Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Volatilitas dan Momentum Market dengan Indikator Awesome dan ATR
    Click image for larger version

Name:	image005.png
Views:	1
Size:	31.3 KB
ID:	13018465Pada umumnya analisa teknikal dijalankan dengan melaksanakan suatu pantauan secara sekilas pada chart, yang kemudian akhirnya sering menimbulkan kekurangan, terlebih pada aspek konsistensi. Memang benar, tak akan sulit untuk bisa mengerti chart dan memahami periode mana yang memiliki volatilitas tinggi.

    Namun market forex akan bergerak lebih dinamis, dan pergerakan harga umumnya akan terjadi lebih rapat jika dibanding periode lainnya. Pertanyaan besarnya yaitu adalah , pendekatan kualitatif seperti apa apa yang sebaiknya diambil trader untuk menangkap volatilitas yang akan terjadi di market?

    Ketika akan mencoba melakukan perhitungan volatilitas market dalam bentuk numerik, cara yang cukup cepat yaitu dengan melakukan pengamatan kisaran pergerakan harga yang dapat terjadi di market. Dalam hal ini, berapa banyak market yang akan bergerak dalam satu waktu periode waktu yang akan digunakan.

    Cara Kerja Indikator ATR

    Volatilitas market akan menjadi penentu seberapa banyak keuntungan yang mungkin akan diperoleh dari trading. Satu cara yang dapat memberikan hasil pasti untuk melakukan perhitungan volatilitas yaitu dengan mengamati perbedaan harga tertinggi dan juga terendah di dalam satu time frame. Sederhana, tapi tidak akan selalu seperti itu.

    Salah satu di antara alat analisa teknikal untuk melakukan pengukur volatilitas market yang cukup banyak diketahui yaitu buatan J. Welles Wilder. Dalam buku karangannya, Wilder akan banyak memberitahukan alat analisa teknikal modern, yaitu penggunaan indikator teknikal.

    Dalam bukunya Wilder juga mempublikasikan beberapa indikator teknikal buatannya. Misalnya seperti average directional index (ADI), dan average true range (ATR). Dari beberapa indikator tersebut, hanya ART yang akan dibuat khusus untuk dapat mengukur volatilitas.

    Wilder mengembangkan bahwa berbagai indikator sesungguhnya untuk dimanfaatkan dalam market komoditas. Pertama-tama yaitu bahwa dengan mengamati harga harian adalah langkah yang terlalu mudah untuk dapat menghitung volatilitas. Ini disebabkan oleh frekuensi yang terjadi akan naik turun komoditas tak bisa terhitung banyaknya.

    Selain itu, hanya dengan mengamati harga harian, selisih dari harga penutupan dan harga pembukaan akan menjadi tak terlihat. Ini memiliki arti, untuk memperoleh refleksi yang berhubungan dengan volatilitas market yang sesungguhnya, dibutuhkan pengamatan dan juga pergerakan harga penutupan dari hari kemarin, termasuk pula dengan harga tertinggi dan terendah.

    Dengan memperhatikan keadaan tersebut, Wilder menyadari bahwa untuk mendapatkan kisaran harga yang sesungguhnya haruslah masuk ke tiga unsur. Yaitu antara lain jarak antara harga tertinggi dan harga terendah saat ini, jarak antara harga penutupan yang sebelumnya dengan harga tertinggi saat ini, dan jarak antara harga penutupan sebelumnya dengan harga terendah saat ini.

    Wilder lalu menentukan suatu nilai rata-rata dari beberapa hari supaya dapat mewakili volatilitas sebenarnya. Dari sini lalu nama average true range (ATR dipilih). ATR periode saat ini lalu dihitung berdasarkan dengan periode N. Lalu apa yang dimaksud dengan periode N?

    Misalnya Anda melakukan perhitungan rata-rata periode dengan jumlah hari yang lebih banyak, trader berarti memanfaatkan indikator volatilitas dengan lebih lambat. Jika memanfaatkan jumlah hari yang lebih sedkit, trader berarti menggunakan indikator volatilitas secara cepat. Wilder menyarankan untuk menggunakan 7 atau 14 hari supaya memperoleh performa yang maksimal dari indikator ATR, walaupun ini juga tergantung dengan sistem trading yang digunakan.

    Dalam platform trading, periode 14 hari adalah suatu setingan default, dan trader tak usah khawatir dengan cara perhitungan apapun yang berhubungan dengan ATR sebab platform trading yang akan menjalankannya. Cukup install indikator ATR lalu langsung jalankan.

    Indikator ATR Dalam Platform Trading

    ATR ialah indikator bawaan yang sudah dimasukan ke dalam satu paket lengkap yang dengan indikator lain. Indikator ATR akan dipasangkan secara otomatis begitu menginstal platform trading. Oleh sebab itu, trader tak perlu melakukan penginstalan indikator ATR secara terpisah.

    Selain ATR, platform trading juga memberikan banyak indikator lain yang dialokasikan pada folder ‘indicator’ yang dapat diakses dari ‘navigator’. Ketika pertama menggunakan indikator ATR, salah satu parameter yang harus diperhatikan yaitu periode ATR yang ingin dipakai.

    Ini adalah suatu jumlah periode yang ingin digunakan secara rata-rata. Nilai default periode ini yaitu 14, tetapi ada kemungkinan bagi para trader untuk merubah sesuai strategi. Sesudah mengklik ‘ok’, maka akan nampak grafik yang memberikan tampilan nilai ATR di bawah chart utama. Dengan menempatkan kursor tanpa klik di bagian atas garis chart, maka akan terlihat nilai ATR yang sebenarnya dalam poin dan waktu tersebut.

    Menggunakan Indikator ATR Dalam Trading

    Wilder merekomendasikan supaya indikator ATR digunakan sebagai sistem inti pada strategi trading yang fokus pada tren. Aturannya yaitu trader sebaiknya membuka trading yang searah tren, misalnya saja hanya membeli ketika market saat membuat titik tertinggi baru tiap hari.

    Aturan dari sistem trading dengan indikator ATR sangatlah mudah diikuti, begitu untuk mengamati pengalokasian posisi stop dan juga pembalikan harga yang bisa saja terjadi. Pertama trader sebaiknya mengalikan dengan konstanta, dan Wilder menyarankan 3.0 sebagai konstanta dan menyebut nilai yang dihasilkan sebagai ARC.

    Trader berikutnya haruslah mencari harga penutupan signifikan (SIC), yang adalah suatu harga penutupan ekstrim untuk periode sebelumnya. Terakhir kuadratkan posisi ARC dari SIC. Aturan ini dirancang untuk dimanfaatkan dengan nilai harian, dan periode diatur menjadi 7 guna menggunakan reaksi cepat dalam membaca voalitilitas.

    Pada penerapan lebih luas, trader dapat menggunakan ATR sebagai panduan masuk market untuk melihat pergerakan harga. Contoh, bila market bergerak lebih tinggi, ini memberikan indikasi adanya arus kuat yang terjadi sehingga tekanan membeli akan dapat terus meningkat, menjadi kuat dan range harga melebar.

    Misalnya, range harga menciut, cukup banyak yang mengatakan keadaan umum ini bahwa sedang terjadi adanya penolakan hingga arah pergerakan akan menjadi lebih sempit. Sebab ATR dapat membuat volatilitas lebih tenang yang ada di market, trader juga dapat menggunakan ATR sebagai panduan untuk mengalokasikan order limit dan order stop, juga dengan position sizing.

    Pemanfaatan yang seperti ini akan lebih banyak dimanfaatkan, yang digunakan untuk mencari sinyal trading. Grup Turtle, yang poluler di tahun 1980-an sebabnya sukses besar lewat trading walaupun hanya berlatih beberapa minggu saja dengan ,indikator ATR untuk position sizing.

    Mereka memakai indikator ATR untuk stabilkan volatilitas dolar atas posisi sizing yang digunakan. Aturan trading yang selama ini dipakai berdasarkan pada harga yang bergerak, bukan dari volatilitas market, meski masih memakai indikator ATR sebagai jenis sistemnya.


    Namun jika melihat ke belakang lagi, indikator ATR dirancang untuk komoditas, walaupun bila mengamati hari ini indikator ATR akan lebih banyak digunakan di dalam forex dan saham. Kelompok turtle yang disebut sebelumnya juga akan menjalankan trading untuk berbagai komoditas selain forex.

    ATR pada prosesnya dimanfaatkan untuk menentukan suatu position sizing yang pas, dan ATR forex sizing akan bekerja baik seperti layaknya ATR commodity sizing sebab volatilitas adalah suatu konsep universal yang ada di tiap market. Tetapi disebabkan ATR tak mengukur arah pergerakan dan hanya memperhatikan range pergerakan harga, maka tentu saja indikator ini masih akan memiliki kelemahan, yaitu saat digunakan untuk mencari sinyal.

    Maka, indikator ATR tetap adalah suatu alat teknikal yang dapat menawarkan ide mengenai bagaimana market akan dapat bergerak di poin berikutnya. Inilah suatu informasi yang lalu dapat bisa digunakan untuk menambah pertimbangan rencana trading, terutama dalam hal position sizing dan pengalokasian order stop.

    Awesome oscillator adalah suatu indikator yang bermanfaat untuk menangkap tekanan bullish atau bearish yang menuntuk terhadap pergerakan market. Indikator menjalankan ini dengan cara melakukan perbandingan momentum terbaru dengan momentum keseluruhan dalam periode waktu yang akan dipilih.

    Dalam kata lain, indikator awesome dapat dikatakan sebagai alat teknikal untuk melakukan perbandingan antara momentum market. Pada kenyataannya awesome akan membaca lima bar terakhir kemudian melakukan perbandingan dengan 34 bar yang sebelumnya, contohnya untuk memperoleh gambaran besar terkait market.

    Nilai yang diperlihatkan oleh indikator awesome dihasilkan dari perhitungan antara perbedaan moving average (MA) dari time frame ini. Alih-alih memanfaatkan harga penutupan dalam perhitungannya, MA yang dimaksud ini malah akan menggunakan garis tengah dari bar (antara harga tertinggi dan terendah).

    Menggunakan Indikator Awesome
    Click image for larger version

Name:	LiQbTD6e_mid.png
Views:	1
Size:	87.7 KB
ID:	13018466
    Pada kenyatannya, indikator akan mengurangi MA periode 34 dari MA periode 5 lalu mmasukan nilainya ke dalam histogram. Metodologi yang dipakai faktnya tidak jauh beda dengan kebanyakan indikator. Dengan melakukan perbandingan informasi harga dari rentang waktu akan tudak sama bisa memberi informasi yang berhubunngan dengan karakter market yang seringnya tak nampak.

    Fungsi ini tentu dapat mempermudah trader untuk mengamati market, terlebih untuk mencari suatu setup trading dengan tingkat probabilitas tinggi. Indikator awesome memiliki kemampuan untuk mencari sinyal dengan berbagai jenis tipe atau parameter sesuai yang diinginkan oleh trader.

    Platform trading biasanya telah lengkap hingga 30 pilihan indikator yang bervariasi dan untungnya awesome adalah satu di antara indikator standar yang dimanfaatkan. Itu memiliki arti, begitu trader akan membuka platform trading, indikator awesome telah siap sedia untuk digunakan kapan saja.

    Platform trading membagikan indikator menjadi empat kategori, yaitu indikator tren, volume, oscillator, dan Bill Williams. Melihat dari namanya awesome masuk ke dalam golongan oscillator, dan dapat ditemukan di folder ‘oscilator’. Tetapi indikator awesome dapat pula ditemukan di folder Bill Williams.

    Karenanya, awesome oscillator adalah sutu indikator buatan Bill Williams. Yang pertama-tama memakainya, trader sebaiknya tidak usah repot memperbaiki semua konfigurasi, termasuk pula fitur, ukuran, dan warna barnya. Secara default, bar memiliki warna hijau dan akan memberi indikasi kenaikan, yaitu bar dengan awesome yang lebih tinggi dari bar sebelumnya.

    Sedang warna merah menunjukan adanya penurunan, yaitu ketika nilai awesome akan lebih rendah daripada nilai bar yang sebelumnya. Tentu saja, warna bar itu dapat bisa disesuaikan dengan warna lainnya jika memang tidak tepat dirasakan. Cukup klik dan pilih pada jendela pengaturan awal.

    Trader bahkan dapat menggunakan indikator awesome yang telah dikustom demi memperoleh fungsi lebih. Tetapi penggunaan indikator kustom sebaiknya dibarengi dengan kewaspadaan yang tinggi dengan manfaat untuk mencegah kemungkinan adanya fraud atau aksi penipuan lain yang menggunakan indikator.

    Gunakan penyedia indikator awesome kustom yang cukup terpercaya. Dan jika memang benar-benar ingin menggunakan jenis kustom. Ini dapat diamati dengan memperhatikan jejak penyedia indikator itu. Misalnya saja melalui ulasan trader lain, atau dapat pula dengan melakukan pencatatan trading dengan indikator itu.

    Strategi Trading Awesome Oscillator



    Indikator awesome dapat memberikan banyak sinyal trading yang lalu dapat digunakan untuk menyusun rencana trading forex, dan juga market finansial lain. Ada banyak pilihan strategi memanfaatkan indikator awesome yang dapat digunakan sesuai karakter trading yang dipunyai.

    1. Perbedaan Harga dan Momentum


    Pada kebanyakan indikator momentum, adanya perbedaan antara harga dan momentum dapat menjadi suatu petunjuk yang sangat berharga yang berhubungan dengan keadaan yang sedang terjadi di market. Misalnya, sebagai contoh nampak harga membentuk suatu titik tertinggi baru tetapi indikator awesome tidak memperlihatkan suatu menunjukkan titik tersebut, ini dapat dikatakan dengan bearish divergence (perbedaan bearish).

    Di sisi sebaliknya juga memberikan hal yang sama, jika harga memberikan titik rendah terbaru dan indikator awesome tidak menunjukkannya, ini berarti adanya tanda perbedaan bullish. Maka dengan mengamati kejadian spesifik tersebut, trader akan menggunakan awesome oscillator sebagai indikator yang membuat perbedaan.

    Tetapi sebaiknya harus diperhatikan jika sinyal yang diperoleh itu bukan berarti tepat. Perlakukan sinyal itu adalah sebagai permulaan setup yang adalah awal suatu tendensi pergerakan market ke arah ke arah berikutnya. Tapi adanya kemajuan kesempatan jika setup bearish terjadi berarti memberikan market akan bergerak turun.

    Walaupun begitu, tetap ada kesempatan yang signifikan bahwa harga akan kembali ke titik yang sebelumnya, yang juga menjadi suatu adanya tanda sinyal itu sudah terbukti kurang benar. Situasi ini sesungguhnya normal saja, sebab tak ada indikator apapun yang dapat memperkirakan akurat yang berhubungan dengan apa yang akan terjadi.

    Trading pada market forex sesungguhnya tak lebih dari penilaian subyektik tentang apa yang terjadi di masa depan. Satu langkah untuk memperbaiki efektivitas dari indikator awesome ialah dengan menggabungkan bersama indikator lain, tentunya yang tidak sama dan tidak sejenis.

    Dari sini, bila mengamati adanya suatu kesamaan antara hasil dua atau lebih indikator yang digunakan, maka trader akan mengurangi kesempatan sinyal palsu yang muncul hingga terdapat yang berkualitas saja. Misalnya saja, chart di bawah adalah suatu gabungan indikator awesome dengan indikator keltner channel.

    Garis vertikal yang adalah putus-putus pada chart memberikan tanda persilangan ke arah bawah garis 0 pada indikator awesome, dan harga sedang terjadi breakout di bawah keltner channel terbawah. Gabungan dari sinyal itu akan memberi tahukan sinyal bearish kuat sedang terjadi.
    2. Saucer

    Strategi ini memperhatikan kepada pencarian perubahan dari momentum secara cepat dan membutuhkan pola spesifik yang berbentuk tiga bar berurutan pada chart histogram awesome, yaitu harus berada di sisi sama dari garis 0. Saucer bullish membutuhkan tiga bar yang berurutan pada sisi positif dari garis 0.

    Kontruksi atau setup yang dimiliki yaitu bar merah, diikuti bar merah akan lebih kecil, diikuti lagi bar warna hijau. Saucer bearish membutuhkan tiga bar yang harus berada di sisi negatif dari garis 0. Gabungan yang dibutuhkan yaitu bar warna hijau, diteruskan bar hijau lebih kecil, kemudian diteruskan oleh bar warna merah.

    3. Pola Twin Peaks


    Strategi trading ini memberikan keharusan bagi trader mengamati dua puncak di sisi yang sama dari garis 0. Ada pula syarat tambahan yaitu adalah bahwa persilangan di antara puncak haruslah berada di sisi yang sama dari garis 0. Sinyal twin peaks bullish memiliki puncak di bawah garis 0, yaitu saat puncak kedua sebaiknya seharusnya lebih tinggi (lebih negatif) daripada puncak pertama, selain itu juga harus diteruskan bar hijau yang mengikuti.

    Sinyal twin peaks bearish secara sederhana yaitu adalah kebalikan dari sinyal twin peaks bullish, bahwa dua puncak harus ada di atas garis 0. Kemudian, puncak kedua haruslah lebih rendah daripada puncak pertama, yang lalu akan diikuti dengan bar warna merah.

    4. Zero Line Crossover


    Sinyal trading akan nampak bila dari indikator menyilang di bawah 0. Ada dua jenis sinyal trading yang diperoleh, yaitu ketika bergerak dari negatif ke positif yang berarti sinyal bullish, ketika saat bergerak dari positif ke negatif yang mempunyai sedang memberikan petunjuk sinyal bearish.

    Sebenarnya suatu, penjelasan di atas ialah suatu gambaran umum mengenai pemanfaatan indikator awesome untuk trading. Ada beberapa tipe sinyal yang didapatkan dari awesome oscillator. Dan tentunya seorang trader harus tetap mencoba banyak variasi sinyal yang diperoleh dari indikator awesome untuk bisa mencari tahu keefektivitasnya.

    Dengan menjalankan berbagai eksperimen, trader dapat mendapatkan cara yang terbaik untuk lalu diterapkan sebagai bagian dari suatu sistem trading. Sebaiknya, mengetes dan mencoba terlebih dahulu indikator awesome melalui berbagai akun demo yang memang dapat meningkatkan kemampuan trading hingga lebih maksimal.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    ATR ini membingungkan, apalagi soal puncaknya, toh formasi twin peaks bukan berarti selalu akan ada perubahan tren, bisa aja akan muncul terus puncak yang sama tapi setelah dilihat di chart tidak menunjukan level harga yang sama, bisa jadi ngak valid signalnya

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X