Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Trading Forex Memakai Pola Candle Smash Bar
    Click image for larger version

Name:	images.jpg
Views:	1
Size:	8.4 KB
ID:	13014167Bagi Anda yang telah lama berkecimpung di dalam dunia trading, pernahkah mendengar pola candle smash bar? Mungkin bagi Anda, para trader masih asing dan tidak familiar dengan nama yang satu ini. Tetapi mungkin pernah dengar bahwa ini adalah suatu pola yang sangat mirip dengan pin bar.

    Pola candle smash bar pertama kali ditemukan pada tahun 1955, candlestick ini semakin menjadi idola. Walaupun di dalam perjalannya terkadang ditemukan pola-pola baru dengan indikasi yang beragam hingga perlunya menjalankan hafalan. Sesuai kenyataannya, hal ini tidak menghilangkan semangat dan niat trader untuk menerapkan candlestick sebagai tool saat menganalisa pasar.

    Melihat dari ulasan yang sudah ada, terdapat satu pola candle terbaru yang sangat sesuai dipakai saat kondisi pasar ranging (sideways) yaitu pola candle Smash Bar. Suatu pola yang mirip dengan pin bar yang bisa memberikan sinyal reversal berakurasi tinggi.Sudah pernahkah Anda mendengarkan pola ini. Jika belum pernah dan ingin tahu lebih lanjut mari simak ulasan berikut ini.

    Apa Itu Pengertian Pola Candle Smash Bar

    Smash bar merupakan salah satu pola candlestick yang hampir sama dengan pin bar. Namun perbedaannya adalah pola ini mengharuskan body candle-nya tepat menyentuh level penting, yaitu seperti level support and resistance atau supply and demand saat harga sedang mengalami sideways. Pola candle smash bar yang terbentuk pada level-level ini menunjukan sinyal reversal berakurasi tinggi.

    Jika diperhatikan secara sekilas saja, pola candle smash bar sangat hampir mirip dan identik dengan pin bar yaitu sama-sama mempunyai body kecil serta sumbu yang panjang. Dari sisi penamaan, kedua pola ini mempunyai hubungan yang terbalik. Bearish smash bar itu sama dengan bullish pin bar. Sedangkan bullish smash bar sama artinya dengan bearish pin bar. Kemudian, apa alasannya bahwa pola ini disebut smash bar, jika pada dasarnya sama saja dengan pin bar?

    Istilah smash pada pola candle smash bar ini adalah karena dari body candle yang terkena smash oleh level penting dalam chart. Pada titik ini, Anda harus benar-benar pintar dalam membedakan antara smash bar dengan pin bar. Apabila yang tersentuh itu di titik support atau demand supply tepatnya ada di sumbu, maka ini bisa disebut sebagai pola pin bar klasik semata.

    Namun jika sudah terkena smash pada body candle, maka dipastikan candle itu masuk dalam smash bar. Selain itu, pola candle smash bar lebih tepat dipakai dalam kondisi pasar ranging alias sideways. Pada umunnya, trader akan menggunakan pending order yang didasarkan pada strategi maupun sistem trading yang dimaksimalkan untuk mencari peluang kesempatan pada pembalikan harga di level-level penting.
    Cara Trading dengan Pola Candle Smash Bar

    Beberapa cara penerapan pola candle smash bar dalam trading tidaklah sulit, tetapi juga tidak terlalu mudah. Ada beberapa hal yang seharusnya Anda perhatikan jika ingin menggunakan pola ini untuk trading, antara lain.
    1. Tentukan Kondisi Sideways yang Bisa Ditradingkan

    Sideways kondisi yang terjadi di market forex bisa saja ditradingkan, jika memiliki batas yang jelas oleh range harga. Keadaan sideways yang stabildan tetap pada umumnya dilambangkan dengan pergerakan harga di antara level support dan resistancesecara beraturan.

    Akan tetapi sebelum Anda mengambil keputusan untuk trading di market sideways, sebaiknya Anda mengubah chart ke time frame yang lebih tinggi. Tujuannya yaitu adalah agar pergerakan harga bisa terbaca secara lebih jelas, sehingga Anda tidak terperangkap dalam keadaan sideways yang tidak dapat ditradingkan.

    Lalu, apakah memang ada kondisi sideways yang seperti itu? Jawabannya, ada. Keadaan sideways yang tidak dapat dibuat trading adalah jika harga bergerak di dalam batas-batas yang tidak beraturan. Keadaan harga seperti ini disebut choppy.

    Pergerakan harga yang sideways maupun choppy tidak teratur disebabkan konsolidasi pasar. Ini juga dipengaruhi oleh para trader yang saling menunggu satu sama lain. Keadaan seperti ini sangatlah tidak layak untuk ditradingkan karena candlestick pada umumnya bergerak tidak menentu. Jadi sulit menetapkan risk reward ratio yang memadai.

    2. Identifikasi Pola Candle Smash Bar

    Sesudah Anda dapat menentukan keadaan sideways yang dapat ditradingkan, selanjutnya perlu menganalisis pola candlestick yang tergambar dalam chart. Pastikan yang sukses ditemui telah memenuhi dua komponen utama yaitu posisi body candle tepat berada di level yang penting serta mempunyai sumbu panjang. Jika pola yang dibentuk belum terpenuhi dua poin di atas, maka candle yang ada di dalamnya hanya sebatas pin bar.

    3. Lakukanlah Entry Setelah Terbentuk Konfirmasi

    Cara mendeteksi yang paling mudah di dalam price action yaitu adalah untuk bisa menanti candle berikutnya ditutup. Misalnya saja anda sudah mendapatkan sinyal sell dari bearish smash bar, maka konfirmasi entry bisa ditunggu hingga candle sesudah smash bar ditutup di level yang lebih rendah.

    Trading dengan candlestick ini tergolong strategi price action. Akan tetapi tidak salah apabila Anda dapat menambah tools lain sebagai konfirmator. Anda tidak perlu sulit, cukup pakailah indikator teknikal dari golongan oscillator seperti RSI atau stochastics. Kedua jenis indikator ini sangat dapat diandalkan dalam market sideways. Hal ini karena Ia bisa memberikan sinyal jenuh jual (oversold) dan jenuh beli (overbought)

    4. Menentukan Take Profit dan Level Stop Loss

    Kiat berikutnya untuk trading di market sideways yaitu adalah strategi exit. Karena pergerakan sideways sangat ditentukan dalam batas support dan resistance, maka level stop loss dan take profit juga dapat diterapkan yang didadarkan pada dua level penting tersebut. Cara lainnya dalam menentukan level stop loss maupun take profit yaitu dengan mengacu pada risk reward ratio yang telah ditetapkan.

    5. Pastikan untuk Selalu Mengontrol Emosi
    Click image for larger version

Name:	index.jpg
Views:	1
Size:	8.9 KB
ID:	13014168
    Hal terakhir yang tak kalah penting, yaitu untuk diamati saat trading di market sideways adalah emosi. Anda pasti sudah benar-benar mengerti bahwa kondisi market sideways bisa memungkinkan harga dapat berubah arah dengan cepat yang dikarenakan adanya aksi tarik-menarik antara pihak seller dan buyer.

    Hal ini bisa membangkitkan emosi Anda untuk menjelek-jelekan chart karena harga tiba-tiba saja dapat berbalik arah melawan posisi entry. Cara yang tepat untuk mengatasi hal ini, sebaiknya Anda merancang Sistem Manajemen Emosi (SME).

    Poin yang utama di dalam SME adalah dengan berusaha meredam emosi-emosi destruktif (destructive emotions) dan juga membuat kuat emosi-emosi yang menguntungkan (beneficial emotions).

    Supaya Anda dapat meraih goal, sebaiknya harus selalu berorientasi kepada sistem trading yang sudah dibuat. Salah satu caranya, yaitu adalah dengan menerapkan orientasi pada sistem trading, bukan pada posisi trading.

    Tidak memikirkan harga saat ini yang sedang menunjukkanke arah peluang yang keliatan bagus.Jika sistem trading tidak dapat memperlihatkan sinyal entry, maka sebaiknya Anda tidak merespon apapun. Selain itu, terapkanlah bahwa suatu sistem trading dan money management yang diterapkan akan menampakan hasilnya di dalam jangka panjang.

    Selain dengan pola candle smash bar, ada juga pola-pola candlestick yang dapat memperlihatkan reversal. Namun perbedaannya adalah pola candlestick reversal ini tersusun dari tiga buah candle, dan berikutnya dapat disebut sebagai triple candle. Berbagai cara yang ada ini bisa membantu Anda dalam bertrading. Untuk dapat memaksimalkan keuntungan dan juga kelancaaran dalam bertransaki.

    Dalam menetapkan tujuan trading forex Apalagi bagi Anda yang masih pemula, cobalah mulai menetapkan tujuan yang tidak terlalu berat. Namun Anda yakin dan sangat siap untuk mencapainya. Untuk apakah menetapkan target tujuan trading yang terlalu berlebihan tetapi jika setiap aktivitas trading Anda, hanya dikuasai oleh emosi.

    Beragam strategi yang dilaksanakan pada sistem trading dijamin membantu Anda secara maksimal selama masa trading berlangsung. Keahlian menerapkan pola dan strategi sangat diperlukan untuk dapat menjadi trader yang berhasil. Nikmatilah setiap proses yang ada selama trading ini, dijamin dapat membantu Anda memperoleh profit yang konsisten. Karena Anda bersama-sama ikut melalui proses menjalankan proses evaluasi, menciptakan setup trading yang sudah diperbaiki, mendapat bermacam-macam cara menganalisa pasar, dan sebagainya.

    Tetaplah fokus pada proses, tidak menjalankan over trading hanya untuk pencapaian target, serta teruslah sabar dalam setiap tahapan trading merupakan langkah ideal bagi trader pemula untuk dapat menuju tujuan trading forex.

  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Nur Hayati View Post
    [ATTACH=CONFIG]306913[/ATTACH]Bagi Anda yang telah lama berkecimpung di dalam dunia trading, pernahkah mendengar pola candle smash bar? Mungkin bagi Anda, para trader masih asing dan tidak familiar dengan nama yang satu ini. Tetapi mungkin pernah dengar bahwa ini adalah suatu pola yang sangat mirip dengan pin bar.

    Pola candle smash bar pertama kali ditemukan pada tahun 1955, candlestick ini semakin menjadi idola. Walaupun di dalam perjalannya terkadang ditemukan pola-pola baru dengan indikasi yang beragam hingga perlunya menjalankan hafalan. Sesuai kenyataannya, hal ini tidak menghilangkan semangat dan niat trader untuk menerapkan candlestick sebagai tool saat menganalisa pasar.

    Melihat dari ulasan yang sudah ada, terdapat satu pola candle terbaru yang sangat sesuai dipakai saat kondisi pasar ranging (sideways) yaitu pola candle Smash Bar. Suatu pola yang mirip dengan pin bar yang bisa memberikan sinyal reversal berakurasi tinggi.Sudah pernahkah Anda mendengarkan pola ini. Jika belum pernah dan ingin tahu lebih lanjut mari simak ulasan berikut ini.

    Apa Itu Pengertian Pola Candle Smash Bar

    Smash bar merupakan salah satu pola candlestick yang hampir sama dengan pin bar. Namun perbedaannya adalah pola ini mengharuskan body candle-nya tepat menyentuh level penting, yaitu seperti level support and resistance atau supply and demand saat harga sedang mengalami sideways. Pola candle smash bar yang terbentuk pada level-level ini menunjukan sinyal reversal berakurasi tinggi.

    Jika diperhatikan secara sekilas saja, pola candle smash bar sangat hampir mirip dan identik dengan pin bar yaitu sama-sama mempunyai body kecil serta sumbu yang panjang. Dari sisi penamaan, kedua pola ini mempunyai hubungan yang terbalik. Bearish smash bar itu sama dengan bullish pin bar. Sedangkan bullish smash bar sama artinya dengan bearish pin bar. Kemudian, apa alasannya bahwa pola ini disebut smash bar, jika pada dasarnya sama saja dengan pin bar?

    Istilah smash pada pola candle smash bar ini adalah karena dari body candle yang terkena smash oleh level penting dalam chart. Pada titik ini, Anda harus benar-benar pintar dalam membedakan antara smash bar dengan pin bar. Apabila yang tersentuh itu di titik support atau demand supply tepatnya ada di sumbu, maka ini bisa disebut sebagai pola pin bar klasik semata.

    Namun jika sudah terkena smash pada body candle, maka dipastikan candle itu masuk dalam smash bar. Selain itu, pola candle smash bar lebih tepat dipakai dalam kondisi pasar ranging alias sideways. Pada umunnya, trader akan menggunakan pending order yang didasarkan pada strategi maupun sistem trading yang dimaksimalkan untuk mencari peluang kesempatan pada pembalikan harga di level-level penting.
    Cara Trading dengan Pola Candle Smash Bar

    Beberapa cara penerapan pola candle smash bar dalam trading tidaklah sulit, tetapi juga tidak terlalu mudah. Ada beberapa hal yang seharusnya Anda perhatikan jika ingin menggunakan pola ini untuk trading, antara lain.
    1. Tentukan Kondisi Sideways yang Bisa Ditradingkan

    Sideways kondisi yang terjadi di market forex bisa saja ditradingkan, jika memiliki batas yang jelas oleh range harga. Keadaan sideways yang stabildan tetap pada umumnya dilambangkan dengan pergerakan harga di antara level support dan resistancesecara beraturan.

    Akan tetapi sebelum Anda mengambil keputusan untuk trading di market sideways, sebaiknya Anda mengubah chart ke time frame yang lebih tinggi. Tujuannya yaitu adalah agar pergerakan harga bisa terbaca secara lebih jelas, sehingga Anda tidak terperangkap dalam keadaan sideways yang tidak dapat ditradingkan.

    Lalu, apakah memang ada kondisi sideways yang seperti itu? Jawabannya, ada. Keadaan sideways yang tidak dapat dibuat trading adalah jika harga bergerak di dalam batas-batas yang tidak beraturan. Keadaan harga seperti ini disebut choppy.

    Pergerakan harga yang sideways maupun choppy tidak teratur disebabkan konsolidasi pasar. Ini juga dipengaruhi oleh para trader yang saling menunggu satu sama lain. Keadaan seperti ini sangatlah tidak layak untuk ditradingkan karena candlestick pada umumnya bergerak tidak menentu. Jadi sulit menetapkan risk reward ratio yang memadai.

    2. Identifikasi Pola Candle Smash Bar

    Sesudah Anda dapat menentukan keadaan sideways yang dapat ditradingkan, selanjutnya perlu menganalisis pola candlestick yang tergambar dalam chart. Pastikan yang sukses ditemui telah memenuhi dua komponen utama yaitu posisi body candle tepat berada di level yang penting serta mempunyai sumbu panjang. Jika pola yang dibentuk belum terpenuhi dua poin di atas, maka candle yang ada di dalamnya hanya sebatas pin bar.

    3. Lakukanlah Entry Setelah Terbentuk Konfirmasi

    Cara mendeteksi yang paling mudah di dalam price action yaitu adalah untuk bisa menanti candle berikutnya ditutup. Misalnya saja anda sudah mendapatkan sinyal sell dari bearish smash bar, maka konfirmasi entry bisa ditunggu hingga candle sesudah smash bar ditutup di level yang lebih rendah.

    Trading dengan candlestick ini tergolong strategi price action. Akan tetapi tidak salah apabila Anda dapat menambah tools lain sebagai konfirmator. Anda tidak perlu sulit, cukup pakailah indikator teknikal dari golongan oscillator seperti RSI atau stochastics. Kedua jenis indikator ini sangat dapat diandalkan dalam market sideways. Hal ini karena Ia bisa memberikan sinyal jenuh jual (oversold) dan jenuh beli (overbought)

    4. Menentukan Take Profit dan Level Stop Loss

    Kiat berikutnya untuk trading di market sideways yaitu adalah strategi exit. Karena pergerakan sideways sangat ditentukan dalam batas support dan resistance, maka level stop loss dan take profit juga dapat diterapkan yang didadarkan pada dua level penting tersebut. Cara lainnya dalam menentukan level stop loss maupun take profit yaitu dengan mengacu pada risk reward ratio yang telah ditetapkan.

    5. Pastikan untuk Selalu Mengontrol Emosi
    [ATTACH=CONFIG]306916[/ATTACH]
    Hal terakhir yang tak kalah penting, yaitu untuk diamati saat trading di market sideways adalah emosi. Anda pasti sudah benar-benar mengerti bahwa kondisi market sideways bisa memungkinkan harga dapat berubah arah dengan cepat yang dikarenakan adanya aksi tarik-menarik antara pihak seller dan buyer.

    Hal ini bisa membangkitkan emosi Anda untuk menjelek-jelekan chart karena harga tiba-tiba saja dapat berbalik arah melawan posisi entry. Cara yang tepat untuk mengatasi hal ini, sebaiknya Anda merancang Sistem Manajemen Emosi (SME).

    Poin yang utama di dalam SME adalah dengan berusaha meredam emosi-emosi destruktif (destructive emotions) dan juga membuat kuat emosi-emosi yang menguntungkan (beneficial emotions).

    Supaya Anda dapat meraih goal, sebaiknya harus selalu berorientasi kepada sistem trading yang sudah dibuat. Salah satu caranya, yaitu adalah dengan menerapkan orientasi pada sistem trading, bukan pada posisi trading.

    Tidak memikirkan harga saat ini yang sedang menunjukkanke arah peluang yang keliatan bagus.Jika sistem trading tidak dapat memperlihatkan sinyal entry, maka sebaiknya Anda tidak merespon apapun. Selain itu, terapkanlah bahwa suatu sistem trading dan money management yang diterapkan akan menampakan hasilnya di dalam jangka panjang.

    Selain dengan pola candle smash bar, ada juga pola-pola candlestick yang dapat memperlihatkan reversal. Namun perbedaannya adalah pola candlestick reversal ini tersusun dari tiga buah candle, dan berikutnya dapat disebut sebagai triple candle. Berbagai cara yang ada ini bisa membantu Anda dalam bertrading. Untuk dapat memaksimalkan keuntungan dan juga kelancaaran dalam bertransaki.

    Dalam menetapkan tujuan trading forex Apalagi bagi Anda yang masih pemula, cobalah mulai menetapkan tujuan yang tidak terlalu berat. Namun Anda yakin dan sangat siap untuk mencapainya. Untuk apakah menetapkan target tujuan trading yang terlalu berlebihan tetapi jika setiap aktivitas trading Anda, hanya dikuasai oleh emosi.

    Beragam strategi yang dilaksanakan pada sistem trading dijamin membantu Anda secara maksimal selama masa trading berlangsung. Keahlian menerapkan pola dan strategi sangat diperlukan untuk dapat menjadi trader yang berhasil. Nikmatilah setiap proses yang ada selama trading ini, dijamin dapat membantu Anda memperoleh profit yang konsisten. Karena Anda bersama-sama ikut melalui proses menjalankan proses evaluasi, menciptakan setup trading yang sudah diperbaiki, mendapat bermacam-macam cara menganalisa pasar, dan sebagainya.

    Tetaplah fokus pada proses, tidak menjalankan over trading hanya untuk pencapaian target, serta teruslah sabar dalam setiap tahapan trading merupakan langkah ideal bagi trader pemula untuk dapat menuju tujuan trading forex.
    agak sedikit faham tentang apa itu smash bar,ternyata berbeda dengan pin bar,karena syarat-syarat yang harus dipenuhi bukan syarat sembarangan,dan harus memenuhi kriteria yang valid.penjelasannya sangat detaile dan menarik,kadang sepintas pembaca akan selalu mencari bentuk nyata dari smash bar berupa gambar dan contoh,ternyata belum dimunculkan,tapi ga papalah yang penting faham dari apa yang diuraikan diatas
    JURNAL

    Comment

    Advanced mode
    • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
    • #3 Collapse

      jadi polanya seperti apa, kok ngak ada chart atau contoh gambarnya? yang dijelaskan diatas jelas langkah2 dasar dalam trading forex, tidak ada penjelasan khusus mengenai teknik tradinnya

      Comment

      Advanced mode

      Online

      Working...
      X