Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Ahli Tren Following Trading Forex, Michael Covel
    Click image for larger version

Name:	index.jpg
Views:	1
Size:	8.2 KB
ID:	13017114
    Seorang trader tidak seharusnya merasa kebingungan dalam menjalankan strategi mereka dalam trading. Mengapa demikian? Karena sesungguhnya mereka selalu memiliki mentor, baik itu langsung secara tatap muka ataupun melewati tulisan-tulisan mereka. Dengan begitu, menjadi trader tak perlu buru-buru merumuskan strategi, mereka dapat menjadi pengikut lebih dulu.

    Salah satu trend yang cukup menarik untuk dicoba diterapkan oleh para trader pemula yaitu trend following yang digawangi oleh seorang tokoh trader terkenal bernama Michael Covel. Sebagaimana namanya yang simple, strategi ini menekankan kepada penggunanya untuk mengikuti arah trend harga yang sedang terjadi dan menjadikannya acuan mengambil posisi.

    Misalnya, ketika trend harga sedang naik, trader mengambil posisi buy atau jika tren harga sedang menurun, trader mengambil posisi sell. Trader juga diharuskan memakai perangkat indikator harga untuk mendeteksi apakah sebuah tren harga tersebut akan konsisten naik/turun, atau hanya sekedaar sinyal biasa yang berpotensi pullback.

    Disinilah letak kelemahan dari trend following, jika trader kurang jeli mereka bisa saja salah atur posisi atau ketinggalan momentum trading. Ketika harga posisi sedang dimasukkan justru trend mulai nampak melemah, perhitungan sejak awal pun tak berjalan sesuai rencana.

    Meski begitu, tidak berarti trading dengan memanfaatkan trend following tidak direkomendasikan. Kelemahan merupakan suatu aspek yang niscaya di dalam suatu strategi trading. Trader hanya perlu membiasakan diri sekaligus mengasah kemampuan dalam menerapkan taktik tersebut.

    Berkenalan dengan Master Trading Trend Following, Michael Covel

    Membicarakan tentang trend following, kita tidak bisa meninggalkan pembahasan mengenai tokoh trader yang satu ini. Ia terkenal sebagai iconnya trend following sejak dulu karena konsistensinya dalam menggunakan teknik tersebut. Selain itu, ia juga tidak ragu membagikan ilmu-ilmunya melalui website trading khusus yang ia bangun, Turtle Trader.

    Tercatat, trader yang lahir pada 1 September tahun 1968 ini sudah mulai menerapkan teknik trend following sejak tahun 1996. Karir tradingnya sendiri dimulai dari sebuah ide membuat halaman website yang secara khusus membahas tentang trading.Tanpa diketahui alasannya, beberapa saat kemudian bertransformasi menjadi trend following.

    Sebenarnya di sini sudah mulai nampak kecenderungannya untuk mengadopsi teknik trend following sebagai strategi menjalankan investasinya di pasar mata uang digital. Website yang dibuat tokoh satu ini kian hari kian berkembang hingga mencapai jutaan orang pembaca. Oleh karena itu, tak mengherankan pula apabila Covel akhirnya dikenal sebagai bapak trend following.

    Selain menjadi seorang yang gemar berinvestasi. Michael Covel juga cukup aktif menulis buku. Beberapa karyanya diantaranya, Learn to Make Millions in Up or Diwn Markets dan The Complete Turtle Trader: The Legend, The Lesson, The Result. Kedua karya ini merupakan yang paling best seller dan secara mendalam membahas tentang taktik trading yang penting untuk diketahui oleh trader.

    Michael covel sendiri bukanlah orang pertama yang menciptakan cara trading trend following. Generasi trader sebelumnya pun sudah banyak yang sukses menggunakan trend following sebagai wahana trading, diantaranya ialah Ed Seykota yang juga merupakan salah satu trader idola Michael Covel.

    Namun begitu, peran covel tidak bisa diabaikan dalam jasanya mengembangkan trend following dan mengajak lebih banyak orang untuk sukses menerapkan cara tersebut. Namanya kini selalu dikaitkan dengan metode ini baik di surat kabar maupun berebagai seminar trading.

    Pengabaian Terhadap Analisa Fundamental

    Bisa dikatakan, trend following menjadi salah satu strategi yang mengedepankan taktik teknikal dibandingkan pertimbagan aspek besar seperti kondisi perekonomian dan lain sejenisnya. Bahkan Michael Covel sendiri cenderung menolaknya karena menganggap analisa fundamental sesungguhnya hanyalah omong kosong bagi trading.

    Baginya, realita fundamental yang berkaitan dengan kondisi pasar mata uang digital hanyalah cerita dongeng yang tidak berguna. Yang menentukan kesuksesan trading seseorang adalah kemampuannya dalam mengolah berbagai perangkat indikator yang ia miliki serta kecakapannya dalam memasukkan posisi di momen yang tepat.

    Ringkasnya, data fundamental tak akan ada gunanya apabila tidak dibarengi dengan kemampuan trader dalam melaksanakan teknik trading. Apalagi, analisa fundamental juga tidak secara khusus bersangkutan dengan kondisi mata uang cryptocurrency, trader masih harus menajamkannya dengan berbagai indikator lain.

    Trik Sukses Trend Following Ala Michael Covel
    Click image for larger version

Name:	MG_4053.jpg
Views:	1
Size:	119.5 KB
ID:	13017115
    Satu aspek yang seing ditekankan oleh Michael Covel ialah, trend following tidak menyarankan berbagai bentuk spekulasi terhadap kondisi pasar tertentu. Strategi ini sepenuhnya terfokus pada gerakan yang terjadi dalam pasar, merespons pergerakan yang sudah jelas potensial di depan mata.

    Dengan prinsip dasar demikian, trend following dapat diterapkan pada berbagai transaksi jual beli digital, tidak hanya dalam mata uang digital melainkan juga saham, futures, Bonds, Komoditas, ETF, Options atau lain sebagainya. Strategi ini sesungguhnya sudah cukup digunakan untuk memenangkan trading asal penggunanya lihai dalam melihat peluang.

    Dalam aspek optimalisasi keuntungan, trend following memungkinkan trader untuk merubah target keuntungan mereka kapanpun ketika kondisi pasar sudah dianggap potensial. Sebaliknya, jika ternyata pembalikan harga yang terjadi, trader juga tetap bisa melakukan tindakan antisipasi untuk meminimalisir jumlah kerugian, misalnya dengan merubah posisi stop loss.

    Untuk dapat mengendalikan tindakan dinamis seperti itu, tentu saja seorang trader harus mampu tetap objektif bagaimanapun keadaannya. Misalnya ketika mengalami kerugian atau kemenangan besar, seorang trader profesional dituntut untuk tidak larut dalam kondisi emosional mereka, karena hal tersebut bisa sangat membahayakan.

    Michael covel juga banyak memberikan tips cara trading trend following yang akan berpotensi menguntungkan lebih besar, salah satu yang paling mudah ialah dengan menjawab 5 pertanyaan dasar bagi diri sendiri. Lima pertanyaan di bawah ini harus dijawab secara tegas oleh trader agar tidak menimbulkan kerancuan selama bertrading tersebut:

    1. Pasar apa yang akan Anda geluti? Akan menggunakan jenis mata uang apa?
    2. Berapa ukuran transaksi yang Anda kehendaki?
    3. Momentum apa yang akan Anda gunakan untuk trading? (jawaban boleh lebih dari satu)
    4. Apa tindakan yang Anda akan lakukan ketika mengetahui potensi kerugian ada di depan mata? Sampai level manakah tindakan tersebut akan diambil?
    5. Kapan akan keluar pasar setelah mencapai keuntungan?

    Lima pertanyaan dasar di atas wajib dijawab terlebih dahulu oleh trader sebelum mereka mulai menggunakan strategi trend following. Alasannya, dengan mengetahui fakta-fakta diatas, secara tidak langsung sebenarnya trader sedang membuat aturan mereka sendiri untuk bisa sukses melakukan trading.

    Setelah menjawab semua itu, ada tiga hal lagi yang wajib Anda terapkan. Sifatnya lebih personal yang artinya berkaitan langsung dengan kepribadian masing-masing. Berikut ulasannya:

    1. Buang Spekulasi

    Sebagaimana sudah disinggung di atas, spekulasi merupakan sebuah penyakit yang membatasi objektifitas trader. Spekulasi membuat trader seakan-akan sudah mengetahui bagaimana gerakan harga selanjutnya, tak peduli anggapan tersebut didasari sumber yang valid atau hanya asumsi belaka.

    2. Manajemen Resiko Memegang Posisi Utama

    Tentu saja, manajemen resiko masuk dalam prioritas utama seorang trader dalam rangka meminimalisir kerugian yang mungkin akan terjadi. Lima pertanyaan di atas sesungguhnya juga sudah masuk dalam kategori manajemen resiko, asalkan trader siap untuk berkomitmen dan sungguh-sungguh konsisten yang prinsip pertama yang sudah dibuat.

    3. Disiplin

    Disiplin merupakan sikap penting trader untuk menghindari gejolak-gejolak bias yang mungkin saja terjadi. Apabila Anda mengamati, kebanyakan trader masih merasa gagap ketika menghadapi realitas pasar yang terlalu ekstrim atau tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Tindakan disiplin adalah salah satu penangkalnya.

    Kini, trend following sudah menjadi trend baru trading yang banyak dilirik dan mulai diterapkan oleh banyak kalangan. Michael Covel sendiri sudah berhasil menjadi seorang tokoh yang mampu membawa trend ini menuju puncak popularitasnya sendiri. Jadi tinggal Anda, sudahkah siap menjemput kesuksesan serupa bersama trend following?
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    pernah pake sih indikator semacam itu, tapi ngak jauh beda dengan MA, malah kalo tradingnya pada saat candlestick terakhir lom close, bisajadi malah repaint, jadi memang harus hati2 dan tidak bisa digunakan sendiri untuk menganalisa market tren
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X