Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Inilah Beberapa Tolak Ukur Untuk Kesukses Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	20181121153854693.jpg
Views:	1
Size:	70.7 KB
ID:	13016531
    Sebagai trader, apakah Anda tahu bagaimana cara untuk mengukur kesuksesakan dari strategi trading yang Anda gunakan? Umumnya, mereka menggunakan win rate untuk mengukur tingkat kesuksesan trading. Ketika Win sistem menempati posisi lebih banyak dibanding dengan Loss, maka trader dikatakan sukses. Ternyata, hal ini tak pula selamanya valid sebagai parameter kesuksesan trading.

    Menurut seorang ahli trading, David Jenyns, ada tujuh parameter penting yang bisa digunakan dalam mengukur tingkat kesuksesan Anda dalam trading. Jenyns adalah seorang pakar dalam pembuatan sebuah sistem trading yang profitable. Ia juga telah menulis banyak judul buku yang membahas terkait sistem trading. Inilah mengapa ketujuh parameter ini bisa dijadikan patokan yang andal.

    - Win Rate (Win-to-Loss Ratio)

    Untuk mengukur kesuksesan dalam trading, statistik pertama yang harus Anda kenali adalah win rate. Sederhananya, win rate bisa dikatakan sebagai perbandingan antara jumlah win dan jumlah loss. Saat rasio sudah memperoleh jumlah win jauh lebih besar daripada jumlah loss, dapat disebut Anda sudah masuk dalam jalur yang sesuai.

    Meski dinilai cukup akurat, tetap saja statistik ini tak bisa sepenuhnya benar. Mengapa? Sebab win rate tidak mempertimbangkan seberapa sering Anda mengalami win dan seberapa sering loss yang Anda alami.

    Ada beberapa sistem trading yang bisa menampilkan win rate dengan rasio yang cukup buruk tetapi profitable. Misalkan saja, ada sebuah sistem trading dnegan rasio mencapai 40:60, nyatanya sistem trading ini cukup menguntungkan.

    - Average Loss dan Average Win

    Tak hanya memperhitungkan besaran win rate, Anda perlu pula memastikan bahwa nilai rata-rata dari pips atau dollar win, lebih besar dibandingkan dengan rata-rata nilai loss yang Anda dapatkan.

    Misalkan saja Anda memiliki backtest sekitar 200 kali trading. Ketika 150 darinya adalah loss, maka hanya tersisa 50 untuk win. Jelas sudah bahwa ratio Anda adalah 15:75. Apakah hal ini cukup untuk membuktikan bahwa sistem trading Anda baik atau buruk?

    Nyatanya tidak. Kondisi seperti ini bisa saja profitable karena tergantung dari besaran average win dan average loss yang Anda dapati. Ketika average loss lebih kecil dibanding dengan average win, maka Anda tetap mendapat keuntungan.

    - Ekspektasi


    Tahukah Anda bahwa ekspektasi adalah parameter paling penting dalam mengukur tingkat kesuksesan dalam trading? Mengapa demikian? Sebab kuantifikasi performa dari sistem trading akan lebih komprehensif. Berikut rumus penghitungannya yang akan dicontohkan dengan perumpamaan berikut ini.

    Misalkan saja dalam suatu sistem trading ada 80% kemungkinan untuk memenangkan senilai $100, lalu ada 20% kemungkinan untuk Loss dengan jumlah $1000. Ekspektasinya bisa dihitung menggunakan rumus tadi, maka:

    (80% x $100) – (20% x $1000) or $80 - $200 maka hasilnya adalah -$120. Anda akan mendapatkan kerugian paling tidak senilai $120. Tentu saja hal ini akan menjadikan keuangan Anda membengkan.

    Lain cerita ketika persentase kemungkinan ini berbalik. Misalkan saja ada 80% kemungkinan untuk mendapatkan profit senilai $1000, dan ada 20% kemungkinan untuk loss senilai $100. Bagaimana ekspektasinya? Dari nilai persentasenya saja sudah bisa kita simpulkan bahwa Anda akan mendapatkan keuntungan atau profit.

    - Loss Beruntun Maksimal (Maximum Consecutive Losses)

    Jangan terlena dengan trading sampai Anda lupa memperhatikan jumlah loss yang sudah Anda alami sejauh ini. Anda perlu melakukan pengujian terhadap banyaknya loss beruntun yang Anda alami ketika masih dalam kondisi profit.

    Mengapa hal ini penting? Sebab data statistik dari hasil pengujian ini bisa memberikan Anda kepercayaan yang lebih apabila mengalami loss yang beruntun. Tak hanya itu, statistik ini dapat pula dipakai dalam mengukur sejauh apa kesuksesan Anda dalam sistem trading yang dipakai.

    Misalkan saja, Anda sudah menghadapi lima atau enam kali loss yang terjadi beruntun. Tanpa perlu tahu berapa banyak loss maksimal yang bisa Anda hadapi, boleh saja Anda berasumsi bahwa sistem trading yang keliru dan tak bekerja dengan optimal.

    Ternyata, hal ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh trader pemula. Mereka terlalu cepat berasumsi dan menyimpulkan, pada nyatanya sebuah sistem trading masih bisa profitable sekalipun telah mengalami loss beruntun sampai 10 kali.

    - Drawdown Maksimal

    Ternyata, drawdown maksimal adalah masa terburuk yang pernah ada dalam performa sistem trading yang Anda gunakan, terlepas dari berapa kali Anda mengalami loss dan berapa lama loss ini terjadi.

    Umumnya, statistik akan dikalkulasi secara otomatis ketika Anda menautkan akun trading dengan tools analisa akun yang selama ini terkenal. Sejauh ini, belum ada patokan tertentu. Ketika ada angka yang muncul, Anda cukup bertanya pada diri sendiri, apakah Anda merasa nyaman dan masih bisa mentolerir besaran downtren yang seperti ini?

    Jika tidak, lebih baik Anda mengutak-atik lagi sistem trading yang Anda terapkan, bisa saja ada yang keliru. Poin terpenting dalam menggunakan sistem trading adalah sistem yang bisa menjadikan diri Anda pribadi nyaman untuk menggunakannya.

    - Berapa Total Posisi yang Sudah Dibuka?

    Jangan lupakan statistik yang satu ini. Sekalipun jarang dibicarakan oleh trader, banyaknya peluang trading yang ada dalam satu periode adalah statistik yang cukup penting dalam menentukan kesuksesan dalam trading.

    Sistem trading yang baik adalah sistem yang tidak memberikan sinyal terlalu jarang ataupun terlalu sering. Ditambah lagi jumlahnya harus seimbang dengan jumlah trading yang sekiranya mampu Anda buka.

    Sebuah sistem yang memberikan terlalu banyak sinyal trading akan memaksa Anda dalam memilih antara banyak sinyal dalam satu waktu. Tentunya hal ini bisa berbahaya, sebab sistem trading menjadi ambigu dan bergantung pada subjektivitas atau sudut pandang masing-masing trader.

    Sistem trader yang buruk bukan hanya sistem yang memunculkan sinyal terlalu sering. Berlaku sebaliknya, apabila sebuah sistem sangat jarang memunculkan sinyal untuk trading, bisa saja Anda tak akan pernah menemukan peluang yang ideal untuk entry pasar.

    - Tingkat Profitabilitas

    Parameter terakhir yang dipakai dalam mengukur tingkat kesuksesan seorang trader adalah mengacu pada profitabilitas atau ROI dalam kurun waktu satu tahun. Bisa dikatakan semua trader menjadikan profit sebagai tujuan terakhir dalam trading forex.

    Masih banyak trader yang mengeluhkan rasa penasaran mereka terkait kemampuannya dalam trading. Bisa saja mereka sudah cukup lama berkecimpung dalam dunia trading, sehingga menjadikan rasa penasaran mereka bertambah.

    Apakah sejauh ini kemampuan trading saya sudah lebih baik, atau sebaliknya? Setidaknya beginilah bentuk pertanyaan yang mereka punya. Jika demikian, bagaimanakah cara atau aspek penilaian yang bisa dijadikan patokan dalam mengukur kemampuan trading seseorang?

    Apa Saja Aspek Penilaian Kesuksesan Seseorang dalam Trading?
    Click image for larger version

Name:	20190201060934521.jpg
Views:	1
Size:	1,013.6 KB
ID:	13016532
    Banyak trader yang meyakini bahwa kesuksesan dalam trading tak dapat dilihat dari hasil akhir yang menguntungkan. Sebab keuntungan akan selalu lebih besar dari waktu ke waktu. Sebagian lain dari trader berkeyakinan bahwa trading hanyalah kegiatan sampingan untuk mengisi kejenuhan dari pekerjaan utamanya, sehingga ia tidak terlalu membutuhkan parameter kemajuan dalam trading.

    Kemajuan dalam trading itu yang seperti apa? Sebagai seorang pemula, Anda belum bisa berharap akan hasil instan dalam waktu yang sangat cepat. Timgkat kesuksesan dalam trading diukur dari pengetahuan serta pengalaman yang telah mereka dapatkan selama trading.

    Trader yang bisa bertahan dan mengikuti perkembangan serta berproses dalam trading akan lebih mudah untuk mengetahui sejauh mana kemajuan yang sudah ia lakukan selama ini. Anda tak perlu sibuk membandingkan diri dengan pencapaian dari trader lain, cukup fokus untuk memperbaiki diri Anda sendiri.

    Sejauh ini belum ada jawaban pasti untuk pertanyaan kapan seseorang bisa menjadi trader yang sukses. Terkadang, meski sudah belajar dan berusaha semaksimal mungkin untuk memahami pergerakan pasar, masih saja tak menjamin kesuksesan bagi trader.

    Ada trader yang bisa mencapai kesuksesan hanya dalam waktu 1 sampai 2 tahun. Di sisi lain, ada pula trader yang telah berkecimpung belasan tahun dalam trading tapi masih belum mendapatkan tujuan akhir mereka.

    Untuk mengukur tingkat kesuksesan atau kemajuan Anda dalam trading, cobalah berkaca pada profit secara keseluruhan selama Anda trading. Untuk memperbaiki hasil akhir dari trading, Anda bisa menerapkan money management yang baik. Usahakan selalu melakukan update jurnal trading akan proses ini menjadi lebih mudah.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    biasanya yang masuk akal itu drawndowan, yang bisa menggambarkan seberapa ahli skill si trader, kalau memang dia bagus skill analisanya, ngak mungkin kejebak floatin negatif terlalu lama dan dalam, pada akhirnya malam bisa menuntun akunnya ke arah mc

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X