Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Raih Keuntungan dengan Short Selling dalam Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	oil_prices_fall_mtrading.png
Views:	1
Size:	34.0 KB
ID:	13015147
    Akhir-akhir ini short selling mulai ramai dibicarakan oleh para trader. Alasannya, konon strategi ini dapat memberikan keuntungan bagi trader dalam waktu yang cepat dan tanpa terbebani oleh ketiadaan uang untuk membeli modal komoditas yang akan dijual. Short selling memang mengandalkan pinjaman modal yang ditawarkan oleh broker.

    Bagaimana cara kerja short selling? Kita akan membahasnya secara gamblang di dalam tulisan ini. Banyak trader mengaku ketagihan melakukannya kembali kendati short selling juga mengandung resiko. Bagi pemula, mungkin strategi ini akan terasa lebih sulit karena short selling mengharuskan adanya keberanian untuk mengambil keputusan secara singkat.

    Lebih Jauh Mengenal Short Selling

    Strategi short selling sudah cukup mudah dilakukan. Apabila Anda tidak sengaja mendengarkan perbincangan sekelompok orang yang menyebut-nyebut istilah shorting stock atau going short, maka kemungkinan besar pasti yang mereka bahas adalah short selling dalam forex.

    Dalam short selling, trader tidak menjual aset mereka sendiri, melainkan aset milik broker yang terancam mengalami penurunan harga. Aset tersebut bukan hanya berupa mata uang, namun juga stok atau barang. Dapat dikatakan, trader hanya sebagai perantara penjualan dan ia dapat mengambil keuntungan dari harga yang terjual.

    Peminjaman aset oleh broker ini harus terjual dalam jangka waktu pendek sebelum harga semakin menurun. Tindakan meminjam ini tidak sembarangan, trader nantinya harus membayar suku bunga dan tarif peminjaman. Dari sini, penting bagi trader untuk memastikan bahwa harga aset tersebut akan segera terjun turun sehingga tidak menimbulkan salah hitung. Bagaimana keuntungan didapatkan dari short selling?

    Ketika seorang trader dapat menjual aset pinjaman tersebut beberapa saat sebelum mencapai harga terendah, maka trader dapat mengambil kelebihan harga dari hasil penjualan. Misalkan saja, Anda menjual aset pinjaman dengan harga 100 USD. Prediksi Anda dalam jangka dekat harga tersebut akan turun hampir 50%.

    Beberapa saat, dugaan tersebut terbukti. Harga aset menurun hingga tersisa 45 USD saja. Sampai di sini, trader dapat mengambil keuntungan sebesar 55 USD. Demikianlah cara short selling bekerja. Meskipun nampak mudah, sebenarnya tindakan ini tidak semudah itu dilakukan. Terutama bagi trader pemula yang belum memiliki kemantapan.

    Cara Menggunakan Short Selling

    Untuk lebih mudah menjelaskan, kita akan membahas langkah short selling dalam beberapa tahapan yang spesifik. Berikut prosedur yang harus dilakukan trader ketika melakukan short selling:

    · Mencari pinjaman aset. Aset ini adalah yang sudah diprediksi mengalami penurunan harga. Semakin besar penurunan harga tersebut, maka semakin besar keuntungan yang akan didapatkan oleh trader. Sebagai informasi, strategi ini tidak hanya dapat dilakukan dalam forex, melainkan juga bagi investasi saham disediakan strategi ini.

    · Menjual saham atau mata uang digital tersebut dengan mengambil nominal keuntungan. Konsep ini hampir sama dengan penjual yang mengambil keuntungan harga dari barang yang dijualnya.

    · Step terakhir adalah mengembalikan stock pinjaman. Pengembalian ini dalam bentuk harga penjualan terendah yang sedang berlaku saat itu. Harga aset yang terjual daar Anda dikurangi nominal aset pinjaman yang sedang berlaku saat itu (untuk dikembalikan kepada penjual) itulah nominal keuntungan Anda.

    Dalam short selling, Kita akan mengenal dua istilah kunci yang pasti digunakan dan akan selalu dibahas dalam konsep ini. Keduanya berkaitan erat dengan presentasi keuntungan serta kerugian yang akan didapatkan. Berikut istilah-istilah tersebut:

    · Take short position/mengambil posisi. Keadaan ini terjadi ketika trader melakukan negosiasi peminjaman dengan pihak broker atau perusahaan, jika yang dimaksud adalah saham. Disebut take short position karena tindakan ini merupakan step paling awal bagi trader untuk melakukan short sellling.

    · Close short position/menutup posisi. Keadaan dimana trader membeli saham tersebut dari pihak broker atau perusahaan dengan harga minimal yang sedang berlaku saat itu. Tentu saja, pada sesi ini trader sudah mendapatkan laba dari penjualan crypto atau saham yang dilakukan.

    Disebut penutupan posisi karena transaksi ini mengakhiri perjanjian serta negosiasi yang dilakukan oleh trader dengan pihak broker.

    Resiko short selling ialah, trader dikenakan tarif suku bunga peminjaman dan komisi bagi broker. Kedua hal ini terkadang menjadi kendala apabila ternyata penurunan harga sangat sedikit dan tidak bisa menghasilkan keuntungan yang memadai bagi trader penjual itu sendiri. Besaran komisi umumnya berbeda-beda, sesuai jenis dan besar nilai yang dipinjam.

    Resiko yang tidak kalah menantang ialah pergerakan pasar itu sendiri. Arena short selling sangat rawan karena ia memiliki estimasi yang sangat singkat dan menentukan. Apabila prediksinya terlambat beberapa detik saja dari estimasi yang dibuat, keuntungan akan batal masuk ke dalam kantong.

    Keuntungan-keuntungan Short Selling

    Tentu kita sudah memaklumi, bahwa seluruh tindakan pasti memiliki resiko, baik itu transaksi jual beli di dunia nyata maupun di dunia digital. Terlepas dari keniscayaan tersebut, Anda perlu mengetahui kelebihan dari tindakan short selling dan keuntungan apa saja yang bisa didapatkan darinya. Langsung saja, berikut poin-poinnya:

    1. Akses instrumen tambahan. Beberapa komoditas tidak dapat diperjual belikan atau diakses sembarangan oleh semua trader. Dalam banyak kasus, short selling memungkinkan pengetahuan terhadap aset-aset langka dan anti-mainstream tersebut untuk diakses.

    Mereka hanya tersedia dalam bentuk transaksi short selling. Hal ini membuat penawaran short selling memiliki peminat pasarnya tersendiri. Misalnya, trader yang membutuhkan barang tersebut dengan sengaja akan menanti penawaran short selling yang Anda lakukan karena ia tidak bisa mendapatkannya di tempat yang lain.

    2. Fleksibitas yang besar. Aspek ini membuat proses penjualan menjadi lebih minim resiko karena kondisi barang dapat menyesuaikan kondisi market pada batas maksimal. Jika pasar utama mengalami penurunan, harga komoditas Anda tidak akan semata-mata turun.

    3. Resiko minimal. Dalam short selling, Anda sedang memanfaatkan kondisi fluktuatif yang niscaya di dalam pasar mata uang digital. Dengan demikian, Anda hanya perlu mengandalkan kecermatan serta analisa mendalam untuk menemukan momen paling tepat.

    4. Kemudahan manajemen. Dengan perkembangan pesat yang terjadi dalam pasar mata uang, berbagai layanan penunjang hadir bagaikan jamur di musim hujan. Layanan-layanan aplikasi tersebut membuat proses trading umumnya, dan short selling menjadi lebih terkendali untuk dimenangkan.

    Pemakaian short selling memang membutuhkan pemantauan yang cukup intens. Mengingat bahwa penjualan memiliki tenggat waktu yang sangat terbatas dan selama itu membutuhkan konsentrasi tinggi.

    Short Selling Menggunakan Margin Account
    Click image for larger version

Name:	aa_1.png
Views:	1
Size:	378.1 KB
ID:	13015148
    Bagaimana proses pinjam meminjami dapat dilakukan secara fair dan aman? Bagaimana transaksi kedua belah pihak dijamin tidak akan menimbulkan penipuan oleh trader?

    Jawabannya ialah melalui margin account. Rata-rata pelaku short selling melakukan peminjaman aset ketika posisi mereka tidak memiliki dana sama sekali. Oleh karenanya, mencari alternatif pinjaman pasca-bayar adalah opsi terbaik bagi mereka untuk tetap bisa mendapatkan keuntungan.

    Margin account merupakan portofolio yang harus diisi oleh para peminjam yang baru pertama kali melakukan transaksi short selling. Melalui portofolio ini, peminjam melakukan negosiasi dengan broker untuk melakukan peminjaman. Di dalamnya, juga diadakan perjanjian mengenai apa saja yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

    Umumnya, sanksi bagi trader yang melanggar kesepakatan adalah penarikan kembali pinjaman serta blacklist yang berlaku selamanya sehingga trader tersebut tidak bisa melakukan pinjaman untuk jangka waktu yang panjang. Rangkaian administrasi ini harus dipatuhi sebagai konsekuensi melakukan peminjaman aset.

    Secara umum, planning transaksi jangka panjang dalam forex memang lebih minim resiko dibandingkan transaksi jangka pendek seperti halnya short selling. Kerugian seorang short selling dibatasi oleh margin cell yang mengendalikan batas kerugian yang akan ditanggung oleh pelaku/trader penjual. Ketepatan analisa adalah unsur terpenting dalam kemenangan.

    Mengetahui Sinyal Terjadinya Margin Cell

    Sebelum margin cell benar-benar terjadi, trader dapat mengenali lebih dahulu gejala-gejala yang ditimbulkan. Margin cell sendiri terjadi ketika total kerugian yang didapatkan trader sudah mencapai besaran nominal saldo yang ia miliki. Jadi, ketika jumlah kerugian sudah hampir menggilas habis seluruh saldo, broker akan memberi pemberitahuan kepada Anda.

    Dalam hal ini, Anda diminta untuk menambah isi saldo apabila ingin menghabiskan sesi pendek penjualan. Tuntutan ini dilakukan agar pihak broker mendapatkan jaminan bahwa Anda tidak akan kabur atau hilang tanggung jawab pasca mengalami kekalahan penjualan pinjaman.

    Jika trader tidak menanggapi pemberitahuan ini, maka pihak broker pada umumnya akan menghentikan secara paksa penjualan yang sudah Anda buat atas aset mereka. Langkah ini tentu sangat berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar jika ternyata posisi tersebut sudah hampir mendekati target keuntungan. Oleh karenanya, penting sekali memastika kesiapan.

    Ancaman terbesar yang harus dihadapi oleh seorang trader short selling ialah kenyataan bahwa kondisi terburuk pun harus ditanggung sendiri oleh seorang trader. Pasar maupun pihak pemberi pinjaman/broker ada di sisi yang sama berhadapan dengan trader yang harus mengalahkan segala rintangan dari keduanya.

    Sampai di sini, tidak berlebihan untuk mengingatkan kembali kepada Anda bahwa short selling membutuhkan suatu analisa yang tinggi untuk menghindari resiko kerugian. Memastikan bahwa tren harga akan menurun dapat melibatkan beberapa indikator tambahan agar lebih valid dan akurat, meminimalisir kemungkinan kesalahan meramal situasi.

    Mengapa Short Selling Direkomendasikan?

    Diantara berbagai resiko yang dimilikinya, banyak profesional merekomendasikan para trader untuk mencoba menguji diri dalam short selling. Dipikirkan secara positif, short selling dapat memberikan keuntungan dalam waktu sependek mungkin jika dilakukan dengan benar. Andil pengurangan saldo yang dimiliki oleh pihak peminjam hanya terjadi ketika kerugian terjadi.

    Selain itu, trader tidak diharuskan memiliki dana besar dalam jumlah tertentu untuk mengklaim pinjaman aset, minimal tidak sebanyak nominal membeli mata uang crypto yang dapat menguntungkan setelah menunggu momentumnya yang pas lebih dahulu dan tentu saja dalam jangka waktu yang sangat tidak pasti.

    Namun demikian, jangan sampai mengabaikan proses belajar short selling yang harus selalu ditingkatkan. Jangan mudah merasa puas dengan pengetahuan yang sudah dimiliki karena rasa puas adalah jebakan paling berbahaya bagi seorang pebisnis, terutama trader mata uang digital yang memiliki jumlah probabilitas tidak terbatas.

    Selain tantangan untuk keluar zona nyaman dalam bertrading, short selling adalah media mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Tentu saja hal ini menjadi dambaan banyak orang yang tidak terlalu menyukai proses berlarut-larut untuk menunggu. Bagi pemula, short selling dapat dilakukan dengan jumlah kecil lebih dahulu atau mencari zona paling potensial.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    saham beda dengan forex bro, kalo di Indonesia, minjam saham itu illegal, jadi ngak ada istilah short selling, yang ada harus beli saham dulu baru bisa jual, dan ini tidak berlaku di forex yang termasuk pasar dua arah

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X