Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Pelaku dalam Pasar Forex dan Akibatnya Lawan Big Player

    Click image for larger version

Name:	5-kategori-pemain-pasar-forex-120520-1.jpg
Views:	1
Size:	14.1 KB
ID:	13018375
    Pasar forex adalah suatu pasar yang tidak nyata dan ada banyak orang yang mempunyai perbedaan di dalamnya. Perbedaan ini pada umumnya ada di tujuan orang itu dalam menjalankan trading. Selain itu, kebutuhan, pemahaman, dan juga suatu pola pikir bisa memberikan pengaruh pada keadaan orang-orang di dalam pasar.


    Beberapa tarder retail akan masuk ke dalam pasar forex dengan adanya tujuan untuk mendapatkan keuntungan sementara pelaku lainnya masuk pasar dengan harapan supaya dapat melindungi nilai aset yang dipunya oleh mereka atau dapat disebut juga hedge fund, dan pelaku yang biasa disebut dengan big player atau bank memiliki tujuan untuk menjaga suatu nilai mata uang yang stabil.

    Bila Anda mengamati dari banyaknya perbedaan para pemain pasar yang memiliki berbagai karakter, maka dapat dipastikan bahwa pasar forex adalah suatu pasar yang akan dianggap paling dinamis. Sebagai seorang retail trader para pelaku yang sangat ingin memperoleh peluang di dalam pasar forex, pastinya harus dapat mengerti akan berbagai karakter yang dipunyai oleh para pelaku pasar.

    Contohnya saja seperti di pasar tradisional tentunya Anda dapat melihat para pedagang yang memberikan banyak diskon, tujuannya adalah supaya dapat menarik dan mendapatkan pembeli. Sementara di sisi lain ada juga para pedagang yang menjalankan pematokan pada harga jualnya dengan cukup tinggi, tujuannya yaitu adalah supaya dapat meraih profit dengan maksimal. Sebab pedagang itu paham bahwa barang yang dijual itu akan sangat diinginkan oleh para pembeli.

    Jadi, jenis dan tipe pelaku seperti apa yang terlibat di dalam pasar forex? Berikut ini adalah 4 jenis pelaku yang terlibat di dalam pasar forex.

    1. Hedge

    Hedge adalah jenis pelaku pasar yang sangat memadai bahwa pasar forex ialah suatu tempat yang dapat dijadikan tempat untuk melindungi nilai aset yang dipunyai serta juga untuk membatasi resiko adanya penurunan di nilai aset mereka. Bagi para pemain bisnis dengan cakupan internasional, pasar forex ialah tempat yang sangat cocok untuk melindungi aset. Lalu bagaimana caranya?

    Para pebisnis ini pada umumnya akan mencari sebuah aset yang memiliki kolerasi yang berlawanan dengan aset yang dimiliki saat ini.

    2. Spekulan

    Jenis yang kedua ini yaitu spekulan, Ini adalah lawan dari hedge. Ketika hedge memberikan pengamatan bahwa pasar forex adalah tempat yang sangat cocok untuk melindungi serta menbatasi penurunan pada nilai aset mereka, maka spekulan akan memperhatikan bahwa pasar forex adalah suatu tempat yang dapat mereka gunakan untuk dapat memperoleh profit serta lebih berani untuk mengambil resiko bila memang mengalami rugi.

    Seperti namanya, pelaku pasar jenis ini akan menjalankan spekulasi tentang arah dimana mereka akan meyakini bahwa aset akan mulai bergerak sesuai dengan apa yang diharapkan. Bila aset mengalami pergerakan sesuai yang diharapkan, maka mereka akan terus memperoleh profit, namun bila ternyata tidak, mereka haruslah menanggung suatu resiko kerugian.

    3. Manipulator

    Yang ketiga adalah jenis pelaku manipulator. Pelaku dengan jenis manipulator ini memiliki tujuan untuk menjalankan manipulasi pada harga. Tetapi, Anda jangan berpikir negatif lebih dulu. Sebab seorang manipulator pastinya tidak bisa menjalankan manipulasi harga sesuai dengan apa yang mereka mau.

    Para manipulator haruslah lebih berusaha untuk membuat harga mengalami pergerakan yang stabil sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Manipulator ini sudah jelas yaitu adalah bank sentral. Bank akan coba untuk menjalankan intervensi ke dalam pasar forex secara langsung, tujuannya yaitu adalah supaya nilai mata uang tetap bergerak secara stabil. Tetapi, Anda harus ingat bahwa mereka juga tidak akan dengan langsung menjalankan proses pergerakan harga sesuai dengan yang mereka harapkan.

    Contohnya saja kasus yang terjadi ketika BoJ ingin menstabilkan mata uang Yen ketika ada Referendum Brexit selesai dilakukan, dimana nilai mata uang Yen mulai diseang oleh banyak investor dan juga para pelaku pasar hingga akan mengakibatkan nilai JYP dianggap menjadi tidak wajar.

    4. Fasilitator

    Yang keempat adalah tipe pelaku fasilitator. Pelaku fasilitator ini ialah bank konvensional dan juga broker. Dimana mereka tidak akan menjalankan untuk memperoleh profit ketika menjalankan transaksi di dalam pasar forex. Pelaku fasilitator akan memperoleh profit dari biaya jasa yang diperoleh ketika trader mau menjalankan transaksi di dalam pasar forex hingga memerlukan jasa para broker.

    Broker adalah nama lain dari pialang. Broker forex adalah suatu perusahaan pialang yang akan memiliki keperluan dengan mata uang asing, artinya peran dari seorang broker yaitu adalah yang akan membantu Anda untuk menjalankan transaksi di pasar forex. Broker akan menghubungkan Anda pula untuk bergabung dengan pasar sehingga Anda dapat menjalankan pemantauan di mata uang selama 24 jam dalam sehari.

    Mengapa seorang trader memerlukan bantuan broker? Hal ini sebab para broker forex memiliki pengetahuan yang lebih tinggi serta juga pengalaman yang lebih banyak mengenai transaksi forex. Terlebih lagi pada transaksi benda yang memang akan sangat bernilai tinggi contohnya saja perak, emas serta dokumen penting lain. Bila Anda adalah seorang trader retail pemula yang ingin terjun dan masuk di dalam dunia forex maka Anda harus bisa memilih broker yang tepat.

    Itulah jenis-jenis pelaku yang terlibat di dalam pasar forex. Ada 4 pelaku yang sangat perlu Anda ketahui. Sebagai seorang retail trader terlebih lagi pemula, tentu saja Anda akan dapat masuk ke dalam jenis pelaku spekulan yang berusaha untuk memperoleh profit serta harus berani jika mengalami resiko kerugian. Hingga Anda perlu memanfaatkan level margin yang sesuai dengan banyak resiko yang mungkin Anda alami. Untuk pemula, mengerti tentang karakter pelaku pasar cukup penting supaya tidak mengganggu di kegiatan bertrading pada real account ke depannya.

    Stop Berlawanan dengan Trader Big Player Jika Tidak Ingin Bernasib Malang

    Click image for larger version

Name:	20181206150439943.jpg
Views:	1
Size:	231.6 KB
ID:	13018376

    Pasar forex adalah suatu pasar keuangan yang sangat banyak digunakan di dunia. Margin standar mempunyai perbandingan 2:1 pada ekuitasnya, yang berarti bahwa seorang trader setidaknya harus memiliki $50 uang tunai untuk mengendalikan asetnya yang senilai $100.

    Berikutnya leverage bahkan dapat naik hingga 10:1 yang berarti trader membutuhkan $10 untuk mendapatkan $100. Hal ini tentunya tidak akan berhenti sampai disini dan akan terus meningkat. Dari sebuah contoh seorang trader dapat memanfaatkan $2.500 untuk mengkontrol saham $50.000. Tetapi sayangnya tidak ada satupun pelaku pasar yang berani mendekatinya.

    Hal yang terpenting yaitu adalah meningkatkan leverage lebih tinggi yang bisa membuat Anda untung atau justru rugi besar, tergantung dari sisi mana Anda ini berdagang. Dalam forex, trader kecil dapat membuat akun ganda. Dalam satu malam atau kehilangan asetnya dalam waktu hitungan jam saja jika berani trading dengan memanfaatkan margin yang mereka punya secara penuh.

    Namun di lain tader pro (trader big player) sebagian besar akan membatasi leverage mereka tidak lebih dari 10:1 dan akan berakhir tanpa resiko yang besar. Inilah mengapa trader pemula tidak disarankan untuk bermain dengan trader big player.

    Strategi Berhenti Bisa Anda Gunakan

    Disaat pasar sedang mengalami leverage, sebagian besar pelaku pasar akan beranggapan dulu merupakan salah satu langkah penting yang harus diambil untuk kelangsungan hidup jangka panjang. Gagasan untuk menanti dengan harapan beberapa investor ekuitas mungkin akan menjalankannya akan dihindari oleh sebagian trader pro (trader big player).

    Ketika trader tidak berani memutuskan suatu keputusan berhenti, maka trader telah siap menghadapi likuidasi paksa dalam bentuk panggilan margin. Selain beberapa trader jangka panjang, maka trader pemula akan dapat terjebak dengan berbagai spekulasi dan kehilangan kontrol akan asetnya bila bertahan terlalu lama di posisi yang tidak memberikan keuntungan.

    Dualitas yang jarang terjadi di suatu pasar forex menyebabkan berhentinya trading menjadi suatu salah satu keputusan yang biasa diambil oleh para trader. Walaupun mempunyai konotasi yang negatif, namun keputusan ini sah dan legal dalam trading dan dapat disebut sebagai angin segar bagi trader yang mengalami loss di pasar. Kenyataan ini umum saja hingga jika trader tidak memahami dinamika harga yang terjadi hanya akan mengakibatkan kerugian yang seharusnya tidak perlu dialami.

    Cara berhentinya sendiri tidaklah sembarangan dan memerlukan beberapa perhatian. Manusia yang memiliki cara berpikir yang terstruktur, maka sebagian besar akan menuju arah untuk berhenti di angka bulat dengan akhiran “00”. Contohnya, pair EUR/USD yang diperdagangkan pada 1,2470 dan memperoleh kenaikan nilai. Mengamati ini maka untuk sebagian besar pelaku pasar akan berhenti di dalam satu atau dua poin dari titik harga yaitu 1,2500.

    Trader pemula yang mempunyai rencana memanfaatkan strategi berhenti harus memahami pula hal ini agar bisa menjadi tempat berhenti yang tidak banyak digunakan juga oleh trader lain. Trader pemula tidak akan khawatir karena pasar forex memberikan ruang lingkup bagi trader jangka pendek untuk mengatur oportunistik.

    Lien pada bukunya Day Trading The Currency Market (2005) menyatakan bahwa jika salah satu pengaturan yang akan mempermudah level “00”. Pendekatan yang diperlukan disini didasari oleh gagasan yang memiliki perlawanan dengan momentum jangka pendek.

    Keuntungan dari Berburu Melawan Trader Big Player yang Bisa Didapat

    Berhentilah berburu yang adalah suatu pengaturan yang cukup sederhana, trader hanya memerlukan tidak lebih dari grafik harga dan satu indikator. Contohnya ada grafik satu jam, tandai garis 15 poin dari kedua sisi angka bulat. Maka EUR/USD misalnya disaat mendekati angka 1,2500, trader akan menandai 1,2485 dan 1,2515 pada grafik.

    Pengaturan selanjutnya cukup mudah, Disaat harga mendekati level round-number, para trader akan memperkirakan bahwa target stop yang ada dalam wilayah itu. Sebab forex ialah suatu pasar yang terdesentralisasi, dan tak ada yang mengetahui jumlahnya dengan pasti hingga trader mengambil keputusan untuk stop di level “00” dengan tujuan ukurannya akan menjadi lebih besar dan memacu likuiditas.

    Oleh karenanya, dalam kasus EUR/USD naik ke level 1.2500, trader akan memperpanjang pair dengan dua unit segera sesudah menembus nilai 1,2485. Stoplah perdagangan menjadi 15 poin dan kembali entry supaya setup tidak gagal sesegera mungkin karena perdagangan ini mempunyai momentum yang ketat. Target keuntungan di unit pertama yaitu ialah jumlah resiko awal dengan kisaran 1,2500 yang juga menjadi titik trader akan berhenti. Target pada unit yang kedua bisa menjadi resiko awal atau 1,2515 yang dapat mengakibatkan trader untuk keluar dari momentum yang akan meledak.

    Selain mengamati grafik kunci, ada satu aturan lainnya yang haruslah diikuti oleh trader untuk memaksimalkan keberhasilan. Karena aturan sebenarnya ialah suatu turunan dari perdagangan momentum, maka harus diperdagangkan dengan menggunakan arah tren yang lebih besar. Ada banyak cara yang dapat dijalankan untuk analisis teknis, salah satunya dengan memanfaatkan rata-rata jangka panjang di grafik jangka pendek. Anda harus tetap ada di sisi kanan tanpa haruslah terpengaruh dengan pergerakan jangka pendek.

  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Mas Bram View Post

    [ATTACH=CONFIG]351556[/ATTACH]
    Pasar forex adalah suatu pasar yang tidak nyata dan ada banyak orang yang mempunyai perbedaan di dalamnya. Perbedaan ini pada umumnya ada di tujuan orang itu dalam menjalankan trading. Selain itu, kebutuhan, pemahaman, dan juga suatu pola pikir bisa memberikan pengaruh pada keadaan orang-orang di dalam pasar.


    Beberapa tarder retail akan masuk ke dalam pasar forex dengan adanya tujuan untuk mendapatkan keuntungan sementara pelaku lainnya masuk pasar dengan harapan supaya dapat melindungi nilai aset yang dipunya oleh mereka atau dapat disebut juga hedge fund, dan pelaku yang biasa disebut dengan big player atau bank memiliki tujuan untuk menjaga suatu nilai mata uang yang stabil.

    Bila Anda mengamati dari banyaknya perbedaan para pemain pasar yang memiliki berbagai karakter, maka dapat dipastikan bahwa pasar forex adalah suatu pasar yang akan dianggap paling dinamis. Sebagai seorang retail trader para pelaku yang sangat ingin memperoleh peluang di dalam pasar forex, pastinya harus dapat mengerti akan berbagai karakter yang dipunyai oleh para pelaku pasar.

    Contohnya saja seperti di pasar tradisional tentunya Anda dapat melihat para pedagang yang memberikan banyak diskon, tujuannya adalah supaya dapat menarik dan mendapatkan pembeli. Sementara di sisi lain ada juga para pedagang yang menjalankan pematokan pada harga jualnya dengan cukup tinggi, tujuannya yaitu adalah supaya dapat meraih profit dengan maksimal. Sebab pedagang itu paham bahwa barang yang dijual itu akan sangat diinginkan oleh para pembeli.

    Jadi, jenis dan tipe pelaku seperti apa yang terlibat di dalam pasar forex? Berikut ini adalah 4 jenis pelaku yang terlibat di dalam pasar forex.

    1. Hedge

    Hedge adalah jenis pelaku pasar yang sangat memadai bahwa pasar forex ialah suatu tempat yang dapat dijadikan tempat untuk melindungi nilai aset yang dipunyai serta juga untuk membatasi resiko adanya penurunan di nilai aset mereka. Bagi para pemain bisnis dengan cakupan internasional, pasar forex ialah tempat yang sangat cocok untuk melindungi aset. Lalu bagaimana caranya?

    Para pebisnis ini pada umumnya akan mencari sebuah aset yang memiliki kolerasi yang berlawanan dengan aset yang dimiliki saat ini.

    2. Spekulan

    Jenis yang kedua ini yaitu spekulan, Ini adalah lawan dari hedge. Ketika hedge memberikan pengamatan bahwa pasar forex adalah tempat yang sangat cocok untuk melindungi serta menbatasi penurunan pada nilai aset mereka, maka spekulan akan memperhatikan bahwa pasar forex adalah suatu tempat yang dapat mereka gunakan untuk dapat memperoleh profit serta lebih berani untuk mengambil resiko bila memang mengalami rugi.

    Seperti namanya, pelaku pasar jenis ini akan menjalankan spekulasi tentang arah dimana mereka akan meyakini bahwa aset akan mulai bergerak sesuai dengan apa yang diharapkan. Bila aset mengalami pergerakan sesuai yang diharapkan, maka mereka akan terus memperoleh profit, namun bila ternyata tidak, mereka haruslah menanggung suatu resiko kerugian.

    3. Manipulator

    Yang ketiga adalah jenis pelaku manipulator. Pelaku dengan jenis manipulator ini memiliki tujuan untuk menjalankan manipulasi pada harga. Tetapi, Anda jangan berpikir negatif lebih dulu. Sebab seorang manipulator pastinya tidak bisa menjalankan manipulasi harga sesuai dengan apa yang mereka mau.

    Para manipulator haruslah lebih berusaha untuk membuat harga mengalami pergerakan yang stabil sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Manipulator ini sudah jelas yaitu adalah bank sentral. Bank akan coba untuk menjalankan intervensi ke dalam pasar forex secara langsung, tujuannya yaitu adalah supaya nilai mata uang tetap bergerak secara stabil. Tetapi, Anda harus ingat bahwa mereka juga tidak akan dengan langsung menjalankan proses pergerakan harga sesuai dengan yang mereka harapkan.

    Contohnya saja kasus yang terjadi ketika BoJ ingin menstabilkan mata uang Yen ketika ada Referendum Brexit selesai dilakukan, dimana nilai mata uang Yen mulai diseang oleh banyak investor dan juga para pelaku pasar hingga akan mengakibatkan nilai JYP dianggap menjadi tidak wajar.

    4. Fasilitator

    Yang keempat adalah tipe pelaku fasilitator. Pelaku fasilitator ini ialah bank konvensional dan juga broker. Dimana mereka tidak akan menjalankan untuk memperoleh profit ketika menjalankan transaksi di dalam pasar forex. Pelaku fasilitator akan memperoleh profit dari biaya jasa yang diperoleh ketika trader mau menjalankan transaksi di dalam pasar forex hingga memerlukan jasa para broker.

    Broker adalah nama lain dari pialang. Broker forex adalah suatu perusahaan pialang yang akan memiliki keperluan dengan mata uang asing, artinya peran dari seorang broker yaitu adalah yang akan membantu Anda untuk menjalankan transaksi di pasar forex. Broker akan menghubungkan Anda pula untuk bergabung dengan pasar sehingga Anda dapat menjalankan pemantauan di mata uang selama 24 jam dalam sehari.

    Mengapa seorang trader memerlukan bantuan broker? Hal ini sebab para broker forex memiliki pengetahuan yang lebih tinggi serta juga pengalaman yang lebih banyak mengenai transaksi forex. Terlebih lagi pada transaksi benda yang memang akan sangat bernilai tinggi contohnya saja perak, emas serta dokumen penting lain. Bila Anda adalah seorang trader retail pemula yang ingin terjun dan masuk di dalam dunia forex maka Anda harus bisa memilih broker yang tepat.

    Itulah jenis-jenis pelaku yang terlibat di dalam pasar forex. Ada 4 pelaku yang sangat perlu Anda ketahui. Sebagai seorang retail trader terlebih lagi pemula, tentu saja Anda akan dapat masuk ke dalam jenis pelaku spekulan yang berusaha untuk memperoleh profit serta harus berani jika mengalami resiko kerugian. Hingga Anda perlu memanfaatkan level margin yang sesuai dengan banyak resiko yang mungkin Anda alami. Untuk pemula, mengerti tentang karakter pelaku pasar cukup penting supaya tidak mengganggu di kegiatan bertrading pada real account ke depannya.

    Stop Berlawanan dengan Trader Big Player Jika Tidak Ingin Bernasib Malang

    [ATTACH]351558[/ATTACH]

    Pasar forex adalah suatu pasar keuangan yang sangat banyak digunakan di dunia. Margin standar mempunyai perbandingan 2:1 pada ekuitasnya, yang berarti bahwa seorang trader setidaknya harus memiliki $50 uang tunai untuk mengendalikan asetnya yang senilai $100.

    Berikutnya leverage bahkan dapat naik hingga 10:1 yang berarti trader membutuhkan $10 untuk mendapatkan $100. Hal ini tentunya tidak akan berhenti sampai disini dan akan terus meningkat. Dari sebuah contoh seorang trader dapat memanfaatkan $2.500 untuk mengkontrol saham $50.000. Tetapi sayangnya tidak ada satupun pelaku pasar yang berani mendekatinya.

    Hal yang terpenting yaitu adalah meningkatkan leverage lebih tinggi yang bisa membuat Anda untung atau justru rugi besar, tergantung dari sisi mana Anda ini berdagang. Dalam forex, trader kecil dapat membuat akun ganda. Dalam satu malam atau kehilangan asetnya dalam waktu hitungan jam saja jika berani trading dengan memanfaatkan margin yang mereka punya secara penuh.

    Namun di lain tader pro (trader big player) sebagian besar akan membatasi leverage mereka tidak lebih dari 10:1 dan akan berakhir tanpa resiko yang besar. Inilah mengapa trader pemula tidak disarankan untuk bermain dengan trader big player.

    Strategi Berhenti Bisa Anda Gunakan

    Disaat pasar sedang mengalami leverage, sebagian besar pelaku pasar akan beranggapan dulu merupakan salah satu langkah penting yang harus diambil untuk kelangsungan hidup jangka panjang. Gagasan untuk menanti dengan harapan beberapa investor ekuitas mungkin akan menjalankannya akan dihindari oleh sebagian trader pro (trader big player).

    Ketika trader tidak berani memutuskan suatu keputusan berhenti, maka trader telah siap menghadapi likuidasi paksa dalam bentuk panggilan margin. Selain beberapa trader jangka panjang, maka trader pemula akan dapat terjebak dengan berbagai spekulasi dan kehilangan kontrol akan asetnya bila bertahan terlalu lama di posisi yang tidak memberikan keuntungan.

    Dualitas yang jarang terjadi di suatu pasar forex menyebabkan berhentinya trading menjadi suatu salah satu keputusan yang biasa diambil oleh para trader. Walaupun mempunyai konotasi yang negatif, namun keputusan ini sah dan legal dalam trading dan dapat disebut sebagai angin segar bagi trader yang mengalami loss di pasar. Kenyataan ini umum saja hingga jika trader tidak memahami dinamika harga yang terjadi hanya akan mengakibatkan kerugian yang seharusnya tidak perlu dialami.

    Cara berhentinya sendiri tidaklah sembarangan dan memerlukan beberapa perhatian. Manusia yang memiliki cara berpikir yang terstruktur, maka sebagian besar akan menuju arah untuk berhenti di angka bulat dengan akhiran “00”. Contohnya, pair EUR/USD yang diperdagangkan pada 1,2470 dan memperoleh kenaikan nilai. Mengamati ini maka untuk sebagian besar pelaku pasar akan berhenti di dalam satu atau dua poin dari titik harga yaitu 1,2500.

    Trader pemula yang mempunyai rencana memanfaatkan strategi berhenti harus memahami pula hal ini agar bisa menjadi tempat berhenti yang tidak banyak digunakan juga oleh trader lain. Trader pemula tidak akan khawatir karena pasar forex memberikan ruang lingkup bagi trader jangka pendek untuk mengatur oportunistik.

    Lien pada bukunya Day Trading The Currency Market (2005) menyatakan bahwa jika salah satu pengaturan yang akan mempermudah level “00”. Pendekatan yang diperlukan disini didasari oleh gagasan yang memiliki perlawanan dengan momentum jangka pendek.

    Keuntungan dari Berburu Melawan Trader Big Player yang Bisa Didapat

    Berhentilah berburu yang adalah suatu pengaturan yang cukup sederhana, trader hanya memerlukan tidak lebih dari grafik harga dan satu indikator. Contohnya ada grafik satu jam, tandai garis 15 poin dari kedua sisi angka bulat. Maka EUR/USD misalnya disaat mendekati angka 1,2500, trader akan menandai 1,2485 dan 1,2515 pada grafik.

    Pengaturan selanjutnya cukup mudah, Disaat harga mendekati level round-number, para trader akan memperkirakan bahwa target stop yang ada dalam wilayah itu. Sebab forex ialah suatu pasar yang terdesentralisasi, dan tak ada yang mengetahui jumlahnya dengan pasti hingga trader mengambil keputusan untuk stop di level “00” dengan tujuan ukurannya akan menjadi lebih besar dan memacu likuiditas.

    Oleh karenanya, dalam kasus EUR/USD naik ke level 1.2500, trader akan memperpanjang pair dengan dua unit segera sesudah menembus nilai 1,2485. Stoplah perdagangan menjadi 15 poin dan kembali entry supaya setup tidak gagal sesegera mungkin karena perdagangan ini mempunyai momentum yang ketat. Target keuntungan di unit pertama yaitu ialah jumlah resiko awal dengan kisaran 1,2500 yang juga menjadi titik trader akan berhenti. Target pada unit yang kedua bisa menjadi resiko awal atau 1,2515 yang dapat mengakibatkan trader untuk keluar dari momentum yang akan meledak.

    Selain mengamati grafik kunci, ada satu aturan lainnya yang haruslah diikuti oleh trader untuk memaksimalkan keberhasilan. Karena aturan sebenarnya ialah suatu turunan dari perdagangan momentum, maka harus diperdagangkan dengan menggunakan arah tren yang lebih besar. Ada banyak cara yang dapat dijalankan untuk analisis teknis, salah satunya dengan memanfaatkan rata-rata jangka panjang di grafik jangka pendek. Anda harus tetap ada di sisi kanan tanpa haruslah terpengaruh dengan pergerakan jangka pendek.
    Salam.
    Penjelasan yang sangat bagus sekali buat saya yang masih newbi di dunia exchange, dari ke empat poin terkait pelaku, yang paling membahayakan bagi spekulan adalah trader pro atau big player, dari pengalaman saya ketika bank sentral masuk harga market bisa rebound dengan pergerakan yang sangat cepat, kondisi seperti ini berbahaya bagi yang kekuatan modalnya CUMPEN. Fatal akibatnya panggilsn margin. Heee.
    Salam.

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Originally posted by Mas Bram View Post

      [ATTACH=CONFIG]351556[/ATTACH]
      Pasar forex adalah suatu pasar yang tidak nyata dan ada banyak orang yang mempunyai perbedaan di dalamnya. Perbedaan ini pada umumnya ada di tujuan orang itu dalam menjalankan trading. Selain itu, kebutuhan, pemahaman, dan juga suatu pola pikir bisa memberikan pengaruh pada keadaan orang-orang di dalam pasar.


      Beberapa tarder retail akan masuk ke dalam pasar forex dengan adanya tujuan untuk mendapatkan keuntungan sementara pelaku lainnya masuk pasar dengan harapan supaya dapat melindungi nilai aset yang dipunya oleh mereka atau dapat disebut juga hedge fund, dan pelaku yang biasa disebut dengan big player atau bank memiliki tujuan untuk menjaga suatu nilai mata uang yang stabil.

      Bila Anda mengamati dari banyaknya perbedaan para pemain pasar yang memiliki berbagai karakter, maka dapat dipastikan bahwa pasar forex adalah suatu pasar yang akan dianggap paling dinamis. Sebagai seorang retail trader para pelaku yang sangat ingin memperoleh peluang di dalam pasar forex, pastinya harus dapat mengerti akan berbagai karakter yang dipunyai oleh para pelaku pasar.

      Contohnya saja seperti di pasar tradisional tentunya Anda dapat melihat para pedagang yang memberikan banyak diskon, tujuannya adalah supaya dapat menarik dan mendapatkan pembeli. Sementara di sisi lain ada juga para pedagang yang menjalankan pematokan pada harga jualnya dengan cukup tinggi, tujuannya yaitu adalah supaya dapat meraih profit dengan maksimal. Sebab pedagang itu paham bahwa barang yang dijual itu akan sangat diinginkan oleh para pembeli.

      Jadi, jenis dan tipe pelaku seperti apa yang terlibat di dalam pasar forex? Berikut ini adalah 4 jenis pelaku yang terlibat di dalam pasar forex.

      1. Hedge

      Hedge adalah jenis pelaku pasar yang sangat memadai bahwa pasar forex ialah suatu tempat yang dapat dijadikan tempat untuk melindungi nilai aset yang dipunyai serta juga untuk membatasi resiko adanya penurunan di nilai aset mereka. Bagi para pemain bisnis dengan cakupan internasional, pasar forex ialah tempat yang sangat cocok untuk melindungi aset. Lalu bagaimana caranya?

      Para pebisnis ini pada umumnya akan mencari sebuah aset yang memiliki kolerasi yang berlawanan dengan aset yang dimiliki saat ini.

      2. Spekulan

      Jenis yang kedua ini yaitu spekulan, Ini adalah lawan dari hedge. Ketika hedge memberikan pengamatan bahwa pasar forex adalah tempat yang sangat cocok untuk melindungi serta menbatasi penurunan pada nilai aset mereka, maka spekulan akan memperhatikan bahwa pasar forex adalah suatu tempat yang dapat mereka gunakan untuk dapat memperoleh profit serta lebih berani untuk mengambil resiko bila memang mengalami rugi.

      Seperti namanya, pelaku pasar jenis ini akan menjalankan spekulasi tentang arah dimana mereka akan meyakini bahwa aset akan mulai bergerak sesuai dengan apa yang diharapkan. Bila aset mengalami pergerakan sesuai yang diharapkan, maka mereka akan terus memperoleh profit, namun bila ternyata tidak, mereka haruslah menanggung suatu resiko kerugian.

      3. Manipulator

      Yang ketiga adalah jenis pelaku manipulator. Pelaku dengan jenis manipulator ini memiliki tujuan untuk menjalankan manipulasi pada harga. Tetapi, Anda jangan berpikir negatif lebih dulu. Sebab seorang manipulator pastinya tidak bisa menjalankan manipulasi harga sesuai dengan apa yang mereka mau.

      Para manipulator haruslah lebih berusaha untuk membuat harga mengalami pergerakan yang stabil sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Manipulator ini sudah jelas yaitu adalah bank sentral. Bank akan coba untuk menjalankan intervensi ke dalam pasar forex secara langsung, tujuannya yaitu adalah supaya nilai mata uang tetap bergerak secara stabil. Tetapi, Anda harus ingat bahwa mereka juga tidak akan dengan langsung menjalankan proses pergerakan harga sesuai dengan yang mereka harapkan.

      Contohnya saja kasus yang terjadi ketika BoJ ingin menstabilkan mata uang Yen ketika ada Referendum Brexit selesai dilakukan, dimana nilai mata uang Yen mulai diseang oleh banyak investor dan juga para pelaku pasar hingga akan mengakibatkan nilai JYP dianggap menjadi tidak wajar.

      4. Fasilitator

      Yang keempat adalah tipe pelaku fasilitator. Pelaku fasilitator ini ialah bank konvensional dan juga broker. Dimana mereka tidak akan menjalankan untuk memperoleh profit ketika menjalankan transaksi di dalam pasar forex. Pelaku fasilitator akan memperoleh profit dari biaya jasa yang diperoleh ketika trader mau menjalankan transaksi di dalam pasar forex hingga memerlukan jasa para broker.

      Broker adalah nama lain dari pialang. Broker forex adalah suatu perusahaan pialang yang akan memiliki keperluan dengan mata uang asing, artinya peran dari seorang broker yaitu adalah yang akan membantu Anda untuk menjalankan transaksi di pasar forex. Broker akan menghubungkan Anda pula untuk bergabung dengan pasar sehingga Anda dapat menjalankan pemantauan di mata uang selama 24 jam dalam sehari.

      Mengapa seorang trader memerlukan bantuan broker? Hal ini sebab para broker forex memiliki pengetahuan yang lebih tinggi serta juga pengalaman yang lebih banyak mengenai transaksi forex. Terlebih lagi pada transaksi benda yang memang akan sangat bernilai tinggi contohnya saja perak, emas serta dokumen penting lain. Bila Anda adalah seorang trader retail pemula yang ingin terjun dan masuk di dalam dunia forex maka Anda harus bisa memilih broker yang tepat.

      Itulah jenis-jenis pelaku yang terlibat di dalam pasar forex. Ada 4 pelaku yang sangat perlu Anda ketahui. Sebagai seorang retail trader terlebih lagi pemula, tentu saja Anda akan dapat masuk ke dalam jenis pelaku spekulan yang berusaha untuk memperoleh profit serta harus berani jika mengalami resiko kerugian. Hingga Anda perlu memanfaatkan level margin yang sesuai dengan banyak resiko yang mungkin Anda alami. Untuk pemula, mengerti tentang karakter pelaku pasar cukup penting supaya tidak mengganggu di kegiatan bertrading pada real account ke depannya.

      Stop Berlawanan dengan Trader Big Player Jika Tidak Ingin Bernasib Malang

      [ATTACH]351558[/ATTACH]

      Pasar forex adalah suatu pasar keuangan yang sangat banyak digunakan di dunia. Margin standar mempunyai perbandingan 2:1 pada ekuitasnya, yang berarti bahwa seorang trader setidaknya harus memiliki $50 uang tunai untuk mengendalikan asetnya yang senilai $100.

      Berikutnya leverage bahkan dapat naik hingga 10:1 yang berarti trader membutuhkan $10 untuk mendapatkan $100. Hal ini tentunya tidak akan berhenti sampai disini dan akan terus meningkat. Dari sebuah contoh seorang trader dapat memanfaatkan $2.500 untuk mengkontrol saham $50.000. Tetapi sayangnya tidak ada satupun pelaku pasar yang berani mendekatinya.

      Hal yang terpenting yaitu adalah meningkatkan leverage lebih tinggi yang bisa membuat Anda untung atau justru rugi besar, tergantung dari sisi mana Anda ini berdagang. Dalam forex, trader kecil dapat membuat akun ganda. Dalam satu malam atau kehilangan asetnya dalam waktu hitungan jam saja jika berani trading dengan memanfaatkan margin yang mereka punya secara penuh.

      Namun di lain tader pro (trader big player) sebagian besar akan membatasi leverage mereka tidak lebih dari 10:1 dan akan berakhir tanpa resiko yang besar. Inilah mengapa trader pemula tidak disarankan untuk bermain dengan trader big player.

      Strategi Berhenti Bisa Anda Gunakan

      Disaat pasar sedang mengalami leverage, sebagian besar pelaku pasar akan beranggapan dulu merupakan salah satu langkah penting yang harus diambil untuk kelangsungan hidup jangka panjang. Gagasan untuk menanti dengan harapan beberapa investor ekuitas mungkin akan menjalankannya akan dihindari oleh sebagian trader pro (trader big player).

      Ketika trader tidak berani memutuskan suatu keputusan berhenti, maka trader telah siap menghadapi likuidasi paksa dalam bentuk panggilan margin. Selain beberapa trader jangka panjang, maka trader pemula akan dapat terjebak dengan berbagai spekulasi dan kehilangan kontrol akan asetnya bila bertahan terlalu lama di posisi yang tidak memberikan keuntungan.

      Dualitas yang jarang terjadi di suatu pasar forex menyebabkan berhentinya trading menjadi suatu salah satu keputusan yang biasa diambil oleh para trader. Walaupun mempunyai konotasi yang negatif, namun keputusan ini sah dan legal dalam trading dan dapat disebut sebagai angin segar bagi trader yang mengalami loss di pasar. Kenyataan ini umum saja hingga jika trader tidak memahami dinamika harga yang terjadi hanya akan mengakibatkan kerugian yang seharusnya tidak perlu dialami.

      Cara berhentinya sendiri tidaklah sembarangan dan memerlukan beberapa perhatian. Manusia yang memiliki cara berpikir yang terstruktur, maka sebagian besar akan menuju arah untuk berhenti di angka bulat dengan akhiran “00”. Contohnya, pair EUR/USD yang diperdagangkan pada 1,2470 dan memperoleh kenaikan nilai. Mengamati ini maka untuk sebagian besar pelaku pasar akan berhenti di dalam satu atau dua poin dari titik harga yaitu 1,2500.

      Trader pemula yang mempunyai rencana memanfaatkan strategi berhenti harus memahami pula hal ini agar bisa menjadi tempat berhenti yang tidak banyak digunakan juga oleh trader lain. Trader pemula tidak akan khawatir karena pasar forex memberikan ruang lingkup bagi trader jangka pendek untuk mengatur oportunistik.

      Lien pada bukunya Day Trading The Currency Market (2005) menyatakan bahwa jika salah satu pengaturan yang akan mempermudah level “00”. Pendekatan yang diperlukan disini didasari oleh gagasan yang memiliki perlawanan dengan momentum jangka pendek.

      Keuntungan dari Berburu Melawan Trader Big Player yang Bisa Didapat

      Berhentilah berburu yang adalah suatu pengaturan yang cukup sederhana, trader hanya memerlukan tidak lebih dari grafik harga dan satu indikator. Contohnya ada grafik satu jam, tandai garis 15 poin dari kedua sisi angka bulat. Maka EUR/USD misalnya disaat mendekati angka 1,2500, trader akan menandai 1,2485 dan 1,2515 pada grafik.

      Pengaturan selanjutnya cukup mudah, Disaat harga mendekati level round-number, para trader akan memperkirakan bahwa target stop yang ada dalam wilayah itu. Sebab forex ialah suatu pasar yang terdesentralisasi, dan tak ada yang mengetahui jumlahnya dengan pasti hingga trader mengambil keputusan untuk stop di level “00” dengan tujuan ukurannya akan menjadi lebih besar dan memacu likuiditas.

      Oleh karenanya, dalam kasus EUR/USD naik ke level 1.2500, trader akan memperpanjang pair dengan dua unit segera sesudah menembus nilai 1,2485. Stoplah perdagangan menjadi 15 poin dan kembali entry supaya setup tidak gagal sesegera mungkin karena perdagangan ini mempunyai momentum yang ketat. Target keuntungan di unit pertama yaitu ialah jumlah resiko awal dengan kisaran 1,2500 yang juga menjadi titik trader akan berhenti. Target pada unit yang kedua bisa menjadi resiko awal atau 1,2515 yang dapat mengakibatkan trader untuk keluar dari momentum yang akan meledak.

      Selain mengamati grafik kunci, ada satu aturan lainnya yang haruslah diikuti oleh trader untuk memaksimalkan keberhasilan. Karena aturan sebenarnya ialah suatu turunan dari perdagangan momentum, maka harus diperdagangkan dengan menggunakan arah tren yang lebih besar. Ada banyak cara yang dapat dijalankan untuk analisis teknis, salah satunya dengan memanfaatkan rata-rata jangka panjang di grafik jangka pendek. Anda harus tetap ada di sisi kanan tanpa haruslah terpengaruh dengan pergerakan jangka pendek.
      Ada seorang mentor trader berkata jangan pernah lawan trend yang lagi berlagsung kalau tidak mau nasib malang,lawan trend dalam market sama saja melawan trader dunia.tidak ada yang tahu denga trader yang ada transaksi di dunia apalagi dengan trader big player.big player muncul ketika market jenuh dan mereka masuk saat itu pergerakan market bergejolak dan tidak bisa di. Lawan karena big player melakukan spekulan ambil untung sesaat.

      Comment

      Advanced mode
      • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
      • #4 Collapse

        wah big player di sini ngak jelas tuh, yang kita lihat kan cuman perubahan harga dalam arti market trend, nah itu yang dianalisa dengan menggunakan indikator, jadi jangan sampe ada mindset kita profit atau kalau karena melawan orang lain di sebelah sana

        Comment

        Advanced mode

        Online

        Working...
        X