Вход

Login |
  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Gaya Counter Trend dan Follow Trend Dalam Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	Gbr-Trend-2.jpg
Views:	1
Size:	83.6 KB
ID:	13016536Seorang trader sudah tidak asing lagi dengan counter trend atau follow trend. Dari bahasa Inggris yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, counter trend artinya melawan arus pasar sementara follow trend mengikuti arus pasar.

    Berbicara tentang hal demikian sebagai seorang trader Anda masuk ke golongan yang mana? Mengikuti trend atau melawan trend? Baik melakukan counter trend atau follow trend keduanya sama-sama memiliki sisi keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Lantas, manakah yang lebih baik antara keduanya?

    Mengenal Tentang Counter Tren

    Sebagai seorang trader, bertanya antara keduanya manakah yang lebih baik? Agaknya memang harus dianalisis terlebih dahulu. Jika berbicara perihal yang terbaik di dunia ini memang sangat langka. Karena yang terbaik hanyalah dia. Sementara dalam dunia trading, sudah kita dinggu dalam bahasan di atas.

    Bahwa counter trend artinya melawan arus. Jika kita artikan dalam bahasan Indonesia menurut kamus, melawan ini lebih cenderung kepada menjawab pertanyaan. Sementara jika kita pandang dari ranah bisnisnya, perihal counter trend apsbila seseorang memilih melawan arus bisa jadi karena hal ini adalah usahanya.

    Benar, maksudnya adalah usaha dalam antisipasi ketika terjadi pembalikan harga saat dirinya sedang melakukan pembukaan posisi. Ciri khas pada seorang trader profesional akan terlihat jelas perbedaan yang kentara. Dari segi pending order yang limit saja. Trader pemula tidak akan berani melakukan hal ini.

    Sementara seorang trader profesional biasanya juga melakukan sideaway jika menggunakan trader yang satu ini. Dari sini, sebenarnya Anda harus tahu. Bahwa trading forex dengan seorang trader memilih gaya counter trend umumnya mengincar banyak peluang di sisi kemungkinan sideways yang terjadi.

    Trader dengan penggunaan counter trend juga biasanya memiliki konsolidasi serta lebih mengacu pada sistem trading di pembalikan titik. Dalam penggunaan counter trend, seorang trader mampu melakukan kegiatan pemasangan indikator. Apabila hal ini dilakukan, maka indikator pencaparian divergennya yang paling bagus adalah RSI.

    Mengenal Tentang Follow Trend

    Seperti yang sudah kita bahas di atas, bahwa selain adanya melawan arus pasar juga ada yang mengikuti arus pasar. Dalam mengikuti arus pasar, dunia profesional di bidang trading forex kerap menyebutnya sebagai follow trend. Follow trend pergerakannya memang selalu mengikuti arus pasar.

    Sudah jelas sekali bahwa follow trend adalah kebalikan 180° dari counter trend. Untuk follow trend lebih mengikuti ke arah pembalikan pada breakout kemudian ia juga mengikuti arus pasar yang bergerak pada satu arah tertentu. Atau dengan kata lain kita bisa menyebutnya sebagai bentuk konsisten.

    Karena follow trend adalah dalam bahasa Indonesia memiliki makna ikut trend, maka sistem pengerjaannya sudah jelas. Bahwa follow trend selalu bergerak lurus mengikuti keadaan pasar. Namun, tidak menutup kemungkinan pula mereka akan berganti saat trend lainnya naik. Beberapa indikator yang bisa digunakan seperti halnya moving average dan parabolic SAR.

    Lebih Baik Counter atau Follow?


    Adanya follow atau counter memang membuat orang bingung harus memilih yang mana di antara keduanya. Terlebih saat seorang trader memang tengah mencari yang baik di antara yang lebih baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan antara counter dan follow tergantung.

    Tergantung bagaimana maksudnya? Maksudnya adalah tergantung pada penggunaan trend pasar seperti apa yang sedang terjadi. Namun, tidak menutup kemungkinan sangat diperbolehkan jika Anda ingin menggunakan keduanya pun juga tidak akan jadi masalah.



    Supaya Anda tidak lebih bingung lagi, kami akan mencontohkannya. Yakni misalkan ada trend pasar yang mengalami pembalikan dalam jangka waktu dekat, maka sebagai trader tidak boleh salah ambil langkah. Kini sudah saatnya dalam keadaan kali ini Anda memilih counter trend atau melawan.

    Demikian pula apabila keadaan pasar masih berjalan normal terus tanpa adajya pembalikan maka dengan menggunakan follow trend adalah hal yang sangat baik dan dianjurkan untuk digunakan.

    Hal yang perlu Anda ketahui di sini adalah perihal melawan atau mengikuti arus. Jadi, melawan atau mengikuti arus sebenarnya sama-sama baik untuk dilakukan. Hanya saja yang selalu menjadi pertimbangan adalah ketika Anda akan melakukan kegiatan tersebut.

    Maksudnya adalah menunggu timing yang pas. Sementara untuk dapat melakukan timing secara pas ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Salah satunya adalah melakukan transaksi tanpa terjadi floating. Tidak semua trader menyukai penggunaan kedua strategi.

    Sering kali mereka menggunakannya hanya satu saja. Baik counter trend atau pun follow trend, keduanya sama-sama harus memenuhi banyak sekali pertimbangan. Namun, jika Anda tidak menggunakan keduanya memang gaya bisnis trading forex Anda akan lebih condong ke salah satu strategi saja. Entah counter atau follow.

    Dari beberapa pilihan prediksi terkait pilihan follow atau counter jadinya dijadikan sebagai bahan obrolan psikologi. Bagi seorang yang memilih trend follow kebanyakan adalah tipe orang penurut, tertib dan disiplin. Sebaliknya, jika counter kebalikan diidentikan dengan orang-orang yang mayoritas suka berinovasi.

    Counter Trend vs Follow Trend

    Click image for larger version

Name:	index.jpg
Views:	1
Size:	6.9 KB
ID:	13016537 Setelah membaca artikel di atas, kita jadi tahu apa perbedaan dari counter trend atau follow trend. Dalam hal demikian, maka kita membagi dua golonga trader. Antara counter trend dengan follow trend. Sudah kita bahas, bahwa counter trend melawan arus sedangkan follow trend melawan arus.

    Dalam hal demikian, pilihannya bergantung pada seperti apa kondisi pasar. Maksudnya adalah apabila kondisi sedang naik atau turun, apalagi terjadi secara drastis maka harus membuat seorang trader berpikir keras terutama dalam merubah haluan strategi agar tidak terjad pembalikan menimpa.

    Dari sini, timbulah keyakinan masing-mading trader yang berbeda. Ada yang beranggapan bahwa mengikuti trend pasar akan jauh lebih aman dan menguntungkan,begitu pula sebaliknya. Hingga detik ini tidak bisa ditemukan secara pasti mana yang terbaik di antara keduanya.


    Karena belum ada sejumlah penelitian yang mengungkap bahwa salah satu di antara kedua strategi tersebut jauh lebih merugikan. Namun, dalam bahasan kali ini kita akan mengupas tuntas perihal strategi trading forex yang terbagi menjadi dua aliran, yakni melawan dan mengikuti.

    - Arus Mengikuti

    Perlu Anda ketahui adanya arus follow trend yang lebih dominan kepada mengikuti aturan main di dalamnya. Karena sistemnya adalah mengikuti arus pasar, maka dengan mudah kita mengetahui trend apa yang sedang terjadi. Namun, tentu saja dengan terus memantau keadaan pasar.

    Karena kita tidak bisa menentukan terjadinya perubahan pasar, maka yang sudah jelas bisa merubahnya adalah pasar itu sendiri. Permainan harga dan segala masalah yang terjadi di dalamnya tinggal kita yang menyesuaikan supaya tidak kalah dengan harga dan terjadi pembalikan.

    Sementara ketika Anda menggunakan arus yang satu ini, bukan berarti tidak bisa mendapatkan profit besar. Profit yang besar bisa saja didaptkan, hanya saja memang harus dengan memanfaatkan pola dengan pandai. Biasanya tersedia kecenderungan pola yang akan muncul dan harus kita manfaatkan dengan baik.

    Beruntungnya mayoritas trader pasar memang mereka yang menganut arus follower. Mereka baru akan terjun ke pasar setelah trend terbentuk. Mayoritas dari mereka familiar dengan analisis teknikal dengan penggunaan indikator moving average.

    Sementara di dalam trend follow biasanya terjadi dua hal yang harus benar-benar diperhatikan, yakni antara uptrend dan downtown. Pada saat kondisi uptrend Anda harus melakukan buy sementara saat downtrend Anda bisa melakukan sell. Kemudian dalam penggunaan arus ini biasanya diyakini mampu meraih profit yang jauh lebih besar.

    - Arus Counter

    Selain arus follow yang mengikuti arah pasar, terdapat arus counter yang melawan arus pasar. Pada arus yang satu ini biasanya penggunanya adalah mereka yang profesional. Dahulu mereka pernah menganut arus trend follow. Namun, berhubung tidak ada penghasilan yang signifikan meningkat, mereka jadi ingin berganti haluan.

    Jadilah terlahir sebuah arus trend counter. Dimana mereka mencoba menganalisis secara pribadi strategi dan indikator seperti apa yang cocok digunakan. Dalam penggunaan arus yang satu ini sering kali dianggap sebaga sesuatu yang menggila. Maksudnya adalah tidak sesuai aturan.

    Menggila di sini digambarkan pada kegiatan yang tidak berani dilakukan oleh kebanyakan orang akan memunculkan aksi frontal bagi mereka si penganut counter trend. Hal ini karena mereka menyukai dunia tantangan dan merasa ingin mendapatkan yang lebih dari biasanya.

    Oleh karena itu, tidak heran jika arus counter trend ini lebih cenderung bergeser ke arah penguasaan emosi, keserakahan, ketakutan, dan lain sebagainya. Penggunaan analisanya masih serupa dengan follow trend, hanya saja perbedaannya terletak pada penggabungan fibonacci di counter trend.

    Dalam counter trend penggunaan analisis ini berfungsi untuk memprediksi suatu koreksi yang akan terjadi. Biasanya akan diperhatikan pula sejauh mana tingkat optimisme atau pesimisme suatu tingkatan pasar terjadi dilihat dari segi yang satu ini. Sehingga tidak heran saat pemuka mengatakan menjadi trader counter sebenarnya tidak mudah.

    Karena memang trader counter trend rata-rata adalah mereka yang memiliki banyak pengalaman serta ilmu pengetahuan seputar trading forexnya cukup. Sementara bagi pemula yang belum tahu apa pun biasanya akan kelimpungan bahkan rugi di awal-awal. Lantas begitu melihat trend harga yang naik, mental trader counter diuji.

    Artinya, Anda juga harus sama kuatnya dalam melawan arus trend yang sedang naik. Jika Anda pindah ke trend tersebut karena tergiur, bukan trader counter lagi namanya. Melainkan trader follow trend. Dari sini motivasi trader dimulai. Lantas, jika Anda berhasil menciptakan profit yang besar, Anda memang cocok menjadi trader counter.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    couter tren itu tidak masuk akal, karena kalau kita op searah dengan tren baru bisa dapat profit, jadi jangan melakukan yang kebanyakan trader cenderung hindari, toh lebih baik ikuti cara yang udah digunakan banyak orang dan cukup baik dalam menghasilkan profit

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X