Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Gunakan 3 Strategi Trading dalam Trend Reversal
    Click image for larger version

Name:	Trend-Reversal-Using-Diagonal-Trendline-Breakouts-Strategy-3.png
Views:	1
Size:	52.9 KB
ID:	13015909
    Kini semakin banyak muncul taktik strategi trading forex yang berfungsi untuk mengenali trend reversal (pembalikan). Sebenarnya cara ini memprediksi datangnya pembalikan harga sebelum hal itu benar-benar terjadi.


    Memaksimalkan potensi trend harga cukup menarik, terlebih bila karena disitulah profit besar bisa didapatkan. Tetapi pada umumnya, banyak trader tidak merasa beruntung karena tidak memperoleh trend, yaitu yang entry di saat trend telah mulai lemah. Kalaupun mereka dapat mengelola strategi trading forex dengan metode trend following, penghasilannya tidak akan semaksimal potensi yang didapat ketika masuk entry di awal trend.


    Itulah penyebabnya, kini makin banyak trader yang ingin mengetahui lebih dekat pembentukan trend seawal mungkin. Di situ mungkin akan muncul strategi trading forex untuk mengetahui trend reversal (pembalikan). Sebenarnya, metode cara itu memprediksi datangnya pembalikan harga sebelum hal itu sungguh terjadi. Ada 3 strategi trading forex yang cukup populer yang harus digunakan untuk memperkirakan terjadinya trend reversal, di antaranya yaitu sebagai berikut:


    1. Strategi Trading Forex dengan Analisa Candlestick

    Candlestick sudah menjadi senjata andalan dalam membaca pergerakan harga, termasuk juga untuk mengetahui potensi trend reversal. Strategi trading forex ini sebenarnya memiliki konsentrasi pada pola candlestick reversal seperti pin bar.
    Pola pin adalah suatu formasi candlestick menarik yang bodinya kecil, tetapi sumbu atas atau bawahnya sangat panjang. Bentuk ini menggambarkan ketidaksetujuan harga untuk berlanjut ke trend sebelumnya, hingga pada pergerakan berikutnya harga akan mulai berbalik arah.


    Untuk menambah validitas sinyal, strategi trading forex ini sering dikombinasikan dengan teknik pembacaan candlestick menggunakan support dan resistance. Caranya cukup mudah, yaitu Anda hanya cukup mengklarifikasi terbentuknya pola candlestick reversal di area support atau resistance kunci.


    2. Strategi Trading Forex dengan Price Pattern

    Strategi trading forex memiliki fungsi untuk membaca pergerakan harga di chart tak cuma dijalankan dengan pengenalan candlestick, namun juga price pattern. Secara umum pola-pola terdiri dari beberapa pergerakan harga yang membentuk formasi unik dan dikenali sebagai penunjuk trend reversal.


    Salah satu price pattern yang umum dikategorikan ke strategi trading forex ini yaitu adalah head and shoulders. Pola ini digambarkan dengan suatu bentuk bahu kiri, kepala, dan bahu kanan hingga mirip dengan pola head yang diapit oleh shoulders di kedua sisi.


    Dalam memahami pola unik ini, ada pengertian secara umum yang menyatakan bahwa bentuk kepala menggambarkan usaha buyer untuk mendorong harga ke level lebih tinggi, sebab terlihat lebih tinggi dari bahu kiri.


    Disaat berikutnya buyer malah gagal mengangkat harga ke lebih tinggi (nampak dari terbentuknya bahu kanan). Oleh sebab itu, momen saat kekuatan buyer mulai menjadi lemah dan memiliki kesempatan untuk diganti oleh dominasi seller. Dalam strategi trading forex reversal. Cara ini dapat terkonfirmasi saat harga turun terus menerus sehingga menyentuh neckline dan tertutup di bawah level itu.


    Sebagai penanda bearish reversal, pola head and shoulder biasanya terjadi di puncak uptrend. Beberapa formasi price pattern lain yang memberikan tanda bahwa trend reversal memiliki teori yang agak mirip dengan pengertian head and shoulders. Berikut ini ada contoh-contoh umum dari pola-pola price pattern yang dimanfaatkan dalam strategi trading forex dengan trend reversal.


    Pola Inverted Head and Shoulders



    Kebalikan dari head and shoulders, pola ini memberikan petunjuk tanda bullish reversal dan pada umumnya akan terbentuk di bottom harga.


    Pola Double Top dan Bottom

    Masing-masing adalah suatu sinyal tanda bearish (double top) dan bullish (double bottom) reversal dalam. Taktik trading forex dengan pola ini yaitu, kegagalan harga untuk memngakibatkan titik high (puncak) baru pada uptrend atau titik low (lembah) baru pada downtrend yang adalah tanda isyarat semakin lemahnya penguatan trend. Disaat harga ditutup di luar pola, ada potensi reversal yang cukup kuat.


    Pola Triple Top dan Bottom


    Formasi ini mempunyai kesamaan dengan double top dan bottom, namun hanya terdiri dari 3 high atau low yang terlihat berjajar. Pada trading forex reversal, metode ini dikatakan cukup bagus daripada double top dan bottom, tapi lebih jarang terjadi.


    3. Strategi Trading Forex Dengan Divergensi

    Sesudah membaca informasi mengenai beragam taktik strategi trading forex di atas. Mungkin Anda memiliki pertanyaan, kenapa belum ada satu pun strategi trading forex yang memanfaatkan indikator teknikal? Bukankah indikator yaitu sarana yang dapat memberikan petunjuk untuk kemana harga akan bergerak?

    Pertama-tama, perlu dimengerti bahwa serumit dan canggih apapun suatu indikator, serta sebagus apapun tampilannya. Suatu indikator cuma jelmaan dari hasil perhitungan harga di masa lalu. Jadi, sinyal indikator akan selalu bersifat lagging. Oleh Sebab itu, indikator memberikan informasi pengertian mengenai apa yang terjadi diri harga di masa lalu, bukan untuk menunjukan arah harga akan bergerak berikutnya.

    Sifat lagging inilah yang mengakibatkan indikator tidak begitu diutamakan dalam strategi trading forex dengan trend reversal, yang cukup memprioritaskan pengenalan sinyal sebelum pembalikan terjadi, bukan setelahnya.


    Tetapi, tidak benar jika indikator teknikal sama sekali tak menyumbangkan pastisipasinya di strategi trading forex ini. Faktanya, ada jenis indikator oscillator (RSI, Stochastic, CCI, Momentum, MACD, dll.) yang dapat digunakan dalam strategi trading forex reversal.


    Fungsi itu tidaklah fungsi utama oscillator. Akan tetapi jenis indikator ini dapat memberi momentum tren harga yang mulai bergerak, divergensi antara gerakan indikator dengan harga yang diketahui sebagai sinyal reversal.


    Dalam prinsip strategi trading forex ini, suatu trend bisa dibilang sedang menuju akhir dan mungkin akan berbalik bila momentumnya akan melemah. Meskipun pergerakan chart masih kuat, tren ini dijamin akan berakhir. Karena momentum yang melemah memberikan tanda bahwa berkurangnya kekuatan buyer atau seller dalam mendorong harga ada di trend yang tetap dan sama.


    Keadaan perbedaan momentum dengan harga itulah yang disebut dengan divergensi. Dalam memeriksa perbedaan, Anda harus melihat low dan high harga lalu dibandingkan dengan pola yang dibuat oleh indikator oscillator.



    Tips Sukses Strategi Trading Forex dengan Trend Reversal


    Di pelaksanaan strategi trading forex ini, Anda harus waspada dan juga berhati-hati. Setiap teknik akan mempunyai risikonya sendiri. Namun banyak pihak yang menyatakan bahwa strategi trading forex dengan trend reversal akan memiliki resiko lebih besar karena menuju ke trader untuk melaksanakan pola pikir yang berbeda dengan trend saat ini. Dalam melalui hal tersebut, maka Anda tidak usah khawatir, ada 3 kiat sukses strategi trading forex yang mampu menjauhkan Anda dari risiko besar bertrading dengan teknik trend reversal, jika memperhatikannya dengan baik pasti Anda bisa.


    Tunggu Konfirmasi


    Click image for larger version

Name:	bullish-engulfing.png
Views:	1
Size:	18.3 KB
ID:	13015910

    Pola candlestick, price pattern dan divergensi, dapat dipakai untuk alat deteksi strategi forex pada tren reversal. Tetapi, tak ada hal yang benar-benar terjamin bila harga akan selalu berbalik arah setelah diawali oleh nampaknya 3 sinyal tersebut. Faktanya, tak ada yang sungguh-sungguh dapat menebak pergerakan harga di masa depan, semua kemungkinan selalu bisa terjadi.


    Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya tidak usah terburu-buru dalam mengambil keputusan sesudah sinyal trend reversal muncul. Tetaplah hati-hati dalam melakukan strategi trading forex, dengan menunggu informasi sebelum entry.



    Misalnya, tunggulah hingga harga ter-close di bawah neckline jika Anda menjalankan strategi trading forex dengan price pattern.


    Bagaimanapun juga, bahaya sinyal yang tidak asli dapat menggoda trader yang terlalu terburu-buru dalam bertindak dan mengartikan sinyal pembalikan dari strategi trading forex reversal. Harga terkadang dapat mengecoh trader dengan membuat koreksi yang hanya sebagai persinggahan sejenak dari trend sebelumnya. Oleh sebab itu, tunggulah hingga muncul sinyal konfirmasi untuk mengambil keputusan entry yang tepat.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalau pake candle stick itu relatif lama belajar nya bro, mata harus benar2 terlatih artinya pengalaman trading harus benar2 cukup dan mungkin menguras waktu, tapi kalau dikofirmasikan dengan indikator osilator kayak MACD, mungkin hasilnya lebih jelas, gw sih kek gitu, pake teknik HS dan juga higher low

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Originally posted by ninik nikmah View Post
      [ATTACH=CONFIG]323790[/ATTACH]
      Kini semakin banyak muncul taktik strategi trading forex yang berfungsi untuk mengenali trend reversal (pembalikan). Sebenarnya cara ini memprediksi datangnya pembalikan harga sebelum hal itu benar-benar terjadi.


      Memaksimalkan potensi trend harga cukup menarik, terlebih bila karena disitulah profit besar bisa didapatkan. Tetapi pada umumnya, banyak trader tidak merasa beruntung karena tidak memperoleh trend, yaitu yang entry di saat trend telah mulai lemah. Kalaupun mereka dapat mengelola strategi trading forex dengan metode trend following, penghasilannya tidak akan semaksimal potensi yang didapat ketika masuk entry di awal trend.


      Itulah penyebabnya, kini makin banyak trader yang ingin mengetahui lebih dekat pembentukan trend seawal mungkin. Di situ mungkin akan muncul strategi trading forex untuk mengetahui trend reversal (pembalikan). Sebenarnya, metode cara itu memprediksi datangnya pembalikan harga sebelum hal itu sungguh terjadi. Ada 3 strategi trading forex yang cukup populer yang harus digunakan untuk memperkirakan terjadinya trend reversal, di antaranya yaitu sebagai berikut:


      1. Strategi Trading Forex dengan Analisa Candlestick

      Candlestick sudah menjadi senjata andalan dalam membaca pergerakan harga, termasuk juga untuk mengetahui potensi trend reversal. Strategi trading forex ini sebenarnya memiliki konsentrasi pada pola candlestick reversal seperti pin bar.
      Pola pin adalah suatu formasi candlestick menarik yang bodinya kecil, tetapi sumbu atas atau bawahnya sangat panjang. Bentuk ini menggambarkan ketidaksetujuan harga untuk berlanjut ke trend sebelumnya, hingga pada pergerakan berikutnya harga akan mulai berbalik arah.


      Untuk menambah validitas sinyal, strategi trading forex ini sering dikombinasikan dengan teknik pembacaan candlestick menggunakan support dan resistance. Caranya cukup mudah, yaitu Anda hanya cukup mengklarifikasi terbentuknya pola candlestick reversal di area support atau resistance kunci.


      2. Strategi Trading Forex dengan Price Pattern

      Strategi trading forex memiliki fungsi untuk membaca pergerakan harga di chart tak cuma dijalankan dengan pengenalan candlestick, namun juga price pattern. Secara umum pola-pola terdiri dari beberapa pergerakan harga yang membentuk formasi unik dan dikenali sebagai penunjuk trend reversal.


      Salah satu price pattern yang umum dikategorikan ke strategi trading forex ini yaitu adalah head and shoulders. Pola ini digambarkan dengan suatu bentuk bahu kiri, kepala, dan bahu kanan hingga mirip dengan pola head yang diapit oleh shoulders di kedua sisi.


      Dalam memahami pola unik ini, ada pengertian secara umum yang menyatakan bahwa bentuk kepala menggambarkan usaha buyer untuk mendorong harga ke level lebih tinggi, sebab terlihat lebih tinggi dari bahu kiri.


      Disaat berikutnya buyer malah gagal mengangkat harga ke lebih tinggi (nampak dari terbentuknya bahu kanan). Oleh sebab itu, momen saat kekuatan buyer mulai menjadi lemah dan memiliki kesempatan untuk diganti oleh dominasi seller. Dalam strategi trading forex reversal. Cara ini dapat terkonfirmasi saat harga turun terus menerus sehingga menyentuh neckline dan tertutup di bawah level itu.


      Sebagai penanda bearish reversal, pola head and shoulder biasanya terjadi di puncak uptrend. Beberapa formasi price pattern lain yang memberikan tanda bahwa trend reversal memiliki teori yang agak mirip dengan pengertian head and shoulders. Berikut ini ada contoh-contoh umum dari pola-pola price pattern yang dimanfaatkan dalam strategi trading forex dengan trend reversal.


      Pola Inverted Head and Shoulders



      Kebalikan dari head and shoulders, pola ini memberikan petunjuk tanda bullish reversal dan pada umumnya akan terbentuk di bottom harga.


      Pola Double Top dan Bottom

      Masing-masing adalah suatu sinyal tanda bearish (double top) dan bullish (double bottom) reversal dalam. Taktik trading forex dengan pola ini yaitu, kegagalan harga untuk memngakibatkan titik high (puncak) baru pada uptrend atau titik low (lembah) baru pada downtrend yang adalah tanda isyarat semakin lemahnya penguatan trend. Disaat harga ditutup di luar pola, ada potensi reversal yang cukup kuat.


      Pola Triple Top dan Bottom


      Formasi ini mempunyai kesamaan dengan double top dan bottom, namun hanya terdiri dari 3 high atau low yang terlihat berjajar. Pada trading forex reversal, metode ini dikatakan cukup bagus daripada double top dan bottom, tapi lebih jarang terjadi.


      3. Strategi Trading Forex Dengan Divergensi

      Sesudah membaca informasi mengenai beragam taktik strategi trading forex di atas. Mungkin Anda memiliki pertanyaan, kenapa belum ada satu pun strategi trading forex yang memanfaatkan indikator teknikal? Bukankah indikator yaitu sarana yang dapat memberikan petunjuk untuk kemana harga akan bergerak?

      Pertama-tama, perlu dimengerti bahwa serumit dan canggih apapun suatu indikator, serta sebagus apapun tampilannya. Suatu indikator cuma jelmaan dari hasil perhitungan harga di masa lalu. Jadi, sinyal indikator akan selalu bersifat lagging. Oleh Sebab itu, indikator memberikan informasi pengertian mengenai apa yang terjadi diri harga di masa lalu, bukan untuk menunjukan arah harga akan bergerak berikutnya.

      Sifat lagging inilah yang mengakibatkan indikator tidak begitu diutamakan dalam strategi trading forex dengan trend reversal, yang cukup memprioritaskan pengenalan sinyal sebelum pembalikan terjadi, bukan setelahnya.


      Tetapi, tidak benar jika indikator teknikal sama sekali tak menyumbangkan pastisipasinya di strategi trading forex ini. Faktanya, ada jenis indikator oscillator (RSI, Stochastic, CCI, Momentum, MACD, dll.) yang dapat digunakan dalam strategi trading forex reversal.


      Fungsi itu tidaklah fungsi utama oscillator. Akan tetapi jenis indikator ini dapat memberi momentum tren harga yang mulai bergerak, divergensi antara gerakan indikator dengan harga yang diketahui sebagai sinyal reversal.


      Dalam prinsip strategi trading forex ini, suatu trend bisa dibilang sedang menuju akhir dan mungkin akan berbalik bila momentumnya akan melemah. Meskipun pergerakan chart masih kuat, tren ini dijamin akan berakhir. Karena momentum yang melemah memberikan tanda bahwa berkurangnya kekuatan buyer atau seller dalam mendorong harga ada di trend yang tetap dan sama.


      Keadaan perbedaan momentum dengan harga itulah yang disebut dengan divergensi. Dalam memeriksa perbedaan, Anda harus melihat low dan high harga lalu dibandingkan dengan pola yang dibuat oleh indikator oscillator.



      Tips Sukses Strategi Trading Forex dengan Trend Reversal


      Di pelaksanaan strategi trading forex ini, Anda harus waspada dan juga berhati-hati. Setiap teknik akan mempunyai risikonya sendiri. Namun banyak pihak yang menyatakan bahwa strategi trading forex dengan trend reversal akan memiliki resiko lebih besar karena menuju ke trader untuk melaksanakan pola pikir yang berbeda dengan trend saat ini. Dalam melalui hal tersebut, maka Anda tidak usah khawatir, ada 3 kiat sukses strategi trading forex yang mampu menjauhkan Anda dari risiko besar bertrading dengan teknik trend reversal, jika memperhatikannya dengan baik pasti Anda bisa.


      Tunggu Konfirmasi


      [ATTACH=CONFIG]323792[/ATTACH]

      Pola candlestick, price pattern dan divergensi, dapat dipakai untuk alat deteksi strategi forex pada tren reversal. Tetapi, tak ada hal yang benar-benar terjamin bila harga akan selalu berbalik arah setelah diawali oleh nampaknya 3 sinyal tersebut. Faktanya, tak ada yang sungguh-sungguh dapat menebak pergerakan harga di masa depan, semua kemungkinan selalu bisa terjadi.


      Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya tidak usah terburu-buru dalam mengambil keputusan sesudah sinyal trend reversal muncul. Tetaplah hati-hati dalam melakukan strategi trading forex, dengan menunggu informasi sebelum entry.



      Misalnya, tunggulah hingga harga ter-close di bawah neckline jika Anda menjalankan strategi trading forex dengan price pattern.


      Bagaimanapun juga, bahaya sinyal yang tidak asli dapat menggoda trader yang terlalu terburu-buru dalam bertindak dan mengartikan sinyal pembalikan dari strategi trading forex reversal. Harga terkadang dapat mengecoh trader dengan membuat koreksi yang hanya sebagai persinggahan sejenak dari trend sebelumnya. Oleh sebab itu, tunggulah hingga muncul sinyal konfirmasi untuk mengambil keputusan entry yang tepat.
      mantab sekali kak, saya juga suka trading dengan mencari titik reversal, saya lebih sering mencari pola HnS untuk trading reversal

      Comment

      Advanced mode
      • #4 Collapse

        Originally posted by queen aang View Post
        mantab sekali kak, saya juga suka trading dengan mencari titik reversal, saya lebih sering mencari pola HnS untuk trading reversal
        Kemampuan didalam mendeteksi titik awal perubahan sebuah memang bisa memberikan risk reward yang sangat menggiurkan,cuma sebagai newbie kadang kadang selalu terburu buru memutuskan untuk saat melihat pergerakan harga yang sangat signifikan (candle besar),pola pola reversal yang banyak dipelajari antara lain HnS dan quasimodo.

        Comment

        Advanced mode
        • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
        • #5 Collapse

          lebih masuk akal pake trenline, kalo harga breaout bisa jadi ada tren baru terbentuk, tapi ketika breakout kita harus nunggu konsolidasi supaya tau trennya benar2 valid
          Place your siggy here

          Comment

          Advanced mode

          Online

          Working...
          X