Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Jenis-Jenis Analisa Forex, Mana yang Terbaik?


    Click image for larger version

Name:	20181109054444135.jpg
Views:	1
Size:	92.5 KB
ID:	13014225
    Dalam melakukan trading forex, Anda tentunya sudah memiliki strategi serta langkah-langkah dalam menganalisa pasar forex. Karena sifatnya penting, maka tidak akan mungkin ditinggalkan untuk bekal Anda saat trading. Baik bagi para trader pemula maupun professional. Pentingnya strategi dan analisa pasar dapat mempengaruhi penghasilan atau profit Anda.

    Pentingnya memahami dan mennetukan analisa forex kadang bukan menjadi hal mudah bagi Anda. Hal ini disebabkan karena terdapat beberapa jenis analisa yang dapat digunakan untuk menganalisa tren pasar. Seperti yang mungkin Anda kenal yakni analisa fundamental dan analisa teknikal.

    Kali ini Anda akan disuguhkan dengan beberapa jenis analisa forex yang terbaik untuk menjadi pilihan Anda dalam melakukan analisa pasar. Namun sebelumnya, alangkah baiknya jika Anda memahami dahulu pengertian dari tiap jenis analisa tersebut agar lebih memahaminya.

    Bagi Anda yang fokus melakukan trading forex, mungkin sedikit bertanya-tanya sebenarnya adakah jenis analisa terbaik yang dapat membantu untuk meraup keuntungan yang besar dalam dunia trading. Jika benar demikian, Anda perlu mengetahui kekurangan dan kelebihan dari setiap jenisnya. Berikut beberapa jenis analisa yang perlu Anda ketahui.

    Definisi Perbedaan Jenis Analisa Forex

    1. Analisis Fundamental

    Jenis analisa ini sangat familiar bagi para trader. Analisa jenis ini membantu Anda untuk menelaah potensi pergerakan harga dari berbagai aspek yang dapat memberikan pengaruh terhadap naik turunnya nilai mata uang.

    Beberapa aspek tersebut seperti kebijakan yang dibuat oleh bank sentral, serta beberapa rilis data ekonomi yang berhubungan dengan kondisi ekonomi negara tertentu. Seperti GDP (Gross Domestic Product atau Produk Domestik Bruto), adanya inflasi, banyaknya jumlah pengangguran, dan masih banyak lagi.

    Tidak hanya itu, aspek lain yang diluar prediksi juga dapat mempengaruhi, seperti kejadian luar biasa seperti bencana alam seperti tsunami, gempa bumi, banjir dan yang terbaru adalah munculnya virus corona serta gejolak pembahasan terkait politik pun menjadi bagian dari aspek yang fundamental.

    2. Analisis Teknikal

    Jenis analisa kedua yang banyak digunakan para trader adalah analisis teknikal. Jenis analisis ini lebih fokus melakukan pengamatan terhadap pergerakan harga yang tampak pada grafik harga. Karena jenis nalisis ini memiliki prinsip bahwa pergerakan harga selalu berulang dan menjadikan hal ini penting untuk terus diamati.

    Adapun tujuan dari analisis ini adalah untuk mengenali pola pergerakan harga di masa lalu, sebagai dasar untuk memperkirakan harga di masa mendatang. Seolah mampu menentukan prediksi harga yang akan datang berdasarkan pengalaman sebelumnya.

    Tentunya setelah menentukan perkiraan tersebut, harapannya para trader mampu mencari serta menentukan momen kapan melakukan buy dan sell yang tepat. Untuk menndapatkan analisis yang sempurna pada grafik harga, para trader biasanya menambahkan metode pengamatan tertentu, atau bahkan menggunakan aplikasi alat bantu yang disebut indikator teknikal.


    3. Analisis Sentimen Pasar

    Jenis analisa selanjutnya yang jarang terjamah adalah analisa sentiment pasar. Untuk analisa ini ada hubungannya pada consensus pelaku pasar yang sudah mempertimbangkan arah gerak harga memakai berbagai pertimbangan. Adapun berbagai hal yang dimaksudkan termasuk di dalamnya adalah aspek fundamental dan teknikal.

    Sentiment pasar memiliki tiga jenis yang selama ini cukup dikenal dalam melakukan analisis forex. Adapun ketiga jenis tersebut adalah bullish, bearish, dan netral. Berikut penjelsan setiap jenis sentiment pasar tersebut.

    - Bullish merupakan kecenderungan mayoritas pelaku pasar yang memprediksikan pergerakan harga akan meninggi atau naik.
    - Bearish merupakan kecenderungan mayoritas pelaku pasar yang memprediksikan bahwa harga akan menurun.
    - Netral, artinya sesuai dengan istilahnya, pelaku pasar memandang bahwa pergerakan harga diekspektasikan memiliki posisi stabil atau flat (trader cenderung menghindari pasar karena kurangnya katalis atau besarnya unsur ketidakpastian, sehingga menjadikan harga tertahan pada orbit pergerakan harga yang terbatas).

    Bagi para trader mengumpulkan kesepakatan di pasar forex yang tidak terpusat pasti akan menjadi suatu hal yang mustahil. Oleh sebab itu, sentimen pasar biasanya hanya sebatas ditafsirkan dengan menggunakan analisis mendalam tentang situasi fundamental terkini, atau dengan melihat pola harga di chart.

    Sebenarnya terdapat beberapa alat bantu analisis sentimen pasar yang berupa rasio jual beli dari suatu broker tertentu atau data dari CFTC (Commitment of Trader). Namun meski demikian, alat bantu seperti itu tidak dapat menggambarkan kesepakan seluruh pelaku di pasar forex.


    Menentukan Jenis Analisa yang Terbaik

    Setelah Anda membaca penjelasan dari setiap jenis analisa tentu bukan hal yang mudah untuk Anda dalam memilihnya. Karena pada dasarnya setiap analisa memiliki kegunaannya tersendiri yang tidak bisa dipilih kemudian untuk tidak menggunakan lainnya.

    Bagi para trader pemula, penentu analisa terbaik tentu tidak dapat dipilih salah satu dari ketiganya. Karena semuanya tidak ada kesamaan dalam melakukan analilis sehingga dapat saling mengisi satu sama lain.

    Analisis fundamental membentuk sebuah sentimen, sementara teknikal membantu menunjukkan visualisasikan terhadap sentimen tersebut dan mengaplikasikan pada sebuah framework guna menciptakan suatu rencana trading. Maka dari itu, menjadi suatu hal yang mustahil jika menggunakan hanya satu macam analisis dalam trading.

    Berikut beberapa contoh yang dapat menggambarkan jika Anda menggunakan salah satu analisis saja dalam menjalankan trading forex.

    - Jika Anda hanya menggunakan jenis analisis fundamental, maka Anda hanya dapat mengetahui situasi yang mempengaruhi pergerakan harga saja, tanpa benar-benar tahu bagaimana cara memposisikan buy atau sell di level harga yang paling tepat. Selain itu, Anda juga tidak akan dapat mengetahui kapan dan di mana Anda bisa meletakkan target close position agar trading Anda tetap mendapat keuntungan.

    Untuk mengetahui strategi open dan close position merupakan suatu hal yang sangat krusial, karena dari posisi tersebut Anda bisa mendapat profit yang diharapkan. Untuk apa jika Anda mengetahui kemana harga akan bergerak dari sudut pandang fundamental, tetapi Anda tidak mengetahui harag yang tepat untuk melakukan tindakan buy dan sell.


    - Jika Anda hanya menggunakan analisis teknikal saja, maka Anda hanya akan memperhatikan pergerakan GBP/USD di chart tanpa mampu memprediksikan aspek lainnya.

    Misalnya Anda menemukan suatu peluang trading buy yang tepat sesuai sinyal teknikal, maka bisa memasang buy dengan penuh keyakinan bahwa harga bergerak sesuai teknikal proyeksi tersebut.

    Namun ternyata, terdapat pengumuman pemotongan suku Bungan oleh bank sentral Inggris (Bank of England) secara tiba-tiba. Maka otomatis kondisi pasar akan panik dan menjual GBP/USD yang sebelumnya Anda membelinya. Apakah Anda tetap mendapatkan keuntungan atau sebaliknya?

    Jadi, meskipun sinyal teknikal dapat membantu untuk memprediksikan arah pergerakan harga berikutnya. Jenis analisis tersebut tak mampu atasi dampak secara fundamental yang muncul di luar dan bisa bergerak sesuai harga secara efektif.

    Dalam situasi seperti ini, bagi trader yang tidak mengabaikan fundamental akan memilih untuk tidak melakukan pembelian atau bahkan mengambil tindakan dengan memilih untuk tidak membuka pasar sebelum adanya pengumuman dari bank sentral.

    - Sedangkan, jika Anda hanya menggunakan analisis sentimen pasar, maka pandangan Anda tentang arah harga serta posisi buy dan sell potensial akan lebih tidak jelas. Anda hanya akan mengetahui kecenderungan trader yang bersikap bullish, bearish, atau netral.

    Hal itu pun tidak terlalu bisa diAndalkan, karena kesepakatan yang diambil oleh trader forex tidak dapat mewakili seluruh pelaku pasar yang terlibat.

    Dengan berbagai contoh kondisi tersebut, pastinya kemudian Anda bisa melakukan penilaian tersediri atas apa yang terbaik dan tidak. Yang jelas tidak ada jenis analisis forex terbaik di antara fundamental, teknikal, dan sentimen pasar. Ketiganya saling melengkapi.

    Jika diibaratkan bagaikan kursi berkaki tiga yang membutuhkan semua kakinya untuk tetap berdiri, atau seperti sebuah bajaj yang memiliki tiga roda. Hanya akan bisa berjalan dengan ketiga roda tersbeut tanpa terkecuali.

    Namun jika Anda masih bersikeras untuk memilihnya, Anda tidak bisa sembarangan menghilangkan salah satu jenis analisis forex karena jika itu terjadi, Anda harus siap dengan konsekuensi kegagalan yang menyertainya.

    Bagaimana Cara Menggunakan Ketiga Jenis Analisa Tersebut?

    Jika semuanya memiliki porsi masing masing dengan kelebihannya, lalu bagaimana cara agar tepat menggunakan ketiga analisa tersebut? Bagi Anda yang bingung atau dilema bagaimana cara yang benar, Anda harus menetukan salah stau dari ketiganya untuk lebih dinomorsatukan.

    Salah satu cara menggunakan analisa ketiganya yang banyak digunakan para trader professional adalah dengan menitikberatkan pada salah satu jenis analisa tertentu dan tetap menggunakan dua lainnya sebagai pelengkap saja. Jangan lupa pastikan jenis analisa yang Anda pilih adalah yang paling Anda pahami.

    Salah satu contohnya, jika Anda lebih memahami konsep dan teknik dari analisa fundamental, maka sebaiknya Anda menggunakan analisa fundamental sebagai analisa utama. Jika dalam perjalanan Anda membutuhkan untuk melihat dari analisa lain, Anda bisa menggunakan analisa teknikal atau analisa sentiment pasar.
    Click image for larger version

Name:	Harga-Dinamis-Dalam-Forex.jpg
Views:	1
Size:	128.8 KB
ID:	13014227
    Jangan sekalipun Anda memilih jenis analisa pasar yang belum Anda pahami secara betul bagaimana analisa tersebut. Karena hal ini bukan memudahkan Anda dalam melakukan trading, tetapi malah menjadikan Anda kebingungan dan menjadikan kurang fokus dalam melakukan trading. Tentu hal ini akan mempengaruhi profit Anda bukan?
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    jenis analisa kah? gw cuman tau teknikal dari chart dan fundamental dari news, kalo sentimen itu berdasarka penilaian subyektif, makanya gw ngak pernah lihat laporan COT

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X