Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Sistem Perhitungan Spread dan Modal Dalam Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	brokerview.jpg
Views:	1
Size:	45.1 KB
ID:	13018596 Apakah Anda tahu bagaimana sistem perhitungan spread dan modal dalam trading forex? Hal ini wajib diketahui apabila Anda berniat untuk terjun di dunia trading. Besaran nilai spread ternyata selalu didasarkan pada harga jual dan juga harga beli suatu mata uang. Bagaimana dengan dengan modal atau biaya trading?

    Perhitungan modal atau biaya trading didasarkan pada nilai spread dan juga ukuran lot yang diambil trader. Dalam trading forex, spread termasuk ke dalam salah satu biaya yang variabel dan secara otomatis perhitungannya dilakukan oleh platform trading.

    Sama pentingnya dengan mempelajari strategi trading, pemahaman akan sistem perhitungan spread juga teramat penting, sebab berhubungan dengan pembayaran utama yang dilakukan pada saat trading. Selain itu, trader juga dituntut untuk memahami bagaimana spread ini bekerja dan juga cara menghitung besaran biayanya. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi profit yang akan didapatkan.

    Terkait sistem perhitungan spread dan modal dalam trading, ada beberapa hal yang perlu diketahui, terlebih bagi trader pemula dan juga orang awam yang berniat untuk menekuni forex. Berikut telah kami sajikan informasi terkait spread, sistem kerja dan juga perhitungannya secara lengkap untuk Anda.

    Mengenal Spread dalam Trading Forex

    Apa yang dikatakan dengan spread? Dalam setiap market finansial, ada pengettian berbeda yang sama-sama digunakan untuk menyebutkan spread. Begitu pula dalam market forex. Sederhananya, spread didefinisikan sebagai perbedaan harga yang didapat trader pada saat melakukan pembelian dengan penjualan aset. Bagi trader ekuitas, mereka kerap menyebutnya dengan spread bid/ask.

    Bagaimana Sistem Perhitungan Spread dan Modal dalam Trading Forex

    Bagaimana sistem perhitungan yang dipakai untuk menghitung spread dan juga biaya trading? Sebelum melakukan perhitungan untuk nilai spread, perlu diingat kembali bahwa spread didapat dari harga ask yang dikurangi dengan harga bid pada suatu mata uang.

    Sebagai contoh, misalkan harga ask sebuah pasangan mata uang EUR/USD adalah senilai 1.3404, dan harga bid nya senilai 1.13398. Untuk mendapatkan nilai spread, kita bisa mengurangkan harga ask dengan harga bid, sehingga 1.3404 – 1.13398 = 0.00006. Hilangkan empat angka setelah titik desimal, dan tersisa 0.6. Itulah yang menjadi nilai spread, jadi spread dari mata uang EUR/USD tersebut adalah 0.6 pip. Sederhana bukan?

    Dari hasil perhitungan tadi, bisa diketahui bahwa trader yang membeli EUR/USD di 1.3404 dan ia menutup transaksinya di harga jual 1.13398. Dari sini, dapat diasumsikan bahwa semakin cepat trader membuka posisi, setidaknya mereka akan dikenakan biaya spread paling tidak senilai 0.6 pip.

    Bagaimana cara menentukan total biaya spread? Untuk mendapatkan total biaya spread, bisa dengan mengalikan nilai spread tadi dengan biaya pip dengan menimbang jumlah total lot. Misalkan seorang trader membuka posisi trading satu lot EUR/USD senilai USD 10 ribu. Berarti trader ini akan dikenakan total biaya spread senilai USD 0.6, yang didapat dari hasil mengkalikan 0.00006 dengan 10.000 tadi.

    Contoh kasus lainnya, seorang trader membuka posisi dengan standar lot sejumlah 100 ribu unit mata uang, biaya spread yang harus ditanggung akan menjadi 0.00006 x 100,000 = USD 6. Sebagai catatan, apabila akun yang dipakai untuk trading memakai pecahan mata uang yang lain, misalkan GBP, maka trader harus mengkonversi terlebih dahulu ke mata uang dolar Amerika, barulah melakukan perhitungan ini tadi.

    Apa Pengaruh Spread Tinggi dan Spread Rendah Untuk Trading?

    Trader harus paham bahwasanya spread yang terdapat dalam market forex akan selalu berubah-ubah secara dinamis, bisa saja nilai spread menjadi tinggi atau malah menjadi rendah. Situasi ini dapat terjadi kapan saja dan ada banyak faktor yang mempengaruhi pergerakan spread, misalkan volatilitas atau likuiditas market. Hal ini juga yang menjadi alasan mengapa perhitungan spread sering dijadikan indikator analisa teknikal.

    Trader dapat tahu berapa mata uang yang akan mengalami kenaikan dalam market, dan juga mana saja mata uang yang memiliki spread lebih besar diabndingkan dengan mata uang mayor Alasannya, mata uang mayor lebih sering ditransaksikan dengan volume yang tinggi dibandingkan dengan mata uang yang sedang mengalami kenaikan.

    Volume trading yang tinggi cenderung menjadikan spread menjadi lebih rendah daripada kondisi normal. Hal lain yang perlu diketahui juga oleh trader, bahwa mungkin saja likuiditas turun dan spread meluas sebab terpicu oleh event ekonomi yang terbit di sela-sela waktu trading.

    Spread yang tinggi bisa diartikan bahwa sedang ada perbedaan yang besar antara harga ask dan harga bid. Pasangan mata uang yang sedang mengalami kenaikan secara umum memiliki nilai spread yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mata uang mayor. Spread yang nilainya melampaui batas normal mengindikasikan dua hal, bisa menandakan adanya volatilitas yang tinggi dalam market, atau menandakan likuiditas yang rendah sebab di luar jam trading.

    Sebelum adanya perilisan berita ekonomi atau event-event besar sejenis Brexit atau pemilu, nilai spread bisa saja meluas secara masif. Dilain sisi, spread yang rendah terjadi akibat rendahnya selisih harga ask dan harga bid.

    Apa pengaruhnya spread tinggi dan spread rendah bagi trader? Hal ini sangat berpengaruh, sebab besaran spread akan menentukan jumlah biaya trading yang harus dibayarkan oleh trader. Semakin tinggi spread dari mata uang, maka akan semakin besar modal yang dibutuhkan, dan target profit yang harus dicapai harus semakin tinggi agar mendapatkan keuntungan.

    Trader disarankan untuk membuka posisi di market besar apabila spread bernilai rendah. Selain persoalan biaya, spread yang rendah turut mengindikasikan volatilitas yang rendah sedangkan likuiditas sedang tinggi.

    Mengamati Perubahan Nilai Spread

    Berita ekonomi bisa saja menimbulkan ketidak-pastian dalam market forex. Rilis berita di kalender ekonomi bisa saja terjadi secara sporadis dan juga bergantung pada ekspekrasi apakah terpenuhi atau tidak, sekalipun begitu tetap saja mampu menyebabkan harga mengalami fluktuasi yang ketat.

    Selayaknya trader individual, likuiditas yang tinggi akan memicu ketidakjelasan, apalagi ketika berita ekonomi dirilis. Akibat kondisi yang seperti ini, trader sebisa mungkin mencari cara lain agar terhindar dari resiko dengan cara memperlebar spread. Namun, apabila hal ini tidak dilakukan dengan hati-hati, bisa saja spread yang terlalu besar menyebabkan margin call.

    Misalkan saja trader terlalu lama menahan posisi dan spread melebar secara drastis, mungkin bagi trader untuk dikeluarkan dari posisi trading, atau istilahnya dikenal dengan sebutan margin call. Satu-satunya cara aman yang bisa dipakai untuk melindungi diri apabila spread melebar adalah dengan membatasi jumlah leverade yang digunakan dalam akun trading.

    Terkadang, ada poin menguntungkan dari menahan posisi apabila spread sedang melebar, karena bisa saja spread tiba-tiba berbalik kembali normal. Dalam situasi yang seperti ini, dibutuhkan teknik trading dengan pemanfaatan spread agar terhindar dari kemungkinan spread yang turun naik secara drastis.

    Waspada dengan Spread yang Melebar
    Click image for larger version

Name:	image-result-for-spread-dalam-trading-forex-4.jpg
Views:	1
Size:	46.4 KB
ID:	13018597
    Kapanpun itu, trader harus selalu waspada dengan spread, sebab ini adalah biaya pembayaran utama dalam trading forex. Spread yang terus melebar akan menjadikan pembengkakan biaya trading, hasil akhirnya akan mengurangi jumlah profit yang didapat karena harus menutupi biaya modal yang dikeluarkan.

    Volatilitas dan juga likuiditas dari mata uang yang berpadu dengan leverage yang salah bisa memberikan sinyal berakhirnya aktivitas untuk trading, tak hanya sinyal berhenti aktivitas, bisa saja karir trader terhenti karena ini.

    Selalu ingatlah bahwa leverage yang tinggi memerlukan spread yang tinggi pula, dan diambil dari ekuitas akun, akan lebih menguntungkan apabila trader menggunakan leverage yang kecil, malah lebih baik bisa tidak memakai leverage sama sekali.

    Trader pemula wajib khawatir perihal spread. Misalkan seorang trader memiliki sebuah akun dalam jumlah yang kecil, namun ia mengambil posisi trading yang cukup besar, hal ini bisa saja menjadikan spread melebar dan trader tersebut mendapatkan margin call, sehingga posisi trading terpaksa ditutup oleh broker.

    Sebetulnya, ada jenis teknik maupun metode yang mampu digunakan sebagai proses alternatf spread besar. Misalkan trader harus terbuka terhadap semua faktor yang mempengaruhi ukuran spread, atau dengan cara memilih mata uang yang nilai likuiditasnya tinggi, atau dapat juga dengan membuka trading hanya di jam-jam tertentu.

    Untuk mencegah besarnya biaya yang ditimbulkan spread yang melebar, trader perlu waspada pada tingkat likuiditasm volatilitas dan juga berita-berita ekonomi. Secara umum, spread akan kembali normal dalam beberapa menit, disarankan trader untuk lebih bersabar.

    Ada pula cara yang paling banyak diadopsi trader untuk mengakali spread tinggi, yakni dengan memilih pasangan mata uang yang memiliki nilai likuiditas tinggi. Untuk situasi normal, mata uang dengan likuiditas tinggi memiliki spread yang rendah sehingga tidak memerlukan biaya besar dalam transaksinya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    ngak usah ribet lah, kan di metatrader tuh ada 2 garis, satu untuk running price, satu lagi harga udah termasuk itungan spread, ngak usah dicari2, udah jelas spread itu antisipasi resiko broker sekaligus sumber pendapatan broker, tentunya trader juga harus siap spread yang berubah setiap saat

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Originally posted by Mas Bram View Post
      [ATTACH]355523[/ATTACH] Apakah Anda tahu bagaimana sistem perhitungan spread dan modal dalam trading forex? Hal ini wajib diketahui apabila Anda berniat untuk terjun di dunia trading. Besaran nilai spread ternyata selalu didasarkan pada harga jual dan juga harga beli suatu mata uang. Bagaimana dengan dengan modal atau biaya trading?

      Perhitungan modal atau biaya trading didasarkan pada nilai spread dan juga ukuran lot yang diambil trader. Dalam trading forex, spread termasuk ke dalam salah satu biaya yang variabel dan secara otomatis perhitungannya dilakukan oleh platform trading.

      Sama pentingnya dengan mempelajari strategi trading, pemahaman akan sistem perhitungan spread juga teramat penting, sebab berhubungan dengan pembayaran utama yang dilakukan pada saat trading. Selain itu, trader juga dituntut untuk memahami bagaimana spread ini bekerja dan juga cara menghitung besaran biayanya. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi profit yang akan didapatkan.

      Terkait sistem perhitungan spread dan modal dalam trading, ada beberapa hal yang perlu diketahui, terlebih bagi trader pemula dan juga orang awam yang berniat untuk menekuni forex. Berikut telah kami sajikan informasi terkait spread, sistem kerja dan juga perhitungannya secara lengkap untuk Anda.

      Mengenal Spread dalam Trading Forex

      Apa yang dikatakan dengan spread? Dalam setiap market finansial, ada pengettian berbeda yang sama-sama digunakan untuk menyebutkan spread. Begitu pula dalam market forex. Sederhananya, spread didefinisikan sebagai perbedaan harga yang didapat trader pada saat melakukan pembelian dengan penjualan aset. Bagi trader ekuitas, mereka kerap menyebutnya dengan spread bid/ask.

      Bagaimana Sistem Perhitungan Spread dan Modal dalam Trading Forex

      Bagaimana sistem perhitungan yang dipakai untuk menghitung spread dan juga biaya trading? Sebelum melakukan perhitungan untuk nilai spread, perlu diingat kembali bahwa spread didapat dari harga ask yang dikurangi dengan harga bid pada suatu mata uang.

      Sebagai contoh, misalkan harga ask sebuah pasangan mata uang EUR/USD adalah senilai 1.3404, dan harga bid nya senilai 1.13398. Untuk mendapatkan nilai spread, kita bisa mengurangkan harga ask dengan harga bid, sehingga 1.3404 – 1.13398 = 0.00006. Hilangkan empat angka setelah titik desimal, dan tersisa 0.6. Itulah yang menjadi nilai spread, jadi spread dari mata uang EUR/USD tersebut adalah 0.6 pip. Sederhana bukan?

      Dari hasil perhitungan tadi, bisa diketahui bahwa trader yang membeli EUR/USD di 1.3404 dan ia menutup transaksinya di harga jual 1.13398. Dari sini, dapat diasumsikan bahwa semakin cepat trader membuka posisi, setidaknya mereka akan dikenakan biaya spread paling tidak senilai 0.6 pip.

      Bagaimana cara menentukan total biaya spread? Untuk mendapatkan total biaya spread, bisa dengan mengalikan nilai spread tadi dengan biaya pip dengan menimbang jumlah total lot. Misalkan seorang trader membuka posisi trading satu lot EUR/USD senilai USD 10 ribu. Berarti trader ini akan dikenakan total biaya spread senilai USD 0.6, yang didapat dari hasil mengkalikan 0.00006 dengan 10.000 tadi.

      Contoh kasus lainnya, seorang trader membuka posisi dengan standar lot sejumlah 100 ribu unit mata uang, biaya spread yang harus ditanggung akan menjadi 0.00006 x 100,000 = USD 6. Sebagai catatan, apabila akun yang dipakai untuk trading memakai pecahan mata uang yang lain, misalkan GBP, maka trader harus mengkonversi terlebih dahulu ke mata uang dolar Amerika, barulah melakukan perhitungan ini tadi.

      Apa Pengaruh Spread Tinggi dan Spread Rendah Untuk Trading?

      Trader harus paham bahwasanya spread yang terdapat dalam market forex akan selalu berubah-ubah secara dinamis, bisa saja nilai spread menjadi tinggi atau malah menjadi rendah. Situasi ini dapat terjadi kapan saja dan ada banyak faktor yang mempengaruhi pergerakan spread, misalkan volatilitas atau likuiditas market. Hal ini juga yang menjadi alasan mengapa perhitungan spread sering dijadikan indikator analisa teknikal.

      Trader dapat tahu berapa mata uang yang akan mengalami kenaikan dalam market, dan juga mana saja mata uang yang memiliki spread lebih besar diabndingkan dengan mata uang mayor Alasannya, mata uang mayor lebih sering ditransaksikan dengan volume yang tinggi dibandingkan dengan mata uang yang sedang mengalami kenaikan.

      Volume trading yang tinggi cenderung menjadikan spread menjadi lebih rendah daripada kondisi normal. Hal lain yang perlu diketahui juga oleh trader, bahwa mungkin saja likuiditas turun dan spread meluas sebab terpicu oleh event ekonomi yang terbit di sela-sela waktu trading.

      Spread yang tinggi bisa diartikan bahwa sedang ada perbedaan yang besar antara harga ask dan harga bid. Pasangan mata uang yang sedang mengalami kenaikan secara umum memiliki nilai spread yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mata uang mayor. Spread yang nilainya melampaui batas normal mengindikasikan dua hal, bisa menandakan adanya volatilitas yang tinggi dalam market, atau menandakan likuiditas yang rendah sebab di luar jam trading.

      Sebelum adanya perilisan berita ekonomi atau event-event besar sejenis Brexit atau pemilu, nilai spread bisa saja meluas secara masif. Dilain sisi, spread yang rendah terjadi akibat rendahnya selisih harga ask dan harga bid.

      Apa pengaruhnya spread tinggi dan spread rendah bagi trader? Hal ini sangat berpengaruh, sebab besaran spread akan menentukan jumlah biaya trading yang harus dibayarkan oleh trader. Semakin tinggi spread dari mata uang, maka akan semakin besar modal yang dibutuhkan, dan target profit yang harus dicapai harus semakin tinggi agar mendapatkan keuntungan.

      Trader disarankan untuk membuka posisi di market besar apabila spread bernilai rendah. Selain persoalan biaya, spread yang rendah turut mengindikasikan volatilitas yang rendah sedangkan likuiditas sedang tinggi.

      Mengamati Perubahan Nilai Spread

      Berita ekonomi bisa saja menimbulkan ketidak-pastian dalam market forex. Rilis berita di kalender ekonomi bisa saja terjadi secara sporadis dan juga bergantung pada ekspekrasi apakah terpenuhi atau tidak, sekalipun begitu tetap saja mampu menyebabkan harga mengalami fluktuasi yang ketat.

      Selayaknya trader individual, likuiditas yang tinggi akan memicu ketidakjelasan, apalagi ketika berita ekonomi dirilis. Akibat kondisi yang seperti ini, trader sebisa mungkin mencari cara lain agar terhindar dari resiko dengan cara memperlebar spread. Namun, apabila hal ini tidak dilakukan dengan hati-hati, bisa saja spread yang terlalu besar menyebabkan margin call.

      Misalkan saja trader terlalu lama menahan posisi dan spread melebar secara drastis, mungkin bagi trader untuk dikeluarkan dari posisi trading, atau istilahnya dikenal dengan sebutan margin call. Satu-satunya cara aman yang bisa dipakai untuk melindungi diri apabila spread melebar adalah dengan membatasi jumlah leverade yang digunakan dalam akun trading.

      Terkadang, ada poin menguntungkan dari menahan posisi apabila spread sedang melebar, karena bisa saja spread tiba-tiba berbalik kembali normal. Dalam situasi yang seperti ini, dibutuhkan teknik trading dengan pemanfaatan spread agar terhindar dari kemungkinan spread yang turun naik secara drastis.

      Waspada dengan Spread yang Melebar
      [ATTACH]355524[/ATTACH]
      Kapanpun itu, trader harus selalu waspada dengan spread, sebab ini adalah biaya pembayaran utama dalam trading forex. Spread yang terus melebar akan menjadikan pembengkakan biaya trading, hasil akhirnya akan mengurangi jumlah profit yang didapat karena harus menutupi biaya modal yang dikeluarkan.

      Volatilitas dan juga likuiditas dari mata uang yang berpadu dengan leverage yang salah bisa memberikan sinyal berakhirnya aktivitas untuk trading, tak hanya sinyal berhenti aktivitas, bisa saja karir trader terhenti karena ini.

      Selalu ingatlah bahwa leverage yang tinggi memerlukan spread yang tinggi pula, dan diambil dari ekuitas akun, akan lebih menguntungkan apabila trader menggunakan leverage yang kecil, malah lebih baik bisa tidak memakai leverage sama sekali.

      Trader pemula wajib khawatir perihal spread. Misalkan seorang trader memiliki sebuah akun dalam jumlah yang kecil, namun ia mengambil posisi trading yang cukup besar, hal ini bisa saja menjadikan spread melebar dan trader tersebut mendapatkan margin call, sehingga posisi trading terpaksa ditutup oleh broker.

      Sebetulnya, ada jenis teknik maupun metode yang mampu digunakan sebagai proses alternatf spread besar. Misalkan trader harus terbuka terhadap semua faktor yang mempengaruhi ukuran spread, atau dengan cara memilih mata uang yang nilai likuiditasnya tinggi, atau dapat juga dengan membuka trading hanya di jam-jam tertentu.

      Untuk mencegah besarnya biaya yang ditimbulkan spread yang melebar, trader perlu waspada pada tingkat likuiditasm volatilitas dan juga berita-berita ekonomi. Secara umum, spread akan kembali normal dalam beberapa menit, disarankan trader untuk lebih bersabar.

      Ada pula cara yang paling banyak diadopsi trader untuk mengakali spread tinggi, yakni dengan memilih pasangan mata uang yang memiliki nilai likuiditas tinggi. Untuk situasi normal, mata uang dengan likuiditas tinggi memiliki spread yang rendah sehingga tidak memerlukan biaya besar dalam transaksinya.
      Spread setiap broker berbeda antar selisi buy sell.spread mata uang dengn mata uang yang lain tentu berbeda juga apabila ketika ada news.pengalaman saya setiap hari jumat spread akan mengalami pelebaran,maka lebih hindari trading di hari jumat sebab akan floting dan kerugian bagi trader sendiri.

      Comment

      Advanced mode
      • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
      • #4 Collapse

        kalau di metatrader kan ada tuh list pair yang ditradingkan, tinggal klik kanan udah bisa lihat spreadnya, bagik tipe fix atau floating bisa kelihatan juga, kalau mau lebih gampang lagi tinggal download indikator tren detektor, itu udah ada informasi sprad di pojok chartnya dengan jelas
        Place your siggy here

        Comment

        Advanced mode

        Online

        Working...
        X