Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    3 Strategi Pada Gaya Swing Trading yang Wajib Dilakukan Trader
    Click image for larger version

Name:	draftrevisi-metodologi-swing-trading-282978-25573.jpeg
Views:	1
Size:	32.4 KB
ID:	13017673
    Sudah berapa lama Anda memainkan trading dan menggunakan gaya swing trading? Jika Anda pernah menggunakan swing trading, mungkin Anda akan menggunakannya sebagai acuan dalam strategi trading yang dapat Anda gunakan sebagai bahan mempertimbangkan keputusan akan pengambilan keuntungan baik dalam jangka pendek maupun jangka menengah. Biasanya gaya trading ini di dasarkan pada penggunaan analisis teknis apabila Anda ingin melihat peluang trading.

    Selain memanfaatkan penilaian fundamental yang berasal dari trend dan pola harga para swing trader, Anda dapat menduduki posisi short long dalam satu sesi trading. Posisi tersebut tentu saja tidak lebih untuk beberapa hari dapat Anda gunakan. Pada periode ini beberapa trader cenderung untuk menahan posisi mereka lebih lama hingga mereka melampai batas target yang mereka capai.

    Istilah swing trading begitu populer di kalangan retail trader forex. Mengapa demikian? Alasannya cukup sederhana, ia merupakan strategi swing trading forex yang berisi tentang teknik entry dan exit yang memerlukan pengecekan grafik, entah hanya sekali ataupun dua kali setiap harinya, biasanya paling banyak setiap beberapa jam sekali. Dengan adanya jadwal yang relatif santai, begitu cocok bagi Anda yang menjalankan trading akan tetapi memiliki kesibukan lain yang begitu padat. Ide utama yang ada pada swing trading berkutat pada penangkapan sebagian pergerakan harga yang bersifat potensial.

    Para swing trader terkadang lebih memilih mata uang dengan volatilitas yang lebih tinggi sedangkan yang lain cenderung memilih pada kondisi trading yang lebih tenang. Jika Anda masih bingung dengan bahasan swing trader, Anda dapat menekankan bahwa swing dapat diartikan dengan membeli disaat rendah dan menjualnya disaat tinggi. Dengan adanya swing trading Anda juga dapat mengantisipasi adanya pergerakan harga berikutnya yang memasuki trade, serta memanfaatkannya dalam pergerakan harga.

    Para trader yang sukses akan berusaha untuk mengambil sebagian pergerakan harga yang dapat diantisipasi dan memiliki dampak akan mencari peluang pada trading berikutnya. Keuntungan lain yang dapat Anda rasakan dari swing trading yakni Anda tak perlu lagi menghabiskan waktu Anda sepanjang hari berada di depan monitor saat trading. Terlebih ketika analisis teknis menjadi jenis analisis yang penting untuk diimplementasikan dalam swing trading, karena durasi tradingnya yang relatif pendek.

    Disamping itu, ketika Anda menggunakan analisis fundamental Anda dapat membuat penilaian menjadi lebih baik. Biasanya para swing trader yang sukses cenderung melakukan pemanasan beberapa trading selama satu bulan.

    Pro dan Kontra Swing Trading di Kalangan Trader

    Pro kontra merupakan hal yang biasa dalam soal apapun, karena semua pasti merasakan hal yang berbeda, apalagi soal swing trading. Kali ini akan dibahas mengenai keunggulan yang ada pada swing trading. Swing trading dapat dimanfaatkan sebagai penanda pasang surut yang terjadi secara alami dalam arus pasar forex. Pada pasar keuangan bisa jadi Anda tidak pernah bisa bergerak menuju satu arah dengan memanfaatkannya. Dalam hal ini Anda dapat meningkatkan pembalikan karena Anda akan menghasilkan uang disaat pasar forex mengalami kenaikan dan bisa juga menghasilkan beberapa disaat pasar mengalami kemunduran.

    Anda dapat mengidentifikasi peluang dengan cara keluar masuk pasar. Apabila Anda melihat grafik keuangan mana pun, Anda akan melihat hampir ada trend jangka panjang yang terlihat pasti.Akan tetapi pasar tidak selalu berada pada area support ataupun resistance. Disaat Anda merasa segan untuk masuk atupun keluar dari pasar dalam hitungan beberapa hari, Anda dapat mengumpulkan keuntungan serta melakukan identifikasi pada pasar lain dengan menyiapkan trade lain.

    Hal tersebut dapat meminimalisir Anda menyebarkan resiko serta mengikat modal yang dalam jumlah sedikit jika dibandingkan dengan terus-menerus menghasilkan margin agar mendapatkan posisi yang baru disaat Anda telah menemukan trade baru. Disaat Anda menutup posisi pertama, Anda tak perlu pusing menyetor banyak uang dalam akun untuk menutupi posisi kedua.

    Jika Anda mengalami stop loss yang lebih kecil jika dibandingkan dengan trade jangka panjang, maka stop loss yang ada pada swing trade memungkinkan Anda untuk mendapatkan 100 pip yang berdasarkan pada grafik 4 jam, pada stop loss akan muncul grafik mingguan yang berdasarkan pada trend keseluruhan yang menghasilkan 400 pip. Hal tersebut memungkinkan Anda untuk menempatkan posisi yang berukuran lebih besar jika dibandingkan dengan posisi leverage yang rendah melalui trend yang berjangka panjang. Tak perlu khawatir, Anda memiliki batasan yang jelas.

    Kerapkali swing trader dianggap oleh trader menjadi hal yang lebih teknis, oleh karenanya Anda akan memiliki area tertentu agar dapat di anggap sebagai tanda bahwa Anda berada dalam trade yang sama dalam bekerja. Karenanya, Anda diminta untuk jeli dan tahu kapan trading tidak berfungsi dan kapan ia akan membatasi damage yang dapat ditimbulkan oleh trading yang buruk. Trader jangka panjang tentu saja akan memberikan tempat yang begitu luas pada pasar forex karena mereka akan menunggu untuk mengikuti hal yang bersifat fundamental.


    Kelemahan Swing Trading di Kalangan Trader

    Bisa jadi Anda kerapkali mengalami whipsawed, hanya karena posisi pasar menunjukkan adanya support ataukah resistance yang terjadi pada area tertentu. Namun tidak berarti bahwa mereka akan menghormati kondisi terkini yang terjadi pada Anda. Kapanpun menjalankan trading, maka wajib taruhkan dana. Oleh karenanya, sebagai swing trader Anda akan sering mempertaruhkannya. Selain itu, kemungkinan besar Anda juga akan mengalami adanya kerugian dari waktu ke waktu, sehingga tidak peduli seberapa baikkah diri.

    Dalma hal ini Anda diminta untuk terus menggali pengalaman dalam hal analisis teknis. Meski dengan adanya kelemahan bukan berarti Anda harus bekerja ekstra. Namun Anda perlu tahu bahwa hampir semua orang dapat mengetahui trend yang ada pada grafik. Ia bergerak dari kiri bawah ke kanan serta dari atas waktu ke waktu, akan tetapi seseorang yang melakukan swing trade pada grafik perlu melakukan identifikasi entry dan exit point. Hal tersebut merupakan sesuatu yang dapat dilakukan oleh para analisis teknis, akan tetapi Anda perlu mempelajarinya terlebih dahulu step by step.

    Sebagai trader pola pikir Anda harus berbeda dari trading jangka panjang. Anda pun diminta untuk lebih berani meski belum tentu adanya scalping, swing trader akan memiliki resiko yang berupa ketakutan akan keluar dari pasar karena pullback dalam range yang lebih kecil terlihat lebih kejam jika dibandingkan dengan seseorang yang melihat grafik mingguan. Hal tersebut merupakan masalah psikologis yang pada akhirnya mau tidak mau harus Anda hadapi selama berprofesi sebagai trader.

    Sejauh Mana Anda Mengetahui Swing Trading vs Day Trading?

    Agar Anda memahami konsep swing trading, perlu memperhatikan adanya perbedaan antara day trading dengan swing trading. Perbedaan diantara kedua terletak pada konsep time frame posisi. Dimana day trader dapat masuk dan keluar dari pasar forex dalam beberapa kali meski dalam satu hari, namun pada swing trader Anda dapat menahan posisi selama beberapa minggu.

    Anda tak perlu bingung, karena kedua gaya tersebut memang berbeda karena adanya perbedaan modal, waktu luang, hingga jam pasar. Biasanya strategi day trading cocok Anda gunakan untuk trader yang menginginkan adanya penggabungan dengan mendatangkan keuntungan dengan cepat. Sayangnya day trader biasanya menutup semua trading di akhir satu hari.

    Oleh karenanya, setiap hari trader memiliki tujuan baru untuk mulai dengan catatan yang lebih bersih agar dapat membatasi exposure mereka terhadap pergerakan akhir pekan di malam hari. Sebagai trader Anda dapat memutuskan gaya mana yang Anda inginkan. Entah itu swing trader ataukah trader harian yang mencari keuntungan. Akan tetapi perbedaannya terletak pada adanya metode kerja, gaya, serta adanya kemahiran yang diharapkan.

    Ketahuilah di sini Anda diminta untuk terbiasa menggunakan analisis teknis. Di sisi lain, day trader, cenderung mengandalkan software,, sistem grafik, serta beberapa teknik scalping. Swing trader dapat menghasilkan keuntungan hingga mengalami kerugian yang jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan day trader yang mengalami kerugian besar hingga menghasilkan keuntungan besar dalam strategi swing trading. Swing trader cenderung membuka sedikit peluang trade, dan akan dibuka pada saat swing trading mengalami pendekatan trading dalam jangka panjang di mana posisi tersebut akan ditahan selama beberapa bulan.

    Range Trading: Strategi Forex dalam Swing Trading

    Range trading dapat didefinisikan sebagai salah satu pendekatan trading yang populer. Strategi trading ini memiliki tujuan memanfaatkan range pasangan mata uang yang sebagian besar akan bergerak ke samping di antara level support ataupun resistance yang dapat diidentifikasi. Oleh karenanya, adanya alat analisis teknis tersebut dapat digunakan agar dapat menemukan level support ataupun resistance yang ada pada grafik.

    Pada dasarnya trader dapat melihat buyer yang sedang menghadapi tantangan selama berada di kondidi uptrend dimana level tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga pasar yang cenderung bertindak sebagai resistance. Namun sebaliknya, mereka akan mencari serta menemukan level support yang bertindak sebagai acuan untuk mencegah price action bergerak menuju ke level bawah.

    Tahukah Anda bahwa terdapat bentuk range trading yang populer yang bernama rectangle trading. Dalam price action ia dibatasi dalam sebagian besar periode range trading. Hal tersebut merupakan contoh klasik dari range trading di mana pada level resistance dan support yang telah teridentifikasi ia dapat mencegah adanya pergerakan harga yang diperdagangkan di atas maupun di bawahnya. Hanya akan ada sekali dari total delapan swing pergerakan harga keluar yang akan menutup di luar gambar persegi panjang yang akan Anda temui. Oleh karenanya, strategi forex swing trading terlihat sederhana.

    Disaat price action telah mendekati level support atau resistance, Anda dapat memantau pergerakan harga. Anda pun dapat menempatkan buy atau sell order yang berada di dekat level tersebut untuk membuka posisi trade secara otomatis. Penempatan order take profit bisanya bergantung pada gaya trading yang Anda gunakan. Apabila Anda termasuk dalam katagori trader yang agresif, Anda akan mencari pergerakan menuju arah ujung range yang berlawanan. Alternatif lain yang dapat Anda gunakan adalah memutuskan membukukan keuntungan disaat price action sedang mendekati kedua moving average pada periode 100 dan periode 200.

    Apabila Anda lebih memilih untuk keluar dari skenario moving average, sebaiknya menutup keuntungan untuk membukukan keuntugan yang Anda miliki. Misalnya saja, karena Anda mempertaruhkan sebanyak 25 pips demi mendapatkan 80 pips, maka muncul rasio risk-reward yang perbandingannya diangka 1:3. Dalam hal ini =hanya perlu waktu satu hari agar dapat menyelesaikan trading. Namun apabila telah memutuskan untuk menunggu keluar hingga mencapai harga maka Anda akan memakan waktu sekitar 2 minggu untuk melakukan pergerakan harga hingga mencapai area yang diinginkan serta mendapat keuntungan yang sesuai dengan harapan.

    Breakout Trading: Strategi Forex dalam Swing Trading

    Teknik breakout trading merupakan kebalikan dari aktivitas range trading. Breakout dapat terjadi disaat mata uang tengah menembus di atas resistance atau berada di bawah support ketika volume mengalami peningkatan. Dalam trading forex, komponen volume kerap diabaikan karena tidak memiliki sumber data volume sentral yang digunakan untuk pasar Forex. Sebagai bagian dari hasil proses breakout, yang terjadi dalam pasar kemungkinan besar adalah akan muncul perdagangan dalam uptrend atau downtrend yang terjadi secara berkelanjutan. Posisi breakout terbaik biasanya muncul setelah ada fase konsolidasi lama.

    Keuntungan besar yang bisa nda dapatkan dari breakout trading yakni kenyataan bahwa ia dapat bekerja pada semua time frame dan pasar. Oleh karenanya, Anda dapat menerapkan strategi ini untuk melakukan aktivitas day trading, scalping, position trading, swing trading, dan lainnya. Dalam fase pertama yang ada pada breakout trading yakni pengalaman menemukan pasangan mata uang yang dapat diperdagangkan dalam fase konsolidasi, yang telah ditandai dengan adanya penurunan volatilitas. Adanya trader yang mengalami breakout dapat melakukan perdagangan breakout yang berasal dari formasi konsolidasi lain serta dalam bentuk persegi panjang, seperti halnya pennant, triangle, channel, wedge, serta flag.

    Yang menjadi fokus utama dalam hal ini yakni titik di mana price action dapat menembus harga di luar range yang telah ditentukan, dan ia akan lebih disukai apabila terdapat volume yang meningkat. Saat Anda melihat price action yang sama, misalnya saja dalam mata uang EUR/USD yang diperdagangkan pada range terbatas. Dalam grafik Anda akan menemui panah merah yang menunjukkan adanya volume yang menurun serta menunjukkan skenario breakout yang potensial. Meskipun kondisi price action dapat bergerak dalam hitungan menit di atas resistance bergambar persegi panjang, maka volume yang ditampilkan pada indikator di bagian bawah grafik tidak dapat menunjukkan adanya pergerakan breakout yang berhasil.

    Harga bisa jadi mengalami kenaikan yang lebih tinggi untuk dapat menutup bagian di atas persegi panjang. Angka volume yang mencetak level tertinggi terlihat dalam beberapa bulan terakhir, sepert halnya melakukan verifikasi breakout. Adanya panah merah pada grafik harga menunjukkan bahwa data volume yang berada di belakang mengalami candle breakout. Apabila price action ditutup di atas resistance persegi panjang menggunakan volume yang lebih tinggi, maka ia akan bergerak menuju penyelesaian set up trading.

    Tahukah Anda bahwa terdapat dua strategi entry yang dapat Anda coba. Opsi yang pertama yakni Anda dapat membuka posisi buy setelah harga ditutup di atas garis resistance. Selanjutnya yakni pilihan yang kedua yakni menunggu posisi pullback, yang merupakan tes ulang dari resistance yang rusak dan tengah bertindak sebagai support. Disaat Anda mengambil opsi buy, artinya Anda berada dalam permainan dimana Anda telah memasuki pasar tanpa terbesit keraguan. Pada opsi pullback biasanya menawarkan rasio risk reward yang lebih baik karena entry point akan terlihat lebih dekat dengan adanya stop loss yang Anda alami.

    Akan tetapi tidak ada jaminan bahwa price action akan kembali pada posisi yang rendah apabila Anda ingin melakukan pengujian ulang dengan menunggu pullback, dalam hal ini mungkin Anda merasa kehilangan peluang. Akan tetapi alam suatu permisalan, jika ada kedua skenario berjalan dengan baik, dan terdapat selisih harga sekitar 30 pips. Maka Anda harus bersiap mengalami stop loss yang ditempatkan di angka 40 pips di bawah resistance sebelumnya agar Anda mempunyai keringanan apabila kondisi pasar sedang melemah.

    Swing Trading dengan Fibonacci Retracement untuk Trader

    Fibonacci retracement merupakan sejenis indikator analisis teknis yang kerap digunakan oleh trader untuk menemukan level support dan resistance yang potensial yang ada pada grafik berdasarkan pada seri numeric. Fibonacci dalam hal ini menggunakan level harga horizontal untuk menentukan dimana area potensial yang menarik bagi para buyer maupun seller. Terdapat lima level fibonacci retracement yang digunakan, yakni diangka: 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, serta 78,6%. Dari kelima nilai tersebut tiga nilai tengah, utamanya pada nilai 50% dianggap nilai yang terkuat. Fibonacci retracements memang dibuat untuk menghubungkan titik harga penting yang ada pada grafik disaat uptrend ataupun downtrend yang dimulai dari titik dimana ia berakhir.

    Inti dari fibonacci retracement yakni menghubungkan antara swing high dengan swing low, atupun sebaliknya. Fibonacci retracements merupakan salah satu indikator teknis yang begitu populer. Tidak ada indikator teknis yang diandalkan secara sempurna, akan tetapi fibonacci retracement menyebabkan munculnya reaksi pasar yang cukup signifikan disaat Anda bertemu dengan indikasi support ataupun resistance lainnya. Pada strategi forex swing trading difokuskan pada tiga garis retracement sentral yang terdiri dari angka: 38,2%, 50% dan 61,8%. Hal tersebut bertujuan agar Anda dapat mencoba serta memanfaatkan kemungkinan reaksi pasar dari level ini.

    Pada kasus tertentu price action akan berputar lebih rendah setelah menyentuh fibonacci retracement 38,2% untuk yang pertama kalinya. Pada kasus yang sama, akan terjadi retracement sebesar 50% dan terjadi pergerakan harga tidak pernah mencapai level fibonacci retracement diangka 61,8%.

    Dengan strategi trading ini Anda dapat menjual mata uang USD/CAD kapan saja ketika harga telah mencapai level retracement. Tujuannya adalah agar Anda dapat menahan posisi terbuka hingga pergerakan harga akan menelusuri fibonacci retracement pertama yang posisinya lebih rendah. Oleh karenanya, Anda dapat menjual retracement diangka 38,2% untuk mencapai garis retracement sebesar 23,6%.

    Yang perlu Anda catat yakni setiap Anda mengalami pergerakan di atas $1,3360 maka kemungkinan besar Anda akan membatalkan set up trading. Di sisi lain, tujuan ditutupnya trade di sekitar handle yang memiliki nilai $1,30 adalah untuk menghasilkan pergerakan senilai 300+ pip dan menghasilkan rasio risk-reward pada perbandingan 1:6. Nantinya Anda akan mendapati grafik yang menunjukkan bahwa price action akan menelusuri di angka $1,3306 agar mencapai keuntungan yang dapat diterapkan pada dua kesempatan berikutnya disaat garis retracement sebesar 50% akan membatasi pergerakan Anda ke atas. Dalam kedua kasus tersebut, nanatinya price action akan menelusuri kembali garis fibonacci retracement yang memiliki posisi lebih rendah.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalo pake fibo harus ada perbandingan antara yang di char 4H dan daily bro, jangan sampe dimakan mentah2, harus ada konfirmasi di chart yang lebih rendah seperti 4h dan 15m, toh bukan berarti op nya harus bertahan berhari2, kalo hasil analisa entar besok tren retrace, ya close aja dulu sebelum selesai trading yang penting profit dijadikan duid dulu

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Originally posted by Suyati Vio View Post
      [ATTACH=CONFIG]338681[/ATTACH]
      Sudah berapa lama Anda memainkan trading dan menggunakan gaya swing trading? Jika Anda pernah menggunakan swing trading, mungkin Anda akan menggunakannya sebagai acuan dalam strategi trading yang dapat Anda gunakan sebagai bahan mempertimbangkan keputusan akan pengambilan keuntungan baik dalam jangka pendek maupun jangka menengah. Biasanya gaya trading ini di dasarkan pada penggunaan analisis teknis apabila Anda ingin melihat peluang trading.

      Selain memanfaatkan penilaian fundamental yang berasal dari trend dan pola harga para swing trader, Anda dapat menduduki posisi short long dalam satu sesi trading. Posisi tersebut tentu saja tidak lebih untuk beberapa hari dapat Anda gunakan. Pada periode ini beberapa trader cenderung untuk menahan posisi mereka lebih lama hingga mereka melampai batas target yang mereka capai.

      Istilah swing trading begitu populer di kalangan retail trader forex. Mengapa demikian? Alasannya cukup sederhana, ia merupakan strategi swing trading forex yang berisi tentang teknik entry dan exit yang memerlukan pengecekan grafik, entah hanya sekali ataupun dua kali setiap harinya, biasanya paling banyak setiap beberapa jam sekali. Dengan adanya jadwal yang relatif santai, begitu cocok bagi Anda yang menjalankan trading akan tetapi memiliki kesibukan lain yang begitu padat. Ide utama yang ada pada swing trading berkutat pada penangkapan sebagian pergerakan harga yang bersifat potensial.

      Para swing trader terkadang lebih memilih mata uang dengan volatilitas yang lebih tinggi sedangkan yang lain cenderung memilih pada kondisi trading yang lebih tenang. Jika Anda masih bingung dengan bahasan swing trader, Anda dapat menekankan bahwa swing dapat diartikan dengan membeli disaat rendah dan menjualnya disaat tinggi. Dengan adanya swing trading Anda juga dapat mengantisipasi adanya pergerakan harga berikutnya yang memasuki trade, serta memanfaatkannya dalam pergerakan harga.

      Para trader yang sukses akan berusaha untuk mengambil sebagian pergerakan harga yang dapat diantisipasi dan memiliki dampak akan mencari peluang pada trading berikutnya. Keuntungan lain yang dapat Anda rasakan dari swing trading yakni Anda tak perlu lagi menghabiskan waktu Anda sepanjang hari berada di depan monitor saat trading. Terlebih ketika analisis teknis menjadi jenis analisis yang penting untuk diimplementasikan dalam swing trading, karena durasi tradingnya yang relatif pendek.

      Disamping itu, ketika Anda menggunakan analisis fundamental Anda dapat membuat penilaian menjadi lebih baik. Biasanya para swing trader yang sukses cenderung melakukan pemanasan beberapa trading selama satu bulan.

      Pro dan Kontra Swing Trading di Kalangan Trader

      Pro kontra merupakan hal yang biasa dalam soal apapun, karena semua pasti merasakan hal yang berbeda, apalagi soal swing trading. Kali ini akan dibahas mengenai keunggulan yang ada pada swing trading. Swing trading dapat dimanfaatkan sebagai penanda pasang surut yang terjadi secara alami dalam arus pasar forex. Pada pasar keuangan bisa jadi Anda tidak pernah bisa bergerak menuju satu arah dengan memanfaatkannya. Dalam hal ini Anda dapat meningkatkan pembalikan karena Anda akan menghasilkan uang disaat pasar forex mengalami kenaikan dan bisa juga menghasilkan beberapa disaat pasar mengalami kemunduran.

      Anda dapat mengidentifikasi peluang dengan cara keluar masuk pasar. Apabila Anda melihat grafik keuangan mana pun, Anda akan melihat hampir ada trend jangka panjang yang terlihat pasti.Akan tetapi pasar tidak selalu berada pada area support ataupun resistance. Disaat Anda merasa segan untuk masuk atupun keluar dari pasar dalam hitungan beberapa hari, Anda dapat mengumpulkan keuntungan serta melakukan identifikasi pada pasar lain dengan menyiapkan trade lain.

      Hal tersebut dapat meminimalisir Anda menyebarkan resiko serta mengikat modal yang dalam jumlah sedikit jika dibandingkan dengan terus-menerus menghasilkan margin agar mendapatkan posisi yang baru disaat Anda telah menemukan trade baru. Disaat Anda menutup posisi pertama, Anda tak perlu pusing menyetor banyak uang dalam akun untuk menutupi posisi kedua.

      Jika Anda mengalami stop loss yang lebih kecil jika dibandingkan dengan trade jangka panjang, maka stop loss yang ada pada swing trade memungkinkan Anda untuk mendapatkan 100 pip yang berdasarkan pada grafik 4 jam, pada stop loss akan muncul grafik mingguan yang berdasarkan pada trend keseluruhan yang menghasilkan 400 pip. Hal tersebut memungkinkan Anda untuk menempatkan posisi yang berukuran lebih besar jika dibandingkan dengan posisi leverage yang rendah melalui trend yang berjangka panjang. Tak perlu khawatir, Anda memiliki batasan yang jelas.

      Kerapkali swing trader dianggap oleh trader menjadi hal yang lebih teknis, oleh karenanya Anda akan memiliki area tertentu agar dapat di anggap sebagai tanda bahwa Anda berada dalam trade yang sama dalam bekerja. Karenanya, Anda diminta untuk jeli dan tahu kapan trading tidak berfungsi dan kapan ia akan membatasi damage yang dapat ditimbulkan oleh trading yang buruk. Trader jangka panjang tentu saja akan memberikan tempat yang begitu luas pada pasar forex karena mereka akan menunggu untuk mengikuti hal yang bersifat fundamental.


      Kelemahan Swing Trading di Kalangan Trader

      Bisa jadi Anda kerapkali mengalami whipsawed, hanya karena posisi pasar menunjukkan adanya support ataukah resistance yang terjadi pada area tertentu. Namun tidak berarti bahwa mereka akan menghormati kondisi terkini yang terjadi pada Anda. Kapanpun menjalankan trading, maka wajib taruhkan dana. Oleh karenanya, sebagai swing trader Anda akan sering mempertaruhkannya. Selain itu, kemungkinan besar Anda juga akan mengalami adanya kerugian dari waktu ke waktu, sehingga tidak peduli seberapa baikkah diri.

      Dalma hal ini Anda diminta untuk terus menggali pengalaman dalam hal analisis teknis. Meski dengan adanya kelemahan bukan berarti Anda harus bekerja ekstra. Namun Anda perlu tahu bahwa hampir semua orang dapat mengetahui trend yang ada pada grafik. Ia bergerak dari kiri bawah ke kanan serta dari atas waktu ke waktu, akan tetapi seseorang yang melakukan swing trade pada grafik perlu melakukan identifikasi entry dan exit point. Hal tersebut merupakan sesuatu yang dapat dilakukan oleh para analisis teknis, akan tetapi Anda perlu mempelajarinya terlebih dahulu step by step.

      Sebagai trader pola pikir Anda harus berbeda dari trading jangka panjang. Anda pun diminta untuk lebih berani meski belum tentu adanya scalping, swing trader akan memiliki resiko yang berupa ketakutan akan keluar dari pasar karena pullback dalam range yang lebih kecil terlihat lebih kejam jika dibandingkan dengan seseorang yang melihat grafik mingguan. Hal tersebut merupakan masalah psikologis yang pada akhirnya mau tidak mau harus Anda hadapi selama berprofesi sebagai trader.

      Sejauh Mana Anda Mengetahui Swing Trading vs Day Trading?

      Agar Anda memahami konsep swing trading, perlu memperhatikan adanya perbedaan antara day trading dengan swing trading. Perbedaan diantara kedua terletak pada konsep time frame posisi. Dimana day trader dapat masuk dan keluar dari pasar forex dalam beberapa kali meski dalam satu hari, namun pada swing trader Anda dapat menahan posisi selama beberapa minggu.

      Anda tak perlu bingung, karena kedua gaya tersebut memang berbeda karena adanya perbedaan modal, waktu luang, hingga jam pasar. Biasanya strategi day trading cocok Anda gunakan untuk trader yang menginginkan adanya penggabungan dengan mendatangkan keuntungan dengan cepat. Sayangnya day trader biasanya menutup semua trading di akhir satu hari.

      Oleh karenanya, setiap hari trader memiliki tujuan baru untuk mulai dengan catatan yang lebih bersih agar dapat membatasi exposure mereka terhadap pergerakan akhir pekan di malam hari. Sebagai trader Anda dapat memutuskan gaya mana yang Anda inginkan. Entah itu swing trader ataukah trader harian yang mencari keuntungan. Akan tetapi perbedaannya terletak pada adanya metode kerja, gaya, serta adanya kemahiran yang diharapkan.

      Ketahuilah di sini Anda diminta untuk terbiasa menggunakan analisis teknis. Di sisi lain, day trader, cenderung mengandalkan software,, sistem grafik, serta beberapa teknik scalping. Swing trader dapat menghasilkan keuntungan hingga mengalami kerugian yang jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan day trader yang mengalami kerugian besar hingga menghasilkan keuntungan besar dalam strategi swing trading. Swing trader cenderung membuka sedikit peluang trade, dan akan dibuka pada saat swing trading mengalami pendekatan trading dalam jangka panjang di mana posisi tersebut akan ditahan selama beberapa bulan.

      Range Trading: Strategi Forex dalam Swing Trading

      Range trading dapat didefinisikan sebagai salah satu pendekatan trading yang populer. Strategi trading ini memiliki tujuan memanfaatkan range pasangan mata uang yang sebagian besar akan bergerak ke samping di antara level support ataupun resistance yang dapat diidentifikasi. Oleh karenanya, adanya alat analisis teknis tersebut dapat digunakan agar dapat menemukan level support ataupun resistance yang ada pada grafik.

      Pada dasarnya trader dapat melihat buyer yang sedang menghadapi tantangan selama berada di kondidi uptrend dimana level tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga pasar yang cenderung bertindak sebagai resistance. Namun sebaliknya, mereka akan mencari serta menemukan level support yang bertindak sebagai acuan untuk mencegah price action bergerak menuju ke level bawah.

      Tahukah Anda bahwa terdapat bentuk range trading yang populer yang bernama rectangle trading. Dalam price action ia dibatasi dalam sebagian besar periode range trading. Hal tersebut merupakan contoh klasik dari range trading di mana pada level resistance dan support yang telah teridentifikasi ia dapat mencegah adanya pergerakan harga yang diperdagangkan di atas maupun di bawahnya. Hanya akan ada sekali dari total delapan swing pergerakan harga keluar yang akan menutup di luar gambar persegi panjang yang akan Anda temui. Oleh karenanya, strategi forex swing trading terlihat sederhana.

      Disaat price action telah mendekati level support atau resistance, Anda dapat memantau pergerakan harga. Anda pun dapat menempatkan buy atau sell order yang berada di dekat level tersebut untuk membuka posisi trade secara otomatis. Penempatan order take profit bisanya bergantung pada gaya trading yang Anda gunakan. Apabila Anda termasuk dalam katagori trader yang agresif, Anda akan mencari pergerakan menuju arah ujung range yang berlawanan. Alternatif lain yang dapat Anda gunakan adalah memutuskan membukukan keuntungan disaat price action sedang mendekati kedua moving average pada periode 100 dan periode 200.

      Apabila Anda lebih memilih untuk keluar dari skenario moving average, sebaiknya menutup keuntungan untuk membukukan keuntugan yang Anda miliki. Misalnya saja, karena Anda mempertaruhkan sebanyak 25 pips demi mendapatkan 80 pips, maka muncul rasio risk-reward yang perbandingannya diangka 1:3. Dalam hal ini =hanya perlu waktu satu hari agar dapat menyelesaikan trading. Namun apabila telah memutuskan untuk menunggu keluar hingga mencapai harga maka Anda akan memakan waktu sekitar 2 minggu untuk melakukan pergerakan harga hingga mencapai area yang diinginkan serta mendapat keuntungan yang sesuai dengan harapan.

      Breakout Trading: Strategi Forex dalam Swing Trading

      Teknik breakout trading merupakan kebalikan dari aktivitas range trading. Breakout dapat terjadi disaat mata uang tengah menembus di atas resistance atau berada di bawah support ketika volume mengalami peningkatan. Dalam trading forex, komponen volume kerap diabaikan karena tidak memiliki sumber data volume sentral yang digunakan untuk pasar Forex. Sebagai bagian dari hasil proses breakout, yang terjadi dalam pasar kemungkinan besar adalah akan muncul perdagangan dalam uptrend atau downtrend yang terjadi secara berkelanjutan. Posisi breakout terbaik biasanya muncul setelah ada fase konsolidasi lama.

      Keuntungan besar yang bisa nda dapatkan dari breakout trading yakni kenyataan bahwa ia dapat bekerja pada semua time frame dan pasar. Oleh karenanya, Anda dapat menerapkan strategi ini untuk melakukan aktivitas day trading, scalping, position trading, swing trading, dan lainnya. Dalam fase pertama yang ada pada breakout trading yakni pengalaman menemukan pasangan mata uang yang dapat diperdagangkan dalam fase konsolidasi, yang telah ditandai dengan adanya penurunan volatilitas. Adanya trader yang mengalami breakout dapat melakukan perdagangan breakout yang berasal dari formasi konsolidasi lain serta dalam bentuk persegi panjang, seperti halnya pennant, triangle, channel, wedge, serta flag.

      Yang menjadi fokus utama dalam hal ini yakni titik di mana price action dapat menembus harga di luar range yang telah ditentukan, dan ia akan lebih disukai apabila terdapat volume yang meningkat. Saat Anda melihat price action yang sama, misalnya saja dalam mata uang EUR/USD yang diperdagangkan pada range terbatas. Dalam grafik Anda akan menemui panah merah yang menunjukkan adanya volume yang menurun serta menunjukkan skenario breakout yang potensial. Meskipun kondisi price action dapat bergerak dalam hitungan menit di atas resistance bergambar persegi panjang, maka volume yang ditampilkan pada indikator di bagian bawah grafik tidak dapat menunjukkan adanya pergerakan breakout yang berhasil.

      Harga bisa jadi mengalami kenaikan yang lebih tinggi untuk dapat menutup bagian di atas persegi panjang. Angka volume yang mencetak level tertinggi terlihat dalam beberapa bulan terakhir, sepert halnya melakukan verifikasi breakout. Adanya panah merah pada grafik harga menunjukkan bahwa data volume yang berada di belakang mengalami candle breakout. Apabila price action ditutup di atas resistance persegi panjang menggunakan volume yang lebih tinggi, maka ia akan bergerak menuju penyelesaian set up trading.

      Tahukah Anda bahwa terdapat dua strategi entry yang dapat Anda coba. Opsi yang pertama yakni Anda dapat membuka posisi buy setelah harga ditutup di atas garis resistance. Selanjutnya yakni pilihan yang kedua yakni menunggu posisi pullback, yang merupakan tes ulang dari resistance yang rusak dan tengah bertindak sebagai support. Disaat Anda mengambil opsi buy, artinya Anda berada dalam permainan dimana Anda telah memasuki pasar tanpa terbesit keraguan. Pada opsi pullback biasanya menawarkan rasio risk reward yang lebih baik karena entry point akan terlihat lebih dekat dengan adanya stop loss yang Anda alami.

      Akan tetapi tidak ada jaminan bahwa price action akan kembali pada posisi yang rendah apabila Anda ingin melakukan pengujian ulang dengan menunggu pullback, dalam hal ini mungkin Anda merasa kehilangan peluang. Akan tetapi alam suatu permisalan, jika ada kedua skenario berjalan dengan baik, dan terdapat selisih harga sekitar 30 pips. Maka Anda harus bersiap mengalami stop loss yang ditempatkan di angka 40 pips di bawah resistance sebelumnya agar Anda mempunyai keringanan apabila kondisi pasar sedang melemah.

      Swing Trading dengan Fibonacci Retracement untuk Trader

      Fibonacci retracement merupakan sejenis indikator analisis teknis yang kerap digunakan oleh trader untuk menemukan level support dan resistance yang potensial yang ada pada grafik berdasarkan pada seri numeric. Fibonacci dalam hal ini menggunakan level harga horizontal untuk menentukan dimana area potensial yang menarik bagi para buyer maupun seller. Terdapat lima level fibonacci retracement yang digunakan, yakni diangka: 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, serta 78,6%. Dari kelima nilai tersebut tiga nilai tengah, utamanya pada nilai 50% dianggap nilai yang terkuat. Fibonacci retracements memang dibuat untuk menghubungkan titik harga penting yang ada pada grafik disaat uptrend ataupun downtrend yang dimulai dari titik dimana ia berakhir.

      Inti dari fibonacci retracement yakni menghubungkan antara swing high dengan swing low, atupun sebaliknya. Fibonacci retracements merupakan salah satu indikator teknis yang begitu populer. Tidak ada indikator teknis yang diandalkan secara sempurna, akan tetapi fibonacci retracement menyebabkan munculnya reaksi pasar yang cukup signifikan disaat Anda bertemu dengan indikasi support ataupun resistance lainnya. Pada strategi forex swing trading difokuskan pada tiga garis retracement sentral yang terdiri dari angka: 38,2%, 50% dan 61,8%. Hal tersebut bertujuan agar Anda dapat mencoba serta memanfaatkan kemungkinan reaksi pasar dari level ini.

      Pada kasus tertentu price action akan berputar lebih rendah setelah menyentuh fibonacci retracement 38,2% untuk yang pertama kalinya. Pada kasus yang sama, akan terjadi retracement sebesar 50% dan terjadi pergerakan harga tidak pernah mencapai level fibonacci retracement diangka 61,8%.

      Dengan strategi trading ini Anda dapat menjual mata uang USD/CAD kapan saja ketika harga telah mencapai level retracement. Tujuannya adalah agar Anda dapat menahan posisi terbuka hingga pergerakan harga akan menelusuri fibonacci retracement pertama yang posisinya lebih rendah. Oleh karenanya, Anda dapat menjual retracement diangka 38,2% untuk mencapai garis retracement sebesar 23,6%.

      Yang perlu Anda catat yakni setiap Anda mengalami pergerakan di atas $1,3360 maka kemungkinan besar Anda akan membatalkan set up trading. Di sisi lain, tujuan ditutupnya trade di sekitar handle yang memiliki nilai $1,30 adalah untuk menghasilkan pergerakan senilai 300+ pip dan menghasilkan rasio risk-reward pada perbandingan 1:6. Nantinya Anda akan mendapati grafik yang menunjukkan bahwa price action akan menelusuri di angka $1,3306 agar mencapai keuntungan yang dapat diterapkan pada dua kesempatan berikutnya disaat garis retracement sebesar 50% akan membatasi pergerakan Anda ke atas. Dalam kedua kasus tersebut, nanatinya price action akan menelusuri kembali garis fibonacci retracement yang memiliki posisi lebih rendah.
      Saya menggunakan gaya trading swing dalam mendapatkan profit sudah 5 bulan gan,gaya teknik trading swing tentu acuannya pada time frame h4 kalau versi saya,karena time besar meskipun perlihatkan trend naik ataunturun tentu perlu koreksi disitu saya manfaatkan untuk swing di market.open posisi dinlakukan pada time fram h1 dan h30 sebagai acuan open posisi.dan yang penting trading di jam sesi eropa dan sesi amerika karena waktu sesi itu bisa di chek pergerakan semua trader aktif melakukan trade di market.

      Comment

      Advanced mode
      • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
      • #4 Collapse

        asal bisa profit aja ngak masalah, toh keberhasilan trader itu lebih banyak ditopang pada skill trading dan strategynya, sisanya adalah pengalaman trading, jadi mau disebut swing trader atau day trader terserah, yang penting bisa profit aja
        Place your siggy here

        Comment

        Advanced mode

        Online

        Working...
        X