Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Mengenal Pola Triangle Forex dan Proses Tradingnya
    Click image for larger version

Name:	images.jpg
Views:	1
Size:	12.1 KB
ID:	13015191Dalam dunia trading forex, ada beberapa pola yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan profit yang menggiurkan. Salah satu di antaranya adalah pola triangle. Triangle merupakan salah satu pola yang cukup populer di kalangan trader. Penggunaannya bisa meningkatkan profit Anda dalam skala analisa teknikal.


    Dalam penggunaannya, analisa teknikal di pola triangle sangat berguna bagi Anda yang mampu memakainya. Ini karena bisa membantu Anda terutama dalam pengamatan price action. Bagi Anda yang ingin tahu lebih jauh perihal pola triangle berikut ini kami jabarkan secara langkap.

    Apa Itu Pola Triangle?

    Sekilas mendengar namanya kita akan tahu bahwa pola triangle merupakan pola berbentuk segitiga. Namun, sering kali disalahartikan. Terlebih di dalam dunia trading forex. Anda harus tahu lebih jauh mengenai bagaimana pola triangle dapat menghasilkan profit yang lebih maksimal. Sering kali nama pola triangle familiar dengan sebutan pola horizontal.

    Pola horizontal memiliki bentukan awal yang sudah pasti melebar. Namun, tidak demikian pada bagian rangenya. Bagian range akan menyempit dan sebuah market akan membentuk sideways. Dari titik-titik itulah awal dari pembentukan triangle yang sesungguhnya.

    Di dalam pola triangle tersebut sudah pasti akan ditemui garisnya, bukan? Benar saja. Pada garis bagian paling bawah menandakan support. Sementara garis paling atas menandakan overbought, di sini akan terjadi penarikan profit oleh si investor itu. Pada dasarnya ada beberapa pola yang membentuk triangle. Pembahasan selengkapnya di bawah ini.

    Pola Triangle

    Terdapat tiga pola yang membentuk triangle. Pola-pola ini seperti halnya ascending triangle, merupakan pola dengan pembentukan harga yang semakin meniti uptrend. Pada pola ascending akan terjadi harga yang naik dan pada saat itu harga sedang terjadi bullish yang mudah diidentifikasikan.

    Sehingga dari kemudahan tersebut kita dapat melakukan entry atau exit. Ketika sedang terjadi trend yang masih berlangsung, sebenarnya terhadap pola triangle ini Anda harus jeli. Hal ini dikarenakan hanya sinyal lamalah yang berlangsung. Artinya pada saat itu bisa jadi trader sedang berusaha uptrend mencapai level teratas.

    Namun, ia gagal. Karena tidak menyerah, trader tersebut pun mencobanya lagi, lagi dan lagi hingga pada akhirnya ia berhasil mencapai level tertinggi. Sehingga dari adanya garis yang satu ini maka trader dapat perhatikan pergerakannya di masa mencapai level tertinggi. Umumnya orang akan melakukan buy ketika sudah menjumpai produk anda melampaui garis.
    Maksudnya adalah garis segitiga. Mereka tidak hanya memperhatikan pertimbngan volume saja, melainkan juga segera membuka price action. Sementara pola lainnya adalah descending. Pola descending terjadi bertolak belakang dengan pola ascending. Hal ini karena umumnya pola yang satu ini terjadi pada saat low trend.

    Ketika terjadi low trend, maka harga akan turun sehingga berada di posisi bearish. Pola triangle descending dapat kita perhatikan benar-benar berkebalikan dengan pola triangle ascending. Di mana ketika menyaksikan pola ascending yamg bergerak ke atas, dalam descensing justru kita akan mendapati garis terjun bebas.

    Pola selanjutnya adalah symetris. Jika dalam pola ascending dan deacending polanya berjalan jelas ke arah atas atau bawah, justru simetris berbeda dari keduanya. Pola yang satu ini tidak memiliki arah pergerakan pola yang jelas. Hal ini dikarenakan harga yang terjadi di pasaran pun juga tidak jelas.

    Selain itu, dalan pola triangle simetris dapat digambarkan polanya, yakni garis trend akan terlihat sama saja baik itu atas maupun bawah. Sehingga apabila Anda perhatikan, karena harganya yang tidak jelas, maka kedua garis entah itu uptrend atau lowtrend garis akan membentuk corong.

    Selain itu, perubahan volumenye tidak berarti signifikan. Dalam kasus seperti ini, investor sering kali tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan. Sehingga saran terbaik dari kami, ada kalanya Anda melakukannya setelah titik breakout muncul. Karena jika titik tersebut tidak muncul sebelumnya, Anda akan kesulitan untuk melakukan entry.

    Dari ketiga pola triangle di atas, Anda dapat menjumpai bahwa mereka sering kali memunculkan fake signal. Sehingga jika akan melakukan entry, sebaiknya bersabar dulu. Hal ini dikarenakan Anda akan memperoleh sinyal breakout yang benar-benar nyata. Caranya bagaimana? Mudah saja.

    Pastika satu candle Anda sudah seluruhnya tertutup penuh pada pola ascending atau descending. Jika sudah, Anda tinggal mengingat-ingat pola yang akan terjadi. Baik itu volume maupun sinyal yang akan terjadi maka harus Anda antisipasi. Dengan demikian sebelum membagikan indikator Anda bisa perhatikan konfirmasi terhadap sinyal entry.

    Bagaimana Cara Menganalisa Pasar Menggunakan Pola Triangle?

    Analisa pasar dengan menggunakan pola triangle? Tentu saja bisa. Salah satu keunggulan dengan menggunakan pola triangle apa lagi kalau bukan kemungkinan mendapat trend harga dalam kondisi paling sulit sekalipun. Sejatinya, pada saat kondisi harga berada di posisi uptrend maka mengidentifikasi market jadi lebih mudah dilakukan.

    Salah satu cara yang kami rekomendasikan adalah dengan melkukan penjualan pada saat terjadi penurunan harga dan buy saat terjadi up trend. Akan tetapi, tantangan dari cara ini memungkinkan Anda alami kesulitan, terutama pada saat harga terjadi tidak jelas. Atau bisa dijumpai pada pola triangle symetrical.

    Pola harga yang tidak jelas bisa disebabkan oleh sejumlah trader yang awalnya mengikuti trend satu, namun akan beralih posisi pada saat trend baru muncul. Bisa dikatakan tidak berprinsip? Pastinya beberapa trader merasa khawatir. Langkah apa yang harusnya mereka lakukan dalam kondisi seperti saat ini.

    Kenapa tidak menunggu balikan harga saja? Benar! Pembalikan harga yang kita tunggu bisa terjadi di pola triangle juga. Tahukah Anda? Sebenarnya pola triangle ini terbentuk dari garis pair dengan titik resiatance. Sehingga dalam sebuah kasus pola triangle berikutnya, Anda bisa menyiapkan order stop breakout.

    Penggunaan order stop breakout ini memungkinkan Anda melakukan penjualan atau pembelian secara bersamaan. Meskipun arah pasar semakin tidak jelas, dengan menggunakan pola yang satu ini setidaknya dapat membantu keaulitan Anda. Suatu catatan bagi Anda, apabila telah terjadi satu titik order, maka pending order yang lainnya pun harus dihapus.

    Penggunan kedua pending order yakni buy and sell sangat direkomendasikan untuk Anda ketika menggunakan pola triangle yang satu ini. Yakni dengan penggunaan rasio 1:2 risk biasanya lebih klop untuk digunakan. Sebenarnya bisa diatur dengan cara penggunaan breakout 2x ke atas dari pada melakukan stop breakout.

    Bagaimana Memaksimalkan Pola Triangle untuk Trading Forex?
    Click image for larger version

Name:	Mengenal-Pola-Triangle-yang-Wajib-Diketahui-Trader.jpg
Views:	2
Size:	100.2 KB
ID:	13015192
    Penggunaan pola triangle adalah satu hal yang harus diperhatikan kepentingannya. Karena dengan pola triangle Anda bisa melihat tingkat penurunan volatilitas yang terjadi. Mungkin hal ini sebenarnya sangat krusial terjadi bagi kebanyakan trader. Namun, pola triangle mampu menampilkan beberapa data teknikal dalam kasus market yang terjadi.

    Dengan menggunakan pola triangle pula Anda dapat mengidentifikasikan pergerakan pasar yang akan terjadi. Bukan hanya mengidentifikasikan bagaimana kondisi pasar berjalan yang akan terjadi, melainkan Anda juga dapat meraih profit besar dari penggunaan pola triangle. Pola triangle ini biasanya muncul setiap hari.

    Ada beberapa tipe pola triangle yang hatus Anda perhatikan. Sudah disinggung pada pembahasan poin kedua di atas, bahwa tipe polanya meliputi ascending, descending dan simetrical. Dalam setiap pola akan muncul chart yang berbeda-beda. Dan pengertiannya pun sudah kami jelaskan di atas

    Selain pola triangle, biasanya ada sebuah strategi yang trader gunakan untuk mencapai profit yang besar. Seperti halnya strategi breakout adalah salah satu strategi yang bisa digunakan kepada seluruh pola. Cara menggunakannya masih terbilang mudah dan sama. Baik itu pola triangle ascending, descending maupun simetri.

    Kemudian dalam strategi breakout, biasanya trader melakukan buy saat harga pair atau mata uang melambung tinggi. Bahkan pada saat harganya melampaui garis up trend. Umumnya, trader akan melakukan penjualan pair pada saat harganya sedang berada di low trend. Bukan hanya itu saja, karena setiap trader menggambar pola yang berbeda maka chartnya pun beda.

    Seperti yang telah dijelaskan sebelum-sebekumnya, lakukanlah entry pada saat titik sudah benar-benar menjurus breakout. Mengantisipasi terjadinya fake signal, Anda harus memastikan hingga sebuah candle tertutup sempurna. Setelah itu, buanglah beberapa titik pending yang dianggap tidak berguna.

    Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Baik pada saat terjadinya harga berada dalam posisi low trend maupun down trend. Pada saat harga terjadi di posisi low trend, maka saran kami Anda harus melakukan show trend. Usahakan sesegera mungkin. Show trade akan segera dilakukan dengan menempatkan order stop loss di atas resistance atau swing.

    Dari sinilah, Anda wajib menjalankan sistem long trade, terlebih ketika adanya proses harga yang naik atau yang dikenal dengan sebutan resistance. Melakukan long trade pula Anda harus memberi stop loss dengan swing yang berada di bawah dan yang baru. Atau jika tidak Anda bisa meletakannya di bagian bawah, yakni triangle support.

    Lakukan pergerakan harga hingga setara dengan pergerakan profit untuk mengubah pola triangle. Pastikan Anda behasil keluar dengan membawa harga. Karena jika tidak maka Anda tidak akan mendapatkan penghasilan. Bukan hanya itu saja, kami akan menyebutkan contohnya untuk memudahkan Anda dalan memahami.

    Misalkan pada 1 USD pola triangle yang memiliki poin paling besar maka Anda harus menempatkan target atau profit sebesar 1 USD yang berada di atas poin breakout jika panjang. Kemudian Anda bisa pula menargetkan 1 USD poin bila terjadi dalam target yang pendek. Mudah sekali, bukan?

    Akan tetapi, dari kemudahan syrategi tersebut sering kali trader mengalami kesulitan. Terutama kesulitan yang diakibatkan oleh false signal. False signal sering kali terjadi pada trader yang menggunakan pola triangle. Artinya, mereka akan mengalami kesulitan breakout saat mengetahui signa tersebut palsu.

    Namun, tidak menutup kemungkinan jika false signal breakout ini juga kerap terjadi pada sejumlah pola yang lainnya. Umumnya, false breakout ini terjadi pada saat harga benar-benar akan mengalami keluar dari pola triangle. Satu hal yang sering kali mengejutkan trader adalah apabila harga tersebut keluar dari pola triangle yang seharusnya.

    Sehingga false signal breakout ini dapat memberikan trader kerugian besar meskipun tidak selalu mengalaminya. Tapi yaitu sekali Anda alami kerugian maka akan rugi habis-habisan. Hanya karena false signal breakout. Akan lain ceritanya jika Anda mengetahui strategi mengantisipasi kehadiran fake signal breakout.

    Meski pada dasarnya tidak semua breakout menunjukan suatu kepalsuan, dengan menggunakan metode antisipasi pemalsuan signal Anda pun bisa menggunakannya. Atau bisa jadi false breakout inilah yang akan memberikan Anda keuntungan. Tentu saja tidak lepas dari metode antisipasi yang seharusnya.

    Dalam signal breakout pula Anda bisa mengalami kerugian dari harga, bukan breakoutnya. Maka langkah mengantisipasi terjadinya kerugian false breakout, kenapa tidak dengan menunggu saja? Benar! Sejenak Anda diharuskan untuk bersabar untuk mengambil posisi paling aman.

    Pastikan satu candle saja sudah berhasil menutup posisi. Dengan bukti satu candle yang berhasil menutup posisi, maka Anda bisa benar-benar melakukan entry atau exit dengan aman. Entry atau exit yang dilakukan setelah candle satu tertutup jauh lebih baik dari pada tidak sama sekali.

    Hal seperti ini guna mengantisipasi fake signal breakout. Selanjutnya Anda bisa meraih keuntungan yang banyak apabila melakukan hal demikian. Bukan hanya itu, kerugian bisa terjadi namun Anda setidaknya meminimalkan kerugian itu sendiri. Namun, dengan ketiga pola triangke di atas justru melatih Anda agar selalu lebih teliti lagi.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    ngak ada contohnya ya bro, pola triangle kayaknya udah ada indikatornya, cuman tidak selalu menunjukan pola yang jelas apalagi menggunakan rasio lebar sisi segitiganya, yang bisa dikatakan cenderung subyektif daripada hal2 yang jelas bersifat teknikal, jadi tidak akurat
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X