Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Teknik Trading Forex 7MA atau Trading Tanpa Indikator?
    Click image for larger version

Name:	7MA.png
Views:	1
Size:	41.7 KB
ID:	13018135

    Melakukan trading forex selain harus memperhatikan apa yang akan kita lakukan juga memperhatikan penggunaan indikatornya. Dalam dunia forex banyak sekali indikator yang bisa dijadikan rekomendasi pilihan melakukan trading.

    Namun, rupanya tidak semua indikator sering digunakan oleh trader. Karena selain tidak mudah, konsepnya juga cukup sulit. Akan tetapi tidak perlu khawatir jika Anda tetap ingin menggunakan indikator dalam trading namun tidak ingen terlibat keribetan. Kami merekomendasikan trading Moving Average yang mudah digunakan.

    Trading Pakai Indikator 7 Moving Average


    Apa itu Moving Average?

    Moving average adalah salah satu trading forex yang terbilang mudah digunakan. Pada umumnya, trading dengan indikator yang satu ini sering digunakan dalam mode pengukuran trend yang terjadi atas pergerakan harga. Tentu saja dalam pertimbangan waktu dan pergerakan harga tertentu.

    Akan tetapi, siapa sangka jika indikator yang satu ini dapat digunakan untuk melakukan support atau resistance. Hal seperti ini biasa dinamakan dengan dynamic support dan resistance. Kenakalan dinamakan dynamic support dan resistance? Sebab tengah terjadi pergerakan harga yang sesuai dengan harga yang terjadi pada masa itu.

    Ada pergerakan lain yang harus betul-betul dipahami di sini. Apabila pergerakan harga sedang dalam kondisi uptrend, maka dinamakan support. Apabila sedang pergerakan harganya berubah menjadi downtren, maka disebut sebagai resistance. Masing-masing perlu Anda pelajari dan pahami sebaik mungkin.

    Trading Forex 7MA

    Jika di atas adalah indikator moving average, kali ini akan dibahas 7 moving average. Jika Anda sudah mengetahui teknik-teknik dasar indikator moving average, maka langkah selanjutnya bisa menggunakan indikator 7MA. Indikator 7 MA merupakan indikator yang menggunakan 7 buah indikator moving average sebagai indikator utama.

    Karena menggunakan 7 indikator MA, maka hal ini berlaku untuk penggunaan eksekusi harga maupun persepsi trendnya. Lantas, bagaimana cara menggunakan teknik trading yang satu ini? Jika Anda penasaran, baca artikel ini secara saksama agar mudah dipahami. Mari kita masuk ke langkah-langkahnya.

    Langkah paling awal untuk memulainya adalah dengan menyiapkan 5 MA. 5 MA yang diminta masuk dalam kategori MA utama yang perlu disiapkan dengan metode smothed apply to close. Biasanya, trading ini memanfaatkan penggunaan angka 8, 24, 72, 200, 480, serta 2 MA yang ditambahkan.

    Ada pun minor SR yang digunakan sebagai metode exponsial dengan memanfaatkan angka 24 dan 72 saja. Untuk menggunakan kunci utama trading yang satu ini, Anda hanya perlu menggunakan trading forex MA periode 8. Sebenarnya, menggunakan indikator yang satu ini tidaklah sulit.

    Bagi Anda pengguna trading forex ini, kami menyarankan untuk digunakan pada market Eropa dan Amerika. Selain cocok digunakan, tentu saja hasil yang akan diperoleh pun jauh lebih maksimal. Satu hal yang harus Anda pahami lagi mungkin menggunakan indikator bollinger binds juga bukan hak yang aneh. Gunakan angka 72 untuk untuk memantau break dan reject.

    Open Posisi Trading 7MA

    Setelah mengetahui tentang trading moving average dan penggunaan teknik 7 moving average, sekarang sudah saatnya Anda tahu tata cara open posisi di indikator ini. Sama seperti dugaan awal, trading menggunakan indikator Moving Average memang tidak sulit. Demikian pula langkah open posisinya. Buat Anda yang penasaran, simak poin-poin di bawah ini.

    1. Open Buy

    Sebelum masuk ke langkah lebih jauh, awal Anda harus melakukan open buy. Open buy dilakukan jika moving average dengan periode 8 sudah menunjukan pergerakan ke atas. Tips dari kami supaya profit atau capaian Anda lebih banyak,.melakukan open posisi dekat dengan garis moving average adalah hal yang tepat.

    2. Target Take Profit

    Selain memperhatikan open buy, angan lupa untuk ingat akan pencapaian Anda. Bukan lagi hal yang asing saat trader menganggap profit besar sebagai incaran utama. Namun, supaya hal ini tercapai penggunaan bollinger bands paling atas juga sangat disarankan. Selain itu, pilih juga periode 72 yang menjadi batas antara reject dan break.

    3. Balancing

    Dalam trading forex akan ada istilah balancing. Balancing bukan makna menyeimbangkan secara kosa kata. Melainkan penarikan yang terjadi ke arah garis Moving Average meskipun jarak chart dari MA sudah sangat jauh. Supaya sukses dengan profit impian, tips nomor 3 ini wajib Anda jalankan.

    Zona Profit Teknik MA

    Hingga saat ini masalah yang dihadapi mayoritas trader adalah ketidak mampuan memprediksi pasar meski hanya satu detik ke depan. Tidak heran banyak orang mengatakan betapa sulitnya memprediksi harga yang akurat di masa mendatang. Meskipun demikian, posisi forex tidak pernah berubah dari masa ke masa.

    Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, bahwa posisi trading forex hanya ada 2. Selain Sell sudah pasti buy. Dalam pergerakan candle pun demikian. Tidak dapat dipungkiri jika pergerakannya sering kali mengecoh.

    Akibat pergerakan candle tersebut, tidak sedikit trader yang hampir terpancing emosi. Bahkan jika tidak teliti jebakan candle pun mereka sudah hancur lebih dulu oleh fake signal. Oleh karena itu, tidak heran Anda memerlukan zona profit. Lantas, supaya berada di jalan yang benar, trader harus ikuti zona profit dari 7 MA ini!

    1. Zona Profit Sell

    Selain buy, kita tahu kehadiran sell. Zona profit ini bisa Anda melalui ilustrasi seperti, misal Anda memiliki chart yang ada di posisi timeframe H1. Biasanya trader dapat melihat dengan jelas ketersediaan bearish pada suatu moving average. Uniknya, bearish tersebut justru bisa digunakan untuk take profit di seluruh area support.

    2. Zona Profit Buy

    Ada zona profit buy di samping zona profit sell. Zona profit buy kita ilustrasikan seperti zona profit sell di atas. Misalnya, Anda memiliki chart dengan time frame H1. Biasanya, trader dapat melihat dengan jelas di dalam moving average tersebut tengah terjadi bearish. Lantas, di waktu yang lain tidak menutup kemungkinan akan terjadi bullish.

    Pada kejadian bullish biasanya di garis resistance. Lanjutnya, Anda dapat memanfaatkan hal seperti ini sebagai take profit di area moving average resistance. Jika sudah demikian, biasanya diikuti dengan pembukaan bull namun tidak diikuti oleh candle atau pengganggu lainnya. Engan demikian, kesempatan besar pun bisa terbuka dan pergerakan harganya bisa terulang kembali.

    Apabila sudah ngat dengan keuntungan bisa diperoleh dalam trading forex banyak sekali, maka tdak mungkin ada trader yang selalu berusaha sekuat tenaga. Oleh karena itu, dengan memoelajari zona sell atau buy nantinya Anda akan semakin mahir. Saat semakin mahir, Anda pun lebih mudah meraih profit yang banyak.

    Trading Tanpa Indikator, Bisakah?
    Click image for larger version

Name:	indikator-forex-scalping-paling-akurat-moving-average-1.png
Views:	2
Size:	23.8 KB
ID:	13018136
    Jika menggunakan trading forex memanfaatkan Moving Average yang sangat mudah, kenapa menggunakan indikator? Bagaimana jika tidak menggunakan indikator? Mungkin itu ide yang bagus, bukan? Pasti beberapa trader pernah terpikirkan hal demikian, bukan? Apa jadinya dan bagaimana laut trading yang diciptakan tanpa adanya indikator.

    Dewasa ini sudah banyak sekali artikel yang membahas terkait indikator-indikator populer. Seperti halnya teknikal atau fundamental. Pasti Anda tidak asing lagi dengan kedua indikator tersebut, bukan? Akan tetapi, beberapa trader justru meyakini mampu melakukan trading tanpa adanya indikator. Tentu saja menimbulkan heboh pertanyaan bagi kaum trading.

    Jika kita artikel indikator sebenarnya adalah petunjuk atau tools bantuan. Sebenarnya, indikator trading forex bisa berupa analisis teknikal, fundamental atau pergerakan chart itu sendiri. Dari sini kita jadi tahu, bukan apa yang dimaksudkan dengan indikator? Pastinya jika melihat sisi indikator teknikal bawaan MetaTrader, artinya Anda bisa trading tanpa Indikator!

    Lakukan dan Cermati Proses Trading Non Indikator

    Melakukan trading tanpa indikator bisa dilakukan dengan cara memperhatikan beberapa hal yang diperlukan. Seperti halnya, membersihkan segala grafik indikator yang ada di dalam MetaTrader, melakukan proses menggambar garis trend pada timesheet weekly, dan yang terakhir Anda terus melakukan kedua hal tersebut secara berulang-ulang setiap harinya.

    Pertama kali menggunakan trading tanpa Indikator bagi Anda mungkin sesuatu yang janggal dan terlihat aneh. Namun, segalanya akan tampa biasa-biasa saja saat Anda sudah biasa menggunakannya. Tentu saja ketika menggunakan trading tanpa Indikator ini masih ada beberapa hal yang harus Anda cermati.

    Pertama, Anda harus perhatikan kedudukan harga yang terjadi pada masa itu. Kedua, memperhatikan arah umum ke mana harga akan bergerak. Ketiga, membandingkan kinerja trading Anda di masa lalu sebagai bahan evaluasi trading masa kini. Jika hal seperti ini mudah Anda lakukan, maka menjalani trading tanpa Indikator pun jauh lebih menyenangkan.

    Strategi Trading Tanpa Indikator

    Tentunya melakukan trading forex tanpa trading awalnya menimbulkan keraguan banyak orang. Namun, seiring berjalannya waktu Anda jadi terbiasa dengan ini. Di sini Anda harus mencari strategi untuk memperoleh keuntungan memakai trading tanpa adanya indikator. Penasaran? Ikuti trik di bawah ini.

    Pertama, identifikasi pergerakan mata uang asing. Tahukah Anda jika pergerakan mata uang pasti akan menghasilkan? Entah baik itu hasilnya naik atau menurun, Anda perlu melakukan identifikasi swing untuk melihat beberapa titik pembalikan atas. Titik baliknya itu tentang chart yang isinya level high dan low.

    Langkah kedua, mengidentifikasi pasar. Dengan melakukan identifikasi pasar Anda jauh lebih mudah mendapatkan keuntungan karena paham akan cara yang harus dilakukan. Ketiga, mengidentifikasikan pembalikan titik harga. Dengan ini Anda menjadi tahu segala titik pembalikan yang terjadi di dalam trading forex. Bahkan penggunaan resistance dan support sangat diperlukan di sini.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Desty Ana View Post
    [ATTACH=CONFIG]346954[/ATTACH]

    Melakukan trading forex selain harus memperhatikan apa yang akan kita lakukan juga memperhatikan penggunaan indikatornya. Dalam dunia forex banyak sekali indikator yang bisa dijadikan rekomendasi pilihan melakukan trading.

    Namun, rupanya tidak semua indikator sering digunakan oleh trader. Karena selain tidak mudah, konsepnya juga cukup sulit. Akan tetapi tidak perlu khawatir jika Anda tetap ingin menggunakan indikator dalam trading namun tidak ingen terlibat keribetan. Kami merekomendasikan trading Moving Average yang mudah digunakan.

    Trading Pakai Indikator 7 Moving Average


    Apa itu Moving Average?

    Moving average adalah salah satu trading forex yang terbilang mudah digunakan. Pada umumnya, trading dengan indikator yang satu ini sering digunakan dalam mode pengukuran trend yang terjadi atas pergerakan harga. Tentu saja dalam pertimbangan waktu dan pergerakan harga tertentu.

    Akan tetapi, siapa sangka jika indikator yang satu ini dapat digunakan untuk melakukan support atau resistance. Hal seperti ini biasa dinamakan dengan dynamic support dan resistance. Kenakalan dinamakan dynamic support dan resistance? Sebab tengah terjadi pergerakan harga yang sesuai dengan harga yang terjadi pada masa itu.

    Ada pergerakan lain yang harus betul-betul dipahami di sini. Apabila pergerakan harga sedang dalam kondisi uptrend, maka dinamakan support. Apabila sedang pergerakan harganya berubah menjadi downtren, maka disebut sebagai resistance. Masing-masing perlu Anda pelajari dan pahami sebaik mungkin.

    Trading Forex 7MA

    Jika di atas adalah indikator moving average, kali ini akan dibahas 7 moving average. Jika Anda sudah mengetahui teknik-teknik dasar indikator moving average, maka langkah selanjutnya bisa menggunakan indikator 7MA. Indikator 7 MA merupakan indikator yang menggunakan 7 buah indikator moving average sebagai indikator utama.

    Karena menggunakan 7 indikator MA, maka hal ini berlaku untuk penggunaan eksekusi harga maupun persepsi trendnya. Lantas, bagaimana cara menggunakan teknik trading yang satu ini? Jika Anda penasaran, baca artikel ini secara saksama agar mudah dipahami. Mari kita masuk ke langkah-langkahnya.

    Langkah paling awal untuk memulainya adalah dengan menyiapkan 5 MA. 5 MA yang diminta masuk dalam kategori MA utama yang perlu disiapkan dengan metode smothed apply to close. Biasanya, trading ini memanfaatkan penggunaan angka 8, 24, 72, 200, 480, serta 2 MA yang ditambahkan.

    Ada pun minor SR yang digunakan sebagai metode exponsial dengan memanfaatkan angka 24 dan 72 saja. Untuk menggunakan kunci utama trading yang satu ini, Anda hanya perlu menggunakan trading forex MA periode 8. Sebenarnya, menggunakan indikator yang satu ini tidaklah sulit.

    Bagi Anda pengguna trading forex ini, kami menyarankan untuk digunakan pada market Eropa dan Amerika. Selain cocok digunakan, tentu saja hasil yang akan diperoleh pun jauh lebih maksimal. Satu hal yang harus Anda pahami lagi mungkin menggunakan indikator bollinger binds juga bukan hak yang aneh. Gunakan angka 72 untuk untuk memantau break dan reject.

    Open Posisi Trading 7MA

    Setelah mengetahui tentang trading moving average dan penggunaan teknik 7 moving average, sekarang sudah saatnya Anda tahu tata cara open posisi di indikator ini. Sama seperti dugaan awal, trading menggunakan indikator Moving Average memang tidak sulit. Demikian pula langkah open posisinya. Buat Anda yang penasaran, simak poin-poin di bawah ini.

    1. Open Buy

    Sebelum masuk ke langkah lebih jauh, awal Anda harus melakukan open buy. Open buy dilakukan jika moving average dengan periode 8 sudah menunjukan pergerakan ke atas. Tips dari kami supaya profit atau capaian Anda lebih banyak,.melakukan open posisi dekat dengan garis moving average adalah hal yang tepat.

    2. Target Take Profit

    Selain memperhatikan open buy, angan lupa untuk ingat akan pencapaian Anda. Bukan lagi hal yang asing saat trader menganggap profit besar sebagai incaran utama. Namun, supaya hal ini tercapai penggunaan bollinger bands paling atas juga sangat disarankan. Selain itu, pilih juga periode 72 yang menjadi batas antara reject dan break.

    3. Balancing

    Dalam trading forex akan ada istilah balancing. Balancing bukan makna menyeimbangkan secara kosa kata. Melainkan penarikan yang terjadi ke arah garis Moving Average meskipun jarak chart dari MA sudah sangat jauh. Supaya sukses dengan profit impian, tips nomor 3 ini wajib Anda jalankan.

    Zona Profit Teknik MA

    Hingga saat ini masalah yang dihadapi mayoritas trader adalah ketidak mampuan memprediksi pasar meski hanya satu detik ke depan. Tidak heran banyak orang mengatakan betapa sulitnya memprediksi harga yang akurat di masa mendatang. Meskipun demikian, posisi forex tidak pernah berubah dari masa ke masa.

    Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, bahwa posisi trading forex hanya ada 2. Selain Sell sudah pasti buy. Dalam pergerakan candle pun demikian. Tidak dapat dipungkiri jika pergerakannya sering kali mengecoh.

    Akibat pergerakan candle tersebut, tidak sedikit trader yang hampir terpancing emosi. Bahkan jika tidak teliti jebakan candle pun mereka sudah hancur lebih dulu oleh fake signal. Oleh karena itu, tidak heran Anda memerlukan zona profit. Lantas, supaya berada di jalan yang benar, trader harus ikuti zona profit dari 7 MA ini!

    1. Zona Profit Sell

    Selain buy, kita tahu kehadiran sell. Zona profit ini bisa Anda melalui ilustrasi seperti, misal Anda memiliki chart yang ada di posisi timeframe H1. Biasanya trader dapat melihat dengan jelas ketersediaan bearish pada suatu moving average. Uniknya, bearish tersebut justru bisa digunakan untuk take profit di seluruh area support.

    2. Zona Profit Buy

    Ada zona profit buy di samping zona profit sell. Zona profit buy kita ilustrasikan seperti zona profit sell di atas. Misalnya, Anda memiliki chart dengan time frame H1. Biasanya, trader dapat melihat dengan jelas di dalam moving average tersebut tengah terjadi bearish. Lantas, di waktu yang lain tidak menutup kemungkinan akan terjadi bullish.

    Pada kejadian bullish biasanya di garis resistance. Lanjutnya, Anda dapat memanfaatkan hal seperti ini sebagai take profit di area moving average resistance. Jika sudah demikian, biasanya diikuti dengan pembukaan bull namun tidak diikuti oleh candle atau pengganggu lainnya. Engan demikian, kesempatan besar pun bisa terbuka dan pergerakan harganya bisa terulang kembali.

    Apabila sudah ngat dengan keuntungan bisa diperoleh dalam trading forex banyak sekali, maka tdak mungkin ada trader yang selalu berusaha sekuat tenaga. Oleh karena itu, dengan memoelajari zona sell atau buy nantinya Anda akan semakin mahir. Saat semakin mahir, Anda pun lebih mudah meraih profit yang banyak.

    Trading Tanpa Indikator, Bisakah?
    [ATTACH=CONFIG]346955[/ATTACH]
    Jika menggunakan trading forex memanfaatkan Moving Average yang sangat mudah, kenapa menggunakan indikator? Bagaimana jika tidak menggunakan indikator? Mungkin itu ide yang bagus, bukan? Pasti beberapa trader pernah terpikirkan hal demikian, bukan? Apa jadinya dan bagaimana laut trading yang diciptakan tanpa adanya indikator.

    Dewasa ini sudah banyak sekali artikel yang membahas terkait indikator-indikator populer. Seperti halnya teknikal atau fundamental. Pasti Anda tidak asing lagi dengan kedua indikator tersebut, bukan? Akan tetapi, beberapa trader justru meyakini mampu melakukan trading tanpa adanya indikator. Tentu saja menimbulkan heboh pertanyaan bagi kaum trading.

    Jika kita artikel indikator sebenarnya adalah petunjuk atau tools bantuan. Sebenarnya, indikator trading forex bisa berupa analisis teknikal, fundamental atau pergerakan chart itu sendiri. Dari sini kita jadi tahu, bukan apa yang dimaksudkan dengan indikator? Pastinya jika melihat sisi indikator teknikal bawaan MetaTrader, artinya Anda bisa trading tanpa Indikator!

    Lakukan dan Cermati Proses Trading Non Indikator

    Melakukan trading tanpa indikator bisa dilakukan dengan cara memperhatikan beberapa hal yang diperlukan. Seperti halnya, membersihkan segala grafik indikator yang ada di dalam MetaTrader, melakukan proses menggambar garis trend pada timesheet weekly, dan yang terakhir Anda terus melakukan kedua hal tersebut secara berulang-ulang setiap harinya.

    Pertama kali menggunakan trading tanpa Indikator bagi Anda mungkin sesuatu yang janggal dan terlihat aneh. Namun, segalanya akan tampa biasa-biasa saja saat Anda sudah biasa menggunakannya. Tentu saja ketika menggunakan trading tanpa Indikator ini masih ada beberapa hal yang harus Anda cermati.

    Pertama, Anda harus perhatikan kedudukan harga yang terjadi pada masa itu. Kedua, memperhatikan arah umum ke mana harga akan bergerak. Ketiga, membandingkan kinerja trading Anda di masa lalu sebagai bahan evaluasi trading masa kini. Jika hal seperti ini mudah Anda lakukan, maka menjalani trading tanpa Indikator pun jauh lebih menyenangkan.

    Strategi Trading Tanpa Indikator

    Tentunya melakukan trading forex tanpa trading awalnya menimbulkan keraguan banyak orang. Namun, seiring berjalannya waktu Anda jadi terbiasa dengan ini. Di sini Anda harus mencari strategi untuk memperoleh keuntungan memakai trading tanpa adanya indikator. Penasaran? Ikuti trik di bawah ini.

    Pertama, identifikasi pergerakan mata uang asing. Tahukah Anda jika pergerakan mata uang pasti akan menghasilkan? Entah baik itu hasilnya naik atau menurun, Anda perlu melakukan identifikasi swing untuk melihat beberapa titik pembalikan atas. Titik baliknya itu tentang chart yang isinya level high dan low.

    Langkah kedua, mengidentifikasi pasar. Dengan melakukan identifikasi pasar Anda jauh lebih mudah mendapatkan keuntungan karena paham akan cara yang harus dilakukan. Ketiga, mengidentifikasikan pembalikan titik harga. Dengan ini Anda menjadi tahu segala titik pembalikan yang terjadi di dalam trading forex. Bahkan penggunaan resistance dan support sangat diperlukan di sini.
    Trading dengan menggunakan 7MA sangatlah sulit bagi pemula untuk memahaminya karena terlalu banyak indikator dan susah untuk melakukan analisa dengan begitu banyak MA yang di pakai.termasuk saya sendiri terlalu banyak pasang indikator di market akan merasa kebingungan dan pusing yang mana jadi patokan untuk entry posisi.malahan tanpa indikator di matket lebih sederhana untuk mendapatakan profit dan melakukan analisa di forex.buat senyaman mungkin dan enak di pandang apa yang tidak manfaat jangan di pasang di market.

    Comment

    Advanced mode
    • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
    • #3 Collapse

      contoh di atas udah pasti pake indikator, dan yang menjadi sifat rata2 indikator adalah cederung menghasilkan false signal juga, jadi trader harus jeli melihat mana yang benar2 bagus sesuai dengan pengalaman tradingnya dengan menggunakan akun demo
      Place your siggy here

      Comment

      Advanced mode

      Online

      Working...
      X