Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Range Envelopes dan Monitor Posisi dengan iExposure
    Click image for larger version

Name:	bullish piercing line candlestick.jpg
Views:	1
Size:	9.0 KB
ID:	13018414
    Indikator envelopes adalah suatu alat teknikal yang berfungsi untuk mengidentifikasi tinggi rendahnya band (gelombang) ketika trading range. Metodenya yaitu dengan menempatkan dua moving average (MA) ke dalam chart, satu mengarah ke atas dengan suatu rentang jarak, dan satu lagi mengarah ke bawah.

    Jika market bergerak melewati level tersebut, akan nampak suatu sinyal yang signifikan untuk segera bisa mulai trading. Indikator envelopes beroperasi dengan menggunakan gelombang di atas dan di bawah level harga untuk satu instrumen tertentu yang dipilih.

    Metode utamanya yaitu adalah dengan membuat MA terhadap harga, atau bisa dikatakan sebagai simple moving average (SMA). Batas atas yang berperan sebagai batasan akan dibentuk dengan SMA yang diubah jaraknya di atas harga. Sebalikannya, batas bawah menggunakan jarak yang sama dari SMA.

    Sebab bentuknya saling membatasi, atas dan bawah, chart lalu diibaratkan seperti amplop kotak. Cara suatu perhitungan untuk envelope yaitu SMAN x (1+D%), sedang untuk envelope bawah yaitu SMAN x (1-D%).

    Penjelasannya, N adalah suatu jumlah periode yang dimanfaatkan, D adalah suatu nilai deviasi. Maka, jika trader mengunakan angka 0,5 untuk nilai deviasi, maka envelope atas akan menjadi 1.005 kali dari SMA. Nilai ini bisa diperoleh dari, SMA x (1+0,5/100).


    Konfirmasi Tren

    Seperti yang dikatakan di atas, pusat indikator envelopes adalah MA. Maka, semua aspek yang dimiliki oleh MA akan menurun terefleksikan ke dalam indikator envelopes. Maka, karena MA masuk pada indikator untuk mengkonfirmasi tren, envelopes juga memiliki manfaat yang sama.

    MA adalah suatu indikator lagging, hingga envelope juga memiliki karakteristik sama. Indikator MA dapat menghaluskan fluktuasi harga dan memungkinkan trader mengamati pola pada market lebih luas. MA yang bergerak ke atas memperlihatkan indikasi konfirmasi jika harga dalam periode tren naik.

    Namun kebalikannya, bila garis MA turun ke bawah, ini memperlihatkan bahwa tren menurun. Dengan indikator envelopes, seorang trader dapat pula mengamati arah gelombang sebagai indikasi arah tren. Bila gelombang bergerak naik, maka tren naik sudah dapat terkonfirmasi. Begitu juga sebaliknya.

    Mengikuti Tren

    Sebagai suatu alat yang sederhana yang dapat dimanfaatkan untuk mengikuti sinyal tren, indikator envelopes memberikan petunjuk bahwa sinyal ketika harga sekarang menyeberang di atas garis MA. Bisa jadi ini merupakan suatu sinyal bahwa breakout baru ke arah tren naik akan dapat segera terjadi dalam market.

    Namun kebalikannya, persilangan harga ke arah bawah yang melewati garis MA memperlihatkan indikasi tren menurun baru. Trader dapat menggunakan indikator envelope dengan pola yang sama. Dengan indikator envelope, garis MA akan dipelihatkan ke arah turun naik sesuai kondisi tren.

    Tetapi untuk melewati garis tersebut, breakout yang akan berlangsung haruslah lebih besar daripada saat harga menembus rata-rata pergerakan sebelumnya. Saat harga sudah tembus batas pada envelopes. Di sinilah sinyal tentang tren baru bisa dibentuk cepat dalam pasar.

    Ketika harga menembus titik terbawah dari envelopes terendah, ini akan memberi tanda bahwa tren menurun baru akan segera terbentuk. Trader harus tetap berhati-hati pada sinyal semacam ini dengan anggapan bahwa, mayoritas harga breakout tidak akan membentuk tren baru.

    Yang terjadi malah sebaliknya, yaitu harga justru akan kembali ke range harga yang sebelumnya. Ketika tren baru terbentuk, pergerakan harga akan nampak lebih ‘dramatis’. Lama waktu durasi dan lebar pergerakan harga secara substansial dapat menyapu modal trading hingga lebih parah daripada gagalnya pembentukan tren. Keadaan ini termasuk menjadi penyebab utama kenapa sikap disiplin dapat menghilang dan ketakutan muncul.

    Indikator Lagging

    Sikap ketiga yang dimiliki oleh MA yaitu karakternya sebagai indikator lagging. Ini karena data harga yang dipakai berasal dari masa lalu (waktu sebelumnya) hingga infleksi arah market akan selalu terbaca secara pelan oleh rata-rata pergerakan, alih-alih oleh rata-rata harga.

    Tapi karakter ini dapat dihubungkan dengan poin pertama sebagai indikator untuk mengkorfimasi tren. Maka, bila trader masuk ketika tren akan naik, trader sebenarnya akan masuk di saat tren sudah naik. Ini akan terjadi sebelum trader dapat mengamati harga rata-rata mulai menampakan kenaikan.

    Walaupun begitu, trader sebaiknya janganlah terlalu percaya tren naik yang nampak sebelum indikator MA menunjukan kenaikan. Keadaan yang sama terjadi pada indikator envelopes, yaitu ketika gelombang gelombang akan berubah setelah perubahan dalam market terjadi.

    Selambat apa respon perubahannya akan bergantung pada jumlah periode yang ingin ditampilkan, yang sekaligus mengakibatkan indikator envelopes seolah adalah pedang bermata dua. Envelope dengan nilai yang lebih besar dalam parameter periode akan sangat berguna sebagai tangki (menampung).

    Tapi envelope dengan periode tinggi akan memperlihatkan gambaran market lebih besar hingga dapat melihat semua kesempatan yang muncul. Dengan demikian, lag yang terjadi jelas akan lebih besar bila menggunakan periode lebih tinggi daripada envelope dengan periode kecil.

    Envelopes dengan suatu nilai period yang lebih kecil terlihat lebih responsif ketika membaca market walau agak kurang halus dalam memberikan datanya, dan sering terjadi breakout palsu dengan fluktuasi market yang hanya kecil. Tak ada suatu jawaban berapa nilai yang pas, trader akan menyesuaikan dengan strateginya.

    Oleh sebab itu, maka trader sebaiknya haruslah bersedia mencoba berbagai variasi untuk memperoleh durasi envelopes yang tepat, contohnya satu dengan periode panjang dan satu lagi dengan periode pendek, untuk memperoleh gambaran market sepenuhnya.

    Pembalikan Harga Dalam Market

    Cara terbaik untuk melihat apakah suatu strategi bekerja atau tidak yaitu dengan mencoba berbagai metodologi, dalam arti kombinasi baru. Tetapi mari lihatlah kembali ke karakter kedua, yaitu dalam aspek sebagai indikator yang dapat mengikuti tren market.

    Telah dibahas sebelumnya bahwa breakout adalah suatu hasil dari tren yang bertahan lama. Tetapi dalam satu waktu tren pasti berhenti, entah karena jeda atau memang pudar, harga lalu akan tertolak ke titik sebelumnya, atau biasa disebut pembalikan harga.

    Pengguna strategi tren maka akan mengamati keadaan tersebut sebagai informasi berharga dan peluang langka untuk profit besar dengan resiko kalah yang sangat kecil. Trader dengan karakter sebaliknya mungkin akan lebih tertarik pada kondisi tertentu, atau sebaliknya.

    Trader jenis ini akan memandang kesempatan untuk mengambil keuntungan kecil tetapi sering, walaupun dengan potensi resiko dan kalah sama besar. Strategi yang dibuat umumnya berdasarkan resiko manajemen sebab sukses jangka panjangnya akan bergantung dengan kemampuannya untuk menghindari tren.

    Karena kemampuannya itu, maka envelopes sering digunakan dalam berbagai strategi trading, termasuk pula sistem scalping. Ketika dimanfaatkan untuk sistem scalping malnya, envelopes digunakan untuk mencari poin kunci, kemudian ditambah satu oscillator untuk dapat mencari tahu apakah market sedang dalam periode overbought atau oversold.
    Salah satu contoh jenis oscillator yang mungkin digabungkan dengan indikator envelopes yaitu William percent range, yang juga adalah indikator buatan Bill Williams. Tetapi harus diingat, membangun sistem envelopes yang profit bukan hanya mengenai memperoleh suatu sinyal yang memberikan info kapankah harus membeli dan menjual.

    Memang benar kalau sistem trading yang baik harus dapat memperlihatkan informasi tentang waktu terbaik untuk masuk market, tetapi ini hanya satu bagian kecil saja. Untuk trading sukses, trader harus menggunakan manajemen resiko yang solid, disiplin tinggi,dan juga proses sistematis untuk keluar trading dengan suatu keuntungan.

    Begitu banyak jenis indikator yang dapat digunakan untuk situasi market lalu membuat keputusan trading yang didasarkan analisa tersebut. Meski analisa semacam ini cukup penting untuk dijalankan dan merupakan adalah kunci untuk keluar masuk market, tapi belum mencakup semuanya.

    Trader pemula pada umumnya terfokus pada proses pembuatan keputusan untuk mencari posisi entry point, juga ke area lain yang dianggap penting. Tetapi yang begitu krusial dan menjadi suatu aspek yang paling penting dari trading yaitu mengelola posisi trading dalam market tetap pada rencana.

    Menjaga mata tetap terbuka ketika membuka posisi trading dan memastikan bahwa resiko tetap terkelola ditingkat yang diinginkan juga merupakan bagian penting dari proses trading. Bila trader tidak mau mengelola posisi ketika membuka posisi, ada kecondongan bahwa trading berakhir dengan gagal.
    Bagaimana Mengelola Posisi Trading?

    Sangat masuk akal bagi tiap trader supaya memiliki alat yang dapat membantu mengamati posisi dalam market supaya sesuai rencana. Misalnya saja dengan menggunakan manajemen resiko yang baik dan akan menjaga sikap disiplin. Tetapi bila merasa tak memiliki karakter itu, ada satu alat teknikal yang dapat dimanfaatkan.

    Platform trading sekarang telah dilengkapi dengan berbagai alat teknikal dalam bentuk indikator yang dapat membantu trader untuk mengamati posisi trading dalam market. Salah satu jenis yang paling umum digunakan yaitu indikator iExposure yang mempunyai fungsi utama memantau trading.

    Definisi indikator iExposure sendiri sesungguhnya agak membingungkan sebab pada dasarnya fungsinya sangat berbeda dengan indikator untuk analisa teknikal. Penerapannya pun akan lebih seperti ke grafis yang mana memperlihatkan posisi trading yang terbuka pada platform trading.

    Kegunaan lain yaitu dapat memberikan informasi krusial yang berhubungan dengan posisi tersebut. Indikator iExposure memperlihatkan informasi lengkap misalnya seperti posisi trading terakhir untuk setiap instrumen yang dipilih bersamaan dengan chart harga dari market.

    Indikator iExposure juga dapat memperlihatkan kemungkinan nilai keuntungan dan juga rugi yang diperoleh dari posisi trading terakhir dalam satu bagian. Tujuan lainnya dari indikator ini yaitu adalah menunjukan rata-rata level pembukaan pada tiap istrumen yang ditransaksikan.
    Menggunakan Indikator iExposure Dalam Platform Trading

    Ketika membuka platform trading, terdapat banyak pilihan alat teknikal yang berfungsi dan juga telah siap digunakan. Banyak alat teknikal itu dikategorikan sebagai indikator yang nanti dapat digunakan untuk berbagai keperluan analisa teknikal.

    Dalam kenyataannya, trader dapat meningkatkan indikator baru dengan cara mengunduh dari luar platform, termasuk juga membuat sendiri, atau bahkan mengkustom. Dan juga untuk indikator iExposure, yang juga telah ada tersedia dalam daftar indikator di platform trading.

    Untuk menggunakan suatu indikator iExposure, trader bisa mendapatkannya dalam daftar indikator pada folder ‘navigator’ yang bisa diakses lewat tab ‘insert’. Saat telah membuka folder ‘navigator’ namun tidak menemukan iExposure, maka cobalah dengan buka folder ‘custom’ untuk menemukannya.

    Walaupun begitu, nyatanya tak semua platform trading menyediakan indikator iExposure. Pada kasus ini, trader harus melakukan penginstallan manual. Tentu saja daftar indikator yang ada akan nampak berbeda pada tiap platform trading, tergantung dengan pengaturan spesifik ketika pertama kali menginstall platform trading.

    iExposure akan menyediakan bahwa pembukaan posisi trading di bentuk tabel di sub-jendela di bawah jendela utama. Hal ini membuat trader dapat melihat sekilas posisi dalam market termasuk nilai profit dan besaran resiko untuk tiap posisi.

    Indikator iExposure adalah suatu alat teknikal yang mudah dipakai dan sangat membantu, terutama jika trader membuka beberapa trading sekaligus dengan beberapa instrumen yang berbeda. Trader dapat memasukan indikator iExposure ke chart harga manapun bila ingin memakainya.

    Dengan menambahkan indikator iExposure, trader juga tetap dapat mengamati melihat tab posisi trading lain untuk mata uang lain. Perhatikanlah juga kalau iExposure juga dapat memonitor semua posisi trading, selain juga dapat dibuatkan detil dengan memberi tampikan yaitu satu posisi untuk satu jendela.
    Kenapa Memonitor Posisi Trading Itu Penting?

    Trader manapun pasti suka dengan kemenangan sekaligus juga benci jika menderita kekalahan. Tetapi pada trading forex, emosi mengakibatkan pengaruh yang tak baik terhadap pengambilan keputusan. Dengan kata lain, emosi trading bisa merusak trading itu sendiri.

    Karena sikap negatif yang akan selalu diasosiasikan dengan kalah trading, maka akan ada tendensi jika trader akan terguncang secara emosi setelah jika kalah trading, terlebih lagi bila rugi banyak. Semisal posisi trading tak sesuai dengan rencana, maka mudah saja bagi trader untuk bisa berpaling dan meninggalkan market.

    Tetapi posisi tak baik itu sebenarnya dapat dengan mudah dihindari sedari awal bila trader mau mengamati posisi secara konstan. Bukanlah dengan memonitor posisi trading di depan komputer secara terus menerus, tetapi cukup serahkan saja ke alat teknikal yang memiliki fungsi tersebut.

    Mempunyai alat teknikal seperti indikator iExposure dapat membuat posisi trading sesuai dengan target profit yang direncanakan sejak awal masuk ke market. Indikator seprti ini tidak hanya bermanfaat untuk menjaga posisi trading hingga telah menjadi kebutuhan. Bagi trader mana saja yang ingin menjaga posisi pada market supaya selalu terkontrol, indikator iExposure memperlihatkan fungsi tersebut, yaitu mengelola posisi agar sesuai dengan apa yang dirancang di awal ketika membuka trading.

    Indikator iExposure menyediakan alat analisa teknikal lain pula, dengan fungsi utamanya tetaplah sebagai parameter untuk memonitor posisi. Misalnya ingin memperhatikan bagaimana cara kerja indikator iExposure, cara termudahnya yaitu dengan membuka posisi kemudian informasi terkait akan muncul dalam layar.

    Tapi tentu saja, mengambil resiko dengan membuka trading yang sebenarnya hanya untuk mengetahui cara kerja indikator iExposure, bukan langkah bijak yang harus diambil trader. Itulah mengapa membuka akun demo trading merupakan ide bagus bagi tiap trader.

    Dalam suatu lingkungan bebas resiko yang diberikan oleh akun demo, trader bisa mencoba indikator iExposure dengan parameter yang berbeda untuk tiap skenario. Lingkungan yang ditawarkan ini yaitu akun demo merupakan lingkungan asli market forex, tetapi modal yang dipakai hanya berupa uang virtual.
    Pertimbangan Terkait Indikator iExposure

    Indikator iExposure sesungguhnya tidak akan membawa pengaruh spesial yang dapat merubah cara pandang trader terhadap suatu trading, tetapi cukup membantu para trader dalam memonitor posisi dalam market. iExposure tak akan berubah dari cara trading menjadi lebih maju, atau apapun itu.

    iExposure hadir dengan menawarkan fitur dasar yang sangat bermanfaat. Tak masalah strategi trading seperti apa yang berikan, hasilnya akan efektif jika trader telah menjalankan dasar-dasar trading seperti yang telah dibuat hingga posisi trading tetap akan dalam rencana yang dibuatnya.

    Dalam kata lain, trader hanya dapat menghasilkan profit dari trading jika tetap menjalankan trading. Untuk menjalankan ini, trader tetap harus berada dalam posisi yang menguntungkan saat di dalam market. Terutama forex adalah suatu market yang penuh dengan ketidak-pastian.

    Menjaga supaya posisi trading tetap akan menawarlan profit dalam market tak mudah dijalankan, apalagi jika tak menggunakan sikap disiplin pada prosesnya. Itupun masih harus ditambah dengan manajemen resiko supaya menjauhkan potensi kekalahan yang mungkin terjadi kapan saja.

    Indikator iExposure hadir dengan tujuan untuk menjaga trader supaya tetap disiplin dalam menjaga posisi dalam market, yaitu dengan memberi informasi terbaru mengenai posisi terakhir. Termasuk pula dengan kemungkinan resiko dan profit yang diperoleh dari posisi tersebut.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalo ada dua bentuki candlestick yang hampir mirip, bodi lebih besar daripada bentuk tongkat tapi arahnya berbeda, itu mungkin ada kemungkinan tren akan berbalik sebentar, tapi bukan berarti akan ada pergantian tren baru, jadi kalao salah op bisa saja trader loss apalagi melihatnya pada kerangka waktu yang kecil
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X