Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Trik Terbaik Trading di Pasar Risk On dan Risk Off
    Click image for larger version

Name:	risk-on-risk-off-1200x430.jpg
Views:	2
Size:	51.2 KB
ID:	13016326
    Menjadi seorang trader haruslah terus mau mempelajari berbagai ilmu dan juga memahami semua kasus dan keadaan yang terjadi di dalam trading. Banyak istilah- istilah, ilmu dan situasi di pasar yang haruslah Anda ketahui jika ingin menjadi trader profesional yang sukses. Selain itu, berbagai ilmu yang ada tentunya akan menuntun Anda untuk dapat merancang strategi untuk bertindak di dalam pasar trading.

    Dalam pasar finansial pergerakan harga tidaklah dapat diperkirakan dengan pasti. Apa yang tampak di dalam chart merupakan gambaran dari supply and demand yang menghubungkan para pelaku pasar ikut terlibat, yaitu buyer dan seller di dalamnya. Ada masa ketika pasar dalam kondisi risk on ataupun risk off. Trader ataupun investor, haruslah kita dapat mengerti dan paham atas kondisi yang sangat penting ini.

    Contohnya jika saja keadaan pasar sedang risk on, maka memakai strategi trading risk on di aset-aset dengan resiko tinggi akan menjadi keuntungan tersendiri. Selain itu juga sebaliknya, untuk trading risk off. Hal ini memiliki tujuan yaitu Anda dapat mengerti perubahan situasi dan memperoleh momentum terbaik untuk entry pasar.

    Semakin tepat momentum dan metodenya, keuntungan yang bisa diperolehpun akan sangat maksimal. Apakah itu risk on dan risk off? Sebelum masuk ke dalam pembahasan lebih jauh, mungkin Anda harus mengetahui definisi dari risk on dan risk off. Sebenarnya dua istilah ini menggambarkan "mood" atau sentimen pelaku pasar dalam kondisi ekonomi terkini.

    Hal inilah yang mendasari para investor untuk mengambil keputusan yang secara masif menjalankan transaksi jual ataupun beli di pasar dan mendorong harga bergerak ke arah tertentu. Keadaan risk on menggambarkan pelaku pasar sedang optimis terhadap prospek ke depan dengan keadaan perekonomian yang semakin membaik.

    Hingga, para trader dan investor lebih condong untuk mengalokasikan modalnya ke instrumen finansial yang memberikan imbal hasil tinggi. Aksi trading risk on akan membuat sentimen positif dengan minat resiko tinggi (high risk appetite, low risk aversion). Pengaruhnya adalah harga instrumen trading yang berhubungan akan makin menguat. Namun kebalikannya, jika situasi pasar risk off, maka pelaku pasar condong pesimis terhadap keadaan perekonomian terbaru yang makin memburuk.

    Hal ini mengakibatkan para investor condong menarik modalnya kembali dari instrumen yang memiliki resiko dan beralih ke aset-aset yang lebih konsisten. Aksi trading risk off ini akan menimbulkan sentimen negatif di pasar. Maka efeknya adalah harga instrumen trading yang memiliki resiko tinggi pada umumnya akan jatuh atau makin melemah. Sedangkan, aset-aset yang dinilai berfungsi sebagai lindung nilai (safe haven) akan terus menguat.

    4 Tips Jitu Trading Risk On Dan Trading Risk Off
    Click image for larger version

Name:	maxresdefault.jpg
Views:	2
Size:	186.9 KB
ID:	13016327
    Dalam merancang tindakan dalam trading, langkah penting yang harus diambil yaitu mengetahui keadaan pasar terupdate, apakah sedang risk on ataupun risk off. Bagi trader profesional hal ini tentunya bukanlah perkara sulit. Tetapi bagi trader pemula, sering tidak memperhatikan langkah ini akan menyebabkan kesalahan dalam merancang rencana trading sebab, kita tidak tahu pasti kapan momentum yang paling tepat untuk entry pasar dan aset apa yang sebaiknya diambil.

    Untuk menghindarinya, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal berikut ini, agar mengetahui kapan waktu paling pas saat trading risk on ataupun trading risk off.

    1. Memilih Instrumen Trading Paling Cocok

    Menentukan instrumen yang paling sesuai dengan strategi juga merupakan kunci kesuksesan trading risk on dan juga trading risk off. Gaya trading risk on akan dipakai oleh investor disaat perekonomian sedang stabil. Jenis-jenis instrumen yang dimanfaatkan pada umumnya mempunyai resiko tinggi dan volatile, misalnya seperti saham, pair cross, pair exotic, pair mayor yang turut melibatkan dolar komoditas, dan yang lainnya.

    Tujuan dari hal ini yaitu adalah mampu memberikan profit lebih banyak. Sementara kebalikannya, gaya trading risk off akan dipergunakan disaat perkonomian sedang tak menentu. Para investor condong untuk melihat lihat instrumen yang stabil , misalnya seperti emas, obligasi pemerintah AS, Yen Jepang, Franc Swiss, dan yang lainnya.

    2. Mengamati Chart dan Indikator Sentimen Pasar

    Dari chart harga, trader sebanrnya dapat memperoleh informasi yang sangat berguna. Pada pair-mata uang komoditas yang umum dinilai berprofil resiko tinggi, trend harganya akan condong menaik ketika pasar dalam keadaan risk on, dan akan menurun ketika pasar condong risk off.

    Sementara, mata uang dan aset lain yang dinilai sebagai safe haven akan tetap kuat ketika pasar risk off, dan melemah ketika pasar risk on. Contoh kasus yang relevan dengan pengertian ini bisa diambil dari pergerakan harga di tengah krisis corona.

    Saat penyebaran wabah masih tetap ramai dan pelaku pasar khawatir dengan prospek resesi global, aset-aset safe haven akan bersinar sementara mata uang komoditas seperti AUD dan NZD merosot. Tetapi disaat informasi kasus positif corona mulai menurun dan akan ada wacana pelonggaran lockdown di berbagai negara, AUD/USD akan mengalami reli kenaikan.

    Lalu, indikator yang biasanya dipakai kalangan trader untuk menganalsa pasar yang sentimen adalah COT atau commitment of trader. Jika indikator yang dipakai satu pekan sekali dinamakan CFTC atau kepanjangan dari commodity futures trading commission. Walaupun begitu, tidak dapat diperkirakan bahwa sentimen pasar forex secara keseluruhan, rasio jual/beli yang dirilis oleh broker-broker forex juga bisa digunakan untuk memperoleh sedikit gambaran tentang kecenderungan para trader.

    3. Memantau Perkembangan Berita Ekonomi

    Trader atau investor akan sangat mengikuti rilis berita ekonomi sebagai patokan untuk memperkirakan situasi pasar terkini. Maka, tanggapan inilah yang pada umumnya menimbulkan pergerakan harga di pasar, sebab akan menjadi katalis bagi para trader dan investor untuk mengambil posisi dan juga tindakan.

    Mulai diproses inilah bias risk on atau risk off akan terbentuk. Disaat investor diramaikan oleh berita-berita positif yang mendorong mereka untuk optimistis terhadap perekonomian, maka mereka akan sangat bersemangat untuk mengambil aset yang beresiko tinggi, dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan yang lebih tinggi pula (situasi risk on).

    Namun ketika pasar ramai dengan berita buruk yang muncul rasa tidak percaya diri pada situasi ekonomi. Sehingga mencoba bermain aman dan risiko aset rendah diterapkan. Di sinilah yang membentuk risk off.

    Mengetahui berita apa yang rilis dan seperti apa sentimennya akan membantu Anda memprediksi bias pasar lebih awal. Meskipun demikian, fokus dan tenang adalah kuncinya. Jangan sampai terburu-buru saat memutuskan ambil posisi sebelum membias dalam pasar konfirmasi. Karena banyak investor yang malah mengambil langkah yang sebaliknya dari ekspektasi umum daripada pertimbangan lain yang turut mempengaruhi pasar.

    4. Perhatikan Money Management

    Trading dalam kondisi apapun, money managemant harus tetap jalan. Mengapa? Karena trading adalah aktivitas yang berkaitan langsung dengan pasar, dan harga dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, diperlukan pengelolaan dana yang bagus, supaya kerugian bisa dibatasi saat pasar tidak bergerak sesuai perkiraan. Dengan menerapkan money management yang baik, maka Anda telah memenuhi salah satu kriteria menjadi trader sukses.

    4 trik trading terbaik di atas bisa Anda coba di pasar Risk on dan Risk off. Semua itu bisa dijadikan ilmu wawasan bagi Anda yang tetap bersemangat untuk memperoleh profit secara konsisten dan juga maksimal. Semua itu tentunya dibutuhkan niat dan semangat untuk berani bertindak dan mudah mempelajari berbagai hal tentang trading ini. Artikel ini bisa menjadi penuntun Anda menyusun rencana strategi yang jitu menjadi trader handal.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalau masih baru, untuk menentukan batas resiko dan pair mana yang cocok nantinya itu semua harus dilatih dulu dengan praktek akun demo, supaya trader tau cara menghasilkan profit dan juga bisa menghitung resiko realnya
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X