Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Analisa Mental dalam Trading, Bukan Hanya Teknikal dan Fundamental
    Click image for larger version

Name:	kesehatan_mental.jpg
Views:	1
Size:	10.2 KB
ID:	13014779
    Apabila ditanya, apa saja aspek yang terkandung dalam kegiatan trading? Jawabannya adalah banyak. Menjadi seorang trader merupakan profesi yang membutuhkan keahlian kompleks baik itu yang berkaitan dengan teknis ataupun emosional. Kedua bagian ini merupakan perpaduan yang tidak dapat ditekankan salah satu, melainkan keduanya harus diberikan pada porsi yang sama. Mungkin ini terdengar mudah, namun tidak semuanya bisa.

    Mengasah kemampuan teknis dan emosional mau tak mau adalah proses yang harus dijalani oleh seorang trader mata uang crypto. Terutama dikarenakan kondisi pasar mata uang digital saat ini sudah berbeda dibandingkan era sebelumnya yang lebih mengandalkan analisa fundamentalistik. Jadi, di masa sebelumnya, orang lebih terlatih melakukan riset mendalam.

    Mengenal Karakteristik Metode Trading Fundamental

    Pada masa awal munculnya pasar mata uang digital/cryptocurrency, pelaku pasar lebih populer menggunakan metode fundamental. Metode ini mengharuskan mereka melakukan riset terhadap berbagai faktor yang berpotensi mempengaruhi tren mata uang. Faktor-faktor tersebut diantaranya yaitu kebijakan pemerintah di suatu negara, perkembangan ekonomi dll.

    Selain kedua aspek tersebut, komponen lain yang tidak luput dari pengamatan seorang trader pada zaman dahulu ialah presentase jumlah pengangguran. Penjualan ritel, faktor dan kecenderungan akan terjadinya inflasi, kebijakan kenaikan gaji pada suatu wilayah tertentu, wewenang bank sentral, dan aspek-aspek semacam itu yang bersifat mikro.

    Konsekuensi dari pijakan metode yang digunakan ini ialah pendapatan keuntungan yang lebih lama. Dinamika nilai mata uang tidak berjalan secara agresif sebab setiap pelaku lebih banyak tenggelam dalam berita-berita ekonomi nasional serta data perkembangan ekonomi. Metode ini terus dipertahankan hingga tahun 1970-an dan mulai dikenal metode teknikal.

    Kehadiran metode ini tidak serta merta langsung diterima di kalangan trader. Bagi mereka yang sudah menguasai medan pertempuran fundamental, analisa teknikal dianggap tak mendalam, permainan fluktuasi pasar hanya sebatas permukaan dan hampir hanya menjadi perang strategi sesaat.

    Mengenal Karakteristik Metode Trading Teknikal

    Suatu sistem pasti akan mengalami fase perubahan dimana inovasi-inovasi baru dimunculkan. Kebaruan tersebut hadir untuk memberikan solusi atau metode yang lebih efisien, mudah, dan tentu saja menghasilkan keuntungan lebih banyak. Hari ini kita mengenalnya sebagai metode trading teknikal.

    Salah satu alasan trader beralih pada metode teknikal ialah, metode sebelumnya dianggap sudah usang dan kurang efektif. Metode fundamentalis cukup berbelit, membutuhkan proses lama untuk trading, dan dengan demikian, menjadi sulit untuk menentukan posisi mana yang harus diambil serta tindakan apakah yang paling tepat dilakukan.

    Selain itu, metode fundamentalis kurang potensial untuk menghasilkan uang dalam jangka waktu sependek-pendeknya. Melalui analisa fundamental, pasar mata uang digital lebih menyerupai tempat investasi jangka panjang dibandingkan arena mendapatkan keuntungan. Dari kritik demikian, Mark Douglas melahirkan pikirannya mengenai cara baru.

    Mark Douglas berpendapat bahwa faktor yang mempengaruhi gerakan dan trend dalam pasar mata uang crypto semata-mata bukanlah elemen raksasa sebagaimana digunakan dalam analisa fundamental, melainkan pelaku pasar itu sendiri. Kalaupun kondisi ekonomi nasional memberikan pengaruh, yang benar adalah kondisi nasional mempengaruhi perilaku trader.

    Singkat kata, Mark Douglas menyatakan bahwa kebijakan para trader itu sendirilah yang membentuk keadaan pasar. Dengan lokus kajian yang lebih sempit ini (pengaruh terhadap harga adalah para trader itu sendiri), kita menjadi lebih mudah dalam melihat bahwa kecenderungan para pelaku pasar sesungguhnya membentuk suatu pola tertentu.

    Kecenderungan-kecenderungan tersebut dapat diamati dan diukur untuk memperkirakan tindakan apa yang tepat untuk kita ambil pada suatu kondisi. Faktor ini pula yang membuat kesimpulan bahwa trader profesional lahir dari mereka yang paling lama berpengalaman dalam dunia trading. Semakin lama, trader akan menguasai arena permainan cryptocurrency.

    Karakter ini juga disokong oleh berbagai layanan analisa tambahan berbasis algoritma dan komputasi. Trader lebih dimanjakan sehingga mereka tinggal mengamati indikator yang akan menyajikan gambaran mengenai kondisi pasar terkini. Fasilitas ini mampu menyajikan data-data terkait trading dengan cukup lengkap, seperti presentasi breakout, gejala false break, dll.

    Dibandingkan metode fundamental, metode teknikal jauh lebih mudah dan menghasilkan uang. Namun tidak berarti ia luput dari kelemahan. Di balik seluruh kemudahan yang diberikan, metode teknikal ternyata lebih rentan mempermainkan psiologi trader yang juga dapat mempengaruhi mereka dalam mengambil keputusan.

    Mengenal Problem Psikology Gap

    Di lain sisi dari berbagai kemudahan teknikal melakukan trading, terkadang seorang trader pemula atau seseorang yang tertarik untuk berkecimpung dalam dunia mata uang crypto menangkap kesan bahwa menjadi seorang trader itu mudah. Semakin besar ekspektasi ini, pada akhirnya akan semakin berpotensi terperosok di dalam apa yang disebut problem psikology gap.

    Pikology gap atau disebut reality gap adalah kondisi dimana kenyataan tidak berjalan sesuai kenyataan. Ketika eskpektasi tidak sesuai dengan realitas. Misalnya, indiakator serta tren harga menunjukkan kecenderungan positif untuk mencapai trading maksimal. Seorang trader pun berani bertaruh untuk mendapatkan jumlah keuntungan terbanyak.

    Namun dalam dunia mata uang digital, tidak ada kondisi yang pasti. Suatu tren yang nampak optimis ternyata membalik harga pada menit-menit terakhir sehingga membuat seorang trader down. Ada banyak efek psikologis yang dapat muncul setelah mengalami kondisi ini, diantaranya ialah syok, trauma, hingga tekanan emosional tinggi dan tidak terkendali.

    Selain itu, mempelajari teknik-teknik trading selalu nampak lebih mudah dibandingkan prakteknya di lapangan. Misalnya, ketika Anda melihat indikator nampak bergerak secara optimis ke arah Anda, seketika akan berspekulasi bahwa momentum tersebut harus dipergunakan sebaik mungkin untuk melakukan entry posisi dan take profit.

    Namun nyatanya, Anda terus merasa ragu, entah disebabkan oleh indikator yang belum terlalu mantap, masih seorang trader pemula, atau trauma akan kegagalan trading yang pernah dialami sebelumnya. Kondisi ini akan membuat seseorang tertekan karena menyadari bahwa antara dirinya dengan fenomena di hadapannya tidak dapat berpadu secara serasi.

    Pentingnya Analisa Mental dalam Trading
    Click image for larger version

Name:	1587642321.jpg
Views:	1
Size:	423.3 KB
ID:	13014780
    Fenomena-fenomena diatas mengajak kita untuk berefleksi bagaimana cara mengatasi problem baru yang muncul dari diri seorang trader. Meskipun kondisi psikologis masih belum menjadi prioritas perbincangan, nyatanya aspek inilah yang paling penting untuk dipelajari oleh trader.

    Cara mencegah adanya psikology gap ialah dengan menerapkan analisa mental. Langkah ini berupa kiat-kiat yang menekankan keseimbangan emosional dalam menentukan tindakan serta menstabilkan pikiran terhadap realitas yang tidak sesuai dengan ekspektasi awal. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas kiat-kiat yang telah diterapkan oleh para profesional.

    1. Mengontrol Diri Secara Penuh

    Percayakah Anda bahwa mayoritas aktifitas kita sehari-hari dilakukan tanpa benar-benar memikirkannya lebih dahulu? Coba sekali lagi tanyakan kepada diri sendiri, ada berapa banyak tindakan yang dilakukan secara spontan dan tanpa melalui kegiatas berpikir?

    Jawabannya adalah banyak. Tanpa kita sadari, setiap harinya kita bergelut dengan rutinitas. Tidak ada ruang untuk melakukan aktifitas yang berbeda setiap hari, membuat inovasi berpikir, melakukan refleksi, dan bertanya kepada diri sendiri, mengapa saya melakukan ini? Mengapa saya melakukan itu? Demikianlah umumnya kebiasaan manusia modern.

    Cara mengambil tindakan demikian juga cenderung terbawa ketika seseorang akan mengambil keputusan. Karena pengaruh-pengaruh yang terjadi pada saat tersebut, seseorang tidak bisa mengendalikan apa yang mereka pikirkan sebab mereka terbiasa tidak terintegrasi dengan diri kita. Alih-alih dapat mengendalikan pikiran, kita yang terbawa oleh mereka.

    Arus pikiran memiliki intensitas berbeda-berbeda, ada yang hanya berupa keraguan dan terkadang berupa penggiringan cara berpikir yang kuat hingga tidak disadari. Apabila ini terjadi, maka pastikan Anda melakukan refleksi pendek untuk mengembalikan arah pikiran ke ide yang lebih baik. Jangan sampai trader di pengaruhi oleh pikiran-pikiran negatif.

    2. Biasakan Bertanya Kepada Diri Sendiri

    Tips kedua ini dicetuskan oleh Mark Douglas selaku seorang profesional dalam bidang trading sekaligus juga pakar yang mencetuskan teori analisa mental dalam melakukan trading. Baginya, bertanya kepada diri sendiri adalah langkah efektif bagi seorang trader untuk memastikan bahwa mentalnya dalam keadaan stabil sebelum melakukan trading.

    Jawaban yang Anda berikan atas pertanyaan tersebut akan mempengaruhi kondisi psikologis selama melakukan trading. Hal ini yang biasa kita sebut sebagai sugesti. Sugesti baik akan memberikan dampak baik, dan sebaliknya sugesti buruk dapat berakibat buruk pula. Kesadaran disertai sugesti akan memberikan cara pandang objektif yang jernih dan optimis.

    Rasa percaya diri serta keyakinan akan adanya hal-hal baik akan membuat trader melihat berbagai peluang profit yang ada di hadapannya. Berkebalikan dengan trader dengan sifat pesimis, ia lebih beresiko melewatkan berbagai kesempatan karena ditahan oleh ketakutan dan keraguan.

    Mark Douglas menawarkan pertanyaan-pertanyaan ini untuk disampaikan kepada diri sendiri sebelum mengambil trading.

    1. Menurutmu (fisik dan psikologi diri sendiri), berapa level dari kondisi fisik dan psikologismu? Sebut dengan angka mulai 0 sampai 10 (0 menandakan level terburuk dan 1- merupakan level terbaik)
    2. Bayanganmu, Anda ingin menjadi seorang trader seperti apa di masa saat ini, yang lalu, dan di masa yang akan datang?
    3. Apakah Anda sudah merasa memiliki sifat yang harus dimiliki seorang trader ideal?
    4. Apakah Anda telah mematuhi segala peraturan trading serta disiplin dalam mematuhi jadwal trading yang sudah dibuat?
    5. Apakah Anda sudah menimbang seberapa besar probabilitas atas posisi entry yang akan diambil?
    6. Apakah hari ini ada trading yang gagal? Ada kendala signifikan yang membuat proses trading Anda menjadi terganggu? Jika iya, bagaimana perasaan Anda menghadapinya?

    Dialektika semacam di atas akan mengaktifkan otak kiri untuk berpikir dibandingkan otak kanan yang mendominasi munculnya emosi. Manajemen emosional merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari elemen-elemen trading lainnya. Mengabaikan kondisi mental hanya akan membuat trader kecewa karena wawasan teorinya tak berlaku dengan optimal.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    ngak perlu membicarakan masalah psikologi terlalu detail, apalagi soal teknikal dan fundamental, yang utama adalah trader setelah belajar teori soal forex langsung aja praktek dengan akun demo, dari situ udah bisa lihat seberapa kemajuan yang diperoleh setiap hari, tentunya harus terus intropeksi supaya bisa memperbaiki hal2 yang masih kurang menjadi benar
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X