Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Kenali Aturan Money Management Simple dan 5 Persen yang Wajib Diketahui
    Click image for larger version

Name:	3-teknik-kurangi-risiko-trading-dengan-money-management-276164-1.jpeg
Views:	1
Size:	21.7 KB
ID:	13015339Money management merupakan salah satu indikator yang memiliki peranan penting dalam trading forex, namun kadang cukup terabaikan. Banyak para trader yang belum mengerti mengenai aturan money management. Pada umumnya yang selalu disalahkan disaat mengalami kerugian yaitu adalah strategi yang tidak tepat, dan trader pun biasanya akan lebih aktif untuk mencari informasi tentang sistem trading, daripada money management ini.

    Berbagai aturan tentang money management sebenarnya bisa sungguh sulit. Namun berikut ini akan diulas 5 aturan money management yang paling mudah dan terkenal di kalangan para trader. Informasi ini akan sangat membantu Anda dalam bertrading.

    1. 1% Rule

    Aturan money management dengan 1% rule memberikan informasi kepada Anda bahwa Anda disarankan untuk tidak memberikan lebih dari 1% ekuitas di satu posisi trading.

    Contoh, ketika Anda merealisasikan transaksi sistem trading sebesar 1000 dolar. Jadi jika ditarik dalam 1% rule, tak perlu mengisi lebih dari 10 dolar setiap trading. Nampaknya terdengar sangat mudah, namun pada kenyataannya bisa cukup rumit. Jika dengan modal itu Anda bertransaksi trading dengan lot mini ukuran 0.1, berarti stop loss harus dialokasikan sekitar 10 pip dari posisi entry.

    Sedikit, bukan? Untuk stop loss yang sedikit ini dapat dikatakan sama saja dengan mengharapkan loss. Tetapi, jika Anda memanfaatkan lot mikro 0.01, maka stop loss dapat dialokasikan sekitar 100 pip dari posisi entry.

    Dari contoh di atas, bisa dimengerti bahwa aturan money management bukan hanya berkaitan dengan jumlah modal yang akan dipakai, namun juga berapa besar lot dan dimana stop loss akan dialokasikan setiap kali buka posisi. Ada jenis jenis dari 1% rule. Trader yang memiliki modal lebih besar dapat menerapkan aturan 1% atas seluruh modal.

    Artinya, tak perlu memikirkan berapa posisi trading yang dibukanya, total dana yang dialokasikan tak melebihi 1% dari modal. Ada juga yang merubah persentase aturan ini dengan 2%, 5%, dan sebagainya, semua ini tergantung dengan kekuatan dana yang Anda punya dan seberapa besar risiko yang berani ditanggung.

    2. Risk/Reward Ratio

    Konsep money management yang biasanya dianggap sanggat sempurna adalah menerapkan rasio risk/reward, khususnya 1:2. Aturan money management ini memiliki pengetian bahwa bila Anda berani menanggung risiko sebesar $10, maka idealnya bisa memperoleh $20 jika profit. Dengan rasio risk/reward 1:2, jadi untuk setiap kali profit bisa menutupi satu loss sebelumnya serta menerima keuntungan. Sehingga, loss dapat ditutup perlahan-lahan dan profit dapat dikumpulkan, asalkan win rate dari sistem trading yang telah dibuat itu minimal 60% .

    3. Menggunakan Leverage Besar

    Aturan money management yang satu ini sangatlah memberikan profit bagi para trader yang bermodal recehan, namun sesungguhnya agak kontroversial. Trader bermodal besar pada umumnya, akan menerapkan leverage yang rendah di angka puluhan saja. Tetapi, trader kecil dengan modal di bawah $10,000 pada umumnya menerapkan leverage 1:100 atau lebih supaya memperoleh keuntungan.

    Untuk melengkapi keperluan akan hal ini, beberapa broker menawarkan pilihan leverage bahkan hingga 1:1000. Profit yang dapat diperoleh bagi trader yang menerapkan leverage ini sangatlah pasti. Jika leverage semakin besar, maka kekuatan margin/equity dalam akun akan semakin besar juga untuk menahan posisi floating, sehingga tidak mudah terkena margin call.

    Dari sisi lain, leverage yang terlampau besar bisa mengecoh trader dari risiko pasar yang sebenarnya. Keuntungan profit yang kelihatannya besar ternyata hanya kecil, sementara loss kecil-kecilan perlahan-lahan akan meningkat tanpa disadari.

    4. Trading Pair dengan Spread Rendah

    Banyak para trader memilih pair currency untuk ditradingkan secara cepat, tanpa menyadari bahwa itu bisa memberikan akbiat yang tidak baik bagi money management yang dilakukan. Misalnya saja, bertrading pada pair eksotik dapat membuat biaya spread muncul antara 50 pips atau lebih.

    Coba direnungkan, sangat sulitnya meraih target keuntungan dengan spread sebesar itu. Solusi yang kemudian dimanfaatkan oleh para trader yaitu dengan memanfaatkan cara bertrading pada pair-pair paling likuid saja, misalnya seperti pair-pair mayor, di mana spread hanya dalam hitungan satu digit atau malah di bawah 1 pip.

    5. Menetapkan Target Realistis

    Cara ini bisa dikatakan sebagai aturan money management paling mudah, namun sering terabaikan oleh para trader. Karena keinginan untuk bisa kaya raya mendadak, maka trader menargetkan return 100% dalam waktu 1 bulan. Memang ada trader tertentu yang bisa meraih keuntungan secara cepat seperti itu, kemungkinan karena mereka telah sangat berpengalaman dan bertrading dengan modal yang besar. Keserakahan bisa menjadi penyebab utama trader memperoleh kerugian, jadi tetaplah waspada agar anda tidak terbawa oleh godaan yang satu ini. Buatlah target yang realistis dalam trading harian, mingguan, maupun bulanan.

    Memperjelas Aturan Money Management (MM) 5 Persen
    Click image for larger version

Name:	b4z6ccwr-1333071215.jpg
Views:	1
Size:	61.9 KB
ID:	13015340
    Salah satu hal yang populer dalam aturan money management daalam trading forex adalah rule money management 5 persen. Apakah yang dimaksud dan bagaimana cara memanfaatkannya? Money management dalam trading forex yang paling populer adalah rule money management 5 persen. Hal ini memiliki pengertian bahwa jangan pernah mempertaruhkan lebih dari 5 persen dana dalam rekening trading dalam satu waktu.

    Alasannya adalah karena jika Anda mengalami kerugian, maka dana dapat hangus seketika , jika sebelumnya sudah trading dengan mengalokasikan dana yang terlalu banyak. Lalu, bagaimana cara menggunakannya dalam trading forex?

    Arti Sesungguhnya Aturan Money Management 5 Persen

    Ketika kata aturan money management 5 persen Anda dengar, biasanya trader akan mengartikan bahwa dia tidak bisa memanfaatkan lebih dari 5 persen modal untuk setiap saat trade. Ini adalah pengertian yang tidak tepat. Oleh sebab itu, berikut ini akan diulas apa saja perlu diperhatikan oleh seorang trader mengenai money management dan penerapan 5 persen dari modal.

    Aturan money management 5 persen dengan jumlah total melalui akun saldo atau bisa juga balance yang dapat dipakai kalangan trader di satuan waktu, tidak harus setiap trading. Jadi, tanpa memikirkan apakah Anda mempunyai dua posisi trading terbuka atau lima, sepuluh, bahkan dua puluh trading yang masih berjalan, jumlah maksimum yang bisa dialokasikan dalam kerugian tetaplah sebesar 5 persen. Sebab, angka itu sudah ditetapkan sebagai batas resiko yang bisa ditanggung trader.

    Lalu, muncul pertanyaan seperti ini, jika transaksi telah merugi 5 persen, apa yang harus dilakukan? Jawabnya sangat simple. Anda bisa mengkontrol trading Anda dengan menjalankan cut loss manual atau menggunakan stop loss sejak awal.

    Aturan money management 5 persen ini sangatlah penting untuk trader pemula, saat pertama kali mendengar aturan MM 5 Persen ini, mungkin anda bertanya-tanya? Jika harus cut loss atau pasang stop loss, berarti pasti akan mengalami kerugian. Padahal apabila trading itu dibiatkan float, nanti bisa menjadi suatu keuntungan tersendiri. Profit mungkin kemudian berbalik, tetapi berapa lama Anda akan menunggu hingga posisi trading yang salah itu berubah menjadi positif? Padahal, ada kemungkinan lainnya juga yaitu dana dalam akun trading Anda tidak cukup banyak, yang kemudian terkena margin call.

    Apalagi, dana yang tergantung di posisi floating negatif tadi bisa jadi membuat keuntungan apabila digunakan untuk membuka posisi trading lain. Bisa jadi Anda akan melihat resiko per transaksi yang lebih besar dari 5% jika tidak ada aturan seperti ini. Dari contoh tersebut, ada kemungkinan akun Anda 25% atau 50% terfloating. Hal ini benar-benar membuat Anda rugi, menyadari bahwa transaksi berisiko besar itu memberi kesempatan untuk menghabiskan modal Anda.

    Nampaknya seperti terlihat rumit, tetapi penggunaan aturan money management 5 persen ini akan lebih simple saat Anda sudah biasa meatuhi peraturan money management Anda sendiri.

    Alternatif Aturan Money Management Lainnya

    Semua trader tidak ada yang ingin mengalami loss, apalagi jika hingga kehilangan seluruh modalnya dalam bertrading. Dalam hal ini, aturan money management mempunyai peranan yang sangat besar karena bisa mengurangi kerugian yang mungkin bisa muncul kapan saja.

    Hal yang terpenting yaitu agar seorang trader mampu mengkontrol semua transaksi tadingnya sesuai aturan yang telah dirancangnya, maka ia akan tetap kuat berdiri dalam derasnya gelombang pergerakan market.

    Jika Anda kurang menyukai penerapan aturan money management 5 persen, maka masih banyak beragam aturan money management lainnya, misalnya rasio risk/reward, 1% rule, dan lain lain.

    Apapun aturan yang digunakan, hal yang terpenting adalah bahwa seorang trader harus menguasai money management. Bagi Anda yang mengharapkan hasil trading yang konsisten, penguasaan money management sangat lah penting daripada strategi apapun.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    tetap saja butuh pengalaman, aturan money mananjemen itu untuk menentukan batasan2 yang tidak boleh dilewati trader, jadi masih butuh pengalaman dari latihan akun demo terutama untuk mendisiplikan trader mengikuti money manajemen itu sekaligus meningkatkan kemampuan analisanya supaya bisa menghasilkan profit juga
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X