Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Trik Atasi Memasang Stop Loss dan Take Profit Agar Tak Rugi Bertanding
    Click image for larger version

Name:	20201013133942-kesalahan-stop-loss-dan-take-profit.jpg
Views:	1
Size:	38.2 KB
ID:	13017861


    Melakukan posisi pasang di dalam trading bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal. Artinya, kita tidak bisa melakukannya secara sembarangan. Seperti halnya, beberapa keyakinan yang sudah kita tahu, saat Anda memiliki kemampuan atasi resiko.

    Saat setelah mampu mengatasi resiko maka seorang trader dengan mudahnya melakukan reward. Namun, tahukah Anda apa tujuan di balik pasang stop loss atau profit? Tentu saja hal ini memiliki peranan yang tidak berbeda jauh dengan meminimalisir jumlah kerugian.

    Inilah Trik Pasang Stop Loss dan Take Profit

    - Take Profit dan Stop Loss Kelewat Dekat

    Melakukan sejumlah hal yang berkaitan dengan trading forex ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Melakukan kegiatan tersebut menyimpang jauh dari market komoditas maupun market saham. Oleh karenanya, seringkali kita jumpai adanya perubahan harga di pasar forex. Salah satu sebabnya adalah kelangkaan bursa sentral yang berperan sebagai pembatas.

    Karena pembatas terkait volume trading tidak ada, maka Anda bisa melakukan segala volume bebas tanpa terkait dengan larangan. Sehingga Anda bebas meletakan trading bervolume besar kapan pun waktunya. Atas kejadian ini, Anda dilarang melakukan take profit atau pun stop loss yang terlalu dekat antara keduanya.

    Akan tetapi, sebenarnya melakukan stop loss atau take profit dengan jarak yang jauh juga tidak menjamin hasil profit Anda. Kenapa tidak menjamin? Untuk membuktikannya, coba bayangkan! Ketika Anda pasang sebanyak 500 pips, itu bukan menjadikan posisi Anda aman. Justru akan menimbulkan masalah. Terkejut, bukan?

    - Kesalahan Posisi Dasar dalam Pengukuran Lot

    Hal lain yang harus Anda perhatikan adalah memahami pergerakan pasar. Bagi seorang trader newbie, tentu saja dirinya belum paham betul permainan harga pasar. Karena ketidakpahamannya itu, ia jadi asal menggeser stop loss dengan ujuran kapital yang telah diklaim sebagai resiko.

    - Take Profit dan Stop Loss Dipasang Behimpitan Batas Support dan Resistance

    Hal ketiga yang harus Anda perhatikan adalah ketika garis support dan resistance dalam trading forex yang kerap dijadikan sebagai bahan panduan. Tentu saja sangat berbeda jauh dengan prinsip seorang trader newbie yang justru menjadikan kedua garis tersebut benar-benar harus diikuti. Hal ini karena mereka berpikir bahwa harga akan terjadi secara berulang.

    Jika Anda berpikir demikian, sebenarnya sah-sah saja. Namun, jika kita lihat dari sisi pergerakannya memang mengalami pergerakan yang acak. Karena bergerak secara acak, maka hal yang paling terjadi adalah reversal before line. Mungkin harga pada salah satu batas akan kesampaian, tetapi yang ada malah terjadi breakout.

    Masalah Take Profit

    Dari pemaparan ketiga take profit di atas mungkin Anda akan bertanya, Apa masalahnya? Kita balik lagi ke awal, sebenarnya kesalahan dalam hal take profit maupun stop loss sangat bergantung pada siapa penggunanya. Artinya, hal tersebut tergambar dari pola pikir masing-masing trader.

    Mungkin Anda memang masih pemula. Maka tidak perlu berkecil hati saat kedatangan Anda ke dalam sistem forex justru hanya sebagai peramai semata. Tidak heran, hal ini karena Anda tidak memiliki bayangan tentang cara mengelola kerugian maupun keuntungan layaknya seorang wirausaha.

    Demikian pula dengan masalah perolehan profitnya. Jika Anda masih newbie, maka harus paham betul bahwa total profit merupakan hasil pengurangan antara keuntungan dengan kerugian. Karena tidak paham, jadi mereka tidak begitu memperhatikan win ratenya. Semakin tidak pahamnya, seorang pemula seringkali kehilangan uang meski 50% keuntungan dipihaknya.

    Alasannya sederhana, karena seorang trader pemula hanya berpikiran tentang penghasilan yang besar. Akibatnya, saat mereka berpijak di zona merah maka salah satu hal yang dilakukannya adalah floating dengan harapan bahwa posisi akan berbalik seperti semula. Berbeda lagi saat Anda berpijak di zona profit.

    Anda justru malah melakukan tutup posisi secara cepat. Karena melakukan tutup posisi secara cepat maka kita bisa ambil kesimpulan bahwa Anda melakukannya dengan emosi yang besar. Sebenarnya, hal ini tidak akan baik. Sehingga Anda masih perlu mempertajam wawasan terkait trading forex agar tidak berujung kerugian.

    Solusi Atasi Salah Pasang Take Profit dan Stop Loss

    Meskipun Anda sudah menyadari kwsalahan dalam melakukan take profit dan stop loss tidak perlu khawatir. Karena masalah pasti bisa diatasi. Pun kita sudah tahu bahwa semua masalah akan ada solusinya. Bagi Anda yang ingin mendapatkan profit besar tanpa alami sejumlah kerugian, ikuti tips di bawah ini.

    - Atur Jarak Stop Loss, Entry dan Take Profit

    Seperti yang telah kita ketahui, take profit dan stop loss tidak akan bisa dilakukan dengan jarak yang sangat dekat, maka Anda harus tahu bahwa ketiga hal ini harus diberi jeda. Dengan demikian, sebenarnya terdapat sebuah inti yang sangat sederhana. Anda harus paham akan hal ini. Salah satunya adalah bahwa Anda harus bisa memasang take profit dan stop loss.

    Namun, dengan syarat harus realistis. Karena melakukannya secara realistis maka Anda harus perhatikan dengan baik volatilitas terkait mata uang yang ditargetkan. Supaya lebih paham, perhatikan ilustrasinya. Misalnya, Anda ingin melakukan trading dengan mengangkat pasangan mata uang EUR/USD.

    Dari pasangan mata uang tersebut, misalkan Anda mendapatkan 126 pips sehari. Dengan angka tersebut, maka kita bisa ambil kesimpulan bahwa angkanya bisa dipakai untuk melakukan pasang di take profit maupun stop loss. Karena Anda sudah tahu, maka Anda juga akan lebih paham dalam melakukan trading ke depannya.

    - Melakukan Take Profit dan Stop Loss Secara Realistis

    Selain mengatur jarak, hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah dengan melakukan take profit dan stop loss namun dengan masuk akal. Nantinya Anda bisa tahu berapa jarak realistis yang dimunculkan dalam volatilitas yang terjadi di antara banyak pasangan mata uang. Untuk lebih memahaminya, maka perhatikan ilustrasi di bawah ini.

    Misalkan Anda akan melakukan aksi swing untuk pasangan mata uang EUR/USD dengan jangka 7 hari. Dalam waktu selama itu, Anda pun tahu kalau angka pipanya 175. Maksudnya adalah dengan angka segitu, maka Anda memang diharuskan pasang take profit atau stop loss dengan target yang tidak jauh dari 175.

    Setelah melakukannya, tinggal menghitung berapa lot yang akan digunakan sebagai modal dalam satu posisi. Dengan begitu maka aksi Anda untuk mensukseskan take profit dan stop loss yang berpenghasilan pun akan jauh lebih terselamatkan dari pada saat menjadi newbie dan belum tahu apapun.

    - Panduan Pada Take Profit dan Stop Loss

    Langkah terakhir yang harus Anda peehatikan adalah menjadikan stop loss dan take profit sebagai bahan panduan. Ini adalah salah satu langkah populer di kalangan trader profesional. Dimana untuk bisa melakukannya maka Anda harus memperhatikan batas antara resistance dan support.

    Artinya, dua garis tersebut memang sudah seharusnya dijadikan sebagai bahan panduan saja supaya tidak diikuti. Kemudian dalam arti yang lain juga Anda harus memasang harga pada batas-batas yang sangat dekat dengan resistance maupun support. Untuk memudahkan dalam hal pengukuran maka Anda bisa memanfaatkan fibonacci.
    Click image for larger version

Name:	menahan-dan-menutup-sebuah-posisi-dalam-trading-98238-6.JPG
Views:	1
Size:	22.4 KB
ID:	13017862
    Kenapa menggunakan fibonacci? Tentu saja karena pada presentase 60-78% terjadi adanya retrace. Pun Anda akan melihat adanya terusan trend sama seperti yang sudah ada sebelumnya. Dengan kata lain, jika Anda ingin melakukan sell maka lakukan di titik retracment 0.618-0.786 dari kedua support. Jika ingin melakukan buy, lakukan di titik 0.618-0.786 pada retracment.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Nas Media View Post
    [ATTACH]341863[/ATTACH]


    Melakukan posisi pasang di dalam trading bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal. Artinya, kita tidak bisa melakukannya secara sembarangan. Seperti halnya, beberapa keyakinan yang sudah kita tahu, saat Anda memiliki kemampuan atasi resiko.

    Saat setelah mampu mengatasi resiko maka seorang trader dengan mudahnya melakukan reward. Namun, tahukah Anda apa tujuan di balik pasang stop loss atau profit? Tentu saja hal ini memiliki peranan yang tidak berbeda jauh dengan meminimalisir jumlah kerugian.

    Inilah Trik Pasang Stop Loss dan Take Profit

    - Take Profit dan Stop Loss Kelewat Dekat

    Melakukan sejumlah hal yang berkaitan dengan trading forex ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Melakukan kegiatan tersebut menyimpang jauh dari market komoditas maupun market saham. Oleh karenanya, seringkali kita jumpai adanya perubahan harga di pasar forex. Salah satu sebabnya adalah kelangkaan bursa sentral yang berperan sebagai pembatas.

    Karena pembatas terkait volume trading tidak ada, maka Anda bisa melakukan segala volume bebas tanpa terkait dengan larangan. Sehingga Anda bebas meletakan trading bervolume besar kapan pun waktunya. Atas kejadian ini, Anda dilarang melakukan take profit atau pun stop loss yang terlalu dekat antara keduanya.

    Akan tetapi, sebenarnya melakukan stop loss atau take profit dengan jarak yang jauh juga tidak menjamin hasil profit Anda. Kenapa tidak menjamin? Untuk membuktikannya, coba bayangkan! Ketika Anda pasang sebanyak 500 pips, itu bukan menjadikan posisi Anda aman. Justru akan menimbulkan masalah. Terkejut, bukan?

    - Kesalahan Posisi Dasar dalam Pengukuran Lot

    Hal lain yang harus Anda perhatikan adalah memahami pergerakan pasar. Bagi seorang trader newbie, tentu saja dirinya belum paham betul permainan harga pasar. Karena ketidakpahamannya itu, ia jadi asal menggeser stop loss dengan ujuran kapital yang telah diklaim sebagai resiko.

    - Take Profit dan Stop Loss Dipasang Behimpitan Batas Support dan Resistance

    Hal ketiga yang harus Anda perhatikan adalah ketika garis support dan resistance dalam trading forex yang kerap dijadikan sebagai bahan panduan. Tentu saja sangat berbeda jauh dengan prinsip seorang trader newbie yang justru menjadikan kedua garis tersebut benar-benar harus diikuti. Hal ini karena mereka berpikir bahwa harga akan terjadi secara berulang.

    Jika Anda berpikir demikian, sebenarnya sah-sah saja. Namun, jika kita lihat dari sisi pergerakannya memang mengalami pergerakan yang acak. Karena bergerak secara acak, maka hal yang paling terjadi adalah reversal before line. Mungkin harga pada salah satu batas akan kesampaian, tetapi yang ada malah terjadi breakout.

    Masalah Take Profit

    Dari pemaparan ketiga take profit di atas mungkin Anda akan bertanya, Apa masalahnya? Kita balik lagi ke awal, sebenarnya kesalahan dalam hal take profit maupun stop loss sangat bergantung pada siapa penggunanya. Artinya, hal tersebut tergambar dari pola pikir masing-masing trader.

    Mungkin Anda memang masih pemula. Maka tidak perlu berkecil hati saat kedatangan Anda ke dalam sistem forex justru hanya sebagai peramai semata. Tidak heran, hal ini karena Anda tidak memiliki bayangan tentang cara mengelola kerugian maupun keuntungan layaknya seorang wirausaha.

    Demikian pula dengan masalah perolehan profitnya. Jika Anda masih newbie, maka harus paham betul bahwa total profit merupakan hasil pengurangan antara keuntungan dengan kerugian. Karena tidak paham, jadi mereka tidak begitu memperhatikan win ratenya. Semakin tidak pahamnya, seorang pemula seringkali kehilangan uang meski 50% keuntungan dipihaknya.

    Alasannya sederhana, karena seorang trader pemula hanya berpikiran tentang penghasilan yang besar. Akibatnya, saat mereka berpijak di zona merah maka salah satu hal yang dilakukannya adalah floating dengan harapan bahwa posisi akan berbalik seperti semula. Berbeda lagi saat Anda berpijak di zona profit.

    Anda justru malah melakukan tutup posisi secara cepat. Karena melakukan tutup posisi secara cepat maka kita bisa ambil kesimpulan bahwa Anda melakukannya dengan emosi yang besar. Sebenarnya, hal ini tidak akan baik. Sehingga Anda masih perlu mempertajam wawasan terkait trading forex agar tidak berujung kerugian.

    Solusi Atasi Salah Pasang Take Profit dan Stop Loss

    Meskipun Anda sudah menyadari kwsalahan dalam melakukan take profit dan stop loss tidak perlu khawatir. Karena masalah pasti bisa diatasi. Pun kita sudah tahu bahwa semua masalah akan ada solusinya. Bagi Anda yang ingin mendapatkan profit besar tanpa alami sejumlah kerugian, ikuti tips di bawah ini.

    - Atur Jarak Stop Loss, Entry dan Take Profit

    Seperti yang telah kita ketahui, take profit dan stop loss tidak akan bisa dilakukan dengan jarak yang sangat dekat, maka Anda harus tahu bahwa ketiga hal ini harus diberi jeda. Dengan demikian, sebenarnya terdapat sebuah inti yang sangat sederhana. Anda harus paham akan hal ini. Salah satunya adalah bahwa Anda harus bisa memasang take profit dan stop loss.

    Namun, dengan syarat harus realistis. Karena melakukannya secara realistis maka Anda harus perhatikan dengan baik volatilitas terkait mata uang yang ditargetkan. Supaya lebih paham, perhatikan ilustrasinya. Misalnya, Anda ingin melakukan trading dengan mengangkat pasangan mata uang EUR/USD.

    Dari pasangan mata uang tersebut, misalkan Anda mendapatkan 126 pips sehari. Dengan angka tersebut, maka kita bisa ambil kesimpulan bahwa angkanya bisa dipakai untuk melakukan pasang di take profit maupun stop loss. Karena Anda sudah tahu, maka Anda juga akan lebih paham dalam melakukan trading ke depannya.

    - Melakukan Take Profit dan Stop Loss Secara Realistis

    Selain mengatur jarak, hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah dengan melakukan take profit dan stop loss namun dengan masuk akal. Nantinya Anda bisa tahu berapa jarak realistis yang dimunculkan dalam volatilitas yang terjadi di antara banyak pasangan mata uang. Untuk lebih memahaminya, maka perhatikan ilustrasi di bawah ini.

    Misalkan Anda akan melakukan aksi swing untuk pasangan mata uang EUR/USD dengan jangka 7 hari. Dalam waktu selama itu, Anda pun tahu kalau angka pipanya 175. Maksudnya adalah dengan angka segitu, maka Anda memang diharuskan pasang take profit atau stop loss dengan target yang tidak jauh dari 175.

    Setelah melakukannya, tinggal menghitung berapa lot yang akan digunakan sebagai modal dalam satu posisi. Dengan begitu maka aksi Anda untuk mensukseskan take profit dan stop loss yang berpenghasilan pun akan jauh lebih terselamatkan dari pada saat menjadi newbie dan belum tahu apapun.

    - Panduan Pada Take Profit dan Stop Loss

    Langkah terakhir yang harus Anda peehatikan adalah menjadikan stop loss dan take profit sebagai bahan panduan. Ini adalah salah satu langkah populer di kalangan trader profesional. Dimana untuk bisa melakukannya maka Anda harus memperhatikan batas antara resistance dan support.

    Artinya, dua garis tersebut memang sudah seharusnya dijadikan sebagai bahan panduan saja supaya tidak diikuti. Kemudian dalam arti yang lain juga Anda harus memasang harga pada batas-batas yang sangat dekat dengan resistance maupun support. Untuk memudahkan dalam hal pengukuran maka Anda bisa memanfaatkan fibonacci.
    [ATTACH=CONFIG]341864[/ATTACH]
    Kenapa menggunakan fibonacci? Tentu saja karena pada presentase 60-78% terjadi adanya retrace. Pun Anda akan melihat adanya terusan trend sama seperti yang sudah ada sebelumnya. Dengan kata lain, jika Anda ingin melakukan sell maka lakukan di titik retracment 0.618-0.786 dari kedua support. Jika ingin melakukan buy, lakukan di titik 0.618-0.786 pada retracment.
    Banyak yang mengalami kendala ketika menentukan take profit dan stop loss.sebenarnya untuk menetukan dan meletakan take profit dan stop loss di bawah atau di atas support dan resistance untuk lebih amannya.take profit ambil 50 pips dan stop los yang ideal ambil atau pasang di 70 pips karena lihat pairntang di tradingkan dan lihat karakteristik pair itu sendiri.

    Apabila sering trading dinsatu pair akan membiasakan membaca karakteristik pair itu sendiri senlhingga mudah menentukan take profit berapa pips dan stop loss berapa pips.

    Comment

    Advanced mode
    • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
    • #3 Collapse

      dekat jauh pake stop loss dan tp itu relatif tergantung pada strategy yang digunakan dan situasi market,lebih baik banyak praktek dengan akun demo dulu supaya tau ukuran yang tepat, karena orang2 kebanyakan salah mengambil keputuan karena tidak bisa memb tren market dan pengalamannya belum banyak

      Comment

      Advanced mode

      Online

      Working...
      X