Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Ukuran Penentu Support dan Resistance Forex yang Lebih Untung
    Click image for larger version

Name:	6_indikator_krusial_penentu_support_dan_resistance_forex_untuk_maksimalkan.jpg
Views:	2
Size:	27.1 KB
ID:	13013387
    Bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia forex tentu memiliki tujuan untuk mendapatkan profit semaksimal mungkin. Mencoba berbagai strategi dan berbagai cara untuk mendalami forex ini. Berusaha semaksimal mungkin untuk mencari profit sebanyak banyaknya. Masih ingatkah apa yang dimaksud dengan kata support dan resistance? Apakah Anda paham artinya?


    Suatu istilah support dan resistance sangat populer di dunia forex trading. Ini adalah salah satu teknik pada analisa teknikal yang sangat sering dipakai. Tanpa adanya support dan resistance ini, trader dapat merasakan kesulitan dan bahkan kerugian. Bagi para trader harus terus tetap belajar dan belajar untuk menjadi trader yang handal.


    Lalu support dan resistance, apakah sangat diperlukan? Apakah sangat berpengaruh dalam mendapatkan profit yang maksimal dari trading forex? Berikut ini akan diulas untuk Anda, bagaimana cara menemuksn support dan juga resistance dengan indikator yang sangat mudah.


    Pengertian Support dan Resistance


    Support dan resistance dapat dijelaskan yaitu sebagai dua atribut yang paling banyak dibahas dalam analisis. Support dapat diartikan sebagai level yang memiliki potensi untuk menahan adanya penurunan harga.


    Resistance adalah sebaliknya, yaitu area level yang mempunyai potensi untuk menahan kenaikan harga. Level tersebut dimanfaatkan untuk menentukan apakah harga tersebut akan berbalik arah atau berkelanjutan.


    Support dan resistance sebenarnya memiliki tujuan untuk mengetahui zona yang pas saat mengambil posisi untuk beli atau jual dan juga menetapkan target dari semua pergerakan harga.


    Area support memiliki pengertian bahwa area yang digunakan untuk acuan dalam menemukan posisi beli, dan area resistance berfungsi untuk acuan dalam mencari posisi jual.


    Maka, support and resistance bisa dijadikan satu dan digabungkan ke dalam bentuk candlestick yang dianggap oleh orang banyak dapat menetapkan pergerakan selanjutnya.


    Secara ekonomi, support memiliki arti sebagai titik level saat penawaran mulai berkurang dan permintaan akan bertambah, maka apabila terjadi hal tersbut, berbagai harga-harga akan naik di level tersebut. Jadi pada dasarnya, jika harga pasar berhasil menembus titik level support maka akan diprediksi harga pasar akan menurun hingga level support berikutnya.


    Akan tetapi jika, harga pasar tidak dapat menembus level ini, jadi sudah dapat disimpulkan harga pasar akan berbalik arah.Level support yang sebenarnya telah ditembusnya, bisa saja berubah ke arah level resistance dan juga menekan harga pasar untuk tetap terus naik.


    Support berbeda dengan resistance jika dilihat dalam bidang ekonomi memiliki arti yaitu sebuah level saat penawaran telah melampaui batas yang maksimal dan permintaan itu perlahan sudah mulai berkurang, yang mengakibatkan harga pasar dapat turun pada level tersebut.


    Jika, harga pasar dapat berhasil naik dan mampu menembus ke level resistance, harga pasar akan diprediksi dapat terus naik mencapai level resistance berikutnya. Konsep support dan resistance ini sering Anda jumpai dalam kehidupan sehari-hari.


    Contoh Pertama


    Barang sehari hari telah Anda ketahui biasanya dijual dengan harga Rp 1000. Tetapi keesokan harinya, harga barang tersebut turun hingga Rp 800. Besok lusanya harga kembali naik menjadi Rp 1000. Sehingga Anda dapat mendapat kesimpulan bahwa harga Rp 800 saat itu adalah harga terbaik yang bisa Anda dapatkan.


    Dapat kita ketahui bahwa harga Rp 800 menjadi titik support yang membuat harga untuk tidak turun kembali, sebab secara psikologis harga yang turun ini cukup banyak diminati oleh orang banyak. Sangat jelaskan contoh di atas untuk dipahami bagi Anda sebagai pemula.


    Contoh Kedua


    Jika Anda adalah seorang penjual cabai, harga cabai bisa saja naik di suatu tingkat harga tertentu.Akan tetapi ternyata gagal untuk naik angka Rp 800. Hal ini dapat diakibatkan kekuatan pasar yang tidak cukup yang membuat harga cabai tidak akan menjadi naik. Anda dapat mengambil kesimpulan bahwa harga Rp 800 merupakan harga terbaik untuk Anda dalam menjual stok barang.Harga Rp 800 ini dianggap menjadi titik resistance yang bisa membuat harga untuk naik karena secara psikologis banyak yang berharap menjual di harga itu.


    Resistance disebut orang sebagai langit, sebab tingkat pada harga ini mengakibatkan pasar untuk tidak menggerakan harga naik ke atas. Walaupun sering kita dengar dan temui dalam kehidupan sehari-hari. Support dan resistance sangat perlu dipelajari bagi Anda yang sedang belajar trading forex. Anda juga harus belajar bagaimana membaca chart forex dengan baik. Jika Anda tidak memahaminya maka bisa dipastikan Anda dalam melakukan trading, akan kesulitan.


    Cara Menentukan Support dan Resistance dengan Tepat


    Support dan resistance, tidak hanya harus dipahami secara teori. Tetapi Anda harus menggunakan bantuan indikator teknikal atau metode pemetaan pergerakan harga tertentu. Ada beberapa metode dalam menentukannya, simaklah informasi penjelasan berikut ini.


    1. Top or Bottom (Titik Tertinggi atau Terendah)


    Metode ini cukup sederhana dalam menentukan support resistance, yaitu dengan cara mengamati langsung data historis disaat harga bertahan. Apabila semakin besar time frame yang dipakai, tingkat valid support dan resistance tersebut juga akan tinggi. Dengan metode ini, bisa memudahkan Anda untuk mengamati di saat harga banyak tertahan.


    2. Trendline


    Metode yang berikutnya adalah trendline.Cara ini bisa dimanfaatkan sebagai support dan resistance. Menggambar trendline dengan baik, Anda harus mampu mengenali dulu trennya, caranya yaitu dengan menggabungkan minimal dua titik lembah saat keadaan uptrend dan mencoba menggabungkan minimal dua titik puncak disaat keadaan sedang uptrend.


    3. Fibonacci Retracement


    Fibonacci retracement adalah alat analisa forex yang sampai sekarang banyak diandalkan oleh para trader dan dapat juga berlaku sebagai support dan resistance? Di dalam perangkat trading forex selalu ada fibonacci.Hal ini disebabkan karena dianggap sebagai suatu alat analisa utama dan juga sekedar tambahan untuk trader pemula maupun berpengalaman.Bagi Anda yang sudah sering menggunakan metatrader, tools fibonacci Retracement sudah sering Anda dengar.


    Ada beberapa level level dalam Fibonacci ini, yaitu:


    · Level 0.0%
    · Level 23.6%
    · Level 38.2%
    · Level 50.0%
    · Level 61.8%
    · Level 76.4%
    · Level 100.0%


    Level ini selalu dijadikan untuk menetapkan area support dan resistance. Oleh sebab itu, Anda bisa mengambil beberapa level populer yang dapat digunakan untuk acuan yang menentukan support dan resistance yaitu 38.2%, 50.0% dan 61.8%. Apakah Anda berminat untuk mempelajari metode fibonacci ini?


    4. Round Number


    Metode berikutnya adalah round number. Round number memiliki pengertian yaitu suatu level yang merupakan angka yang bulat dan sangat gampang untuk diingat. Misalnya saja seperti:


    · USD/JPY dengan level psikologis 100,
    · EUR/USD dengan level 1.30000, atau 1.40000
    · AUD/USD pada angka psikologis 1.00000, dsb.


    Dalam trading forex, ada banyak cara untuk menetapkan daerah support dan resistance di dalam chart forex. Studi yang cukup menarik salah satunya yaitu psikologi dalam angka bulat. Semakin bulat angka harga yang tercantum di dalam chart, maka semakin kuat posisi harga tersebut untuk dijadikan support/resistance menurut strategi ini.


    5. Pivot Point


    Pivot point adalah suatu bagian dari analisa teknikal yang berfungsi untuk penghitung dalam menetapkan area support dan resistance.Pivot point bagi para trader biasanya disebut sebagai support dan resistance objektif. Pivot point ini disusun sesuai dengan harga paling tinggi dan terendah serta harga penutupan yang ada di periode sebelumnya.Sehingga dapat diperoleh estimasi level support dan resistance pergerakan harga di masa akan datang.Level ini bisa dihitung dengan menggunakan formula, yaitu sebagai berikut.



    Pivot=(H+L+C):3


    Tetapi dalam penerapannya ada pula yang menambahkan harga high, low, dan close periode sebelumnya.Untuk memakai tambahan open periode saat ini, hitungannya bisa menggunakan rumus berikut.


    Pivot = (O1+H+L+C):4


    Ada pula formula dengan variasi lainnya, yaitu dapat pula dengan cara menambahkan bobot yang dianggap penting, misalnya yaitu menekankan pada penutupan pasar.


    Pivot = (H+L+C+):4


    Sebenarnya, pemakaian pivot point ini cenderung bersamaan dengan pemakaian support dan resistance yang sangat berlapis hingga beberapa kali.


    Pemanfaatan pivot point sama dengan penggunaan support dan resistance pada umumnya. Di saat harga pasar mendekati support, maka akan ada kemungkinan harga akan berbalik kembali ke atas. Tetapi, misalkan saja keadaan harga pasar dapat berusaha menembusnya, maka tekanan bearish berkelanjutan terus hingga menuju ke support berikutnya dan juga sebaliknya.


    6. Moving Average


    Metode berikutnya adalah moving average. Moving average ini sering disebut juga dengan support dan resistance dinamis (dynamic support and resistance). Yang disebabkan oleh bergerak metode ini sesuai dengan pergerakan harga yang ada.


    Moving average memiliki sifat yang selalu mengikuti trend dan tertunda sebab dirancang berdasarkan harga yang telah terjadi. Moving average pada saat uptrend bermanfaat sebagai support. Namun di saat downtrend,moving average dapat bermanfaat sebagai resistance. Oleh sebab itu, para trader banyak yang memanfaatkan metode ini untuk alat bantu menganalisa secara teknikal, disebabkan mempunyai indikator yang paling sederhana dan mudah sekali digunakan.


    Walaupun ada banyak cara dan metode yang tersedia untuk menentukan support dan resistance dalam market.Dengan tidak adanya latihan yang rutin, maka seorang trader tetap akan sulit untuk dapat menempatkan titik support dan resistance dengan baik.


    Pastikan Anda terus melakukan banyak analisa terutama bagi trader pemula. Banyak, latihan dan cobalah untuk menggunakan akun demo yang ada.Hal ini sangat penting supaya kemampuan dan pengalaman dapat terus bertambah. Pemahaman tentang trend akan menjadi modal utama yang harus Anda punyai untuk menjadi trader sukses.


    Bagi trader yang masih terus belajar dalam trading forex, usahakan harga berada dalam posisi uptrend pada saat Anda ingin menentukan posisi. Apabila ingin mengambil posisi beli, dengan mengacu pada area support.


    Lain hal jika sebaliknya, apakah Anda ingin membuka posisi jual pastikanlah harga sedang berada dalam downtrend, dengan acuan harganya adalah resistance. Penempatan stop loss (SL) dan take profit (TP) juga dapat mengandalkan support dan resistance.


    Contoh lain misalnya, untuk posisi beli Anda bisa menempatkan SL di bawah support dan TP di bawah resistance terdekat. Begitupun sebaliknya untuk posisi jual tempatkan SL di atas resistance dan TP di atas support terdekat.


    Ukuran penentu support dan resistance forex yang lebih untung sangat mudah dilakukan dengan berbagai metode dan cara diatas. Jangan lupa untuk terus belajar bagi Anda pemula agar kelak menjadi trader sukses yang berpengalaman. Kesuksesan forex ada ditangan Anda. Jangan ragu untuk terus mencoba dan mendalaminya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    menggunakan trenline yang ditarik dari deretan lembah atau puncak biasanya lebih memberi gambaran tren market yang lebih jelas, apalagi ada fibo retracement, trader bisa memperkirakan kapan tren akan berakhir dan kapan tren baru akan mulai bergerak
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X