Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Inilah Cara Terbaik Temukan Gaya Trading Sesuai dengan Kepribadian
    Click image for larger version

Name:	Gaya Trading-1.png
Views:	1
Size:	83.8 KB
ID:	13016379
    Sukses dalam trading forex bukan hal yang sulit untuk diraih apabila trader telah menemukan bagaimana gaya trading miliknya.Tahukah Anda? Pada dasarnya trading forex memiliki kaitan erat dengan kepribadian seorang trader, sehingga jangan heran apabila trader memiliki gaya trading yang berbeda satu sama lain. mulai dari cara analisa, pemilihan indikator trading sampai dengan cara eksekusi di pasar.

    Sangat disayangkan ketika banyak trader forex yang cenderung abai dengan poin krusial ini. Tak sedikit trader pemula yang memutuskan untuk ikut-ikutan gaya trader lain hingga menjadi ketergantungan dan tidak dapat mandiri.

    Padahal, ketika trader sudah tahu dan punya style sendiri dalam trading, ia akan jauh lebih mudah dalam merancang skenario untuk trading, membaca sinyal entry, bahkan manfaat paling menguntungkan adalah bisa meraih profit yang konsisten.

    Dalam proses mencari dan menemukan style trading sesuai dengan kepribadian, keran kali trader mendapati banyak lika-liku. Tak sedikit trader memutuskan menyerah dan akhirnya berhenti dalam membangun karakter trading, dan kembali ikut-ikutan gaya trader lain. Lantas, bagaimanakah cara mudah dalam menemukan style trading yang cocok dengan peribadian?

    Cara Mudah Temukan Style Trading yang Pas dengan Kepribadian Masing-Masing


    - Time Frame dan Frekuensi Trading Paling Ideal

    Poin pertama yang perlu Anda cari tahu adalah time frame mana yang paling ideal untuk dijalankan yang sesuai dengan aktivitas sehari-hari. Pada dasarnya, ada banyak sekali strategi trading yang bisa digunakan trader, masing-masing strategi ini memiliki set up berbeda masing-masingnya, mulai dari indikator, time frame, frekuensi sampai dengan target profit. Jika dilihat dari time frame yang digunakan, setidaknya ada 4 kategori trading forex, yaitu:

    · Scalping
    · Day Trading
    · Swing Trading
    · Long-Term Trading

    Bagaimana cara untuk mengetahui mana time frame yang paling cocok dengan keseharian Anda? Cara mudahnya adalah Anda mencoba semua strategi diatas satu-persatu, setelahnya silahkan bandingkan antar satu sama lainnya.

    Perlu diingat bahwa dalam tahap ini, poin yang Anda cari adalah time frame yang paling ideal dengan keseharian, bukan banyaknya profit yang akan dihasilkan. Tujuan dari tahap ini adalah menemukan durasi dan frekuensi trading yang tidak bentrok dengan aktivitas lainnya dalam keseharian. Anda akan leboh fokus dalam trading ketika tidak terganggu oleh aktivitas lain.

    - Teknik Analisa yang Paling Dikuasai

    Setiap trader pasti tahu bahwa ada beberapa jenis teknik analisa dalam trading forex, yakni analisa fundamental, teknikal dan sentimen pasar. Untuk menentukan mana gaya trading paling cocok dalam keseharian Anda adalah mencari dan menemukan basis analisa mana yang paling Anda kuasai.

    Faktanya, masing-masing trader memiliki kecenderungan terhadap satu jenis analisa yang paling mereka kuasai. Antara jenis analisa ini pastilah memiliki kelebihan serta sistem kerja yang berbeda, misalkan indikator yang digunakan sebagai tolak ukur sinyal trading. Silahkan perhatikan penjelasan berikut ini:

    Analisa fundamental; fokus dalam mengkaji data-data seputar ekonomi, misalkan tingkatan suku bunga bank sentral, GDP suatu negara, inflasi, iklim bisnis manufaktur dan data lainnya yang merangkum aktivitas ekonomi pada suatu negara.

    Analisa teknikal; lebih fokus dalam memperhatikan bagaimana bentuk atau pola dari pergerakan harga yang ada dalam chart trading, lalu menentukan pola mana yang memiliki probabilitas entry dan exit yang paling menguntungkan. Sebab efektivitas dalam penerapannya, analisa ini hampir digunakan tiap-tiap trader di seluruh dunia.

    Analisa sentimen pasar; analisa ini fokus pada probabilitas arah dari pergerakan pasar forex, poin yang dianalisa adalah kecenderungan atau mayoritas trader dalam membuka posisi untuk pair tertentu. Sentimen atau pelaku pasar ini bisa dilihat dengan bantuan indikator tertentu. Misalkan indeks sentimen spekulatif pasar yang umum disediakan oleh beberapa broker tertentu.

    Terlepas dari 3 jenis analisa ini, tak menutup kemungkinan trader menggunakan analisa berbeda sebelum akhirnya mantap membuka posisi. Tujuannya adalah untuk menemukan analisa mana yang memberikan konfirmasi sinyal paling valid.

    - Resiko Trading yang Masih Bisa Ditoleransi

    Langkah selanjutnya dalam mencari gaya trading yang sesuai dengan kepribadian Anda adalah mencari tahu resiko trading yang masih bisa di toleransi. Sejatinya, mengenali resiko trading tak kalah penting dengan menargetkan profit trading.

    Akan tetapi, masalah ini kerap kali terjadi pada trader pemula yang belum terbiasa dalam menentukan berapa jumlah resiko yang masih bisa ditoleransi dalam trading. Dalam media-media mainstream dan juga forum-forum online, cukup banyak trader profesional yang berbagi tips dalam menentukan toleransi resiko bagi trader pemula.

    Ada trader yang memberikan saran 1-2 persen. Ada juga kalangan ahli memberikan saran sebagai trik khusus sebesar 5 persen bahkan lebih setiap kali trading, khususnya ketika trader agresif dengan resiko tinggi. Pada umumnya, besaran toleransi resiko ini akan berbeda. Toleransi yang tepat adalah satu jalan dengan tujuan, besaran modal serta situasi paling nyaman Anda.

    - Berkaca Pada Jurnal Trading

    Penting bagi trader untuk mendokumentasikan semua ativitas trading mereka, termasuk disana kesuksesan dan juga kegagalannya. Sekalipun saat ini banyak trader yang masih meraba-raba strategi trading dengan akun demo, menemukan persentase profit dan loss tetap harus dilakukan.

    Untuk bisa melakukan hal ini, trader bisa membuat jurnal trading dimana didalamnya tercatat strategi trading, level entry, level stop, level stop loss, target profit, lot, jumlah profit yang berhasil didapat sampai dengan loss dan lainnya.

    Pada dasarnya, apabila trader sudah bisa mendapatkan profit dengan konsisten dan persentasenya lebih besar dibanding dengan total loss dalam kurun waktu tertentu dengan satu gaya trading, bisa dipastikan telah ada kecocokan di sana.

    Berdasarkan data ini bisa disimpulkan bahwa gaya trading yang menghasilkan banyak profit adalah gaya trading yang paling ideal dengan keperibadian Anda. Jika sudah begini, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memperdalam ketajaman strategi tersebut dibarengi dengan disiplin dalam menerapkan set up trading.

    - Mencari Mentor Untuk Trading

    Tentu tidak semua trader akan sukses dengan cara otodidak. Terkadang, diperlukan mentor yang akan membantu trader ketika mendapati jalan buntu yang tak sukses dipecahkan sendiri. Untuk trader yang memiliki modal lebih, dibanding lelah dengan belajar yang tak kunjung membuahkan hasil, alangkah lebih baik apabila mencari mentor yang tepat untuk membantu Anda dalam mempelajari trading dan seluk-beluknya.
    ---
    Anggap saja besaran biaya yang dikeluarkan untuk sewa mentor adalah investasi jangka panjang yang akan Anda nikmati keuntungannya di masa depan. Mentor akan memegang perang sangat penting, terlebih ketika keempat cara diatas belum juga efektif membantu Anda dalam menemukan gaya trading seperti apa yang akan cocok.

    Namun, perlu Anda tahu adanya mentor trading menjadi bahan debat menarik di antara para trader. Ternyata, tak semua mentor bisa mendatangkan manfaat yang sesuai dengan harapan para trader. Padahal, biaya yang dihabiskan untuk menyewa mentor tidaklah kecil. Inilah alasan mengapa hadirnya mentor masih menjadi perdebatan diantara trader.

    Tips Menemukan Gaya Trading Anda
    Click image for larger version

Name:	TRader.jpeg
Views:	2
Size:	167.5 KB
ID:	13016380
    Bagaimana cara Anda untuk menjawab pertanyaan yang akan membawa dampak dalam keberhasilan trading? Pasar forex menawarkan banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan untuk membawa pulang keuntungan besar.

    Namun, untuk sukses dalam hal ini tentunya tidak semudah yang Anda bayangkan. Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi kelemahan dan apa yang menjadi kelebihan Anda. Hal ini penting dikenali sejak dini, sebab akan sulit bagi Anda dalam merubah gaya trading, sedangkan pasar selalu berubah setiap waktu.

    Dibanding menyesuaikan diri dengan gaya trading milik orang lain yang dikatakan sebagai trader ahli, akan lebih baik ketika Anda menemukan gaya trading yang sesuai dengan kepribadian Anda saja. Bagaimana caranya? Berikut tips menemukan gaya trading yang sesuai dengan kerpibadian Anda masing-masing!

    - Menentukan Strategi Trading yang Cocok

    Anda lebih suka aktivitas yang seperti apa? Sebab trading erat kaitannya dengan kepribadian, aktivitas yang Anda gemari akan turut berpengaruh dalam gaya trading. Temukan strategi trading yang sesuai dengan kenyamanan Anda masing-masing.

    - Time Frame yang Pas

    Kesibukan apa yang Anda punya dalam aktivitas sehari-hari? Apakah Anda lebih nyaman dengan time frame jangka pendek dibanding dengan time frame jangka panjang? Atau sebaliknya?

    Jawab pertanyaan ini dan sesuaikan dengan jadwal kegiatan Anda dalam keseharian. Pilih time frame jangka waktu pendek ketika Anda memiliki banyak waktu luang sehingga bisa fokus pada trading. Namun, apabila Anda memiliki kegiatan yang cukup padat, Anda bisa memilih time frame jangka panjang, sehingga tetap bisa fokus dalam trading disela kesibukan pekerjaan lainnya.

    Umumnya, trader yang melakukan transaksi berdasarkan tren, akan memilih menggunakan time frame jangka panjang sebab perdagangan forex berkembang berdasarkan bulan bukan hari. Namun, untuk Anda yang suka menikmati sentiment pasar yang selalu berubah, maka akan lebih baik bila menggunakan time frame jangka pendek.

    Biasanya, time frame jangka pendek lebih efektif ketika digunakan dalam grafik per jam dengan rata-rata target profit atau resiko minimal 30 point. Sebab sifat pasar yang menyebar akan menjadikan time frame jangka pendek tidak efektif digunakan.

    Misalkan pada pair EUR/USD, pair ini adalah instrumen paling likuid di dunia dan umumnya lebar spread bid dan asknya adalah 3 poin. Seorang trader dengan target profit sebesar 10 poin, harusnya mendapatkan 13 poin profit, namun adakalnya mereka hanya mendapatkan 7 poin saja. Inilah alasan mengapa banyak trader yang mengeluhkan sulit ketika harus mencari keuntungan dalam time frame jangka pendek.

    - Analisa Mana yang Anda Kuasai?

    Setelah tuntas dengan menentukan time frame mana yang paling pas dengan keseharian, selanjutnya Anda harus tahu jenis analisa mana yang paling Anda kuasai dalam trading. Pada saat ini, ada banyak perdebatan antara trader fundamental dan trader teknikal. Mengapa?

    Trader fundamental mengejek upaya yang dilakukan teknikalis untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan dengan cara menganalisis pergerakan harga saat ini dalam chart trading. Analis fundamental menganggap bahwa seorang teknikalis sedang melakukan ritual kuno seperti meramalkan masa depan dari isi perut hewan yang telah mati.

    Analis fundamental meyakini bahwa berita, laporan ekonomi, serta komentar dari pejabat moneter adalah alat utama yang akan memberikan sinyal trading lebih valid ketika dianalisa dengan benar.

    Mereka juga menilai seorang teknikalis selalu mengabaikan data sehingga menjadi sesuatu yang menyedihkan dan kontradiktif, mereka percaya bahwa respon pasar dalam menyikapi berita yang dirilis akan mencerminkan petunjuk untuk pergerakan harga di masa yang akan datang.

    Lantas, siapakah yang keluar sebagai pemenang? Tak satupun, mengapa? Trading dengan analisa teknikal atau fundamental sama saja dengan isapan jempol, seperti bertinju dalam merebutkan gelar juara dunia dengan satu tangan terikat di punggung.

    Seorang fundamentalis bisa saja bicara akibat adanya permintaan global akan minyak bumi dan mendorong harga minyak mentah berubah menjadi $100/bbl dan mereka akan membeli dollar Canada sebagai greenback. Namun, ketika dilihat dari grafik time frame jangka pendek USD/CAD, terlihat oversold. Maka kemungkinan besarnya mereka akan kehilangan uangnya, atau dapat pula beberapa saat kemudian analisa mereka menjadi benar.

    Sebaliknya, trader teknikalis akan menggunakan angka Fibonacci untuk menentukan patokan dharga apabila tiba-tiba ada berita ekonomi yang membuat terjadi gejolak dalam pasar, tingkat resistensi yang telah dibuat menjadi hancur dan mereka bergegas untuk menutup posisi.

    Perlu Anda ingat, bahwasanya faktor fundamental ini cenderung memiliki dampak cukup kuat dalam perdagangan jangka panjang, sedangkan teknikal lebih efektif digunakan dalam trading jangka pendek. Untuk jangka panjang, biasanya akan merespon terhadap berita ekonomi, seperti pertumbuhan pada PDB, tingkatan suku bunga dan faktor-faktor ekonomi lainnya.

    Faktor fundamental akan berefek dalam jangka waktu yang panjang, sedangkan faktor atau analisa teknikal lebih bereaksi ketika digunakan dalam time frame yang lebih singkat. Bisa saja hal yang menjadi penyebab mengapa ini terjadi adalah frame waktu yang lebih kecil berisi menjadikan informasi berita bukan sebagai pertimbangan yang berarti, sehingga harga cenderung bergerak ke arah support dan resistance.

    Apakah Anda seorang trader yang lebih nyaman dengan analisa fundamental dengan time frame jangka waktu panjang? Atau Anda adalah seorang teknikalis dengan time frame jangka pendek? Apapun gaya trading Anda, pasar forex bisa menampung keseluruhannya.

    Sekalipun ada pertentangan diantara fundamental dan teknikal yang tak pernah berujung, ada kebenaran yang tak terbantahkan bahwa Anda tetap harus menggunakan gaya trading yang sesuai dengan kepribadian Anda masing-masing.

    Jika tidak Anda akan sulit mendapatkan kesuksesan dalam trading. Oleh sebab itu, pertanyaan yang seharusnya diajukan kepada trader pemula bukanlah, “Apakah harga akan bergerak naik atau turun?” melainkan “Trader yang seperti apakah saya ini?”

  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    harus banyak latihan dengan akun demo dulu, mencoba berbagai macam teknik trading dan sering evaluasi diri, trader akan tau mana tipe trading yang baik , tentunya harus sesuai dengan strategy yang udah cocok digunakan si trader, supaay bisa trading efisien dan bisa menghasilkan lebih banyak profit nantinya

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X