Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Mengenal Indikator Fundamental Producer Price Indeks
    Click image for larger version

Name:	analyzing-price-movements-ppi-cover.png
Views:	1
Size:	210.2 KB
ID:	13017850
    Dalam suatu trading forex, sebenarnya kita akan mempelajari banyak hal seputar investasi.saham dan bisnis lainnya. Namun, memang kita harus berusaha keras untuk mencari tahu tentang banyak hal. Seperti halnya indikator fundamental producer price indeks, pernah mendengar?
    Indikator ini berguna untuk mengatur laju inflasi selain CPI. Tentu saja penggunaannya akan sangat berpengaruh pada pasar forex grade menengah. Serta perlu digarisbawahi, jika indikator dengan prosucer price sebenarnya merupakan hal yang selalu diamati oleh para pelaku pasar uang.

    Mengenal Lebih Dekat Indikator Fundamental Producer Price Indeks

    Sebelum melangkah lebih jauh tentang fundamental producer price indeks, setidaknya Anda tahu dulu apa maknanya. Jadi terkait indikator ini terkait dengan perubahan harga yang terjadi di pasaran. Pada saat trading forex berlangsung, penggunaan indikator ini cenderung untuk mengatur suatu perubahan harga yang diatur pada saat jual atau beli oleh produsen.

    Kejadian pengukuran indeks ini pun sangat beragam, salah satunya adalah dengan berdasarkan periode dan wilayah tertentu di suatu negara. Selain itu, producer price indeks juga sangat berfungsi untuk memperhatikan laju inflasi. Fungsi lainnya adalah untuk mengukur perubahan harga baik barang maupun jasa dari sudut pandang seller.

    Namun, ternyata PPI (Producer Price Indeks) sangat berbeda dengan consumer price indeks yang justru lebih condong memperhatikan sudut pandang konsumennya. Tentu saja jika kita akan membandingkan antara keduanya maka terdapat sisi perbedaan yang sangat mencolok. Salah satunya pada mark-up, yakni angka pajak penjualan dan pembelian.

    Akan tetapi, berbeda halnya dengan seorang ekonom. Mereka justru mengabaikan adanya PPI dan lebih condong ke arah CPI yang difokuskan. Jika kita memperhatikan adanya perbandingan kalender forex maka dapat dengan mudah mengartikan bahwa simbol tiga sangat tinggi pengaruhnya terhadap event.

    Dengan kata lain, sebenarnya producer price action bisa diartikan sebagai hasil dari harga yang berdasarkan input atau output oleh produsen lokal terkait hasil. Ada beberapa indeks harga yang harus Anda pahami, di antaranya adalah employment cost indexyang memiliki peran sebagai perhitungan jumlah tenaga kerja.

    Ada pula export maupun impor yang juga berperan sebagai perhitungan harga barang-barang yang masuk atau ke luar negri. Selain itu, Anda dapat kenali adanya Gross Domestic Product Deflator (GDP) memiliki peranan untuk mengukur inflasi yang dialami oleh individu, pemerintah bahkan institusi lain. Untuk CPI sendiri, kita tahu untuk mengukur laju inflasi.

    Di antara banyaknya data tersebut, kita bisa ambil CPI yang merupakan salah satu data yang jangkauannya paling luas. Akan tetapi, meskipun Andasudah memakai CPI, jangan sampai Anda melupakan kehadiran PPI yang perannya begitu penting. Tidak heran pada saat PPI muncul di alam sejumlah event kalender yang berasal dari negara-negara besar.

    Faktor Pengaruh Besaran PPI

    Untuk mengatur sebuah PPI, kita harus memakai perhitungan yang masuk akal. Untuk menentukan suatu perhitungan di dalamnya kita sangat bergantung pada tiga faktor. Seperti halnya faktor tingkatan dalam produksi. Di dalam faktor produksi ada beberapa bagian yang harus Anda pahami lebih dulu.

    Di antara sejumlah faktor itu adalah pemerhati bahan dengan meningkatkan sejumlah produk mentah, produk setengah jadi dan terkahir adalah produk final. Di antara ketiga faktor tersebut memiliki makna masing-masing. Serta jika Anda ingin mengetahuinya lebih lanjut, berikut pengertiannya.

    - Produk Mentah

    Di dalam suatu indikator terdapat salah satu produk mentah. Untuk produk mentah ini adalah pengukuran terhadap bahan-bahan yang akan digunakan. Pengukuran ini dilakukan berdasarkan perubahan harga yang terjadi pada setiap bahan. Biasanya hal seperti ini dipengaruhi oleh kondisi market. Produk mentah kerap disebut PPI Comodity Index.

    - Produk Setengah Jadi

    Setelah menyiapkan bahan-bahan mentah, saat akan diproduksi dan setelah diproduksi pastinya menghasilkan produk setengah jadi, bukan? Produk setengah jadi ini biasanya menampilkan produk yang belum selesai sempurna. Seperti halnya, kertas. Untuk produk setengah jadi biasa disebut sebagai PPI Stage Processing of Index.

    - Produk Final

    Pasca menampilkan produk setengah jadi, tinggal masuk ke sentuhan akhir. Kita kerap menyebutnya produk final atau negara-negara Industri menyebutnya dengan nama PPI Inti. PPIinti biasa dijadikan sebagai bahan referensi. Perlu Anda ketahui, pada saat memasuki produk komoditas, PPI Inti yidak memperhatikan ketinggian tentang volatilitas.

    Kejadian seperti ini sebenarnya sangat rentan untuk mengurangi tingkat akurasinya yang cenderung tinggi. Sehingga meskipun terjadi ketidak seimbangan akan permintaan maupun penawaran hal ini jauh bisa diandalkan dan dipercaya sebagai referensi jangka waktu panjang. Bahkan kalkulasi terkait PPI juga akan sangat berpengaruh sekali nantinya.

    Apakah Indikator PPI Penting?

    Kalau dipikir-pikir secara nalar, apakah indikator PPI itu penting? Maka jawaban sebenarnya adalah indikator ini memang sangat penting. Alasannya karena indikator PPI sebagai dasar dalam suatu indikator dalam bidang barang maupun jasa di kalangan distributor sekaligus CPI. Selain itu, pentingnya digunakan indikator ini karena perubahan harganya.

    Dimana perubahan harga terkait dengan produsen yang tengah berlangsung nantinya akan menyakur ke distributor, retailer dan juga para konsumen. Jika kita melihat sejak awal kejadian, maka indikator PPI merupakan salah satu yang paling menyadari adanya Inflasi. Tidak heran penggunaannya disibukan untuk prediksi sebuah angka CPI.

    Sangat ada untungnya saat Anda memperhatikan laju PPI. Salah satunya adalah kemampuan Anda dalam menganalisis sebuah perubahan yang terjadi di CPI. Tidak heran jika memperhatikan laju trend CPI semakin diburu oleh kalangan investor. Ternyata hasilnya supaya dengan mudah mengetahui apa penyebab dari adanya hal yang menggoyahkan investasi.

    Pengaruh Fluktuasi PPI di Market Forex

    Tidak dapat dipungkiri, PPI memang layaknya trend. Sehingga ia bisa saja mengalami proses naik turun yang tidak menentu. Bahkan sering kali tidak bisa ditebak. Ternyata, ada pengaruhnya. Salah satu pengaruhnya adalah pada saat terjadi kenaikan harga di PPI, maka kita bisa tahu bahwa harga di kalangan produsen juga sedang meningkat.

    Hal seperti itu sebagai tanda bahwa kondisi ekonomi sedang bergerak maju. Namun, lain halnya jika kondisi laju PPI kian melambat, trader atau investor akan terdampak masalah ekonomi. Terancamnya angka ekonomi ini yang akan memunculkan ekonomi secara keseluruhan berdampak negatif terutama pada GDP.

    Hal ini perlu Anda ketahui, bahwa deflasi (inflasi negatif) nantinya akan menimbulkan resesi. Hal tersebut jika deflasi berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga kita dapat simpulkan bahwa inflasi tinggi memang tidak selamanya baik. Bagian negatif dari kenaikan inflasi adalah biaya hidup masyarakat yang akan semakin mahal.

    Sehingga untuk mencegahnya maka kita perlu melakukan penurunan terhadap laju inflasi. Tenang, kita tidak bergerak sendiri. Karena rupanya bank sentral juga kerap berusaha menurunkan harga untuk menuju tingkat positif. Dengan kata lain, bank sentral bisa saja menurunkan suku bunga sesuai dengan laju inflasi.

    Namun, tentu saja jika terjadi adanya suku bunga yang tinggi hal tersebut menandakan bahwa laju inflasi memang benar-benar naik. Maka kita pun jadi tahu bahwa penurunan PPI akan berpengaruh pada laju CPI yang justru semakin lambat. Namun, dari situ akan timbul suatu penekanan yang mengharuskan bank sentral untuk menurunkan suku bunga.

    Jika kita melihat dari kacamata negatif, pasti ada saja hambatannya. Salah satunya kemampuan menurunkan nilai tukar mata uang negara terkait. Hal ini terjadi jika tidak adanya faktor lain yang justru lebih signifikan. Jika penurunan PPI mengindikasikan penurunan laju CPI, maka kenaikan PPI akan mempercepat laju CPI.

    Kenaikan laju CPI sebagai tindakan bagi bank sentral untuk menaikan jumlah suku bunga. Hal yang seperti ini nantinya akan semakin mendukung peningkatan terhadap nilai tukar mata uang di suatu negara yang terkait. Dengan catatan, apabila tidak ada faktor lainnya yang mampu merubah secara signifikan.
    Click image for larger version

Name:	sf-thumb-20191204115759144-crop-131128-1204115749.jpg
Views:	1
Size:	25.6 KB
ID:	13017851
    Dari bahasan artikel di atas, kita bisa ambil kesimpulan bahwa peran PPI maupun CPI di dalam indikator fundamental.memang sama pentingnya. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin sukses dalam trading forex, terkait indikator yang satu ini tidak boleh dilupakan. Paling tidak Anda kenal dan paham akan dasarnya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    PPI itu adalah angka produksi barang dan jasa berdasarkan permintaan pasar, jadi udah pasti akan dikonsumsi, berikutnya pasti juga akan meningkankan statistik daya konsumen masyarakat atau CPI, nah itulah kenapa penting, kalo PPI turun sementara CPI naik, itu bisa jadi akan ada perlambatan pertumbuhan ekonomi
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X