Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Lebih Mengenal Bear dan Bill Dalam Trading Forex


    Click image for larger version

Name:	bear-dan-bull-dalam-pasar-forex-176964-26277.jpeg
Views:	1
Size:	20.7 KB
ID:	13017643

    Saat memasuki dunia trading forex bukanlah hal yang asing apabila kita mendengar banyak sekali istilah. Seringkali istilah yang digunakan menimbulkan banyak pertanyaan karena pengetahuan yang minim. Namun, jangan sampai minimnya pengetahuan menjadikan kita lengah.

    Seperti halnya kedua istilah, bear dan bull pasti Anda pernah mendengarnya, bukan? Begitu pula dengan bearish dan bullish pastinya juga pernah mendengarnya, bukan? Namun, bukan berarti Anda tidak mengerti terus artinya. Dalam artikel kali ini akan kami bahas lebih jauh tentang bear dan bull. Apakah keduanya memang bearis and bullish.

    Sejarah Bear dan Bull

    Bicara terkait bear dan bull apalagi kalau sudah mengungkit soal sejarah pastinya kita akan mengingat masa lalu, ya! Tentang kedua kata ini ternyata maknanya tidak jauh-jauh dari bahasa Inggris. Seperti halnya kata bear yang diambil dari kamus bahasa Inggris dan bermakna beruang, sedangkan bull memiliki makna sapi jantan.

    Tunggu, tunggu! Bahasan kita bukankah seputar trading forex? Lantas apa hubungannya? Hubungan keduanya adalah terkait perilaku kedua hewan tersebut. Seperti rumor yang telah kita ketahui, bahwa beruang akan membanting lawan menukik ke bawah, sementara kebalikannya, bullish justru bermakna sapi jantan yang menyeruduk lawan ke arah atas.

    Kedua rumor tersebut ternyata selalu digunakan dalam dunia pasar forex hingga saat ini. Hal ini karena serupa dengan penyebutan keputusan seorang investor yang dipengaruhi oleh pasar dan juga pergerakan pasar yang naik turun serupa dengan bear dan bull. Artinya pada saat harga mengalami penurunan disebut sebagai bearish sementara jika naik disebut bullish.

    Bearish dan Bullish

    Setelah mengetahui sejarahnya lebih jauh, maka kita dapat memaknai kedua istilah ini dengan sebutan yang berbeda. Maknanya seperti halnya bearish, dipandang sebagai pergerakan pasar yang lebih pesimis. Bagaimana tidak? Sudah menjadi rahasia umum jika bearish akan menunjukan pergerakan harga pasar ke arah bawah.

    Anda bisa memprediksi seperti apa ketika akan terjadi bearish. Di mana pergerakan harganya akan menukik tajam ke bawah. Penurunan terhadap harga uang menukik tajam ini juga dipengaruhi oleh trend pasar pada saat itu. Meskipun Anda sudah memprediksi akan terjadi kenaikan harga, trend pasar memang tidak dapat dikendalikan.

    Pada pergerakan harga yang seperti ini kita dapat menyimpulkan bahwa harga cenderung akan rendah. Ternyata berdampak juga pada tingkat pengangguran yang tinggi. Pada kejadian bearish ini nantinya jumlah pengeluaran masyarakat akan menurun, sehingga aliran untuk melakukan investasi pun cenderung kecil.

    Lalu bagaimana dengan bullish? Seperti yang telah kita sebutkan rumor di atas, bullish menunjukan pergerakan harga ke arah atas. Kondisi bullish pada suatu pasar akan membuat kesan positif pada investor. Tentu saja keadaan seperti ini berlainan arah dengan kondisi bearish yang justru menukik tajam.

    Suatu tanda terjadinya bullish di dalam pasar forex bisa dilihat dari adanya kenaikan harga yang sangat tajam. Meski pada mulanya Anda sebagai investor telah memprediksinya akan terjadi pergerakan harga ke bawah, namun ternyata terus bergerak ke atas. Dapat kita ketahui pada dasarnya pergerakan harga bullish ini berkebalikan dengan bearish.

    Terlihat dari adanya jumlah perekonomian yang sedang meningkat, maka dapat dipastikan bahwa pergerakan jumlah pengangguran sangat lambat. Bisa dikatakan sangat sedikit jumlah pengangguran pada masa itu. Dengan begitu, kegiatan perekonomian pun akan meningkat di dalam waktu tersebut.

    Trader Bearish dan Bullish
    Click image for larger version

Name:	strategi-trading-forex-dengan-pola-bear-trap-284633-3409.png
Views:	1
Size:	20.5 KB
ID:	13017644
    Selesai mengenal dasar trading forex bear dan bull kali ini kita akan merambah ke arah tradernya. Dari pergerakan harga, serta kondisi perekonomian yang terjadi di antara bearish dan Bullish kita dapat menyaksikan pergerakan trader yang berbeda. Benar, jika trader bear maka ia yang mengalami harga turun sedangkan trader bull sebaliknya.

    Jika kita mengingat kenapa bisa jadi penyebutan bear dan bull ini masuk ke ranah trading sebenarnya adalah hal yang biasa. Dahulu penyebutannya memang belum terbiasa. Sehingga istilah bearish maupun Bullish hanya ditujukan kepada kegiatan investasi saham saja. Namun siapa sangka jika perubahan waktu yang cepat menyamarkan sebutan ini untuk segala perekonomian.

    Karena adanya bull dan bear, maka dalam pergerakan perekonomian di pasar trading forex kita jadi tahu pada dasarnya di sana ada dua jenis trader. Siapakah dua jenis trader tersebut? Pertama, adalah trader yang mengharapkan pergerakan harga ke atas (Bullish) dan trader yang mengharap pergerakan harga ke bawah (bearish).

    1. Trader Bull

    Seperti yang telah kita ketahui bahwa bullish adalah pergerakan harga ke atas. Untuk kriteria trader yang menganut pergerakan harga ini biasanya akan mengalami persiapan posisi untuk jangka waktu yang panjang. Sehingga tidak heran apabila pada saat itu jumlah permintaan yang disertai instrumen harga bergerak naik.

    Bisa dikatakan aura trader bul ini bersifat positif dan optimis. Siapapun pastinya menginginkan trading forexnya menjadi bullish. Karena dengan menjadapat harga yang tinggi sudah pasti seorang trader akan mendapatkan banyak keuntungan di dalamnya. Sehingga tidak heran jika banyak sekali orang yang bahagia karena adanya trading ini.

    Seperti halnya kita ketahui, karena pergerakan ekonomi di bull ini mengalami kenaikan, maka tidak dapat dipungkiri jika jumlah penganggurannya pun rendah. Jumlah PDB sangat rendah, serta banyak investor yang aktif pada masa ini. Karena bersifat optimis, ekspetasi pun akan berjalan sesuai rencana.

    Di dalam trading forex yang satu ini tentu saja terdapat tujuan yang berkaitan dengan pasar. Seperti haknya, tujuan dalam menaikan jumlah modal dengan strategi pemanfaatan pergerakan market, informasi yang ada berkaitan dengan trend harga oleh trader, serta peningkatan harga secara bertahap.

    2. Trader Bearish

    Bearish, sudah kita singgung di atas sehingga tidak heran lagi jika Anda sudah lebih jauh mengenal maknanya. Jika pada trader bull bertujuan untuk menaikan harga di pasaran, berbeda halnya dengan bearish yang justru menurunkan harga pasar. Kenapa demikian? Mereka tidak cukup optimis dengan kenaikan harga hang akan terjadi sehingga berakibat pesimis.

    Karena harapan harga yang diminta adalah dalam keadaan turun, maka trader kebanyakan akan menjual asset mereka dengan murah dan berharap akan ada yang membelinya. Lantas apa hubungannya dengan bearish? Seperti yang kita ketahui bahwa bearish kayaknya beruang yang melempar lawan ke bawah.

    Maka dalam hal ini kita dapat memaknainya seperti beruang yang bukan hanya melempar lawan saja ke bawah tetapi juga menancapkan cakarnya lebih bawah lagi ke tanah. Karena jenis pasar yang satu ini adalah kebalikan dari jenis pasar Bullish, maka kejadian di dalamnya juga terjadi secara berkebalikan.

    Seperti halnya jumlah pengangguran yang meningkat akan sering kita jumpai pada saat harga sedang di posisi bear. Karena jumlah pengangguran tinggi, maka pergerakan ekonominya juga sangat lambat. Dalam artian, untuk meminumkan teejadinya kerugian, mereka lebih memilih untuk vacum sementara waktu hingga harga dirasa benar-benar aman.

    Maksudnya adalah menunggu harga mengalami kenaikan secara siginifikan menuju bullish. Karena bearish akan menunjukan pergerakan turunnya harga secara konstan maka dapat kita jumpai bahwa di sini akan lambat bergerak ke bullish. Ada beberapa gejala ketika market akan berada di posisi bearish.

    Seperti halnya ekspetasi yang rendah serta pesimis investor yang tinggi. Karena harganya yang rendah itu maka sulit dipercaya untuk bergerak naik kembali. Kecuali memang sudah dari marketnya sendiri. Akan tetapi, bukan tidak mungkin akan terjadi pembalikan. Biasanya kondisi ini terjadi pada saat ketika sudah mencapai titik oversold.
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    pokoknya kalau rally ke arah atas itu bullish, kalau ke bawah bearish, ngak peduli pairnya apa, mata uangnnya apa sekedar untuk identifikasi arah market trend aja, jadi gw rasa sih ngak perlu tau terlalu dalam lah itu kan bukan teknik trading

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X