Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Pertimbangan Penting Sebelum Trading Memakai Spread Terendah
    Click image for larger version

Name:	dubainewsgate.jpg
Views:	1
Size:	92.5 KB
ID:	13018660
    Ketika strategi trading Anda cenderung menggunakan spread rendah, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan. Seperti stop loss, margin, ATR, korelasi, profit dan yang paling utama yakni presentase dari spread yang Anda pergunakan.

    Umumnya, trader tergiur dengan trading teknik scalping yang konon menjanjikan profit secara konsisten. Banyak trader mempergunakan teknik tersebut dengan dipadukan spread tinggi yang juga membawa resiko tinggi. Faktanya, tidak ada trader scalping yang bisa mencapai kesuksesan jika tidak memahami prinsip penggunaan ukuran spread yang tepat untuk dipergunakan.

    Pada dasarnya spread rendah juga bisa digunakan pada teknik scalping apabila Anda ingin meminimalisir resiko yang mungkin Anda dapatkan. Namun, untuk bisa mengeksploitasi profit dari spread rendah yang Anda pergunakan, harus dilakukan penyesuaian dengan strategi yang sudah Anda rencanakan.

    5 Faktor Penting dalam Trading Memakai Spread Rendah

    1. Stop Loss

    Seorang trader harus mempertimbangkan kemungkinan apabila order stop loss yang Ansa tentukan, ternyata berhasil tersentuh spread tinggi dari mata uang yang sedang diperdagangkan. Dimana artinya, Anda harus membayar spread dalam nominal yang cukup besar akibat stop loss yang tersentuh oleh pergerakan pasar.

    Dalam kondisi tersebut, bukan tidak mungkin jika market akan menyentuh keseluruhan order stop loss baik yang berada di atas maupun di bawah. Apabila memang terjadi secara otomatis pergerakan pasar ke depannya menguat, karena diakibatkan stop loss yang banyak yang sukses disentuh. Apabila berlanjut, maka harga akan sampai pada support dan resistance berikutnya.

    Dengan demikian, terciptalah breakout palsu yang menjadi penyebab stop-loss dapat disentuh hingga keseluruhan. Disinilah Anda akan merasakan keuntungan dari spread rendah yang Anda pergunakan. Dengan memilih spread rendah, kemungkinan kehilangan modal semakin diminimalkan.

    2. ATR

    Average True Range atau ATR merupakan indikator yang digunakan untuk menghitung tingkat volatilitas sebuah instrumen keuangan. Dengan menggunakan indikator tersebut, Anda dapat memperoleh gambaran secara matematis terkait tinggi rendahnya range. Ketika ATR menunjukkan nilai yang tinggi otomatis volatilitas market juga ikut tinggi.

    Sebagai contoh sederhana, ketika pair AUD/NZD bergerak 60 pip per harinya
    sedangkan EUR/USD mengalami pergerakan 90-120 pip dalam sehari, maka pasangan mata uang yang disebut terakhir memiliki ATR lebih tinggi. Ketika dikombinasikan dengan trading yang menggunakan spread rendah, meskipun volatilitas tinggi mampu memungkinkan nilai spread tinggi, akan tetapi keberadaan spread rendah mamou menyelamatkan Anda dari kemungkinan rugi.

    Kembali pada contoh sederhana sebelumnya dimana pair AUD/NZD yang bergerak sejauh 60 pip dalam sehari dan Anda membayar 6 pip untuk spread, jumlah profit yang bisa didapat dari trading ialah 54 pip. Sebaliknya, apabila pair EUR/USD bergerak sejauh 100 pip per hari dan hanya 1 spread saja yang Anda miliki. Maka besaran profit yang bisa diterima sampai dengan 99 pip.

    Perlu para trader ketahui bahwasanya scalping dalam forex mampu meraup keuntungan hanya dengan memberikan sedikit pergerakan. Trader bisa membuka beberapa trading kecil dengan durasi pendek yang biasanya 1-5 menit saja. Dalam trading 1 menit, paling tidak dalam 5 menit trader menargetkan 5 pip dan 10 pip. Oleh sebab itu, diperlukan kecermatan dalam memilih pasangan mata uang yang akan digunakan.

    Apabila trader mempergunakan spread terlalu besar, maka tidak akan ada sisa profit di sesi akhir tradingnya. Oleh karena trading yang dijalankan terbilang kecil dan begitupun dengan tingkat resikonya, teknik scalping kian populer di kalangan trader penggunaannya.

    3. Korelasi

    Dalam dunia keuangan, korelasi didefinisikan sebagai perhitungan numerik dari hubungan antara dua variabel berbeda. Dimana selanjutnya rentang koefisien korelasi ditampilkan dalam bentuk angka -1 dan juga +1. Korelasi bersifat +1 untuk menginformasikan bahwa dua mata uang akan bergerak menuju arah yang sama.

    Sementara korelasi -1 mengindikasikan jika dua mata uang akan bergerak berlawanan arah dan hal ini sudah dapat dipastikan. Di samping itu, apabila korelasi menempati titik 0 berarti memberitahukan bahwa korelasi antara dua mata uang bergerak liar tak dapat ditentukan.

    Biasanya, para broker akan melakukan perubahan besaran spread untuk memberikan kesempatan trader membuka trading dengan biaya rendah. Sehingga penting bagi Anda untuk selalu memantau situasi korelasi mata uang agar dapat dilakukan penyesuaian atas setiap pergerakan pasar, sehingga dapat meningkatkan peluang keuntungan.

    4. Margin

    Seorang trader harus bisa mempertahankan saldonya dalam kondisi baik agar bisa mengantisipasi kemungkinan kekalahan dalam jumlah besar sebelum masalah margin muncul dan mengakibatkan akun Anda dibatasi bahkan tidak bisa membuka trading baru lagi.

    Memiliki akun trading yang sehat akan sangat bermanfaat, terutama dalam mengikuti pergerakan market yang tengah terjadi. Selain itu, lebih banyak kesempatan bagi trader untuk membuka trading sebab modal yang diperlukan sudah mencukupi.

    Apabila Anda tertarik dengan trading spread rendah, teknik scalping lebih menjanjikan peluang profit yang Anda harapkan. Hanya dengan pergerakan kecil yang berlangsung selama beberapa menit pada market, keuntungan sudah dapat Anda proyeksikan. Situasi seperti ini yang kemudian menyebabkan trader menjadikan scalping sebagai pilihan. Peluang profit yang lebih tinggi dan dalam waktu singkat dibandingkan jenis trading yang lainnya, juga salah satu alasan teknik scalping banyak peminatnya.

    Dalam teknik trading scalping, Anda tidak perlu adanya konfirmasi tren maupun keharusan menganalisa sebuah market secara keseluruhan. Namun, dengan durasi trading yang pendek, scalping juga menguras cukup banyak tenaga dan memungkinkan trader untuk melakukan over trading.

    5. Presentase Spread

    Fluktuasi atau pergerakan dari spread juga berkaitan dengan faktor lainyang ada dalam market, yakni likuiditas. Market hanya akan memiliki likuiditas ketika memiliki banyak volume trading harian. Selain itu, market tersebut juga diisi dengan banyaknya partisipan aktif dari berbagai negara di dunia.

    Market forex amat liquid karena banyaknya transaksi mata uang yang dilakukan ratusan bank dan juga jutaan trader setiap harinya. Untuk mengetahui biaya spread dengan detail dan presisi, Anda hanya perlu membagi spread dengan rata-rata pergerakan dari mata uang dalam durasi harian. Dengan begitu dapat disimpulkan, bahwa ketika nilai spread makin rendah, peluang profit trader justru kian bertambah.

    Secara sederhana, spread dapat diartikan sebagai biaya untuk memunculkan peluang profit dalam trading meskipun dengan adanya spread pula, Anda harus rela mengurangi profit yang ada. Semakin tinggi biaya spread yang harus Anda bayarkan, secara ringkas bisa diartikan trading Anda akan berakhir dengan kekalahan.

    Spread yang rendah memberi trader kemungkinan untuk bisa mendapatkan profit dengan lebih stabil terutama bila dikombinasikan dengan strategi atau teknik scalping. Namun, agar bisa lebih meyakinkan Anda dalam penerapannya, ada baiknya untuk uji coba spread rendah melalui akun demo terlebih dahulu.

    Sebab, dengan begitu efektifitas dan efisiensi spread rendah yang Anda pergunakan dapat diuji tanpa harus was-was memikirkan resiko. Sekalipun resiko dari spread rendah sudah pasti juga rendah, tetapi sekecil apapun sebuah kerugian tetap saja menjadi kerugian yang bisa mengurangi nilai keuntungan.

    Sudah saatnya Anda lebih cermat dalam memperhitungkan untung-rugi. Sebab semakin Anda santai dengan kerugian kecil yang kerap terjadi, kemungkinan akun dibatasi akan jauh lebih tinggi. Jika sudah begitu, maka akan banyak peluang profit yang mungkin saja terlewatkan.

    Sebab itulah seorang trader harus paham terkait fungsi penerapan dan juga besaran spread yang dibutuhkan. Hanya dengan begitu Anda dapat membawa karir trading mencapai kesuksesan. Terlebih jika Anda mampu mrngkombinasikan spread rendah yang dipergunakan, dengan strategi trading scalping yang cepat mudah dan cukup memyenangkan. Tentu hasil profit akan lebih menggiurkan.

    Pertimbangkan beragam faktor yang ada dalam penggunaan spread rendah dalam trading Anda, sehingga tidak salah langkah maupun keputusan terkait upaya meningkatkan peluang profit dan menekan nominal kerugian. Saat semua sudah disesuaikan, akan lebih mudah bagi Anda memperoleh profit sesuai harapan dengan resiko yang sudah diminimalkan sebagai antisipasi jika trading mengalami kekalahan.

  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Suyati Vio View Post
    [ATTACH]358580[/ATTACH]
    Ketika strategi trading Anda cenderung menggunakan spread rendah, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan. Seperti stop loss, margin, ATR, korelasi, profit dan yang paling utama yakni presentase dari spread yang Anda pergunakan.

    Umumnya, trader tergiur dengan trading teknik scalping yang konon menjanjikan profit secara konsisten. Banyak trader mempergunakan teknik tersebut dengan dipadukan spread tinggi yang juga membawa resiko tinggi. Faktanya, tidak ada trader scalping yang bisa mencapai kesuksesan jika tidak memahami prinsip penggunaan ukuran spread yang tepat untuk dipergunakan.

    Pada dasarnya spread rendah juga bisa digunakan pada teknik scalping apabila Anda ingin meminimalisir resiko yang mungkin Anda dapatkan. Namun, untuk bisa mengeksploitasi profit dari spread rendah yang Anda pergunakan, harus dilakukan penyesuaian dengan strategi yang sudah Anda rencanakan.

    5 Faktor Penting dalam Trading Memakai Spread Rendah

    1. Stop Loss

    Seorang trader harus mempertimbangkan kemungkinan apabila order stop loss yang Ansa tentukan, ternyata berhasil tersentuh spread tinggi dari mata uang yang sedang diperdagangkan. Dimana artinya, Anda harus membayar spread dalam nominal yang cukup besar akibat stop loss yang tersentuh oleh pergerakan pasar.

    Dalam kondisi tersebut, bukan tidak mungkin jika market akan menyentuh keseluruhan order stop loss baik yang berada di atas maupun di bawah. Apabila memang terjadi secara otomatis pergerakan pasar ke depannya menguat, karena diakibatkan stop loss yang banyak yang sukses disentuh. Apabila berlanjut, maka harga akan sampai pada support dan resistance berikutnya.

    Dengan demikian, terciptalah breakout palsu yang menjadi penyebab stop-loss dapat disentuh hingga keseluruhan. Disinilah Anda akan merasakan keuntungan dari spread rendah yang Anda pergunakan. Dengan memilih spread rendah, kemungkinan kehilangan modal semakin diminimalkan.

    2. ATR

    Average True Range atau ATR merupakan indikator yang digunakan untuk menghitung tingkat volatilitas sebuah instrumen keuangan. Dengan menggunakan indikator tersebut, Anda dapat memperoleh gambaran secara matematis terkait tinggi rendahnya range. Ketika ATR menunjukkan nilai yang tinggi otomatis volatilitas market juga ikut tinggi.

    Sebagai contoh sederhana, ketika pair AUD/NZD bergerak 60 pip per harinya
    sedangkan EUR/USD mengalami pergerakan 90-120 pip dalam sehari, maka pasangan mata uang yang disebut terakhir memiliki ATR lebih tinggi. Ketika dikombinasikan dengan trading yang menggunakan spread rendah, meskipun volatilitas tinggi mampu memungkinkan nilai spread tinggi, akan tetapi keberadaan spread rendah mamou menyelamatkan Anda dari kemungkinan rugi.

    Kembali pada contoh sederhana sebelumnya dimana pair AUD/NZD yang bergerak sejauh 60 pip dalam sehari dan Anda membayar 6 pip untuk spread, jumlah profit yang bisa didapat dari trading ialah 54 pip. Sebaliknya, apabila pair EUR/USD bergerak sejauh 100 pip per hari dan hanya 1 spread saja yang Anda miliki. Maka besaran profit yang bisa diterima sampai dengan 99 pip.

    Perlu para trader ketahui bahwasanya scalping dalam forex mampu meraup keuntungan hanya dengan memberikan sedikit pergerakan. Trader bisa membuka beberapa trading kecil dengan durasi pendek yang biasanya 1-5 menit saja. Dalam trading 1 menit, paling tidak dalam 5 menit trader menargetkan 5 pip dan 10 pip. Oleh sebab itu, diperlukan kecermatan dalam memilih pasangan mata uang yang akan digunakan.

    Apabila trader mempergunakan spread terlalu besar, maka tidak akan ada sisa profit di sesi akhir tradingnya. Oleh karena trading yang dijalankan terbilang kecil dan begitupun dengan tingkat resikonya, teknik scalping kian populer di kalangan trader penggunaannya.

    3. Korelasi

    Dalam dunia keuangan, korelasi didefinisikan sebagai perhitungan numerik dari hubungan antara dua variabel berbeda. Dimana selanjutnya rentang koefisien korelasi ditampilkan dalam bentuk angka -1 dan juga +1. Korelasi bersifat +1 untuk menginformasikan bahwa dua mata uang akan bergerak menuju arah yang sama.

    Sementara korelasi -1 mengindikasikan jika dua mata uang akan bergerak berlawanan arah dan hal ini sudah dapat dipastikan. Di samping itu, apabila korelasi menempati titik 0 berarti memberitahukan bahwa korelasi antara dua mata uang bergerak liar tak dapat ditentukan.

    Biasanya, para broker akan melakukan perubahan besaran spread untuk memberikan kesempatan trader membuka trading dengan biaya rendah. Sehingga penting bagi Anda untuk selalu memantau situasi korelasi mata uang agar dapat dilakukan penyesuaian atas setiap pergerakan pasar, sehingga dapat meningkatkan peluang keuntungan.

    4. Margin

    Seorang trader harus bisa mempertahankan saldonya dalam kondisi baik agar bisa mengantisipasi kemungkinan kekalahan dalam jumlah besar sebelum masalah margin muncul dan mengakibatkan akun Anda dibatasi bahkan tidak bisa membuka trading baru lagi.

    Memiliki akun trading yang sehat akan sangat bermanfaat, terutama dalam mengikuti pergerakan market yang tengah terjadi. Selain itu, lebih banyak kesempatan bagi trader untuk membuka trading sebab modal yang diperlukan sudah mencukupi.

    Apabila Anda tertarik dengan trading spread rendah, teknik scalping lebih menjanjikan peluang profit yang Anda harapkan. Hanya dengan pergerakan kecil yang berlangsung selama beberapa menit pada market, keuntungan sudah dapat Anda proyeksikan. Situasi seperti ini yang kemudian menyebabkan trader menjadikan scalping sebagai pilihan. Peluang profit yang lebih tinggi dan dalam waktu singkat dibandingkan jenis trading yang lainnya, juga salah satu alasan teknik scalping banyak peminatnya.

    Dalam teknik trading scalping, Anda tidak perlu adanya konfirmasi tren maupun keharusan menganalisa sebuah market secara keseluruhan. Namun, dengan durasi trading yang pendek, scalping juga menguras cukup banyak tenaga dan memungkinkan trader untuk melakukan over trading.

    5. Presentase Spread

    Fluktuasi atau pergerakan dari spread juga berkaitan dengan faktor lainyang ada dalam market, yakni likuiditas. Market hanya akan memiliki likuiditas ketika memiliki banyak volume trading harian. Selain itu, market tersebut juga diisi dengan banyaknya partisipan aktif dari berbagai negara di dunia.

    Market forex amat liquid karena banyaknya transaksi mata uang yang dilakukan ratusan bank dan juga jutaan trader setiap harinya. Untuk mengetahui biaya spread dengan detail dan presisi, Anda hanya perlu membagi spread dengan rata-rata pergerakan dari mata uang dalam durasi harian. Dengan begitu dapat disimpulkan, bahwa ketika nilai spread makin rendah, peluang profit trader justru kian bertambah.

    Secara sederhana, spread dapat diartikan sebagai biaya untuk memunculkan peluang profit dalam trading meskipun dengan adanya spread pula, Anda harus rela mengurangi profit yang ada. Semakin tinggi biaya spread yang harus Anda bayarkan, secara ringkas bisa diartikan trading Anda akan berakhir dengan kekalahan.

    Spread yang rendah memberi trader kemungkinan untuk bisa mendapatkan profit dengan lebih stabil terutama bila dikombinasikan dengan strategi atau teknik scalping. Namun, agar bisa lebih meyakinkan Anda dalam penerapannya, ada baiknya untuk uji coba spread rendah melalui akun demo terlebih dahulu.

    Sebab, dengan begitu efektifitas dan efisiensi spread rendah yang Anda pergunakan dapat diuji tanpa harus was-was memikirkan resiko. Sekalipun resiko dari spread rendah sudah pasti juga rendah, tetapi sekecil apapun sebuah kerugian tetap saja menjadi kerugian yang bisa mengurangi nilai keuntungan.

    Sudah saatnya Anda lebih cermat dalam memperhitungkan untung-rugi. Sebab semakin Anda santai dengan kerugian kecil yang kerap terjadi, kemungkinan akun dibatasi akan jauh lebih tinggi. Jika sudah begitu, maka akan banyak peluang profit yang mungkin saja terlewatkan.

    Sebab itulah seorang trader harus paham terkait fungsi penerapan dan juga besaran spread yang dibutuhkan. Hanya dengan begitu Anda dapat membawa karir trading mencapai kesuksesan. Terlebih jika Anda mampu mrngkombinasikan spread rendah yang dipergunakan, dengan strategi trading scalping yang cepat mudah dan cukup memyenangkan. Tentu hasil profit akan lebih menggiurkan.

    Pertimbangkan beragam faktor yang ada dalam penggunaan spread rendah dalam trading Anda, sehingga tidak salah langkah maupun keputusan terkait upaya meningkatkan peluang profit dan menekan nominal kerugian. Saat semua sudah disesuaikan, akan lebih mudah bagi Anda memperoleh profit sesuai harapan dengan resiko yang sudah diminimalkan sebagai antisipasi jika trading mengalami kekalahan.
    ikut menyimak diskusi dari permasalahan yang sering muncul dan solusi trader dalam mengatasi permasalahan.

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      spread rendah itu keutungan untuk bisa meraih peluang profit lebih banyak, tidak ada strategi khusus, tapi kalau trading sistem mau spreadnya kecil atau besar tetap harus pake strategy, yang penting trader udah ada pengalaman latihan dengan akun demo dulu
      Place your siggy here

      Comment

      Advanced mode
      • #4 Collapse

        Originally posted by Suyati Vio View Post
        [ATTACH]358580[/ATTACH]
        Ketika strategi trading Anda cenderung menggunakan spread rendah, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan. Seperti stop loss, margin, ATR, korelasi, profit dan yang paling utama yakni presentase dari spread yang Anda pergunakan.

        Umumnya, trader tergiur dengan trading teknik scalping yang konon menjanjikan profit secara konsisten. Banyak trader mempergunakan teknik tersebut dengan dipadukan spread tinggi yang juga membawa resiko tinggi. Faktanya, tidak ada trader scalping yang bisa mencapai kesuksesan jika tidak memahami prinsip penggunaan ukuran spread yang tepat untuk dipergunakan.

        Pada dasarnya spread rendah juga bisa digunakan pada teknik scalping apabila Anda ingin meminimalisir resiko yang mungkin Anda dapatkan. Namun, untuk bisa mengeksploitasi profit dari spread rendah yang Anda pergunakan, harus dilakukan penyesuaian dengan strategi yang sudah Anda rencanakan.

        5 Faktor Penting dalam Trading Memakai Spread Rendah

        1. Stop Loss

        Seorang trader harus mempertimbangkan kemungkinan apabila order stop loss yang Ansa tentukan, ternyata berhasil tersentuh spread tinggi dari mata uang yang sedang diperdagangkan. Dimana artinya, Anda harus membayar spread dalam nominal yang cukup besar akibat stop loss yang tersentuh oleh pergerakan pasar.

        Dalam kondisi tersebut, bukan tidak mungkin jika market akan menyentuh keseluruhan order stop loss baik yang berada di atas maupun di bawah. Apabila memang terjadi secara otomatis pergerakan pasar ke depannya menguat, karena diakibatkan stop loss yang banyak yang sukses disentuh. Apabila berlanjut, maka harga akan sampai pada support dan resistance berikutnya.

        Dengan demikian, terciptalah breakout palsu yang menjadi penyebab stop-loss dapat disentuh hingga keseluruhan. Disinilah Anda akan merasakan keuntungan dari spread rendah yang Anda pergunakan. Dengan memilih spread rendah, kemungkinan kehilangan modal semakin diminimalkan.

        2. ATR

        Average True Range atau ATR merupakan indikator yang digunakan untuk menghitung tingkat volatilitas sebuah instrumen keuangan. Dengan menggunakan indikator tersebut, Anda dapat memperoleh gambaran secara matematis terkait tinggi rendahnya range. Ketika ATR menunjukkan nilai yang tinggi otomatis volatilitas market juga ikut tinggi.

        Sebagai contoh sederhana, ketika pair AUD/NZD bergerak 60 pip per harinya
        sedangkan EUR/USD mengalami pergerakan 90-120 pip dalam sehari, maka pasangan mata uang yang disebut terakhir memiliki ATR lebih tinggi. Ketika dikombinasikan dengan trading yang menggunakan spread rendah, meskipun volatilitas tinggi mampu memungkinkan nilai spread tinggi, akan tetapi keberadaan spread rendah mamou menyelamatkan Anda dari kemungkinan rugi.

        Kembali pada contoh sederhana sebelumnya dimana pair AUD/NZD yang bergerak sejauh 60 pip dalam sehari dan Anda membayar 6 pip untuk spread, jumlah profit yang bisa didapat dari trading ialah 54 pip. Sebaliknya, apabila pair EUR/USD bergerak sejauh 100 pip per hari dan hanya 1 spread saja yang Anda miliki. Maka besaran profit yang bisa diterima sampai dengan 99 pip.

        Perlu para trader ketahui bahwasanya scalping dalam forex mampu meraup keuntungan hanya dengan memberikan sedikit pergerakan. Trader bisa membuka beberapa trading kecil dengan durasi pendek yang biasanya 1-5 menit saja. Dalam trading 1 menit, paling tidak dalam 5 menit trader menargetkan 5 pip dan 10 pip. Oleh sebab itu, diperlukan kecermatan dalam memilih pasangan mata uang yang akan digunakan.

        Apabila trader mempergunakan spread terlalu besar, maka tidak akan ada sisa profit di sesi akhir tradingnya. Oleh karena trading yang dijalankan terbilang kecil dan begitupun dengan tingkat resikonya, teknik scalping kian populer di kalangan trader penggunaannya.

        3. Korelasi

        Dalam dunia keuangan, korelasi didefinisikan sebagai perhitungan numerik dari hubungan antara dua variabel berbeda. Dimana selanjutnya rentang koefisien korelasi ditampilkan dalam bentuk angka -1 dan juga +1. Korelasi bersifat +1 untuk menginformasikan bahwa dua mata uang akan bergerak menuju arah yang sama.

        Sementara korelasi -1 mengindikasikan jika dua mata uang akan bergerak berlawanan arah dan hal ini sudah dapat dipastikan. Di samping itu, apabila korelasi menempati titik 0 berarti memberitahukan bahwa korelasi antara dua mata uang bergerak liar tak dapat ditentukan.

        Biasanya, para broker akan melakukan perubahan besaran spread untuk memberikan kesempatan trader membuka trading dengan biaya rendah. Sehingga penting bagi Anda untuk selalu memantau situasi korelasi mata uang agar dapat dilakukan penyesuaian atas setiap pergerakan pasar, sehingga dapat meningkatkan peluang keuntungan.

        4. Margin

        Seorang trader harus bisa mempertahankan saldonya dalam kondisi baik agar bisa mengantisipasi kemungkinan kekalahan dalam jumlah besar sebelum masalah margin muncul dan mengakibatkan akun Anda dibatasi bahkan tidak bisa membuka trading baru lagi.

        Memiliki akun trading yang sehat akan sangat bermanfaat, terutama dalam mengikuti pergerakan market yang tengah terjadi. Selain itu, lebih banyak kesempatan bagi trader untuk membuka trading sebab modal yang diperlukan sudah mencukupi.

        Apabila Anda tertarik dengan trading spread rendah, teknik scalping lebih menjanjikan peluang profit yang Anda harapkan. Hanya dengan pergerakan kecil yang berlangsung selama beberapa menit pada market, keuntungan sudah dapat Anda proyeksikan. Situasi seperti ini yang kemudian menyebabkan trader menjadikan scalping sebagai pilihan. Peluang profit yang lebih tinggi dan dalam waktu singkat dibandingkan jenis trading yang lainnya, juga salah satu alasan teknik scalping banyak peminatnya.

        Dalam teknik trading scalping, Anda tidak perlu adanya konfirmasi tren maupun keharusan menganalisa sebuah market secara keseluruhan. Namun, dengan durasi trading yang pendek, scalping juga menguras cukup banyak tenaga dan memungkinkan trader untuk melakukan over trading.

        5. Presentase Spread

        Fluktuasi atau pergerakan dari spread juga berkaitan dengan faktor lainyang ada dalam market, yakni likuiditas. Market hanya akan memiliki likuiditas ketika memiliki banyak volume trading harian. Selain itu, market tersebut juga diisi dengan banyaknya partisipan aktif dari berbagai negara di dunia.

        Market forex amat liquid karena banyaknya transaksi mata uang yang dilakukan ratusan bank dan juga jutaan trader setiap harinya. Untuk mengetahui biaya spread dengan detail dan presisi, Anda hanya perlu membagi spread dengan rata-rata pergerakan dari mata uang dalam durasi harian. Dengan begitu dapat disimpulkan, bahwa ketika nilai spread makin rendah, peluang profit trader justru kian bertambah.

        Secara sederhana, spread dapat diartikan sebagai biaya untuk memunculkan peluang profit dalam trading meskipun dengan adanya spread pula, Anda harus rela mengurangi profit yang ada. Semakin tinggi biaya spread yang harus Anda bayarkan, secara ringkas bisa diartikan trading Anda akan berakhir dengan kekalahan.

        Spread yang rendah memberi trader kemungkinan untuk bisa mendapatkan profit dengan lebih stabil terutama bila dikombinasikan dengan strategi atau teknik scalping. Namun, agar bisa lebih meyakinkan Anda dalam penerapannya, ada baiknya untuk uji coba spread rendah melalui akun demo terlebih dahulu.

        Sebab, dengan begitu efektifitas dan efisiensi spread rendah yang Anda pergunakan dapat diuji tanpa harus was-was memikirkan resiko. Sekalipun resiko dari spread rendah sudah pasti juga rendah, tetapi sekecil apapun sebuah kerugian tetap saja menjadi kerugian yang bisa mengurangi nilai keuntungan.

        Sudah saatnya Anda lebih cermat dalam memperhitungkan untung-rugi. Sebab semakin Anda santai dengan kerugian kecil yang kerap terjadi, kemungkinan akun dibatasi akan jauh lebih tinggi. Jika sudah begitu, maka akan banyak peluang profit yang mungkin saja terlewatkan.

        Sebab itulah seorang trader harus paham terkait fungsi penerapan dan juga besaran spread yang dibutuhkan. Hanya dengan begitu Anda dapat membawa karir trading mencapai kesuksesan. Terlebih jika Anda mampu mrngkombinasikan spread rendah yang dipergunakan, dengan strategi trading scalping yang cepat mudah dan cukup memyenangkan. Tentu hasil profit akan lebih menggiurkan.

        Pertimbangkan beragam faktor yang ada dalam penggunaan spread rendah dalam trading Anda, sehingga tidak salah langkah maupun keputusan terkait upaya meningkatkan peluang profit dan menekan nominal kerugian. Saat semua sudah disesuaikan, akan lebih mudah bagi Anda memperoleh profit sesuai harapan dengan resiko yang sudah diminimalkan sebagai antisipasi jika trading mengalami kekalahan.
        Spread menjadi faktor utama memilih broker danbpair yang akan di tradingkan om tidak semua broker memiliki spread yang sama trader akan mencari dan memilih broker yang spreadnya tipis demi kelangsungan trader dalam trading di market,spread mempunyai pengaruh dalam trading bagi trader menentukan profit dan manajemen money pada akunnya.saran saya cari broker yang menyediakan spread tipis om.

        Comment

        Advanced mode
        • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
        • #5 Collapse

          Originally posted by Oniperm View Post
          Spread menjadi faktor utama memilih broker danbpair yang akan di tradingkan om tidak semua broker memiliki spread yang sama trader akan mencari dan memilih broker yang spreadnya tipis demi kelangsungan trader dalam trading di market,spread mempunyai pengaruh dalam trading bagi trader menentukan profit dan manajemen money pada akunnya.saran saya cari broker yang menyediakan spread tipis om.
          semakin kecil spread makin kecil resiko karena peluang pengembalian modalnya lebih besar, jadi harusnya si tidak ada hubungannya dengan leverage atau pun indikator yang digunakan, udah pasti ketika op juga trader tidak punya banyak hambatan

          Comment

          Advanced mode

          Online

          Working...
          X