Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Indikator DeMarker untuk Tangkap Pembalikkan Harga
    Click image for larger version

Name:	DeMarker-Divergence-Forex-Strategy-5.png
Views:	1
Size:	42.9 KB
ID:	13018611
    Indikator DeMarker salah satu dari jenis oscillator, yaitu yang memiliki nilai yang didapat dengan membandingkan harga minimal dan maksimal dalam suatu periode tertentu dengan harga persamaan di periode tertentu juga. Dengan membandingkan ini, indikator akan memberikan petunjuk bahwa adanya pergerakan bias dalam market.

    Dalam waktu yang sama, indikator akan menunjukan pula situasi overbought atau oversold yang terjadi di market dengan tujuan untuk mencoba mengidentifikasi poin jenuh tren. Konsep awal dari perhitungan indikator DeMarker dipublikasikan oleh analis teknikal Tom Demark.

    Dalam penggunaannya, indikator DeMarker digabungkan dengan simple moving averages (SMA) untuk memberikan gambaran halus dari hasil perhitungan. Walaupun indikator ini memakai bar harga di awalnya, namun akan dapat dimanfaatkan untuk banyak berbagai time frame sebab menggunakan data harga relatif.

    Perhitungan Indikator DeMarker

    Berbeda dengan relative strength index (RSI), walaupun sama-sama merupakan jenis oscillator. Indikator DeMarker konsentrasinya tidak hanya pada harga penutupan, namun lebih fokus kepada periode harga ketika tinggi dan rendah. DeMarker akan lebih melihat ke tinggi rendah bar yang paling update kemudian melakukan perbandingan dengan bar yang sebelumnya.

    Misalnya bar saat ini mempunyai level yang lebih tinggi, maka akan disimpan. Bila ukuran tinggi rendah bar kurang tinggi daripada bar sebelumnya, maka nilai 0 lalu akan diberikan. Dua nilai itu kemudian akan diterapkan dengan mengamati periode sebelumnya untuk mendapatkan pembilang dan penyebut.

    Berikutnya, nilai DeMarker akan dihitung dengan membagi angka pembilang dengan angka penyebut. Namun, langkah awalnya yaitu trader diwajibkan mendapatkan suatu nilai yang tertinggi. Jadi, dari contoh beberapa periode bar yang tersedia, trader harus mengamati satu persatu untuk melakukan perbandingan dengan titik tertinggi.

    Bila tinggi bar saat ini akan lebih pendek daripada bar yang sebelumnya, maka akan diberi nilai 0. Tetapi bila lebih tinggi daripada bar yang sebelumnya, maka akan diambil perbedaan antara dua terebut sebagai nilainya. Nilai ini kemudian akan diberi nama sebagai DeMMAX. Angka pembilang adalah SMA dari nilai DeMMAX yang dapat mewakili suatu periode ‘N’.

    Trader juga sebaiknya mencari titik yang terendah, caranya yaitu dengan mengamati setiap bar. Setelah itu, melakukan perbandinga dengan titik yang terendah di antara periode tertentu. Bila titik rendah saat ini lebih tinggi daripada bar yang sebelumnya, maka akan diberi nilai 0. Jika misalnya bar saat ini lebih rendah dari bar yang sebelumnya, maka akan diambil perbedaan di antara dua nilai.

    Nilai ini kemudian dikatakan sebagai DeMMIN. Gunakanlah nilai rata-rata dari angka tersebut untuk periode N tertentu. Trader lalu harus memasukan nilai ini ke pembilang untuk mencari angka penyebut. Untuk memudahkan, indikator DeMarker dapat disederhanakan dalam bentuk rumus.

    DEM = SMA (DeMMAX) ((SMA(DeMMAX) + SMA(DeMMIN))

    Hasil perhitungan dari persamaan itu akan terwujud dalam angka antara 0-100. Bila indikator memperlihatkan angka di atas 70, maka market akan masuk dalam periode overbought. Untuk nilai di bawah 30, maka market akan berada dalam keadaan oversold.

    Strategi Trading Indikator DeMarker

    Strategi trading yang berhubungan indikator DeMarker sebenarnya memanfaatkan pendekatan terbalik, yaitu dengan mencari tahu harga pembalikan ketika tren telah terkonfirmasi. Walaupun indikator memberikan petunjuk masuk dalam area overbought atau oversold, namun ini masih saja belum cukup untuk memperkirakan pembalikan.

    Bisa dibilang, bahwa keadaan oversold dan overbought adalah suatu keadaan yang tak biasa dari tinggi rendahnya harga yang dapat diambil dan digunakan dari percontohan data dari beberapa periode yang sebelumnya. Sengaja menunjukkan pembalikan, situasi tersebut justru memperlihatkan sinyal atau tanda dari keseluruhan tren.

    Overbought kuat memberikan penjelasan bahwa ada suatu tekanan untuk membeli, dan oversold yang kuat untuk mengindikasikan adanya tekanan menjual yang berlebih. Sehingga bagaimana cara menerapkan area oversold dan overbought untuk mengerti keadaan umum yang terjadi dalam market.

    Langkah pertama, yaitu setiap trader sebaiknya mencari informasi berapa lama market ada dalam area overbought atau oversold. Manfaatnya untuk mengerti apakah market sudah pernah mengalami range yang sebelumnya, dan apakah tren hanya akan terjadi biasa saja atau tren sempat dapat menguat.

    Total waktu yang digunakan di market dalam area oversold dan overbought akan menunjukan informasi tambahan apakah market tersebut sedang dalam tren atau tidak. Bila kira-kira market ada di dalam area overbought untuk suatu waktu yang lama, maka dapat dikonfirmasi jika market sedang tren.

    Bila suatu market ternyata hanya diam di area overbought, contohnya di atas angka 50 tetapi di bawah 70, untuk suatu periode yang lama, ini memperlihatkan tren naik dalam kadar yang biasa. Dengan nilai default 14 periode, cukup memungkinkan mengatakan jika di atas angka 70 menunjukan konfirmasi jika market sedang dalam area overbought yang ekstrim, berada di bawah 30 di area oversold ekstrim.

    Selama indikator masih memperlihatkan di area tersebut, trader haruslah berhati-hati ketika ingin membuka posisi trading dalam market sebaba arah tekanan akan nampak tetap berada di tempat. Nyatanya, trader sebaiknya mencoba membeli ketika ada penurunan sementara dalam tren umum yang sedang menaik, ataupun menjual saat terjadi spike sedangkan disaat tren menurun.

    Mencari Peluang Dengan Indikator DeMarker
    Click image for larger version

Name:	ma-demarker-system-93274-2.png
Views:	1
Size:	19.1 KB
ID:	13018612
    Satu cara untuk mengidentifikasi kesempatan peluang yang muncul yaitu dengan mengamati indikator yang bergerak keluar dari area overbought atau oversold. Chart harian USD/CHF di atas dapat dijadikan sebagai contoh. Garis titik-titik hijau pada chart utama adalah SMA periode 14 yang kemudian akan membantu memantau keseluruhan tren nantinya.

    Ketika harga ada di bawah SMA, market memperlihatkan tren menurun. Sementara bila harga ada di atas garis SMA, market dalam situasi tren naik. Garis vertikal warna oranye memperlihatkan keadaan ketika indikator DeMarker bergerak keluar dari kawasan area overbought atau oversold yang ekstrim.

    Nampak pada grafik umumnya, adanya tiga kali pergerakan dari indikator saat ada dalam area oversold yang kemudian naik kembali ke posisi yang lebih netral. Pada waktu tersebut, trader mungkin mengira akan ada jeda sebentar dari tekanan penjual. Saat indikator naik di atas 0.3, maka kemudain akan buka trading, akan ada peluang kesempatan poin menyentuh 0.5.

    Ingatlah bahwa apa yang dicari yaitu poin pembalikan sementara, dan trader dapat pindah dengan perlahan untuk mengambil keuntungan. Take profit mungkin ada di poin yang berikutnya, yakni ketika indikator menembus 0.6 di keadaan tersebut.

    Pada dasarnya, makin besar jumlah periode yang diterapkan, maka kurva dalam yang diinfromasikan oleh indikator DeMarker akan menjadi makin lembut. Makin kecil periode yang dipakai,maka makin responsif tampilan kurva. Untuk periode yang lebih kecil, trader haruslah mempertimbangkan menggunakan batasan yang lebih tinggi untuk suatu area overbought dan lebih rendah untuk oversold.

    Walaupun suatu indikator DeMarker dapat memberikan informasi yang sangat berguna berhubungan dengan keadaan market, namun sangat disarankan untuk mempertimbangkan informasi tambahan dari indikator lain untuk mengabarkan apa yang telah diperoleh dari DeMarker.

    Satu contoh, trader dapat menggabungkan dengan indikator lain yang bermanfaat untuk mengabarkan konfirmasi tren, contohnya indikator moving average (MA). Indikator tambahan akan sangat berguna untuk memeriksa kembali situasi market, atau lebih tepatnya untuk mengkonfirmasikan hasil pengamatan awal.

    Tiap satu jenis indikator memiliki kelebihan yang berbeda beda dengan lainnya, dan informasi yang diberikan pun juga berbeda pula. Dengan membaca informasi dari beberapa sudut pandang yang berbeda, trader akan dapat lebih mengerti apa yang sesungguhnya sedang terjadi pada market.

    Seperti yang telah dijelaskan, indikator DeMarker termasuk ke dalam jenis oscillator momentum. DeMarker bisa diterapkan untuk mengamati momentum market sekaligus dapat memperlihatkan keadaan update terbaru dari market, termasuk juga ketika keadaan tren atau tidak ada tren.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    terlalu kecil grafik yang di bawahnya, de marker kayaknya termasuk indikator standard di metatrader deh, entar gw coba, mudah2an akurat, secara grafik di atas pake kerangka waktu 15 menit

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X