Вход

Login |
  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Membuka Rahasia Market dalam Analisa Time Frame
    Click image for larger version

Name:	multiple-time-frame-terakhir.png
Views:	1
Size:	59.4 KB
ID:	13018589
    Harga mata uang memiliki kecenderungan sifat yang fluktuatif. Sebaga trader kita dapat melihat melihat pergerakan harga tersebut dengan mengamati chart secara berkala. Ingatlah kembali bahwasannya mata uang biasanya bergerak pada semua time frame secara simultan. Akan tetapi ketika Anda melihat time frame yang berbeda, sebagai trader bisa jadi dimungkinkan sedang mendapatkan informasi yang berbeda.

    Tak perlu khawatir, adanya perbedaan informasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi trader. Ia menjadi hal yang dapat menguntungkan trader apabila ia dapat mengkombinasi beberapa time frame untuk melangsungkan kegiatan entry point secara optimal. Terdapat suatu cara untuk memastikan agar time frame berjalan dengan seimbang saat trader sedang mencari sinyal entry.

    Misalnya saja apabila trader menggunakan time frame harian dengan durasi selama, 4 jam dan 1 jam untuk membuat analisis pasar. Maka, hal tersebut akan menguntungkan trader apabila ia bersabar untuk menunggu masuknya trading hingga pada kondisi time frame yang terkecil agar ia dapat memberikan hasil sama dengan time frame terbesar yang sedang digunakan.

    Pada kondisi time frame yang tinggi tarder dapat menyediakan begitu banyak informasi. Mengapa dapat terjadi demikian? Karena rata-rata besarnya data pasar memiliki kontribusi jumlah yang besar sehingga ia dapat memberi masukan yang dapat diandalkan. Akan tetapi umumnya semua proses yang berkaitan trading kerap menggunakan time frame agar dapat membantu trader mengidentifikasi tren.

    Mengenal Naked Trader dalam Analisa Teknikal Forex

    Umumnya analisa teknikal merupakan seni memahami grafik dalam trading untuk mengamati pergerakan dari candle. Saat trader sedang mempelajari analisa teknikal, ia hanya perlu melakukan pembacaan arah pergerakan atau tren yang sebenarnya dapat disebut sebagai dasar analisa teknikal. Seorang pemula mungkin kurang familiar dengan hal ini, akan tetapi bagi trader professional analisa teknikal menjadi sebuah acuan dan panduan saat ia akan mengambil keputusan penting ketika menjalankan trading. Trader dapat membaca formasi candle serta pola yang ada pada tren dengan menyebutnya sebagai naked trader.

    Seorang trader mengalami tekanan. Ia dituntut untuk lebih mengenal beragam formasi dan pola supaya mudah dalam menganalsa arag gerak pasar yang selanjutnya. Ada penyematan nama lain yang didapat oleh naked trader, ternyata ia juga mendapat sebutan trader price action.

    Price action memiliki makna bahwa trader dapat memutuskan segalanya ketika ia akan masuk pasar berdasarkan harga yang ada pada saat itu tanpa melibatkan adanya indikator teknikal lain. Di samping itu, naked trader memberikan keyakinan tampilan grafik candle pada periode tertentu bisa menjadi wakil kegiatan transaksi kalangan trader. Kondisi pasar memang sulit untuk ditebak karena volumenya yang begitu besar serta banyak trader yang mengikuti kondisi pasar secara terkini.

    2 Langkah yang Wajib Dilalui Trader Mengenai Analisa Teknikal Forex

    Pertama, coba Anda buka bagian chart dan kenali lah bagian tren. Selanjutnya cobapelajari kembali bagaimana cara menganalisis teknikal forex dengan melihat chart yang disambung dengan melihat kondisi tren yang tengah berlangsung. Biasanya trader memanfaatkan peluang tren mana yang akan ia ikuti. Akan tetapi, sebelumnya terlebih dahulu ia kenali lebih dalam bagaimana karakteristik tren yang tengah berjalan, dimulai durasinya yang berjangka pendek, menengah hingga jangka panjang.

    Selanjutnya, usai mengenali tren yang tengah berlangsung, maka strategi yang paling baik adalah membuka posisi yang searah dengan tren tersebut. Mulai dari sini, trader dapat segera mengambil keputusan untuk mengambil buy ataukah sell. Tingkat akurasi analisis teknikal memang tidak mutlak mencapai 100%, akan tetapi dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan.

    Kedua coba Anda tentukan posisisupport dan resistance, apabila trader telah mengenali tren yang tengah berjalan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan level support dan resistance. Seorang trader dapat menentukan kegiatan pembelian pada area support dan kegiatan penjualan pada area resistance dengan catatan, langkah pertama harus dipenuhi oleh trader lebih dulu.Perlu diketahui bahwasupport dan resistance dapat dimanfaatkan sebagai bahan peringatan apabila harga mata uang tersebut tidak sesuai dengan prediksi sebelumnya, sehingga apabila yang terjadi adalah harga melebihi kondisi open posisi akan ada peringatan untuk cut loss. Dalam hal ini apabila trader menginginkan untuk meraup untung ia cukup mempertimbangkan tingkat akurasi sebanyak 60%.

    3 Langkah Penyempurna yang Wajib Dilalui Trader Mengenai Analisa Teknikal Forex

    Selanjutnya, usai melalui kedua tahapan langkah di atas, trader dapat mengenali tren yang tengah berjalan dengan menggunakan moving average (MA). Saat trader sedang mengalami kesulitan menggambarkan tren, baiknya ia melihat moving average agar dapat melakukan identifikasi tren. Kabar baik dari moving average ini ia adalah ia dapat berlaku sebagai support dan resistance. Apabila pergerakan moving average berada di bawah harga, maka peranya adalah support, sebaliknya apabila pergerakannya di atas harga, ia menjadi sebuah resistance.

    Usai menapaki langkah diatas, selanjutnya Anda diharuskan untuk memanfaatkan indikator osilator yang akan membantu Anda memberikan detail informasi apakah pasar sedang berada pada kondisi jenuh baik untuk melakukan transaksi jual atau beli ataukah tidak. Kondisi overbought atau jenuh beli akan terjadi saat harga bergerak naik terus menerus, ia akan berada dalam kondisi jenuh beli (oversold) saat harga mengalami penurunan secara continue.Ketika indikator osilator sedang menunjukkan posisi overbought, yang dilakukan trader hanyalah menunggu sinyal penjualan. Akan tetapi tidak semua kondisi overbought maupun oversold akan diikuti kondisi pembalikan harga. Oleh karenanya, peran analisis teknikal amat diperlukan ketika memprediksi harga.

    Terakhir, sebagai trader Anda diminta untuk memahami kondisi stop loss serta target profit. Selain itu aka nada kewajiban belajar menentukan titik stop loss serta target profit dari aktifitas transaksi yang dilakukan. Untuk menentukan posisi level stop loss dan target profit, terdapat istilah risk reward ratio yang memilik arti bahwa kerugian tidak boleh lebih dari target keuntungan yang direncanakan.Trader juga dituntut untuk menentukan besaran volume transaksi yang sesuai dengan trading plan-nya apabila ia mengalami kerugian yang tidak lebih dari jumlah toleransi resiko. Resiko dapat muncul kapan saja, dan dalam time frame apapun.

    Memahami Resiko dalam Trading Saat Menggunakan Analisa Teknikal Forex

    Meski terkadang mendatangkan keuntungan yang besar, akan tetapi trading forex juga mempunyai resiko yang besar. Setiap resiko yang datang mampu mengurangi secara mudah melalui syarat dengan paham betul pada pasar forex sebagai pasar dinamis. Bisa jadi resiko yang muncul akan mengalami hal yang sama yakni mengalami kerugian berkali-kali lipat. Trading forex dapat memberikan Anda keuntungan yang menggiurkan apabila prediksi pergerakan sesuai dengan kalkulasi. Sebaliknya, jika meleset, trader harus bersiap mengalami kerugian besar.

    Resiko pertama yang perlu Anda ketahui yakni salam strategi trading tidak ada 100% yang akurat, secermat apapun perhitungan. Mengapa demikian? Biasanya pasar forex digerakkan oleh manusia yang memiliki emosi yang labil. Tentu saja hal tersebut akan berpengaruh terhadap tren pergerakan harga mata uang. Setiap kegiatan trading forex memerlukan analisis dengan tujuan agar sang trader dapat memahami kecenderungan pasar, entah ia akan menguat ataukah melemah.

    Kedua, perihal untung rugi biasanya dipengaruhi oleh gejola ekonomi suatu Negara yang berpengaruh langsung terhadap harga mata uang dalam pasar. Pada analisis trader yang menunjukkan presisi tinggi, belum tentu akan menghasilkan keuntungan. Apabila analisis menunjukkan potensi yang besar, peristiwa ekonomi dapat membuat grafik berbalik arah. Tren pergerakan pun dapat berbalik arah dengan cepat. Itulah mengapa kalkulasi serta hitungan yang berdasarkan analisis teknikal serta fundamental sangat dibutuhkan.

    Selanjutnya, yang ketiga adalah setiap trader berpeluang mengalami loss. Trader harus legowo saar ia mengalami resiko loss hingga beberapa kali. Keadaan tersebut wajar dan dapat terjadi pada semua trader. Trader yang sukses pun tidak menutup kemungkinan akan mengalami kerugian berkali-kali. Itulah resiko utama menjadi trader. Namun, tidak sedikit pula trader pemula yang mencari peruntungan dengan menjalankan kegiatan trading forex.

    Terakhir, yang keempat, forex merupakan high return serta high risk. Tak sedikit trader pemula yang terpukau dengan kisah sukses trader professional. Semua trader harus memahami bahwa trading forex merupakan investasi yang high risk. Bisa jadi trader dapat kehilangan semuanya dalam sekejap mata, satu kali transaksi. Ada banyak cerita kegagalan, ada juga banyak cerita kesuskesan dari trader pemula yang jarang diberitakan, yang tepenting adalah bagaimana sebagai trader menyiapkan mental untuk masuk dalam dunia investasi yang high risk.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Suyati Vio View Post
    [ATTACH=CONFIG]355501[/ATTACH]
    Harga mata uang memiliki kecenderungan sifat yang fluktuatif. Sebaga trader kita dapat melihat melihat pergerakan harga tersebut dengan mengamati chart secara berkala. Ingatlah kembali bahwasannya mata uang biasanya bergerak pada semua time frame secara simultan. Akan tetapi ketika Anda melihat time frame yang berbeda, sebagai trader bisa jadi dimungkinkan sedang mendapatkan informasi yang berbeda.

    Tak perlu khawatir, adanya perbedaan informasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi trader. Ia menjadi hal yang dapat menguntungkan trader apabila ia dapat mengkombinasi beberapa time frame untuk melangsungkan kegiatan entry point secara optimal. Terdapat suatu cara untuk memastikan agar time frame berjalan dengan seimbang saat trader sedang mencari sinyal entry.

    Misalnya saja apabila trader menggunakan time frame harian dengan durasi selama, 4 jam dan 1 jam untuk membuat analisis pasar. Maka, hal tersebut akan menguntungkan trader apabila ia bersabar untuk menunggu masuknya trading hingga pada kondisi time frame yang terkecil agar ia dapat memberikan hasil sama dengan time frame terbesar yang sedang digunakan.

    Pada kondisi time frame yang tinggi tarder dapat menyediakan begitu banyak informasi. Mengapa dapat terjadi demikian? Karena rata-rata besarnya data pasar memiliki kontribusi jumlah yang besar sehingga ia dapat memberi masukan yang dapat diandalkan. Akan tetapi umumnya semua proses yang berkaitan trading kerap menggunakan time frame agar dapat membantu trader mengidentifikasi tren.

    Mengenal Naked Trader dalam Analisa Teknikal Forex

    Umumnya analisa teknikal merupakan seni memahami grafik dalam trading untuk mengamati pergerakan dari candle. Saat trader sedang mempelajari analisa teknikal, ia hanya perlu melakukan pembacaan arah pergerakan atau tren yang sebenarnya dapat disebut sebagai dasar analisa teknikal. Seorang pemula mungkin kurang familiar dengan hal ini, akan tetapi bagi trader professional analisa teknikal menjadi sebuah acuan dan panduan saat ia akan mengambil keputusan penting ketika menjalankan trading. Trader dapat membaca formasi candle serta pola yang ada pada tren dengan menyebutnya sebagai naked trader.

    Seorang trader mengalami tekanan. Ia dituntut untuk lebih mengenal beragam formasi dan pola supaya mudah dalam menganalsa arag gerak pasar yang selanjutnya. Ada penyematan nama lain yang didapat oleh naked trader, ternyata ia juga mendapat sebutan trader price action.

    Price action memiliki makna bahwa trader dapat memutuskan segalanya ketika ia akan masuk pasar berdasarkan harga yang ada pada saat itu tanpa melibatkan adanya indikator teknikal lain. Di samping itu, naked trader memberikan keyakinan tampilan grafik candle pada periode tertentu bisa menjadi wakil kegiatan transaksi kalangan trader. Kondisi pasar memang sulit untuk ditebak karena volumenya yang begitu besar serta banyak trader yang mengikuti kondisi pasar secara terkini.

    2 Langkah yang Wajib Dilalui Trader Mengenai Analisa Teknikal Forex

    Pertama, coba Anda buka bagian chart dan kenali lah bagian tren. Selanjutnya cobapelajari kembali bagaimana cara menganalisis teknikal forex dengan melihat chart yang disambung dengan melihat kondisi tren yang tengah berlangsung. Biasanya trader memanfaatkan peluang tren mana yang akan ia ikuti. Akan tetapi, sebelumnya terlebih dahulu ia kenali lebih dalam bagaimana karakteristik tren yang tengah berjalan, dimulai durasinya yang berjangka pendek, menengah hingga jangka panjang.

    Selanjutnya, usai mengenali tren yang tengah berlangsung, maka strategi yang paling baik adalah membuka posisi yang searah dengan tren tersebut. Mulai dari sini, trader dapat segera mengambil keputusan untuk mengambil buy ataukah sell. Tingkat akurasi analisis teknikal memang tidak mutlak mencapai 100%, akan tetapi dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan.

    Kedua coba Anda tentukan posisisupport dan resistance, apabila trader telah mengenali tren yang tengah berjalan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan level support dan resistance. Seorang trader dapat menentukan kegiatan pembelian pada area support dan kegiatan penjualan pada area resistance dengan catatan, langkah pertama harus dipenuhi oleh trader lebih dulu.Perlu diketahui bahwasupport dan resistance dapat dimanfaatkan sebagai bahan peringatan apabila harga mata uang tersebut tidak sesuai dengan prediksi sebelumnya, sehingga apabila yang terjadi adalah harga melebihi kondisi open posisi akan ada peringatan untuk cut loss. Dalam hal ini apabila trader menginginkan untuk meraup untung ia cukup mempertimbangkan tingkat akurasi sebanyak 60%.

    3 Langkah Penyempurna yang Wajib Dilalui Trader Mengenai Analisa Teknikal Forex

    Selanjutnya, usai melalui kedua tahapan langkah di atas, trader dapat mengenali tren yang tengah berjalan dengan menggunakan moving average (MA). Saat trader sedang mengalami kesulitan menggambarkan tren, baiknya ia melihat moving average agar dapat melakukan identifikasi tren. Kabar baik dari moving average ini ia adalah ia dapat berlaku sebagai support dan resistance. Apabila pergerakan moving average berada di bawah harga, maka peranya adalah support, sebaliknya apabila pergerakannya di atas harga, ia menjadi sebuah resistance.

    Usai menapaki langkah diatas, selanjutnya Anda diharuskan untuk memanfaatkan indikator osilator yang akan membantu Anda memberikan detail informasi apakah pasar sedang berada pada kondisi jenuh baik untuk melakukan transaksi jual atau beli ataukah tidak. Kondisi overbought atau jenuh beli akan terjadi saat harga bergerak naik terus menerus, ia akan berada dalam kondisi jenuh beli (oversold) saat harga mengalami penurunan secara continue.Ketika indikator osilator sedang menunjukkan posisi overbought, yang dilakukan trader hanyalah menunggu sinyal penjualan. Akan tetapi tidak semua kondisi overbought maupun oversold akan diikuti kondisi pembalikan harga. Oleh karenanya, peran analisis teknikal amat diperlukan ketika memprediksi harga.

    Terakhir, sebagai trader Anda diminta untuk memahami kondisi stop loss serta target profit. Selain itu aka nada kewajiban belajar menentukan titik stop loss serta target profit dari aktifitas transaksi yang dilakukan. Untuk menentukan posisi level stop loss dan target profit, terdapat istilah risk reward ratio yang memilik arti bahwa kerugian tidak boleh lebih dari target keuntungan yang direncanakan.Trader juga dituntut untuk menentukan besaran volume transaksi yang sesuai dengan trading plan-nya apabila ia mengalami kerugian yang tidak lebih dari jumlah toleransi resiko. Resiko dapat muncul kapan saja, dan dalam time frame apapun.

    Memahami Resiko dalam Trading Saat Menggunakan Analisa Teknikal Forex

    Meski terkadang mendatangkan keuntungan yang besar, akan tetapi trading forex juga mempunyai resiko yang besar. Setiap resiko yang datang mampu mengurangi secara mudah melalui syarat dengan paham betul pada pasar forex sebagai pasar dinamis. Bisa jadi resiko yang muncul akan mengalami hal yang sama yakni mengalami kerugian berkali-kali lipat. Trading forex dapat memberikan Anda keuntungan yang menggiurkan apabila prediksi pergerakan sesuai dengan kalkulasi. Sebaliknya, jika meleset, trader harus bersiap mengalami kerugian besar.

    Resiko pertama yang perlu Anda ketahui yakni salam strategi trading tidak ada 100% yang akurat, secermat apapun perhitungan. Mengapa demikian? Biasanya pasar forex digerakkan oleh manusia yang memiliki emosi yang labil. Tentu saja hal tersebut akan berpengaruh terhadap tren pergerakan harga mata uang. Setiap kegiatan trading forex memerlukan analisis dengan tujuan agar sang trader dapat memahami kecenderungan pasar, entah ia akan menguat ataukah melemah.

    Kedua, perihal untung rugi biasanya dipengaruhi oleh gejola ekonomi suatu Negara yang berpengaruh langsung terhadap harga mata uang dalam pasar. Pada analisis trader yang menunjukkan presisi tinggi, belum tentu akan menghasilkan keuntungan. Apabila analisis menunjukkan potensi yang besar, peristiwa ekonomi dapat membuat grafik berbalik arah. Tren pergerakan pun dapat berbalik arah dengan cepat. Itulah mengapa kalkulasi serta hitungan yang berdasarkan analisis teknikal serta fundamental sangat dibutuhkan.

    Selanjutnya, yang ketiga adalah setiap trader berpeluang mengalami loss. Trader harus legowo saar ia mengalami resiko loss hingga beberapa kali. Keadaan tersebut wajar dan dapat terjadi pada semua trader. Trader yang sukses pun tidak menutup kemungkinan akan mengalami kerugian berkali-kali. Itulah resiko utama menjadi trader. Namun, tidak sedikit pula trader pemula yang mencari peruntungan dengan menjalankan kegiatan trading forex.

    Terakhir, yang keempat, forex merupakan high return serta high risk. Tak sedikit trader pemula yang terpukau dengan kisah sukses trader professional. Semua trader harus memahami bahwa trading forex merupakan investasi yang high risk. Bisa jadi trader dapat kehilangan semuanya dalam sekejap mata, satu kali transaksi. Ada banyak cerita kegagalan, ada juga banyak cerita kesuskesan dari trader pemula yang jarang diberitakan, yang tepenting adalah bagaimana sebagai trader menyiapkan mental untuk masuk dalam dunia investasi yang high risk.
    Memang langkah langkah tadi merupakan hal awal yang perlu dilakukan oleh setiap trader.
    Namun sekali lagi yang sangat penting untuk dilakukan adalah berlatih di akun demo, karena sebagus apapun analisa kita jika tidak di barengi dengan MM serta psikologis saat masuk market maka semuanya akan sia sia.
    Karena market forex itu bukan hanya sekedar analisa teknikal saja, namun memiliki konsep yang kompleks.

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Originally posted by hakiem View Post
      Memang langkah langkah tadi merupakan hal awal yang perlu dilakukan oleh setiap trader.
      Namun sekali lagi yang sangat penting untuk dilakukan adalah berlatih di akun demo, karena sebagus apapun analisa kita jika tidak di barengi dengan MM serta psikologis saat masuk market maka semuanya akan sia sia.
      Karena market forex itu bukan hanya sekedar analisa teknikal saja, namun memiliki konsep yang kompleks.
      setuju gan, market forex butuh orang-orang pilihan yang mampu melintasi rintangan dan halangan. hanya orang-orang istimewa yang akan menjadi jawara. siapa saja bisa mengikuti pertandingan. orang berpendidikan tinggi, atau orang yang tidak berpendidikan formal. orang yang memiliki status mapan ataupun status tidak mapan. semua boleh mengikuti. siapa saja boleh menentukan aturan. siapa saja boleh melanggar aturan yang dibuat. tetapi tetap saja, hanya orang luar biasa yang mampu bertahan.

      Comment

      Advanced mode
      • #4 Collapse

        Originally posted by Suyati Vio View Post
        [ATTACH=CONFIG]355501[/ATTACH]
        Harga mata uang memiliki kecenderungan sifat yang fluktuatif. Sebaga trader kita dapat melihat melihat pergerakan harga tersebut dengan mengamati chart secara berkala. Ingatlah kembali bahwasannya mata uang biasanya bergerak pada semua time frame secara simultan. Akan tetapi ketika Anda melihat time frame yang berbeda, sebagai trader bisa jadi dimungkinkan sedang mendapatkan informasi yang berbeda.

        Tak perlu khawatir, adanya perbedaan informasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi trader. Ia menjadi hal yang dapat menguntungkan trader apabila ia dapat mengkombinasi beberapa time frame untuk melangsungkan kegiatan entry point secara optimal. Terdapat suatu cara untuk memastikan agar time frame berjalan dengan seimbang saat trader sedang mencari sinyal entry.

        Misalnya saja apabila trader menggunakan time frame harian dengan durasi selama, 4 jam dan 1 jam untuk membuat analisis pasar. Maka, hal tersebut akan menguntungkan trader apabila ia bersabar untuk menunggu masuknya trading hingga pada kondisi time frame yang terkecil agar ia dapat memberikan hasil sama dengan time frame terbesar yang sedang digunakan.

        Pada kondisi time frame yang tinggi tarder dapat menyediakan begitu banyak informasi. Mengapa dapat terjadi demikian? Karena rata-rata besarnya data pasar memiliki kontribusi jumlah yang besar sehingga ia dapat memberi masukan yang dapat diandalkan. Akan tetapi umumnya semua proses yang berkaitan trading kerap menggunakan time frame agar dapat membantu trader mengidentifikasi tren.

        Mengenal Naked Trader dalam Analisa Teknikal Forex

        Umumnya analisa teknikal merupakan seni memahami grafik dalam trading untuk mengamati pergerakan dari candle. Saat trader sedang mempelajari analisa teknikal, ia hanya perlu melakukan pembacaan arah pergerakan atau tren yang sebenarnya dapat disebut sebagai dasar analisa teknikal. Seorang pemula mungkin kurang familiar dengan hal ini, akan tetapi bagi trader professional analisa teknikal menjadi sebuah acuan dan panduan saat ia akan mengambil keputusan penting ketika menjalankan trading. Trader dapat membaca formasi candle serta pola yang ada pada tren dengan menyebutnya sebagai naked trader.

        Seorang trader mengalami tekanan. Ia dituntut untuk lebih mengenal beragam formasi dan pola supaya mudah dalam menganalsa arag gerak pasar yang selanjutnya. Ada penyematan nama lain yang didapat oleh naked trader, ternyata ia juga mendapat sebutan trader price action.

        Price action memiliki makna bahwa trader dapat memutuskan segalanya ketika ia akan masuk pasar berdasarkan harga yang ada pada saat itu tanpa melibatkan adanya indikator teknikal lain. Di samping itu, naked trader memberikan keyakinan tampilan grafik candle pada periode tertentu bisa menjadi wakil kegiatan transaksi kalangan trader. Kondisi pasar memang sulit untuk ditebak karena volumenya yang begitu besar serta banyak trader yang mengikuti kondisi pasar secara terkini.

        2 Langkah yang Wajib Dilalui Trader Mengenai Analisa Teknikal Forex

        Pertama, coba Anda buka bagian chart dan kenali lah bagian tren. Selanjutnya cobapelajari kembali bagaimana cara menganalisis teknikal forex dengan melihat chart yang disambung dengan melihat kondisi tren yang tengah berlangsung. Biasanya trader memanfaatkan peluang tren mana yang akan ia ikuti. Akan tetapi, sebelumnya terlebih dahulu ia kenali lebih dalam bagaimana karakteristik tren yang tengah berjalan, dimulai durasinya yang berjangka pendek, menengah hingga jangka panjang.

        Selanjutnya, usai mengenali tren yang tengah berlangsung, maka strategi yang paling baik adalah membuka posisi yang searah dengan tren tersebut. Mulai dari sini, trader dapat segera mengambil keputusan untuk mengambil buy ataukah sell. Tingkat akurasi analisis teknikal memang tidak mutlak mencapai 100%, akan tetapi dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan.

        Kedua coba Anda tentukan posisisupport dan resistance, apabila trader telah mengenali tren yang tengah berjalan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan level support dan resistance. Seorang trader dapat menentukan kegiatan pembelian pada area support dan kegiatan penjualan pada area resistance dengan catatan, langkah pertama harus dipenuhi oleh trader lebih dulu.Perlu diketahui bahwasupport dan resistance dapat dimanfaatkan sebagai bahan peringatan apabila harga mata uang tersebut tidak sesuai dengan prediksi sebelumnya, sehingga apabila yang terjadi adalah harga melebihi kondisi open posisi akan ada peringatan untuk cut loss. Dalam hal ini apabila trader menginginkan untuk meraup untung ia cukup mempertimbangkan tingkat akurasi sebanyak 60%.

        3 Langkah Penyempurna yang Wajib Dilalui Trader Mengenai Analisa Teknikal Forex

        Selanjutnya, usai melalui kedua tahapan langkah di atas, trader dapat mengenali tren yang tengah berjalan dengan menggunakan moving average (MA). Saat trader sedang mengalami kesulitan menggambarkan tren, baiknya ia melihat moving average agar dapat melakukan identifikasi tren. Kabar baik dari moving average ini ia adalah ia dapat berlaku sebagai support dan resistance. Apabila pergerakan moving average berada di bawah harga, maka peranya adalah support, sebaliknya apabila pergerakannya di atas harga, ia menjadi sebuah resistance.

        Usai menapaki langkah diatas, selanjutnya Anda diharuskan untuk memanfaatkan indikator osilator yang akan membantu Anda memberikan detail informasi apakah pasar sedang berada pada kondisi jenuh baik untuk melakukan transaksi jual atau beli ataukah tidak. Kondisi overbought atau jenuh beli akan terjadi saat harga bergerak naik terus menerus, ia akan berada dalam kondisi jenuh beli (oversold) saat harga mengalami penurunan secara continue.Ketika indikator osilator sedang menunjukkan posisi overbought, yang dilakukan trader hanyalah menunggu sinyal penjualan. Akan tetapi tidak semua kondisi overbought maupun oversold akan diikuti kondisi pembalikan harga. Oleh karenanya, peran analisis teknikal amat diperlukan ketika memprediksi harga.

        Terakhir, sebagai trader Anda diminta untuk memahami kondisi stop loss serta target profit. Selain itu aka nada kewajiban belajar menentukan titik stop loss serta target profit dari aktifitas transaksi yang dilakukan. Untuk menentukan posisi level stop loss dan target profit, terdapat istilah risk reward ratio yang memilik arti bahwa kerugian tidak boleh lebih dari target keuntungan yang direncanakan.Trader juga dituntut untuk menentukan besaran volume transaksi yang sesuai dengan trading plan-nya apabila ia mengalami kerugian yang tidak lebih dari jumlah toleransi resiko. Resiko dapat muncul kapan saja, dan dalam time frame apapun.

        Memahami Resiko dalam Trading Saat Menggunakan Analisa Teknikal Forex

        Meski terkadang mendatangkan keuntungan yang besar, akan tetapi trading forex juga mempunyai resiko yang besar. Setiap resiko yang datang mampu mengurangi secara mudah melalui syarat dengan paham betul pada pasar forex sebagai pasar dinamis. Bisa jadi resiko yang muncul akan mengalami hal yang sama yakni mengalami kerugian berkali-kali lipat. Trading forex dapat memberikan Anda keuntungan yang menggiurkan apabila prediksi pergerakan sesuai dengan kalkulasi. Sebaliknya, jika meleset, trader harus bersiap mengalami kerugian besar.

        Resiko pertama yang perlu Anda ketahui yakni salam strategi trading tidak ada 100% yang akurat, secermat apapun perhitungan. Mengapa demikian? Biasanya pasar forex digerakkan oleh manusia yang memiliki emosi yang labil. Tentu saja hal tersebut akan berpengaruh terhadap tren pergerakan harga mata uang. Setiap kegiatan trading forex memerlukan analisis dengan tujuan agar sang trader dapat memahami kecenderungan pasar, entah ia akan menguat ataukah melemah.

        Kedua, perihal untung rugi biasanya dipengaruhi oleh gejola ekonomi suatu Negara yang berpengaruh langsung terhadap harga mata uang dalam pasar. Pada analisis trader yang menunjukkan presisi tinggi, belum tentu akan menghasilkan keuntungan. Apabila analisis menunjukkan potensi yang besar, peristiwa ekonomi dapat membuat grafik berbalik arah. Tren pergerakan pun dapat berbalik arah dengan cepat. Itulah mengapa kalkulasi serta hitungan yang berdasarkan analisis teknikal serta fundamental sangat dibutuhkan.

        Selanjutnya, yang ketiga adalah setiap trader berpeluang mengalami loss. Trader harus legowo saar ia mengalami resiko loss hingga beberapa kali. Keadaan tersebut wajar dan dapat terjadi pada semua trader. Trader yang sukses pun tidak menutup kemungkinan akan mengalami kerugian berkali-kali. Itulah resiko utama menjadi trader. Namun, tidak sedikit pula trader pemula yang mencari peruntungan dengan menjalankan kegiatan trading forex.

        Terakhir, yang keempat, forex merupakan high return serta high risk. Tak sedikit trader pemula yang terpukau dengan kisah sukses trader professional. Semua trader harus memahami bahwa trading forex merupakan investasi yang high risk. Bisa jadi trader dapat kehilangan semuanya dalam sekejap mata, satu kali transaksi. Ada banyak cerita kegagalan, ada juga banyak cerita kesuskesan dari trader pemula yang jarang diberitakan, yang tepenting adalah bagaimana sebagai trader menyiapkan mental untuk masuk dalam dunia investasi yang high risk.
        Analisa time frame artinya melakukan perbandingan antara time frame yang besar sampai time frame kecil untuk melihat gambaran yang akan di jadikan patokan dalam melakukan entry posisi.time frame lebih dominan sebagai melihat arah trend berlangsung sebelum melakukan open posisi.time frame membantu trader dalam melakukan analisa semakin banyak trader melakukan analisa di setiap time frame semakin ada petunjuk untuk melakukan entry.resiko dalam analisa time frame tentu ada,ketika berpatokan satu time frame saja ini akan kebablasan saat analisa salah.lakukan analisa di time frame besar dan lakukan analisa untuk entry posisi di time frame kecil agar cocok trend yang akan berlangsung.lakukan dulu dinakun demo uji ke akuratannya dalam akun demo agar menemukan ritemenya dalam trading.
        Trader pro yang suka trading long term akan lebuh suka melakukan analisa di time frame besar seperti time frame D1,weekly dan montly.untuk jangka panjang lebih baik gunakan time frame besar untuk menemukan trend untuk open posisi gunakan time frame kecil agar tidak floting jauh.

        Comment

        Advanced mode
        • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
        • #5 Collapse

          istilah naked trader udah ngak dipake lagi, tapi tetap saja trading menggunakan trenline biasa dianggap trading dengan menggunakan indikator, toh kalau trader bisa lihat polanya, tinggal tentukan saja level op dari situ bisa profit jika market berjalan sesuai dengan prediksi si trader
          Place your siggy here

          Comment

          Advanced mode

          Online

          Working...
          X