Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Trik Trading Double Spike dengan Menggunakan Reversal
    Click image for larger version

Name:	double-top-after.png
Views:	1
Size:	12.4 KB
ID:	13017090
    Seperti yang telah kita ketahui, ada banyak sekali strategi trading forex yang bisa digunakan untuk memenangkan profit paling tinggi. Salah satunya adalah strategi double spike ini. Terdengar sangat jarang, strategi double Spike memang masih asing di telinga.

    Mengenai strategi double Spike adalah pemanfaatan mode harga pada level-level tertentu, namun dengan kegagalan yang terjadi nantinya akan membentuk spike. Terbentuklah strategi double spike. Perlu Anda ketahui pula, dalam double spike ini Anda akan memerlukan support dan resistance sebagai dua hal yang penting.

    Double Spike Fade

    Berbicara terkait strategi double Spike yang menggunakan reversal, sebenarnya kita akan tahu bahwa trading ini terbagi menjadi dua strategi berbeda. Salah satu strategi tersebut adalah double spike fade. Dalam strategi double fade ini ada strategi dimana Anda akan mendapatkan keuntungan dari mode pembalikan tren.

    Dalam pembalikan tren ini kita harus tahan untuk menunggu skenario supaya pembalikan tren terjadi. Syaratnya tentu saja Anda harus menunggu kehadiran Spike lebih dulu. Beberapa kasus yang biasa terjadi adalah pembalikan dari arah naik ke turun atau sebaliknya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan beberapa cara melakukan double spike fade berikut.

    Pada sebuah kasus terjadi pada seller pertama maupun kedua adalah angka ke 1.0820 yang menyentuh ke angka resistance. Selain itu, pada garis trend naik atau break kita jumpai adanya perubahan laju trend. Dari sini kita tahu bahwa perubahan garis trend sedang terjadi. Dapat disimpulkan, trendnya berubah dari naik menjadi turun.

    Maka suatu kesempatan emas bagi kita, bisa melakukan sell pada saat sedang trend naik atau boleh saja untuk menunggu pullback datang. Perlu Anda pahami betul di sini, bahwa posisi stop loss yang aman akan berada di atas harga spike. Selain itu, pada saat pergerakan trend naik maka akan terjadi perubahan kekuatan dari buyer ke seller maupun sebaliknya.

    Apabila terjadi pergeseran dari buyer ke seller, maka otomatis dapat disimpulkan telah terjadi pergerakan trend dari naik ke turun. Maka kita perlu perhatikan pergerakan grafiknya di sisi AUD atau NZD. Bagi Anda yang belum cukup memahami hal ini, kami berikan contoh dalam MetaTrader 4 yang memanfaatkan time frame 4 jam bermata uang GBP/USD.

    Jika pada pergerakan sebelumnya telah kita jumpai strategi double spike, maka pada pergerakan berikutnya bisa jadi harga akan berubah dari yang semula naik menjadi turun, kini dari turun bergerak ke arah naik. Dari sini Anda perlu memastikan bahwa apabila terjadi pergerakan harga ke arah naik, maka garis buy bisa ditembus. Dengan demikian, buy bisa dibuka.

    Selain itu, stop loss juga bisa kita alihkan untuk dipindah posisikan pada bagian bawah spike. Sementara apabila buy sudah berhasil dibuka, kita akan menjumpai trend pergerakan harga dari turun menjadi naik. Selain strategi double Spike fade ada pula strategi double spike breakout. Ingin tahu lebih jelasnya? Berikut ini penjelasannya.

    Double Spike Breakout

    Setelah membahas double spike fade, ada pula strategi double Spike lain yang perlu Anda ketahui. Apa lagi kalau bukan double spike breakout? Double spike ini merupakan langkah menentukan trend dengan metode pemanfaatan double Spike sebelumnya kemudian dimanfaatkan untuk memprediksi tren selanjutnya.

    Double spike breakout memang agak berbeda dari double Spike fade. Hal ini dibuktikan adanya kemungkinan trader bisa melakukan entry atau exit berdasarkan buy atau sell. Tentu saja dengan persyaratan setelah double spike sebelumnya berhasil ditembus. bagi anda yang ingin tahu mengenai cara double spike breakout, berikut kami paparkan dalam bentuk contoh.

    Pada strategi double spike fade telah terjadi nilai yang tertahan dan disebut sebagai level support. Dalam level support inilah yang telah berhasil ditembus pada level sebelumnya dan lolos tahap pengujian ketiga kalinya. Dalam hal ini, terjadi data entry berupa sell yang berhasil ditembus. Artinya, pada waktu berikutnya harga akan kembali mengalami pergerakan turun.

    Sehingga bisa kita simpulkan, beberapa level support bisa ditaruh di beberapa level support dengan harga sekian pips. Dengan demikian, harga pada NZD juga akan mengalami tren pergerakan ke bawah. Hal ini buka suatu tren yang baru, melainkan memang mengikuti pergerakan tren sebelumnya.

    Menganalisis Reversal dengan Terusan atau Lonjakan

    Setelah membaca kedua strategi yang mewakili double Spike di atas, sudah saatnya Anda mengetahui bagaimana cara menganalisis reversal dengan pemanfaatan terusan atau lonjakan. Keduanya terbilang berbeda, namun keduanya sama-sama mewakili bentuk pola formasi yang kerap disebut sebagai BARR.

    BARR adalah singkatan dari Bump Anda Run Reversal. Pendeteksinya bekerja dengan cara kemungkinan tersedianya trend di penghujung trend, terutama pada saat reversal itu terjadi. Uniknya, dalam formasi strategi yang satu ini tersedia keunggulan yang bisa trader nikmati. Beberapa di antaranya adalah tampilannya yang cenderung sederhana.

    Tampilannya yang sederhana lebih ditonjolkan ke arah akurasi strategi tersebut. Tentu saja di samping adanya kelebihan tampilan polanya yang mudah, ada pula kelemahan di baliknya. Di antaranya adalah polanya yang jarang terjadi di trend pasar membuatnya semakin jarang bisa terlihat sehingga biasanya hanya kita jumpai di market tertentu saja.

    Bagi Anda yang sudah memahami perihal dunia trading forex pastinya tidak akan asing dengan hal ini. Karena sinyal yang terjadi di harga pertama nantinya akan terjadi lonjakan yang terbilang tajam dan umumnya terjadi pada saat trend sedang berjalan. Pada pola terusan rupanya lumayan beda dari pola lonjakan.

    Sesuai dengan namanya, pola terusan merupakan reversal dari pola sebelumnya. Sehingga dari sini kita dapat tahu bahwa apabila terjadi pola lonjakan dan terjadi secara tiba-tiba, maka akan terjadi pembalikan harga. Pembalikan harga ini dalam artian reaksi pasar dan biasanya terjadi sangat kuat.

    Kriteria Terbentuknya Pola Lonjakan atau Terusan

    Dalam pembentukan trend ada beberapa pola lonjakan atau terusan yang harus Anda kenali. Di antaranya seperti pola bullish dan bearish. Pola Bullish terbagi menjadi dua, yakni antara lonjakan dan terusan Bullish serta antara lonjakan dan terusan bearish. Sementara pada saat mulai menggunakan pola tersebut, berikut ini cara memahami kedatangan sinyal yang kuat.

    - Memperhatikan Derajat Kemiringan Trend

    Pertama, supaya Anda bisa mendapatkan kriteria dari kekuatan sinyal adalah dengan memperhatikan derajat kemiringan suatu trend. Derajat kemiringan ini perlu Anda perhatikan di masal-masa awal sebelum terjadinya lonjakan. Kemudian, perlu Anda ketahui pula tingkat kenormalan derajat kemiringan trend, yakni kisaran 30-45°.

    - Memperhatikan Kemiringan Pola Lonjakan

    Selain memperhatikan derajat kemiringan suatu trend, maka Anda juga harus memperhatikan derajat kemiringan suatu pola yang terjadi pada saat lonjakan. Derajat pola lonjakan layaknya derajat kemiringan trend yang normal. Hanya bedanya berada pada kisaran normal 45°-60°. Namun, jika yang ditargetkan kurang, maka validitasnya akan kurang.

    - Memperhatikan Volume Trading

    Anda tidak hanya memperhatikan kedua kriteria di atas saja, dalam volume trading perihal masa juga Anda harus memperhatikannya. Artinya bahwa volume trading merupakan kunci akurasi atas reversal yang terjadi. Lalu, tugas Anda sebagai seorang trader salah satunya adalah memperhatikan jalannya trend sesuai dengan rancangan.

    Memperhatikan jalannya suatu volume trading di strategi tertentu memang sangat diperlukan. Karena jika tidak, perjalanan volume pun tidak akan sesuai untuk menuju profit yang ditargetkan. Kemudian, perlu Anda ketahui pula bahwa trading dengan trend yang meningkat akan membentuk suatu volume yang baik pula.

    - Memperhatikan Perbandingan Lonjakan Harga

    Anda tidak hanya gencar dalam memperhatikan suatu volume trading saja. Tetapi perihal perbandingan harga, jangan sampai dilupakan. Pastikan Anda memperhatikan pola-pola panjang yang akan terjadi di suatu tempat dan waktu tertentu. Biasanya hal ini terjadi apabila lonjakan panjang atau A2 dari dua kali panjang A1 terjadi.

    Terjadinya ala trading seperti ini juga tidak main-main. Bahkan akan cenderung stagnan dan tidak dinamis seperti panjang beberapa lonjakan yang akan terjadi. Setelah itu, pastikan Anda langsung melakukan konfirmasi terhadap reversal yang sudah muncul. Dalam reversal biasanya terdapat sinyal.

    Pada sinyal tersebut perlu Anda ketahui bahwa sinyalnya harus sudah dikonfirmasi oleh reversal. Oleh karena itu, entah sudah dikonfirmasi atau belum Anda harus pastikan untuk memperhatikannya. Uniknya lagi, bukan hanya memperhatikan sisi lonjakan saja, terusan pada trend juga harus semakin Anda perhatikan.

    Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh seputar pergerakan terusan atau lonjakan, bisa diperhatikan dari berbagai macam time line. Selain itu, perlu Anda ketahui pula bahwa pergerakan pola seperti ini sebenarnya sangat mudah sekali dijumpai pada time frame daily yang sedang berlangsung.
    Click image for larger version

Name:	linechart.png
Views:	1
Size:	13.3 KB
ID:	13017091
    Time frame daily memang jauh lebih menguntungkan karena pergerakannya yang cenderung lebih konsisten dari pada time frame rendah. Alam pwnggunaan pola yang satu ini, Anda bisa memperhatikan stop lossnya di pola lonjakan atau posisi entrynya. Pastikan Anda memahami pola ini dengan baik kemudian perhatikan tata cara penggunaannya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    spike itu tidak tentu bisa dua, bisa tiga, atau empat, mau breakout trenline atau tidak, itu lom tentu akan ada tren market baru, jadi harus hati2 dan selalu pasang stop loss, kalau bisa masuk setelah trennya benar2 terbentuk aja
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X