shooting star yang akan menjadi suatu peringatan yang akan pembalikan arah gerak harga. Namun, apabila sosok trader yang akan menjalankan trading hanya memaka lalu diterapkan dalam pola candlestick, tanpa memakai tools analisa forex lainnya, maka dijamin tidak ada hasilnya.

    Pola Grafik (Chart Pattern)


    Pola grafik menghubungkan dengan bentuk-bentuk tertentu yang nampak di atas chart di platform trading, yaitu jika pola grafik itu muncul maka trader dapat memprediksi apakah arah harga selanjutnya itu adalah bullish, bearish, atau selanjutnya tren sebelumnya (continuation). Maka di sekian pola-pola grafik yang terkenal bagi suatu analisa forex adalah double top dan double bottom, head and shoulder, wedge, triangle, dan lain-lain.

    Pergerakan biasanya tak akan selalu mengakibatkan suatu pola grafik tertentu yang dapat diterapkan sebagai contoh dari analisa forex, namun ketika grafik pola terlihat nampak, maka itu adalah suatu kesempatan trading yang seharga. Untuk bisa mendapatkan model pola grafik ini, trader dapat menganalisa sendiri dari pergerakan harga di pair-pair favorit, dan jiuga menerapkan suatu tools analisa forex yang otomatis seperti autochartist.

    Pivot Point

    Pivot point memperlihatkan level-level harga yang pada umumnya digunakan untuk para trader dengan analisa forex yang simple, sebab telah dianggap sebagai acuan pergerakan harga di pasar. Level-level pivot point itu pun pada umumnya akan dikalkulasikan dengan dasar harga yang paling tinggi (high), yang paling rendah (low), dan juga suatu harga penutupan (closing price) di hari yang sebelumnya. Untuk bisa membentuk tingkatan level resisten dan support yang tepat, maka dapat memanfaatkan trading berbasis intraday.

    Tools yang berhubungan dengan pivot point yang digunakan oleh para trader untuk analisa forex dapat berupa tabel seperti yang pada umumnya terdapat dalam suatu gambar, dan juga dalam kalkulator pivot point.

    Berdasarkan dengan level-level harga support dan resisten pada tabel atau hasil perhitungan kalkulator, trader bisa mengambil keputusan apakah pasar dalam kondisi bullish atau bearish, dan kemanakah pair forex tertentu akan dapat bergerak.

    Moving Average


    Yang biasanya terjadi dalam pivot point, moving average (ma) juga mencakup pada tools analisa forex teknikal yang sangat simple. Hal yang membedakannya yaitu adalah acuan MA yang memiliki sifat dinamis, atau terus bergerak secara bersama-sama dalam perubahan harga. Ini disebabkan jika Moving Average akan mengakibatkan suat data harga yang telah dihaluskan pada bentuk rata-rata harga menurut periode tertentu.

    MA bisa didapat dan juga diterapkan dengan sangat mudah pada grafik di platform trading MT4. Bentuk dari MA yang berubah-ubah berdasarkan timeframe yang ditentukan, hingga dapat digunakan sebagai analisa forex bagi trading intraday, scalping, maupun swing trading.

    Parabolic SAR


    Parabolic SAR termasuk pada tools analisa forex teknikal yang telah ada di platform trading MT4. Jika sudah dijalnkan, maka akan terlihat tentang ttik di bagian atas maupun bawah harga yang terjadi. Titik-titik akan nampak di bawah harga bila saja pergerakan tdari ren-nya yang naik, dan nampak di atas harga jika pergerakan trendnya akan turun. Maka, sinyal trading akan terlihat saat posisi titik yang berpindah.

    Parabolic SAR sangat mudah, praktis dan akurat untuk diterapkan pada timeframe berapapun di bawah daily. Maka dari itu, cukup banyak para trader yang merancang sistem trading yang berpedoman pada variasi Parabolic SAR yang telah dihaluskan ataupun menggabungkannya dengan tools analisa forex yang lainnya.

    Relative Strength Index (RSI)


    Salah satu tools analisa forex yang juga cukup sering digunakan dengan parabolic SAR ialah RSI. Tools ini memiliki manfaat bukan untuk memprediksi kemana harga akan dapat bergerak, dan juga untuk menganalisis apakah suatu keadaan di telah masuk overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). Menggunakan dari RSI yang utamanya untuk dapat menggunakan kepastian bahwa arah pergerakan harga yang di perkirakan oleh suatu indikator teknikal lain ialah cukup tepat, bukan fake (sinyal palsu).

    Pada umumnya ada chart yang nampak RSI dikombinasikan dengan parabolic SAR. Dalam analisa forex, kedua indikator teknikal ini dapat dilengkapi lagi dengan tools lainnya, misalnya saja seperti MACD atau stochastic.

    MACD dan Stochastic

    MACD dan Stochastic sering diaplikasikan oleh oleh trader, baik secara terpisah maupun bersamaan. Sebenarnya suatu manfaat sebagai tools analisa forex sama, yaitu untuk secara maksimal dapat menganalisi kesempatan trading ketika harga bergerak di kisaran tertentu saja (ranging/sideways).

    Hal ini bertentangan dengan tools analisa forex yang pada umumnya akan bermanfaat lebih baik di pasar trending daripada ranging. Keduanya bisa ditemukan dan disatukan dengan mudah di platform trading MT4.

    Pemantau Sentimen Pasar (Rasio Jual/Beli)


    Sentimen pasar yang diperlihatkan oleh rasio jual/beli (long/short ratio) pada umumnya adalah bagan yang menunjukan berapa banyak trader yang buka posisi buy/sell disetiap pair pada sebuah broker. Dalam analisa forex, ini sangat gampang untuk diartikan. Pair dengan posisi short (sell) tinggi akan condong tertekan, sementara bila posisi buy akan bertambah maka harganya akan condong meningkat.

    Namun sayangnya, sebab karena pasar forex ini memiliki sifat OTC (Over The Counter) dan tidak terpusat, maka tak ada suatu penyedia rasio jual/beli di seluruh dunia yang secara menyeluruh. Maka tidak semua broker menyediakan data sentimen pasar seperti ini.

    Alternatif cara lainnya, bagi trader yang sangat berkeinginan untuk memahami mengenai sentimen pasar secara mingguan, dapat melihat pada data Commitment of Trader (COT) yang dipublikasikan oleh lembaga CFTC AS setiap hari Sabtu pagi. Ini dapat bermanfaat dalam merancang analisa forex untuk bertrading di minggu yang akan datang.

    Pemantau Volatilitas Forex

    Volatilitas dalam forex memperlihatkan gambaran besarnya naik-turun harga pada suatu pasangan mata uang. Pasangan mata uang yang volatilitas-nya cukup tinggi, memiliki kesempatan untuk bisa menghasilkan keuntungan dari pergerakan harga juga tinggi, tetapi resiko akan meningkat. Di sisi lainnya, pasangan mata uang dengan volatilitas rendah mempunyai kesempatan dan resiko-nya yang lebih kecil pula.

    Maka dari itu, pemantau volatilitas forex akan sangat bermanfaat untuk para trader dalam menentukan besaran stop loss dan take profit optimal. Tools analisa forex ini tak memperlihatkan pada platform trading MT4 yang umum diterapkan, namun pada umumnya terintegrasi dalam fasilitas trading seperti autochartist atau dapat terlihat pada internet dalam bentuk tabel.

    Informasi ini sangat berguna bagi para trader dalam bermain di forex. Memerlukan suatu analisa yang baik dan akurat dalam memantau pergerakan pasar. Ada banyak tools dan cuma bermacam-macam jenis pola yang ada sejak dulu. Hal ini sangat baik dan penting untuk dipelajari dalam kelangsungan bertrading supaya dicapai pendapatan dan profit yang maksimal, stabil dan juga menguntungkan. Tetaplah semangat mempelajari trading untuk mendapatkan hasil terbaik.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    parabolik sar itu ngak bagus indikatornya, repaint soalnya, gw sih lebih suka pake MA dan BB, analisa itu pasti dapat signal dari crossing over garisnya, cuman kan ngak semua valid, jadi trader harus ada pengalaman trading dulu dan dipadukan dengan analisa fundamental

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X