Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Pola Chart Terbaik Untuk Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	20190215041007768.jpg
Views:	2
Size:	168.6 KB
ID:	13016160Kebanyakan trader akan berpikir dua kali untuk menggunakan pola chart sebagai elemen pembantu trading mereka. Dibandingkan jenis instrumen lainnya, pola chart memang sedikit kompleks dan rumit, membuat trader harus lebih jeli dan matang dalam menganalisa data yang ditampilkan oleh sistem chart.

    Strategi trading yang didasarkan kepada pola chart pertama kali dipopulerkan oleh Justin Bennet. Ia merupakan seorang master trader yang sudah berkali-kali mendapatkan sorotan karena prestasinya dalam bidang tersebut, beberapa media yang pernah mengunggahnya yakni Stock and Commodities Magazine, Blommberg dan CNN.

    Melalui popularitas tersebut, secara tidak langsung ia memperkenalkan tips trading menggunakan pola chart dengan mengandalkan pin bar dan inside bar sebagai instrumen yang mengantarnya kepada kesuksesan trading kala itu. Fakta ini dapat menjadi pembantah bagi mereka yang merasa pesimis atas manfaat pola chart sebagai taktik trading.

    Kupas Tuntas Cara Trading Terbaik Menggunakan Pola Chart

    Ada banyak jenis strategi trading yang berasal dari pola chat. Masing-masing mengklaim paling efektif dalam meningkatkan kapasitas menang serta mengoptimalkan jumlah keuntungan trading yang akan didapatkan. Nyatanya, pernyataan demikian tidak dapat disalahkan karena masing-masing strategi memang memiliki fungsi dan triknya masing-masing.

    Justin Bennet sendiri menyebutkan, ada tiga macam cara trading pola chart yang paling sering ia gunakan yakni head and shoulders, pola flag, dan pola wedge. Para trader yang sudah berpengalaman tentu sudah tidak asing mendengar nama ini atau bahkan sudah sering mempergunakannya. Lalu apa rahasia dari ketiga kategori diatas sehingga sangat ampuh digunakan? Berikut ini ulasannya:

    1. Teknik Head and Shoulders

    Sebagai strategi berbasis pola chart yang menjadi rekomendasi pertama, head and shoulders memang memiliki banyak kelebihan dan daya tarik. Nama ini sendiri menunjuk kepada pola garis sistem yang membentuk segitiga tanpa alas pada indikator, yang tertinggi adalah head dan kedua titik di sampingnya adalah shoulders.

    Tiga bagian dalam indikator head and shoulders menunjukkan rangking harga pada kondisi terkini. High pertama berada di bahu bagian kiri (left shoulders), di tengah ada head atau kepala yang paling tinggi dan biasa dijadikan acuan untuk melakukan entry posisi trading, Bagian terakhir disebut right shoulders sebagai sisi paling kanan indikator.

    Dibandingkan jenis strategi trading yang lain, head and shoulders memiliki bentuk indikator yang paling mudah dipahami karena menyediakan detail posisi secara sangat lengkap. Kelebihan ini tentu sangat menguntungkan pengguna karena tak perlu khawatir salah membaca level yang ditunjuk oleh neraca.

    Selain itu, posisi head dalam H&S terbukti sangat akurat. Cara kerja head and soulders dalam menentukan posisi potensial memerlukan analisa mekanis serta pengujian mendalam terhadap tiga gelombang terkini sebelum posisi tersebut ditetapkan dalam indikator. Proses ketat tersebut akhirnya dapat memberikan hasil maksimal dan akurat untuk digunakan trader.

    Terakhir, head and shoulders juga memberikan beberapa informasi tambahan terkait dengan profit trading yang sedang booming serta saran dan masukan yang dapat dipertimbangkan oleh mereka sebelum mengambil keputusan. Ketiga kelebihan diatas akan menjadi elemen sempurna apabila dimanfaatkan oleh para trader pemula untuk mengasah kemampuan.

    Tips Sukses Terapkan Metode Trading Head and Shoulders

    Setiap strategi trading akan mudah untuk dimainkan, bahkan dimenangkan ketika Anda selaku trader mengetahui tips rahasianya. Kali ini kita akan membahas beberapa poin yang penting untuk dipelajari supaya dapat menaklukkan gejolak nilai mata uang digital cryptocurrency. Langsung saja, simak langsung uraiannya di bawah ini:

    1) Jangan terburu-buru memasukkan posisi (entry) sebelum Anda memastikan bahwa penutupan harga sudah benar-benar berada di bawah nickline (garis yang menghantarkan titik lead ke bagian shoulders) ketika time frame ada di jangka H4. Setelah standart ini terlampau, trader dapat menjadi lebih aman masuk ke posisi yang dibutuhkan.

    2) Entry sell sangat potensial diambil pasca retest. Rumus rahasia ini sudah banyak diterapkan oleh para trader profesional karena terbukti memiliki potensi untung trading hingga 90%. Ketentuan ini mengharuskan trader untuk memberikan perhatian lebih terhadap gerakan neckline.

    3) Menerapkan stop loss dengan menggunakan acuan right shoulders. Meskipun belum diketahui secara pasti alasan mengapa right shoulders lebih direkomendasikan, para trader professional terbiasa untuk menerapkan.

    4) Anda dapat menentukan besaran take profit mudah dalam metode head and shoulders dengan cara mengukur selisih jarak antara swing high dengan bagian neckline. Dengan jarak yang sama, Anda bisa menariknya ke bawah hingga harga entry.

    5) Lakukan tindakan setelah right shoulders dan left shoulders berada pada posisi yang hampir sejajar. Hal ini untuk menghindari sinyal jebakan yang juga mungkin terjadi dalam metode head and shoulders. Setelah kedua titik berlawanan ini sejajar, barulah dapat dikatakan bahwa kondisi sudah beranjak stabil dan aman.

    6) Pastikan bagian bawah (bottom) shoulders tidak menciptakan pola lower low atau higher low terlalu signifikan. Tidak jarang kedua bagian shoulders tidak bisa mencapai posisi setara sebagaimana diatas. Apabila kesetaraan tersebut memang tidak bisa dicapai, minimal pastikan bahwa kemiringan tidak terlalu timpang.

    7) Jangan menetapkan target yang terlalu tinggi dari perhitungan. Dalam metode head and shoulders ini, nilai harga memiliki cukup potensi untuk berbalik arah, terpengaruh kepada level head dan neckline. Memasang target yang terlalu tinggi, akan cukup beresiko menimbulkan kerugian.

    2. Teknik Pola Wedge

    Teknik ini berpacu kepada adanya formasi segitiga simetris yang terbentuk dari penurunan ataupun peningkatan harga dari fase sebelumnya. Jadi, dalam forex, penurunan harga-harga tinggi ke bawah ataupun pergeseran sebaliknya merupakan fenomena yang niscaya. Pembalikan demikian yang dimanfaatkan oleh sistem untuk memetakan harga selanjutnya.

    Alasan terpilihnya pola wedge sebagai salah satu metode indikasi pola chart terbaik kedua ialah, sistem ini hanya membutuhkan waktu cukup singkat untuk memberikan data kondisi pasar mata uang digital terkini. Namun begitu, pola ini masih cukup jarang muncul pada deretan chart. Faktor ini membuat beberapa trader sulit menemukan akses ke layanan ini.

    Dalam pola wedge, pengguna tidak perlu menunggu selesainya retest harga sebagaimana dalam head and shoulders karena pola wedge akan mantap melaju setelah melewati garis batas support maupun resistance. Dengan demikian, kemungkinan pembalikan harga otomatis sulit terjadi, berkebalikan dengan konsep indikator yang pertama tadi.

    Tips Sukses Trading Menggunakan Pola Wedge
    Click image for larger version

Name:	hqdefault.jpg
Views:	1
Size:	28.3 KB
ID:	13016161
    Meskipun penggunaannya nampak lebih sederhana, nyatanya seorang trader tidak boleh menganggapnya remeh. Di bawah ini merupakan beberapa tips yang dapat Anda terapkan ketika melakukan trading menggunakan pola wedge;

    1. Harga yang sudah melewati garis batas support atau melampaui garis batas resistance menandakan bahwa kondisi pasar sudah tepat bagi trader untuk melakukan entry posisi.

    2. Level penghujung pola wedge merupakan momentum paling tepat untuk memasukkan posisi buy dan sebaliknya. Posisi sell berpotensi besar untung ketika fase wedge baru saja terbuka. Jadi, usahakan tidak lupu dari kedua momentum ini untuk memastikan bahwa Anda tidak akan kehilangan peluang dan kesempatan.

    3. Ketika Anda sedang dalam posisi buy, dapat meletakkan stop loss pada harga terakhir yang muncul pada garis support. Hal ini disebut-sebut sebagai garis aman bagi trader untuk meminimalisir kerugian kendati nampak seperti membatasi profit.

    4. Apabila sedang mengambil posisi sell, trader disarankan menempatkan stop loss pada level dimana harga terakhir yang paling dekat dengan garis resistance berada. Masih dengan alasan yang sama dengan yang pertama. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir hingga sekecil mungkin kerugian yang bisa diterima oleh trader.

    5. Cara jitu menentukan take profit: gunakan hasil pengukuran atas gerakan harga wedge (yang membentuk pola segitiga simetris) tadi sebagai besaran nilai yang akan diinvestasikan sebagai profit.

    6. Selalu objektif dalam menerjemahkan posisi pola wedge. Misalnya saja, ketika Anda tidak yakin dengan kekuatan sinyal tertentu namun memaksa yakin untuk diri sendiri. Trader jenis ini biasanya melibatkan bayangan mereka sendiri, seakan-akan sesuatu yang ada di depan nanti memang akan benar-benar seperti itu selanjutnya.

    Oleh karenanya, penting untuk memastikan lebih dahulu apakah titik-titik support dan resistance yang terdapat dalam sistem benar-benar berjalan dengan baik ataukah lebih mencurigakan sebagai false break. Selain itu, mutlak hindari eksekusi ketika body candle sudah menembus sumbu.

    7. Time frame rendah jauh lebih beresiko. Tentu kita sudah tidak asing mendengar saran untuk tidak menggunakan jangkauan pendek sebagai acuan melakukan trading. Faktanya, time frame ini memang cukup membahayakan bagi mereka yang pemula atau sebelumnya tidak biasa menggunakan.

    Time frame rendah memiliki tampilan indikator yang jauh dari membingungkan karena kelincahan serta pergerakan harga yang terjadi sepersekian detik. Jangka waktu yang rendah tidak jarang membuat trader menjadi terlalu gegabah dalam mengambil keputusan yang bisa beresiko fatal.

    Justin bennet menyampaikan bahwa daily time frame merupakan jangkauan waktu yang paling efektif untuk digunakan trader karena memungkinkan mereka melakukan perencanaan yang matang dan merancang kira-kira kapan hari yang tepat. Dengan demikian, mereka tak perlu terlalu khawatir lagi akan melewarkan momentum trading.

    3. Teknik Pola Flag

    Sebagaimana namanya, hampir sama dengan kerja kedua sistem sebelumnya. Pola flag menggunakan bentuk bendera sebagai sarana membaca pergerakan nilai harga yang turun naik tak karuan. Momentum ini terjadi ketika sebuah tren harga mula terbentuk antara kelompok seller dan buyer.

    Tak jarang, trader pemula memahami situasi ini sebagai momen terjadinya reversal. Padahal pola ini muncul dipicu oleh pergerakan kedua belah pihak. Dalam pola flag, kita mengenal dua istilah kunci yakni bullish flag dan bearish flag. Yang pertama merupakan jenis pola yang muncul ketika pasar cenderung naik, sedangkan bearish flag merupakan gambaran keberadaan penurunan nilai harga.

    Untuk melakukan validasi, pengguna dapat mengecek kembali posisi support dan resistance yang ada. Apakah sudah berada di posisi paralel ataukah belum. Satu aspek yang tidak boleh Anda lupakan ialah ukuran pola bendera itu sendiri, Pastikan bahwa bentuk bendera lebih besar daripada tiangnya.

    Tips Sukses Memenangkan Trading Melalui Teknik Flag

    1. Harga yang sudah benar-benar terkunci di luar garis batas merupakan peluang aman dan pantang untuk dilewatkan.
    2. Dalam pola flag, trader harus menunggu hasil retest dahulu sebelum memasuki posisi trading.
    3. Stop loss efektif ditempatkan di tempat harga terakhir di masing-masing posisi, buy atau sell.
    4. Jangan melakukan tindakan sembrono dengan cara memasukkan posisi sebelum harga benar-benar sudah menembus garis batas resistance dan support. Dalam pola ini, kepastian posisi merupakan syarat mutlak.
    5. Membuat pengukuran pola secara asal dan tidak memperhitungkannya secara matang. Tindakan seperti ini bisa saja dilakukan trader ketika mereka dalam keadaan lelah, emosional, gegabah dan lain sebagainya. Jangan sampai insiden cerita ini terulang kembali pada Anda.

    Melalui cara trading dengan menggunakan pola chart, kita bisa mempelajari banyak hal, terutama kesabaran dan kerukunan antar sesama trader ataupun dengan diri sendiri. Ulasan di atas didasarkan sumber-sumber yang valid dan ahli dalam bidang ini.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    pada kenyataannya pola HnS itu banyak terbentuk di market, tapi biasanya bisa lebih dari 3 puncak, itu berarti teori yang bersangkutan udah tidak relevan, dan mungkin bisa diharapkan adalah teori SnR berdasarkan treline yang dibentuk market tersebut
     
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Originally posted by hitman View Post
      pada kenyataannya pola HnS itu banyak terbentuk di market, tapi biasanya bisa lebih dari 3 puncak, itu berarti teori yang bersangkutan udah tidak relevan, dan mungkin bisa diharapkan adalah teori SnR berdasarkan treline yang dibentuk market tersebut
      Kalau saya paling suka pola chart head and shoulder karena mungkin paling mudah dipahami dan akurasinya cukup tinggi. Menurutku pola chart ini sangat bisa diandalkan untuk memprediksi arah market. Asalkan harga sudah melewati necklace, harga biasanya akan mengalami trend yang signifikan.

      Pola chart head and shoulder akan lebih tajam jika diterapkan pada cara trading long term, sedangkan untuk short term seringkali tidak sesuai ekspektasi. Banyak juga sih yang sesuai harapan tetapi jauh lebih baik akurasinya untuk trading jangka panjang.

      Comment

      Advanced mode
      • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
      • #4 Collapse

        Originally posted by kingforex View Post
        Kalau saya paling suka pola chart head and shoulder karena mungkin paling mudah dipahami dan akurasinya cukup tinggi. Menurutku pola chart ini sangat bisa diandalkan untuk memprediksi arah market. Asalkan harga sudah melewati necklace, harga biasanya akan mengalami trend yang signifikan.

        Pola chart head and shoulder akan lebih tajam jika diterapkan pada cara trading long term, sedangkan untuk short term seringkali tidak sesuai ekspektasi. Banyak juga sih yang sesuai harapan tetapi jauh lebih baik akurasinya untuk trading jangka panjang.
        ya itu kalo memang terbentuk seperti itu, pada intinya tetap mengandalkan trenline, toh puncaknya kadang kan lebih dari 3, kalo ada breakout dan momentumnya kuat, bisa aja ada tren baru yang terbentuk, jadi jangan terlalu gegabah mengangkap ketika puncak ketiga terbentuk pasti akan akan tren baru, padahal belum nembus trenline
         
        Place your siggy here

        Comment

        Advanced mode

        Online

        Working...
        X