Вход

Login |
  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Mempelajari Strategi Trading Forex, Three Line Strike
    Click image for larger version

Name:	VWAP-Squeeze-Trading-Strategy-02.png
Views:	1
Size:	61.4 KB
ID:	13016491
    Trading forex sebagai salah satu investasi jangka panjang paling diminati pada saat ini sendiri memang sangatlah menjanjikan. Namun, dalam menjalankan forex tidak bisa kita seenaknya saja untuk membuka posisi. Hal ini sendiri tentu saja Anda membutuhkan strategi tepat yang akan membawa kepada profit.

    Salah satu strategi yang cukup populer untuk digunakan adalah membaca pola candlestick yang memang dikenal sangatlah unik. Jenis pola yang juga masuk didalamnya adalah Three line strike, yang dikenal sebagai pola penanda reversal. Namun, sebelum masuk ke pola three line strike, ada baiknya Anda mengenal tentang grafik candlestick.

    Penjelasan Tentang Pola Candlestick

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa pola candlestick adalah grafik harga yang digunakan untuk membaca pergerakan harga mata uang di market. Dimana pertama kali dikenalkan di Jepang oleh Munihesa Homma. Dari sinilah pola ini semakin dikenal dikalangan trader apalagi setelah Steven Nison membukukannya.

    Dari buku inilah, maka banyak sekali yang menggunakan grafik candlestick untuk melakukan analisa pergerakan market mata uang dan komoditas. Adapun alasan mengapa pola ini sendiri terbilang sangat menarik perhatian para trader. Berikut ini adalah alasannya:

    1. Dapat dikatakan pola grafik candlestick sendiri lebih menarik dari segi visualnya dibandingkan grafik lain yang menggunaan gambar garis atau batang. Dari bentuk grafik yang unik inilah membuat para trader lebih bisa menganalisa dengan lebih baik dari pada bentuk pola lainnya.


    2. Pola ini sendiri juga sangat mudah sekali dibaca dan juga memberikan informasi lengkap tentang pergerakan harga pasar. Perhatikan harga OHLC yang ada di pola ini, karena biasanya akan membantu Anda untuk menganalisa harga pasar yang sedang berlangsung.


    3. Alasan terakhir adalah pola candlestick sendiri menunjukan bentuk candle yang menjadi sinyal penerusan atau pembalikan harga.Untuk akurasi dari pola ini sendiri terbilang tinggi.


    Melihat alasan itulah, mengapa pola candlestick menjadi salah satu indikator teknikal yang perlu sekali untuk Anda pelajari. Terlebih lagi, di pola ini terbagi menjadi 3 bagian yaitu single, double dan triple. Bagian triple atau pola 3 candle sendiri menjadi salah satu pola yang dianggap memiliki akurasi paling tinggi, walaupun pola ini jarang sekali terlihat.

    Mungkin dengan penjelasan singkat di atas, maka dapat disimpulkan bahwa mendalami pola ini dapat membantu Anda untuk bisa melihat peluang untuk membuka posisi. Tentu saja dengan membaca dari grafik ini kemungkinan Anda mendapatkan profit bisa terbuka dengan lebar. Tidak hanya itu saja, dengan membaca pola ini Anda juga mampu menganalisa kemana arah harga pasar.

    Mengenal Tentang Three Line Strike

    Ketika Anda sedang mencari grafik pergerakan dengan pola candlestick, sudah pasti akan mencari three line strike yang merupakan salah satu pola paling jarang muncul. Memang pola ini seperti yang sudah dibahas sebelumnya adalah yang paling akurat untuk membaca pergerakan harga pasar.

    Biasanya pola ini sendiri digunakan untuk membaca reversal, dimana sekalinya muncul maka keakuratannya mencapai angka 65%. Seperti layaknya jenis pola candlestick lainnya. Untuk three line strike juga dibagi menjadi dua bagian yaitu bullish dan bearish. Di bawah ini adalah penjelasan singkat dari dua jenis pola three line strike:

    1. Bullish Three Candle Strike


    Ketika anda sedang membaca grafik bullish three candle strike maka ada kecendrungan bahwa indikasi yang terjadi adalah pembalikan arah ke arah bawah, atau bisa juga disebut Bearish Reversal. Dengan terjadinya ini, maka pola yang terlihat adalah trend sedang naik atau uptrend.


    Namun, ketika Anda menemukan formasi yang terbentuk adalah tiga candle dalam uptrend, bukan berarti ini diartikan sinyal bullish. Ada beberapa faktor lain yang juga perlu dipenuhi agar bisa terjadi bullish. Untuk faktor pertama adalah perhatikan bahwa penyusun dari grafik terdapat 3 candle.

    Faktor selanjutnya adalah perhatikan harga 3 candle, di mana harus memiliki level OHLC yang lebih tinggi dari candle sebelumnya. Tidak hanya itu saja, faktor jika candle BULLISH pada trend naik memiliki level harga close di bawah level harga open di candle pertama.Hal ini dapat dikatakan bahwa candle ke empat menutupi body 3 candle three line strike.

    2. Bearish Three Candle Strike

    Untuk pola bearish three candle adalah kebalikan dari yang sebelumnya.Dalam pola ini menyatakan adanya bullish reversal. Tentu saja, pola ini menunjukan 3 candle penerusan yang ke arah atas. Tentu saja pergerakan dari pola ini mengindikasikan telah terjadi downtrend atau trend sedang menurun.

    Sama seperti Bullish Three Candle, di mana formasi 3 liln dalam posisi downtrend belum tentu menunjukan telah terjadi pola ini. Masih ada syarat lain yang juga harus dipenuhi dan tidak berbeda jauh dari syarat bullish three candle strike. Syarat pertama adalah terdapat 3 candle yang menunjukan pola bearish.

    Dari ketiga candle sendiri masing-masingnya mempunyai level harga yang lebih rendah OHLC dari candle sebelumnya. Lalu, Anda juga harus memastikan bahwa telah terjadi Bullish setelah terjadi bearish three candle strike, sehingga harga close berada di atas harga open candle pertama. Jika syarat sudah terpenuhi, maka sudah dipastikan bahwa pola yang sedang terjadi adalah bearish three candle strike.

    Dengan mengenali adanya dua pola yang ada di three candle strike, maka sudah dapat dipastikan bahwa Anda dapat mengenali reversal yang sedang terjadi. Namun, untuk menjalankan strategi dengan membaca pola three candle strike sendiri tidak bisa sembarangan. Di sini Anda perlu memperhatikan beberapa tips yang ada di bawah ini.

    Tips Menjalankan Three Candle Strike
    Click image for larger version

Name:	9525a9c0-d2d4-4f08-a189-a3c0308223e5.png
Views:	1
Size:	41.8 KB
ID:	13016492
    Ketika anda ingin menggunakan strategi dengan membaca three candle strike sendiri memang perlu kehati-hatian. Untuk setiap susunan sendiri perlu diperhatikan agar tidak salah membuka posisi atau salah membaca sinyal yang ada. Berikut ini adalah cara menjalankan strategi membaca three candle strike yang perlu Anda perhatikan:

    1. Menentukan Pola

    Tips yang pertama adalah dengan menentukan pola yang sedang terjadi, Tentu saja ini menjadi salah satu hal yang sangat penting. Anda harus mengenali pola yang ada apakah itu bearish reversal atau bullish reversal. Perhatikan juga faktor lain yang memvalidkan kedua pola tersebut.

    Anda tidak boleh ceroboh ketika menentukan pola ini, karena jika membaca pola yang salah maka sudah dapat dipastikan analisa gagal dan bisa menyebabkan kerugian. Jadi pastikan bahwa pola yang sudah Anda lihat sudah memenuhi syarat untuk reversal baik bearish ataupun bullish.

    2. Tunggu Pola Konfirmasi

    Ketika anda sudah melihat ada indikasi bahwa pola yang berjalan ada three candle strike, lebih baik jangan langsung membuka posisi. Sangat disarankan bahwa Anda menunggu hingga muncul pola konfirmator setelah three candle strike. Karena dengan menunggu pola konfirmasi maka Anda dapat menentukan ke arah mana reversal sedang terjadi.

    Untuk membaca candle ke empat sendiri Anda juga harus cermat, bisa saja candle ini ternyata bukanlah syarat untuk bearish reversal ataupun bullish reversal. Sehingga Anda harus jeli melihat harga close dan harga open pada candle pertama setelah three candle strike.

    3. Pastikan Entry Sudah Disetting

    Setelah candle ke empat sudah keluar dan sudah jelas kemana arah reversal yang akan terjadi, maka pastikan bahwa entry di set sesuai dengan risk management dan money management. Hal ini sendiri sangatlah penting agar Anda dapat memantapkan posisi yang ada dan tidak mengalami loss.

    Melihat penjelasan di atas, tentu saja Anda dapat menarik kesimpulan bahwa dengan mempelajari pola grafik ini maka akan sangat membantu. Apalagi bagi Anda yang memang ingin mendapatkan analisa yang lebih akurat. Pola candlestick yang satu ini memang menghadirkan tantangan tersendiri, apalagi sangat susah sekali untuk terlihat.

    Namun, dengan menjalankan tips yang sudah diberikan maka Anda tidak perlu khawatir lagi kehilangan kesempatan. Anda harus dapat membaca dengan tepat pola yang sudah terbentuk sebelum akhirnya memasuki posisi yang sudah disesuaikan sebelumnya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    wah kalo semudah itu pasti bisa cepat profit nih, di internet itu banyak konfimasi yang menggunakan 4 atau 5 candlestick bullish, cuman kan ngak setiap hari formasi candlestick ini keluar dan jika ada mungkin aja signalnya tidak benar2 menggambarkan tren bullish atau bearish

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X