Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Mempelajari Margin dan Cara Mengelolanya dalam Trading
    Click image for larger version

Name:	20200821033737111.jpg
Views:	3
Size:	203.2 KB
ID:	13017120
    Dewasa ini, di saat pasar sedang menunjukkan adanya perkembangan serta semakin meluasnya kebutuhan trader terhadap pasar, maka aktivitas yang ditawarkan oleh pasar pun semakin luas. Sekarang ini memiliki daya tarik kalangan trader dengan disediakan margin trading yang sudah diberikan oleh pihak perusahaan tertentu. Mungkin Anda belum begitu banyak mengenal margin trading, olah karenanya dalam hal ini kita akan membahas aktivitas yang kerap digunakan trader dalam margin trading, kita juga akan membahas apa saja keuntungan serta resiko yang Anda dapatkan dalam margin trading.

    Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa trading merupakan aktivitas jual beli ataupun pertukaran, baik dalam bentuk barang atapun jasa. Jenis trading begitu bervariasi, namun umumnya dikenal oleh trader maupun masyarakat yakni trading forex yang ada pada pasar forex. Selain trading forex, yang umumnya dikenal masyarakat yakni trading mata uang crypto yang ada pada bursa pertukaran crypto.

    Perbedaan keduanya terletak pada keberadaan bank sentral serta adanya fluktuasi harga. Trading forex biasanya dikendalikan bank sentral dan nilainya pun bergantung pada kondisi yang ada di luar pasar forex , misalnya saja karena faktor ekonomi, politik, dan lain-lainnya. Berbeda dengan bitcoin, ia tidak memiliki kendali terpusat dan nilainya pun cenderung fluktuatif.


    Mengenal Margin dalam Trading

    Margin trading merupakan metode ataupun cara perdagangan aset yang menggunakan dana yang telah disediakan pihak ketiga. Dalam hal ini pihak ketiga yang berupa perusahaan sekuritas atau broker akan menggunakan instrument lain pada industri crypto. Platform trading umumnya memberikan tindakan kepada pihak yang ketiga yang sudah sediakan dana berbentuk leverage. Nantinya, para trader tersebut menggunakan akun margin yang memiliki kemungkinan dapat membuka posisi serta meningkatkan posisi dengan jumlah modal yang lebih besar pada pasar.

    Dalam margin trading ini Anda akan berusaha memperkuat hasil trading Anda sehingga keuntungan yang Anda dapatkan akan lebih besar, terlebih apabila trading yang Anda jalankan berhasil. Margin trading ini begitu populer dilakukan para trader crypto. Keuntungan yang Anda dapatkan akan semakin cepat seiring dengan harga mata uang crypto yang begitu fluktuatif. Berbeda halnya dengan spot trading yang membutuhkan dana setoran sesuai dengan jumlah aset crypto yang ingin Anda dibeli, margin trading tidak membutuhkan dana setoran dalam jumlah besar untuk membuka posisi tinggi yang berada dalam pasaran.

    Hal tersebut dapat terjadi karena adanya fasilitas peminjaman dana serta penambahan saldo dari fasilitas leverage yang ditawarkan pihak ketiga.Biasanya, pihak ketiga akan memberikan keleluasaan pada trader untuk memilih leverage yang akan mereka gunakan pada akun margin-nya. Perlu Anda ketahui bahwa setiap platform trading memiliki ketentuan serta kebijakan yang berbeda.

    Menelisik Lebih Jauh tentang Margin dan Leverage dalam Trading

    Margin merupakan dana yang dipinjam dari broker dan digunakan untuk membeli sekuritas. Metode ini tentu saja dapat memudahkan Anda membeli crypto lebih banyak. Selain itu, Anda sebagai trader diminta untuk memiliki sebuah akun margin yang berbeda dari akun biasanya. Akun margin tersebut digunakan para broker untuk mencairkan dananya, setelah itu Anda pun dapat memanfaatkannya.

    Sekuritas yang dibeli trader tentu saja dapat menjadi jaminan pada akun margin yang Anda gunakan. Margin akan disajikan dalam bentuk dan jumlah persentase dari posisi yang penuh. Misalnya saja pada prosentase 0,25%, 0,5%, 1%, 2%, dan seterusnya. Pada proses penghitungan leverage maksimum, Anda dapat menggunakannya dan nantinya Anda akan mengetahui bahwa akan ada pengaruh penetapan margin.

    Berlanjut pada pembahasan mengenai leverage yang dipengaruhi oleh penetapan margin serta keterikatan mereka dalam mengguankan faktor krusial. Leverage merupakan dana yang dapat Anda pinjam dari broker di saat Anda ingin membeli sekuritas. Kuncinya adalah semakin besar leverage yang dipinjam, maka keuntungan yang didapatkan akan besar. Akan tetapi, di lain sisi resiko yang akan dihadapi akan semakin besar.

    Bagi trader yang membuka posisi trading dengan angka 100 pada posisi leverage 1: 10, maka trader tersebut akan mendapatkan 10 dari modal yang mereka dapatkan. Jumlah totalnya yakni menjadi 110. Pada tingkatan leverage yang berbeda pada setiap platform dan market, maka pada pasar saham Anda akan mendapati rasio tipikal sebesar 1: 2, pada bursa leverage berjangka yang ditawarkan pada Anda hingga mencapai angka1: 15. Pada pasar forex, trading margin yang berada pada rasio 1: 50, 1: 100, serta 1: 200, ternyata dalam beberapa kasus ada yang melebihi perbandingan tersebut. Pasar kripto akan menawarkan pada Anda rasio yang berkisar pada berbandingan di angka 1: 2 hingga 1: 100.

    Menelisik Lebih Jauh tentang Stop Loss dan Take Profit dan Trading
    Click image for larger version

Name:	bbf8f26cf19974961069f1bb1c30fb98.jpeg
Views:	2
Size:	144.6 KB
ID:	13017121
    Berlanjut pada pembahasan stop loss yang menjadi acuan nilai yang ditentukan untuk membeli ataupun menjual sekuritas di saat harga telah mencapai titik tertentu. Stop loss biasanya digunakan trader untuk membatasi kerugian serta mengamankan posisi yang diinginkan. Oleh karennya, stop loss kerap disebut dengan batas rugi.

    Dalam hal ini tidak ada ketentuan yang pasti saat menentukan berapa nilai stop loss, akan tetapi nilai stop loss akan ditetapkan dimulai dari angka 2% hingga 3% dari total ekuitas. Tentu saja hal ini akan bergantung pada analisis pasar serta strategi dari masing-masing trader. Di saat Anda telah menentukan stop loss, itu artinya Anda telah melakukan manjemen resiko hingga Anda tidak akan mengalami kerugian yang begitu fatal.

    Setelah Anda melewati tahapan penetapan stop loss trading, Anda akan menentukan batas target keuntungan Anda dalam trading. Itulah yang dinamakan dengan take profit. Ia menjadi perintah yang digunakan trader untuk menutup trading di saat nilainya telah mencapai tingkat keuntungan tertentu. Penetapan nilai take profit dilakukan setelah Anda dapat menentukan nilai stop loss.

    Disaat Anda menggunakan strategi risk dan reward yang telah direncanakan. Misalnya saja dengan menggunakan perbandingan 1:2, maka take profit Anda akan memiliki nilai 2 kali dari stop loss. Saat Anda diminta untuk menentukan nilai take profit, Anda tidak bisa serta merta berbuat seenaknya, Anda harus mempertimbangkan dengan rasio bagaimana Anda dapat melihat keadaan pasar yang dapat menyingkirkan keinginan Anda untuk mengambil keuntungan dengan cara yang serakah.

    Mengenal Istilah Margin Call dalam Trading

    Tahapan yang dibahas sebelumnya merupakan rangkaian dari manajemen resiko yang kerap digunakan trader dalam mengantisipasi keadaan yang tidak menentu pada pasar. Terkadang ada peristiwa di mana trader mengalami kerugian yang tak terhindarkan. Fasilitas margin call biasanya dilakukan para broker untuk memberikan info kepada trader saat mereka tengah menghadapu ancaman ekuitas. Margin call biasanya dilakukan perusahaan sekuritas di saat nilai akun margin yang dibeli dari uang pinjaman mengalami sekuritas. Akhirnya secara tidak langsung nilainya pun jatuh jauh dari jumlah yang diminta oleh broker.

    Agar Anda tidak terkena margin call, Anda dapat mencegahnya dengan menambahkan modal yang ada pada akun margin, atau bisa juga Anda menutup posisi trading sebelum terjadinya margin call. Akan tetapi, di saat nilai ekuitas investor berada di bawah ataupun kurang dari ketetapan presentasi nilai pasar sekuritas, maka broker akan meminta investor untuk menjual sejumlah asetnya dan menaikan nilai ataupun posisi ke dalam nilai minimum. Apabila posisi margin call tidak terpenuhi, bisa jadi broker langsung menutup posisi Anda mengembalikan nilai minimum akun margin Anda dalam pasar. Anda pun akan dikenai biaya transaks. Dalam hal ini kerugian sepenuhnya berada dalam tanggung jawab Anda.

    Biasanya seorang trader akan menjadi nasabah dan membuat akun margin sebelum ia mulai melakukan trading. Setelah trader menentukan persentase pada margin dan memasukan sejumlah dana tersebut, maka trader akan memilih margin. Dan di saat itulah trader akan mulai melakukan perdagangan.

    Jumlah margin yang digunakan dalam trading bergantung pada kebijakan perusahaan. Ada broker yang menempatkan posisi margin lebih tinggi untuk mencegah terjadinya resiko likuiditas yang bertambah. Dan Anda pun dapat berdagang dengan jumlah modal lebih besar. Di Indonesia, Anda tak perlu khawatir soal margin, banyak platform yang kini dapat membantu Anda untuk memfasilitasi margin trading dalam pasar forex.

    Istilah Margin Trading Bitcoin Trading

    Aktivitas margin trading familiar digunakan dalam dunia cryptocurrency. Banyak kemungkinan yang dapat memperbesar keuntungan sata terjadinya perubahan pasar. Hal tersebut memungkinkan adanya pengeksekusian dalam strategi perdagangan yang lebih kompleks dan aktif. Terdapat beberapa perusahaan sekuritas yang menawarkan leverage dengan rasio di angka 1:1. Itu tandanya bahwa trader dapat melakukan peminjam 100% dari kepemilikan mereka. Misalnya saja di saat trader memiliki 1 BTC, ia pun dapat mengolah 2 BTC serta meningkatkan potensi keuntungan.

    Namun ada juga yang menawarkan margin dalam jumlah yang lebih besar. Memang begitu banyak platform yang menawarkan margin trading bitcoi, salah satunya yakni binance futures. Dalam keuntungan serta resiko margin trading yang kelebihan biasnaya sangat terasa keuntungan yang dihasilkan dalam margin trading tersebut. Acuan yang dibuat yakni semakin besar modal yang digunakan, maka semakin besar pula keuntungan akan Anda dapatkan dalam trading.

    Hal tersebut tentu saja berjalan seiring dengan meningkatnya resiko kerugian. Margin trading dalam hal ini memiliki resiko yang membuat trader merugi hingga melebihi investasi awalnya. Sehingga, pada metode margin trading ini dianggap menjadi metode yang memiliki resiko tinggi. Padahal dalam pengelolaan manajemen resiko serta pengambilan leverage yang sesuai dapat mencegah Anda dari kerugian yang akan Anda alami. Selain itu keahlian Anda dalam melihat keadaan pasar akan membantu Anda dalam mengelola margin trading agar memperoleh keuntungan yang Anda inginkan.

  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalo mengharapkan modal jadi dua kali lipat, maka trader harus tau juga resikonya, satu2nya jalan adalah dengan mencoba dulu trading dengan akun demo, lalu lihat apakah cara yang digunakan trader memang bisa berjalan dengan baik, apalagi tradingnya di btc
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X