Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Gunakan Strategi Berikut Saat Pasar Sedang Volatile
    Click image for larger version

Name:	5bf3c6d13fe3a1542702801.jpeg
Views:	3
Size:	196.7 KB
ID:	13017287Saat Anda menjalankan trading, Anda akan mengalami sebuah votalitas yang naik turun. Volatilitas memiliki sifat naik-turun, dan hal tersebut nampaknya sudah menjadi hal yang biasa. Akhirnya Anda menggunakan strategi trading yang selama ini Anda pikir begitu besar. Dan ketika Anda melihat level yang besar serta jangka waktunya lebih besar dan cobalah renungkan kembali apakah Anda hanya mengikuti arus saja?


    Ada contoh case, ratusan pips dalam nilai mata uang USD/JPY turun hingga 1.000 pips hanya dalam kurun waktu delapan hari trading. Namun, sementara itu pada nilai mata uang GBP/JPY trader akan kehilangan 1.500 pips dalam kurun waktu yang sama. Trading yang berbahaya dalam pasar forex terlihat begitu tidak stabil dan beberapa trader pun melihat adanya kemungkinan retract. Akan tetapi ada pula kemungkinan peluang yang bagus untuk mendapat keuntungan dalam jumlah besar.
    Bagaimanapun juga para trader forex harus memperhitungkan bahwasannya akan selalu ada resiko besar, siapapun yang terlibat dalam bisnis trading. Adanya volatilitas yang tinggi tidak seharusnya menunda Anda untuk berbisnis trading forex dengan menggunakan langkah strategis.



    Oleh karenanya, Anda harus memiliki rencana trading yang matang dan kurang lebih selama 2 hingga 3 minggu terakhir Anda harus mengubah aturan trading Anda agar berhasil, terlebih di saat Anda mengalami kejadian yang seperti demikian. Bisa jadi sulit bagi Anda untuk melangsungkan trading dalam pasar yang volatil, akan tetapi ketika Anda menggunakan strategi forex yang tepat, tentu saja Anda akan mendapatkan keuntungan.


    Saat Pasar Sedang Volatile, Jangan Mencoba Menangkap Pisau yang Jatuh

    Aturan di atas berlaku pula pada strategi trading forex yang Anda gunakan setiap harinya. Pada kegiatan trading, bisa jadi Anda memiliki volatilitas dari harga yang jatuh, namun Anda tak perlu panik dan tergesa-gesa untuk memperbaiki semuanya. Dalam hal ini tentu saja Anda tidak dapat memengaruhi price action serta mengubah arah pasar.



    Perumpamaannya seperti halnya di saat Anda mencoba menangkap pisau dalam kehidupan nyata, bisa jadi tangan Anda mungkin akan terpotong. Namun, dalam trading forex, apabila Anda mencoba menangkap pasar yang jatuh selama volatilitasnya tinggi, sama halnya Anda akan mengalami kemenangan yang terbelah menjadi dua. Baiknya dalam hal ini Anda tak perlu mencoba mengambil posisi top ataukah bottom. Karena Anda tidak akan pernah tahu dimana pasar akan keluar dari posisi bawah.


    Mungkin Anda tengah berpikir bahwa akan ada penurunan 5 sen dalam kurun waktu beberapa hari. Akan tetapi dirasa sudah cukup dan penurunannya pun tak akan berlebihan, coba Anda renungkan kembali akan hal ini. Apabila terdapat penurunan sejumlah 600 pip pada minggu pertama volatilitas yang ekstrem, mungkin Anda akan berpikir bahwa penurunannya akan berakhir. Harga yang berada pada MA 100 pun, akan mengalami stochastic yang telah mengalami oversold untuk beberapa sesi.



    Selanjutnya yang terjadi adalah bisa saja indikator RSI akan menyentuh garis oversold. Pada minggu berikutnya And akan menjumpai bahwa harga akan mengalami kenaikan hingga ada angka 900 pips lagi. Menurut Anda, apakah ada yang memiliki kantong sedalam itu? Sehingga pada aturan pertama dalam trading soal volatilitas yakni baiknya Anda tidak mencoba mengambil posisi top dan bottom saat berada di bawah volatilitas yang ekstrim.


    Menyingkirkan Noise Saat Pasar Sedang Volatile


    Beberapa tarder mungkin tengah menyimpan beberapa moving average serta indikator teknis lainnya yang dapat dilihat melalui grafik trading harianya. Tentu saj ahal tersebut akan membantu selama waktunya normal, dan akan menunjukkan kondisi di saat pasar mengalami overbought/oversold dll. Akan tetapi di saat pasar mengalami kepanikan, maka indikator ini tak dapat dihitung. Mungkin dalam kondisi seperti itu Anda akan memiliki tiga garis trend, empat moving average, RSI serta indikator stochastic pada grafik perjam ataupun H4. Itu semua menunjukkan bahwasannya pasangan forex telah oversold, akan tetapi pada kondisi seperti ini, tentu saja Anda tidak dapat mempercayainya begitu saja.


    Di saat pasar mengalami volatil, Anda perlu melihat apakah ia berada dalam level yang cukup besar dan dapat menyingkirkan noise. Pada level 116 digadan-gadang menjadi level resistance yang penting dalam USD/JPY dan ia pun telah bertahan beberapa kali. Tahun 2015 yang lalu sempat terjadi mini stock market crash Cina. Pada level tersebut harga akan terhenti.


    Jika Anda dapat berpikir secara logis, maka Anda dapat mengabaikan level intraday yang terkecil dan dapat berkonsentrasi menuju level intraday besar. Mugkin sebagian dari Anda para trader, pernah menyaksikan kehancuran pasar forex. Namun cobalah fokus dan di saat terjadi perpecahan, coba Anda berpikir kembali untuk membeli lebih banyak karena posisi tersebut telah bergeser dan bearnya pun telah mengambil kendali. Hal tersebut akan membawa Anda pada strategi trading dengan menggunakan volatilitas berikutnya, selanjutnya Anda tinggal mencoba untuk mengikuti break saja.

    Ikuti Break Saat Pasar Sedang Volatile
    Click image for larger version

Name:	index.jpg
Views:	2
Size:	7.9 KB
ID:	13017288

    Pada level teknis yang besar begitu penting dalam trading forex. Tak sedikit trader yang mengandalkan untuk membuka posisi di saat harga begitu dekat dan mengandalkan stop untuk sisi lainnya. Namun, disaat level besar dapat ditembus trader, seperti hallnya pada level 116 pada mata uang USD/JPY, maka yang terjadi adalah bisa jadi semua kepercayaan akan hilang dan banyak posisi buy yang telah ditutup, dan terlepas dari stop loss yang memicunya. Coba Anda bayangkan, apabila hal tersebut terjadi di saat pasar forex mengalami situasi yang tak menentu (hetic).



    Maka yang terjadi adalah akan mengalami hal yang berlipat ganda serta volatilitasnya pun menjadi ekstrem. Contoh kasusnya yakni pada grafik mata uang USD/JPY di level 116 yang diadakan selama beberapa kali dalam periode 14 hingga 15 bulan. Tak sedikit volatilitas ekstrem berada pada level resistance yang akhirnya di lepas dan telah terjadi penurunan selama 500 pip. Sehingga pada trading yang mengalami volatilitas, di saat ia berada pada level besar yang dilanggar selama masa volatile, maka tarder hanya mengikuti break. Sangat mudah untuk mengatur kondisi yang membuat panik dan selama itu pula lah yang dapat mendorong harga menjadi turun lebih jauh lagi.



    Berpikir Besar dan Hasilkan Trading


    Saat berada pada konsidi volatilitas ekstrem, bukan saatnya bagi Anda untuk memperdagangkan time frame kecil. Pada level 20 hingga 60, biasanya stop loss akan mudah untuk dicapai pada kisaran harian, yakni pada angka 300 pips. Pernahkah Anda melihat harga yang bergerak sejauh 50 pips dalam hitungan menit? Oleh karenanya terlihat logis apabila Anda memperluas target dalam kesempatan tersebut. Pada FX Leaders, salah satu strategi trading volatilitas digunakan trader untuk meningkatkan jumlah sinyal forex dalam jangka panjang di saat volatilitas tengah mengambil dan mengurangi sinyal forex dalam jangka pendek.



    Anda diminta untuk berpikir bahwa di saat harga tengah bergerak dalam angka 500-700 pip dalam seminggu. Maka, sebaiknya strategi trading volatilitas terbaik yang dapat Anda coba adalah dengan memilih level resistance atau support besar. Biarkan harga serta volatilitas yang akan melakukan tugasnya. Dalam hal ini Anda tidak perlu banyak bersabar, karena Anda tidak memerlukan waktu yang lama agar harga bergerak dari satu tingkat ke tingkat yang lain.


    Apabila melihat contoh yang ada pada nilai mata uang USD/JPY sebelumnya yang telah mampu menembus level support 116, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar dua setengah hari untuk menjalankan trading agar harga mencapai 111. Sehingga di saat trading mengalami volatilitas, maka biarkan posisi Anda dapat terbuka untuk memerah trading hingga mencapai kondisi yang maksimum. Harga akan mengalami pergerakan dalam beratus pips dalam beberapa hari, sehingga tidak serta merta juga kondisi tersebut dapat pulih dengan cepat.



    Ada beberapa hari yang digunakan untuk melakukan konsolidasi dengan beberapa sinyal, sehingga para trader memiliki waktu untuk menilai dan memutuskan apakah ia akan menutup tradingnya. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa peluang keuntungan bisa didapatkan selama volatilitas ekstrem. Akan tetapi perlu diingat pula bahwa trading akan berbahaya selama periode tersebut berlangsung. Dan begitulah sifat dari forex.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    sebenarnya kalo kita mengecek chart beberapa pair, bisa aja pair A bulan ini lari 100 pips, pair B lari 50 pips, kemudian 3 bulan lagi kita cek, ternyata pada bulan itu pair B lari 200 pips tapi pair A cuman 50 pips, jadi tidak ada yang pasti di sini, dan trader harusnya tidak spekulasi op di pair terntentu dengan referensi pair lain
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X