Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    3 Pola Terbaik Candle untuk Penanda Reversal
    Click image for larger version

Name:	pola-tiga-candle-terbaik-penanda-reversal-287955-28503.jpg
Views:	1
Size:	40.3 KB
ID:	13016027
    Bagi Anda yang telah masuk kedunia trader pasti pernah mendengar chart candlestick bukan? Chart harga ini cukup terkenal dan memiliki daya tarik tersendiri, perhatian trader tertuju kepadanya yang disebabkan oleh adanya visualnya yang apik,dan juga dapat memberikan petunjuk pergerakan harga dengan jelas di satu body candlenya.

    Sesuai perkembangan zaman, penerapan candlestick dan juga analisa pola-pola candlenya yang bertambah banyak. Ada pola candlestick single, double, hingga triple. Bentuk yang akan diperoleh dari pola 3 candle alias triple ini dapat memberikan bagi para trader. Berikut akan diulas lebih lanjut mengenai candlestick.

    Pengertian Candlestick

    Candlestick merupakan jenis grafik harga (chart), yang memiliki fungsi untuk memetakan dan membaca pergerakan harga pasangan mata uang di pasar. Candlestick ini diperkenalkan di Jepang pertama kalinya oleh Munehisa Homma, Ia adalah seorang pengusaha beras. Hingga kini, candlestick populer kembali di kalangan trader setelah dipublikasikan di dalam buku oleh Steve Nison. Keberadaan candlestick hingga sekarang dapat digunakan untuk menganalisa dan juga pergerakan harga mata uang, namun juga harga komoditas hingga harga saham.

    Candlestick banyak diminati para trader karena bermanfaat sebagai alat bantu dalam analisa teknikal karena beberapa hal, misalnya saja:

    1. Candlestick secara visual sangat menarik dibandingkan diagram harga konvensional yang hanya berbentuk garis atau batang.
    2. Candlestick dapat memberikan data dan laporan pergerakan harga yang lengkap dan enak dibaca. Harus diperhatikan, harga OHLC di sebuah candlestick adalah informasi yang sangat bermanfaat yang dapat dipakai untuk menganalisa faktor penggerak harga di pasar.
    3. Grafik candlestick bisa membuat susunan bentuk pola-pola candle yang menunjukkan titik balik pergerakan harga maupun harga yang terus berlanjut, hingga sering dianggap sebagai sinyal trading yang memiliki akurasi tinggi.

    Candlestick pada umumnya dimanfaatkan bersamaan dengan indikator teknikal selama trading. Walau begitu, ada trader yang sengaja trading tidak memanfaatkan indikator sama sekali. Hanya dengan mengamati pola candlestick, mereka dapat mengambil keputusan open posisi yang tepat. Strategi trading yang seperti ini bisa disebut sebagai naked trading, yaitu trading tanpa indikator dan hanya mengandalkan pola candlestick.

    Membahas mengenai pola candlestick, Anda akan memahami bahwa pola candle terbagi menjadi 3 bagian, yaitu single (1 candle), double (2 candle), serta triple (pola 3 candle). Para trader kebanyakan, pola 3 candle dianggap sebagai pola dengan akurasi yang tinggi. Hal itu karena pola 3 candle tidak banyak didapat dalam chart, hingga bila nampak pola triple, sinyal trading yang akan terlihat akan mempunyai akurasi tinggi untuk diikuti. Sebab terdiri dari 3 candle, pada setial candle penyusunnya dapat mendeskripsiskan 3 sinyal secara bersama-sama, yaitu mulai dari indikasi awal hingga konfirmasi. Perhatikan penjelasan berikut supaya lebih jelas.

    Dalam suatu rangkaian tren naik (uptrend), candle yang ditemukan di ujung yaitu candle bullish (candle akan menjadi candle pertama yang membentuk pola 3 candle). Lalu, nampak candle kedua yang membuat pola bearish doji. Doji yang nampak di tengah-tengah pada umumnya bisa menginformasikan pasar sedang konsolidasi, hingga mungkin saja bisa terjadi reversal. Faktanya, candle ketiga yang nampak setelah doji adalah candle bearish, dengan level OHLC yang lebih rendah dari candle pertama. Maka, bearish reversal telah teridentifikasi karena candle bearish yang nampak di pola ketiga.

    Pola 3 Candle Penanda Reversal
    Click image for larger version

Name:	ibz-thumb-202011031514511725-crop-288163-1103151419.jpg
Views:	2
Size:	16.3 KB
ID:	13016028
    Alan Farley, pengarang buku sekaligus juga kontributor untuk CNBC dan Bloomberg TV, menyatakan bahwa ada 5 pola candle triple terbaik yang bisa dimanfaatkan selama trading:

    - Three Line Strike

    Three line strike yaitu pola yang terdapat 3 candle bearish dalam rangkaian tren menurun. Setiap tiga candle bearish ini harus mempunyai level low masing-masing yang lebih rendah dari candle sebelumnya, hingga pola yang terbentuk juga akan menurun.

    Sesudah 3 candle bearish nampak, pada candle keempat, maka terbentuklah candle bullish yang lalu dijadikan penanda terjadinya reversal. Walaupun begitu, untuk mengurangi terjadi kesalahan sinyal, maka sebaiknya Anda menjalankan open posisi begitu nampak candle setelah candle bullish.

    - Two Black Gapping

    Pola 3 candle yang berikutnya disebut two black gapping. Pola ini bisa memberikan keuntungan. Pola 3 candle ini mempunyai ciri khas yang terbentuk dari berupa gap yang cukup lebar, antara candle pertama dan candle kedua.

    Two black gapping ini nampak dalam rangkaian tren menaik (uptrend), sebelum akhirnya tren berakhir karena terbentuk candle bearish. Candle yang terjadi masih merupakan candle bearish selanjutnya. Dengan level OHLC yang jauh lebih rendah daripada candle pertama, hingga terlihat membentuk gap down. Anda dapat memahami bahwa harga telah mengalami pembalikan tren mengarah ke bearish (bearish reversal) dalam hal ini.

    - Three Black Crows

    Three black crows ini polanya mirip dengan three line strike, yaitu sama-sama terdiri atas 3 susunan candle bearish. Perbedaannya adalah, three black crows membentuk pola dalam rangkaian tren naik (uptrend), lalu muncul candle Bearish yang urut dan menurun.

    Di situasi seperti ini, trader pada umumnya banyak yang menjalankan aksi sell supaya harga bisa turun kembali dari posisi overboughtnya seperti saat ini. Karena kekuatan Seller lebih besar dibandingkan buyer, hingga candle yang terjadi berikutnya yaitu adalah candle bearish.

    Dari situasi tersebut, bisa dibilang bahwa sinyal reversal sudah agak terlihat. Tetapi sabarlah higga terbentuk candle bearish lain supaya reversal makin terkonfirmasi dengan kuat. Jika candle yang terbentuk berikutnya yaitu adalah dua candle bearish dan membuat pola three black crows, jadi kesempatan untuk entry selL dan mendapatkan keuntungan akan terbuka lebar bagi Anda.

    - Evening Star

    Untuk trader yang menyetujui dengan strategi naked trading, mendapatkan candle evening star bisa diartikan suatu langkah tepat untuk mencari uang. Mengapa? Hal ini disebabkan pola evening star bisa ditemukan di semua time frame pada pasangan manapun, dan mempunyai tingkat akurasi yang cukup tinggi.

    Pola evening star memberikan tanda pembalikan arah pergerakan harga (reversal). Karena dibentuk di rangkaian tren naik (uptrend), hingga akan terlihat pola evening star yang akan menjadi sinyal bearish reversal. Pola candle ini memiliki ciri khas yaitu, pada candle kedua yang akan berbentuk pin bar dan ada gap dengan candle pertama.

    Sehingga jika ditemukan pola Evening Star di rangkaian tren menaik (uptrend) yang agak panjang, maka sebaiknya tidak usah mencoba untuk entry buy. Begitupun kebalikannya, jika Anda harus mempunyai kewaspadaan tingkat tinggi ketika harga terjun dengan bebas setelahnya.

    - Abandoned Bab

    Pola 3 candle yang berikutnya yaitu pola abandoned baby. Pola candle ini bisa mengkonfirmasi terjadinya bullish reversal maupun bearish revesal, berdasarkan dimana posisi terbentuknya. Pola ini memiliki ciri khas yaitu membuat bentuk doji di candle kedua, dengan gap antar kedua candle lainnya (candle pertama dan ketiga).

    Sebagai contoh bullish abandoned baby. Pada umumnya pola ini akan terjadi dalam rangkaian tren menurun (downtrend), berikutnya dengan munculnya candle doji. Karena doji terbentuk di level OHLC yang akan lebih rendah dari candle sebelumnya, maka posisinya dengan candle pertama akan menimbulkan gap down. Untuk turut mempertimbangkan entry yang berikutnya, maka Anda harus memanfaatkan konfirmator candle doji. Doji yang muncul dianggap sebagai tanda konsolidasi, hingga perlu adanya konfirmator supaya sinyal yang ada akan semakin tepat.

    Di bullish abandoned baby, doji terkonfimator yaitu candle ketiga yang berbentuk bullish. Hal ini memberikan tanda bahwa buyer telah sukses terhadap seller, dan akan mengarahkan harga ke arah uptrend.

    Dalam mengambil keputusan entry yang benar, memperhatikan pergerakan harga dengan pola-pola candlestick yang terbentuk dalam chart tidaklah salah. Bila Anda berminat dengan strategi naked trading, maka ada 5 pola tiga candle yang dapat Anda jadikan awal penanda terjadinya reversal, yaitu three line strike,two black gapping, three black crows, evening star, serta abandoned baby.

    Tetapi harus tetap diperhatikan bahwa money management dan risk management merupakan dua hal lain yang bisa dimanfaatkan sebagai pelengkap di setiap pengambilan keputusan trading. Janganlah sampai Anda membawa emosi dalam bertrading, sehingga melupakan pentingnya dua poin tersebut.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    ngak ada contoh chartnya ya? jadi susah membayangkan candlestick seperti apa yang dimaksudkan, tapi lebih baik sih menggunakan teknik yang gampang dimengerti oleh banyak orang, jadi tinggal perbanyak aja latihan dengan akun demo pasti akan berhasil, contohnya teknik yang memanfaatkan indikator standar
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X