Вход

Login |
  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Fungsi Garis Bawah Horizontal Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	Pola-Descending-Triangle-yang-Harus-Diketahui-Trader.png
Views:	1
Size:	7.3 KB
ID:	13017293
    Garis horizontal dalam forex merupakan suatu istilah yang wajib hukumnya untuk diketahui oleh setiap trader. Garis horizontal merupakan salah satu bagian elemen yang berfungsi sebagai pembantu untuk menentukan mulai dimanakah analisa trading tersebut akan dimulai.

    Kupas Tuntas Definisi Garis Horizontal Dalam Forex

    Untuk menemukan momentum yang tepat dalam melakukan trading, seorang trader terlebih dahulu harus melakukan analisa kondisi apakah peluang untuk memasukkan posisi sudah muncul ataukah perlu mengganti strategi terlebih dahulu atau sebagainya.

    Dalam rangka melakukan analisa tersebut, trader membutuhkan beberapa atribut pembantu agar analisa dapat memberikan hasil yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Salah satunya ialah dengan memanfaatkan garis horizontal pada forex yang bermanfaat sebagai garis pemandu. Sebagaimana namanya, ia memiliki bentuk menyerupai sumbu x.

    Fungsi dari garis horizontal ini sendiri sebagai pengukur gerakan trend harga yang sedang melaju. Ia menjadi garis batas utama yang menentukan apakah trader akan breakout (memperoleh profit) atau tidak, dan biasa disebut dengan garis batas support dan resistance. Sebelum lebih jauh, kita akan mengenal terlebih dahulu apa itu support, resistance, dan breakout.

    Garis support ialah garis batas bawah yang menandai terjadinya penurunan trend atau downtrend. Ketika gelombang penurunan harga sudah melewati batas support ini, maka harga aset sudah dapat dipastikan menurun dan akan menguntungkan bagi trader untuk memasukkan posisi buy.

    Adapun garis resistance adalah garis batas atas yang menandai terjadinya fase uptrend atau trend keatas. Ketika trend harga terus naik hingga melewati batas ini, maka dapat dipastikan bahwa posisi sell akan sangat menguntungkan karena harga aset tersebut sedang sangat baik. Fenomena penembusan trend harga pada support atau resistance inilah yang disebut breakout. Lalu bagaimana proses terbentuknya garis horizontal support dan resistance?

    Garis horizontal terbentuk dari titik-titik terendah dan tertinggi yang diciptakan oleh indikator yang mempunyai ketinggian sejajar. Indikator ini sendiri berasal dari gelombang naik turunnya trend harga itu sendiri. Jadi, sampai di sini kita dapat menyimpulkan bahwa garis horizontal berfungsi sebagai penghubung dari batas-batas terendah dan batas-batas tertinggi.

    Dengan kehadiran garis horizontal pada bagian atas dan bawah dari tampilan indikator trading, pengguna dapat lebih fokus melakukan pengamatan gelombang harga yang terdapat didalamnya. Dari sinilah nanti muncul analisa yang menyimpulkan apakah trend harga tersebut dapat konsisten naik dan menembus garis batas atas atau justru melemah.

    Karena kepentingan garis batas horizontal ini dalam trading, tak mengherankan apabila ia sering diajarkan atau ditekankan pertama kali kepada para trader pemula. Kali ini kita akan membahas materi tersebut secara tuntas dan mendalam mulai dari apa saja fungsi garis horizontal ini serta bagaimana cara penggunaannya.

    Fungsi Garis Horizontal

    Secara sederhana, garis horizontal yang terdapat pada forex mempunyai dua fungsi utama yaitu sebagai garis batas maksimal support dan resistance serta sebagai penentu apakah suatu posisi mengalami break dan break out. Di bawah ini kita akan mengulasnya satu persatu:

    1. Sebagai Penentu Garis Support dan Resistance

    Sebagaimana sempat disinggung diatas, garis support dan resistance merupakan dua zona maksimal yang terdapat dalam suatu gelombang harga. Resistance adalah garis batas atas dimana gelombang memiliki kenaikan tertinggi. Sedangkan resistance adalah penunjuk terhadap zona dimana trend harga mencapai fase paling rendah dalam suatu fase.

    Dalam prakteknya, trend harga akan terus bergerak diantara kedua garis tersebut. Ada kalanya juga trend harga berada di tengah-tengah dan nampak cukup tenang. Kondisi ini yang disebut sebagai sideways atau zona ketenangan, tidak ada salah satu pihak yang mendominasi pasar.

    Gerakan dalam trend harga sebenarnya bukanlah gerakan biasa dan diabaikan begitu saja. Sebelum trend harga nantinya menembus salah satu garis maksimal, seorang trader harus mengamati pergerakan harga selama masa sideways karena sesungguhnya gerakan tersebut akan membentuk suatu pola tertentu yang nantinya berguna untuk memprediksi peluang.

    Tidak dapat dipungkiri, sebagaimana peran support dan resistance yang sangat krusial dalam pasar mata uang digital forex, fungsi pertama garis horizontal ini adalah yang paling utama. Tanpa keberadaannya, trader tidak akan bisa menentukan dimana momentum yang pas untuk melakukan trading serta bagaimana cara mendapatkan profit paling efektif.


    Bagi pemula, analisa pasar menggunakan garis horizontal sangat disarankan. Alasannya ialah penggunaannya yang simple dan cukup mudah dipahami bagi para pemula di dunia forex. Titik-titik tertinggi dan terendah nantinya akan membentuk semacam bukit dan lembah yang menggambarkan sebuah pola tertentu.

    History support dan resistance juga dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam memprediksi trend harga selanjutnya. Oleh karena itu, mencermati setiap gerakan harga sangat diperlukan agar nantinya tidak mudah tertipu oleh banyaknya sinyal tipuan yang bertujuan mengelabui serta menjebak para trader yang masih belum berpengalaman.

    Kenaikan trend harga yang meninggi namun tidak mampu menyentuh batas resistance menunjukkan bahwa trend harga tersebut lemah dan akan segera diikuti oleh penurunan trend harga. Pada kondisi ini, membuka peluan sell atau jual akan menjadi sangat potensial. Apabila yang terjadi adalah penurunan trend dan tidak sampai pada support, posisi buy adalah keberuntungan.

    Bayangkan saja apabila seorang trader tidak menetapkan keberadaan garis support dan resistance, pasti ia akan bingung kapan saat yang tepat untuk memasukkan posisi atau dengan strategi apa agar keuntungan trading bisa didapatkan? Mempertimbangkan hal tersebut tidak mengherankan apabila ia banyak menjadi pusat pembelajaran bagi para trader pemula.

    2. Sebagai Penanda Terjadinya Breakout dan Break

    Apalagi yang dinanti dan ditunggu oleh para trader selain terjadinya breakout? Apa itu breakout dan apa yang akan terjadi kepada kita ketika mengalaminya? Sebelum menjelaskan lebih mendalam, perlu dijelaskan dahulu bahwa istilah break dan breakout adalah dua hal yang berbeda, bahkan keduanya saling bertentangan.

    Break merupakan kondisi dimana suatu trend harga tidak berhasil melewati batas maksimal garis resistance dan support. Hal ini terjadi ketika sebuah trend ternyata belum terlalu kuat untuk bisa menembus garis horizontal tersebut. Kondisi inilah yang harus diwaspadai oleh trader, apabila nantinya sinyal yang didambakan ternyata tidak berjalan sesuai rencana.

    Adapun breakout adalah kondisi dimana salah satu trend harga berhasil melewati salah satu garis batas yakni suppport dan resistance. Kemunculan breakout menandakan bahwa salah satu pihak memiliki kekuatan yang besar dan kuat, membuat sinyal mereka menjadi tahan terhadap badai fluktasi.

    Breakout menandai adanya kemenangan serta profit yang bisa didapatkan oleh trader yang bersangkutan. Besaran profit ini tergantung kepada target harga yang dimasukkan oleh seorang trader serta berapa ukuran stop loss yang mereka pasang. Peluang breakout inilah yang merupakan tujuan mayoritas trader ketika mereka pertama kali menginjakkan kaki di pasar forex.

    Untuk menempatkan posisi yang benar-benar strategis agar nantinya dapat mencapai breakout, seorang trader perlu menggunakan beberapa indikator tambahan untuk menganalisa kondisi pasar terkini. Salah satu perangkat indikator tambahan yang biasa dipakai oleh trader ialah candlestick yang memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi gerakan trend pasar.

    Setelah break dan breakout terjadi, sesungguhnya saat itulah satu fase dalam trading terlampaui. Selanjutnya, trader akan menjalani sebuah fase trading baru dengan garis batas horizontal yang baru pula. Namun tidak jarang pula trader yang meneruskan fase selanjutnya dengan tipikal support dan resistance yang sama dengan fase sebelumnya.

    Tindakan semacam ini sah-sah saja selama Anda masih yakin bahwa selanjutnya trend harga masih akan berpihak di tangan Anda.

    Cara Menentukan Garis Horizontal Support dan Resistance

    Pada dasarnya, ada tiga cara yang paling umum dan mudah digunakan oleh para trader untuk mengukur posisi garis support dan resistance mereka secara tepat. Berikut tips-tipsnya:

    · Memanfaatkan swing harga. Caranya, trader dapat memberikan penanda terhadap titik-titik yang mengalami trend kenaikan tertinggi (swing high) dan trend penurunan terendah (swing low). Rahasianya, intensitas menyentuh zona-zona batas ini akan meningkatkan kekuatan mereka terhadap harga.


    · Gunakan level psikologis dimana banyak orang memilliki kecenderungan sama untuk menunjuk suatu level tertentu sebagai batas support dan resistance mereka. Biasanya identifikasi ini didasarkan kepada angka genap terdekat, bilangan fibonacci, dan lain sejenisnya.

    · Pemanfaatan pivot point sebagai pendeteksi mekanis dimana tempat terbaik untuk melakukan pembukaan dan penutupan harga.

    Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa kegunaan dan fungsi garis horizontal sangat besar. Meskipun sederhana dan mudah untuk dilakukan namun tidak berarti bahwa para penggunanya tidak memerlukan belajar lagi dan kemampuan yang lebih dalam untuk sukses.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalo trading forex, biasanya kita membuat batasan maya yang disebut dengan trenline, dan itu biasanya membantu analisa kapan kita bisa op, khusus garis bawah, itu bisa horizontal berdasarkan range price di masa yang lalu atau mengikuti pembentukan pucuk bawah
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X