Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Gunakan Indikator Terbaik MT5
    Click image for larger version

Name:	5be3060dece841541604877.jpeg
Views:	1
Size:	759.6 KB
ID:	13013144
    Terdapat banyak indikator MT5 yang dapat digunakan dalam trading forex. Pada saat yang sama, terdapat juga banyak trader yang bingung untuk memilih manakah yang di kantor forex yang paling bagus. Di lain pihak, sebagian besar trader juga kebanyakan gagal menggunakan indikator secara baik dan indikator yang beredar di berbagai referensi, sering tidak menghasilkan seperti apa yang dipromosikannya.

    Sering juga, para trader pemula terjebak dengan berbagai penawaran indikator MT5 secara gratis maupun berbayar. Ini seringkali tetap gagal dalam mengambil keputusan yang tepat, saat trading forex memakai indikator yang ditawarkan tersebut. Pada informasi ini, akan membahas mengenai gambaran umum kumpulan indikator MT5 yang terbaik, bisa dipertimbangkan dan digunakan dalam akun MT5 Anda.

    Alasan Menggunakan Indikator MT5

    Indikator MT5 mempunyai banyak keunggulan yang dapat dimanfaatkan baik oleh trader maupun broker. Platform ini cocok bagi semua trader, terlepas apakah merupakan seorang pemula, trader berpengalaman, atau bahkan seorang trader profesional sekalipun. Semuanya bisa menggunakan indikator MT5 ini dalam proses pengambilan keputusan dalam menganalisa suatu pergerakan perdagangan.

    Platform MT5 sendiri tidak hanya mendukung indikator teknikal yang standar, akan tetapi juga bisa mendukung indikator khusus yang dapat dengan mudah dibagikan oleh para penggunanya. Indikator khusus ini ditulis dalam sebuah bahasa pemograman MQL5, yang dapat didownload gratis. Oleh karena itu tidak heran apabila banyak trader mencari cara untuk merubah indikator MT4 ke MT5 dengan alasan tersebut.

    Cara Mendownload dan Menginstal Indikator MT5

    Dalam menginstal indikator scalping MT5, Anda membutuhkan akun MT5 dan mengikuti sejumlah langkah-langkah berikut. Pertama, masuk ke menu download center dan simpan file tersebut ke komputer. Berikutnya, ekstrak file tersebut dan pindahkan ke dalam folder MT6, indikator (berasal dari direktori software MetaTrader 5). Langkah selanjutnya, restart platform MetaTrader dan masuk ke "indicators". Kemudian, pilih template bernama "fisher and stochastik MT5 Forex trading indicator" untuk digunakan dalam grafik.

    Kumpulan Indikator MT5 yang Terbaik Pada Tahun 2020

    Seperti yang sudah disampaikan, bahwa dalam MT5 ini terdapat sejumlah indikator yang bisa memperkuat analisa Anda dalam memperkirakan tren pergerakan suatu harga. Di bawah ini adalah beberapa indikator yang umum digunakan dan dapat membantu tersebut.

    1. Indikator MT5 Fisher dan Stochastic


    Indikator fisher dan stochastic merupakan suatu kombinasi dari indikator scalping MT5 sekaligus menjadi indikator MT5 terbaik. Indikator fisher bisa disebut sebagai indikator khusus dengan sistem hitung dari nol lalu sistem hitungnya dengan histogram. Indikator tersebut dapat memberi sinyal beli atau jual dengan lebih mudah. Histogram warna hijau mengindikasikan bias tren bullish, sementara itu histogram merah berarti menunjukkan bisa trend bearish.

    Indikator fisher sendiri juga cukup bagus. Akan tetapi, lebih baik lagi dengan dikombinasikan indikator forex selainnya. Inilah alasannya kenapa kombinasi indikator MT5 Fisher bekerja lebih baik apabila dikombinasikan dengan MT5 stochastic. Indikator stochastic merupakan salah satu yang paling populer bagi day trader maupun swing trader.

    Kemampuan yang cepat dalam bereaksi atas harga yang ada, itulah keunggulan dari indikator stochastic. Hal tersebut memungkinkan para trader melihat perubahan kecil dan ini yang disukai para scalper dalam mengambil keuntungan. Fitur lainnya juga yang dimiliki indikator stochastic ialah level jenuh jual dan juga jenuh beli. Apabila indikator berada di atas 80, maka itu dianggap sebagai jenuh beli. sebaliknya, apabila indikator dibawah 20. Maka hal itu dianggap sebagai jenuh jual.

    - Cara Trading Memaksimalkan Indikator MT5 Fisher dan Oscillator Stochastic

    Pada prakteknya, cara trading untuk memaksimalkan indikator MT5 fisher dan juga oscillator stochastic ini dapat Anda coba praktekkan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

    Aturan Kapan Harus Buy-Entry, Take Profit dan Stop Loss

    Dengan penggabungan semuanya, Anda dapat mengkombinasikan indikator fisher dan indikator stochastic. Dalam melakukan entri baik, ada dua aturan yang yang harus dipenuhi. Pertama, histogram indikator fisher haruslah hijau, yang memberikan indikasi bias pasar cenderung sedang bullish. Kedua, indikator stochastic juga harus memotong ke garis angka 20, pada area jenuh jual.

    Stop loss harus Anda tempatkan beberapa tips di bawah swing low yang terbaru. Seringkali, disebabkan respon indikator stochastic ini, swing low juga bisa memberikan sinyal untuk entri. Tetapi, apabila karena alasan tertentu, trend berbalik dan bisa menyebabkan indikator fisher memberikan gambaran histogram bearish, maka transaksi harus ditutup secara manual terlepas dari mengalami untung atau rugi.

    Karena ini merupakan strategi yang memakai indikator scalping MT5 (strategi scalping) maka kita menentukan take profit dengan cara yang lebih konservatif. Maka, digunakan rasio risk reward di angka 1:2. Hal tersebut akan meningkatkan kemungkinan take profit akan lebih sering bisa dicapai dan masih bisa memberikan keuntungan sekitar dua kali lipat dari kemungkinan resikonya.

    Aturan Untuk Sell-Entry, Take Profit dan Stop Loss

    Dalam melakukan entri sell ada dua aturan juga yang harus dipenuhi. Pertama, histogram indikator fisher haruslah berwarna merah, yang berarti mengindikasikan pasar sedang yang mengalami bearish. Kedua, indikator stochastic haruslah memotong ke bawah diangkat dari 80, dari wilayah jenuh beli. Stop loss harus diletakkan hanya beberapa pip lihat tas dari swing high yang terbaru.

    Apabila bias pasar berubah dan membuat indikator Fisher memberikan histogram bullish, maka transaksi tersebut harus ditutup secara manual. Untuk menentukan take profit, bisa digunakan dengan teknik rasio risk reward di angka 1:2. Dengan cara ini, Anda bisa memaksimalkan keuntungan dan meminimalisasi kerugian.

    1. Indikator MT5 Bollinger Stochastic


    Ini merupakan indikator bollinger bands yang diterapkan indikator stochastic oscillator. Dengan penggabungan indikator bollinger bands yang merupakan suatu indikator volatilitas, bersamaan dengan indikator stochastic yang dikenal sebagai indikator momentum, Anda dapat menemukan suatu titik di mana pasar kehilangan momentum dan siap berbalik arah.

    Bollinger band bisa membantu Anda menentukan titik entry dan untuk take profit. Sementara itu, indikator stochastic oscillator dapat dipakai dalam menilai kondisi pasar. Agar memudahkan penggunaannya, indikator ini sudah disertai alert juga fitur-fitur lainnya yang telah dikenal ada pada indikator bb stop standar, juga tambahan untuk penggunaan stochastic.

    - Cara Mengaplikasikan Indikator MT5 Bollinger Bands Stochastic

    Pertama-tama, Anda harus melakukan pengaturan berikut ini. Periode= 20 day exponential moving average. Deviation= 2 standar deviation. Untuk pengaturan stochasticnya adalah %K=5 %D= 3 dan MA period 14. Selanjutnya, dengan indikator tersebut Anda bisa melakukan analisa terhadap pergerakan trend harga dengan melihat sinyal-sinyalnya.

    Sinyal Buy

    Dalam mengamati sinyal buy, tunggulah harga bergerak ke arah bawah lower band dan indikator stochastic berada di bawah angka 20, yang berarti sedang terjadi kondisi jenuh jual. Apabila kedua kondisi itu sudah terpenuhi, maka tunggu candlestick 5 menit pertama ditutup di posisi atas lower band serta entry buy berada di harga penutupan sebelumnya dengan nilai stop loss di kisaran 5 pip, di bawah kenal breakout dan ambil take profit di sekitaran middle bollinger bands.

    Sinyal Sell

    Tunggulah harga bergerak di atas Apa perbedaan serta indikator stochastic berada di atas 80, yang berarti menandakan kondisi jenuh beli. Apabila kedua kondisi itu sudah terpenuhi, maka tunggu candlestick 5 menit pertama ditutup di bawah upper band, serta entry sel di harga penutupan sebelumnya. Dengan nilai stoploss sekitaran 5 pip lihat tas Chanel breakout dan mengambil take profit di sekitaran middle bollinger bands.

    1. Fibonacci Bar MT5 Indikator


    Fibonacci retracement sudah berulang kali terbukti menjadi alat yang sangat bagus untuk trading forex. Disamping itu, support dan resistance pivot point juga jadi alat yang cukup hebat dalam trading. Bahkan, banyak dari trader institusional dan profesional memakainya karena objektivitas dan juga fakta bahwa perhitungannya berdasarkan rumus matematika. Indikator ini akan memperlihatkan level fibonacci yang didasarkan dari bar terakhir. Ketika baru muncul, levelnya akan kembali digambarkan ulang.

    - Cara Trading Memakai Indikator MT5 Fibonacci Bar

    Posisi Entry

    Cara entri saat menggunakan indikator ini memang cukup sederhana. Anda dapat membuka posisi buy saat harganya terkoreksi, dan terpantul dari level support intraday. Disamping itu, Anda juga bisa membuka posisi sel saat harganya terkoreksi dan terjadi pantulan dari level resistance intraday.

    Apabila Anda tidak melihat adanya pergerakan itu di sekitaran support maupun resistance, maka dapat mengabaikan pasangan mata uang itu dan mengalihkan perhatian ke mata uang yang lain. Ya, indikator ini dapat bekerja sebaliknya, akan tetapi tujuan utama garis-garis tersebut. Jadi sebaiknya, Anda menggunakan cara yang memang sudah seharusnya dipakai.

    Posisi Exit

    Anda dapat menambahkan stop loss di bawah candle sinyal. Mengapa demikian? Karena harga sudah memantul dari level support intraday, sehingga dapat dianggap bahwa harga kecenderungannya tidak akan ada di bawah level itu. Selain itu, karena bagian bawah candle sinyal terletak di bawah dari level tersebut.

    Ini merupakan tipe stoploss yang cukup agresif, karena mempunyai jarak yang kecil. Akan tetapi keuntungannya yaitu rasio risk:reward cenderung akan lebih tinggi. Dengan begitu, Anda dapat entry atau masuk dengan jumlah volume lebih tinggi dan nantinya akan menghasilkan keuntungan yang lebih banyak.

    1. Cronex Impulse MACD MT5 Indicator


    MT5 Cronex Impulse MACD MT5 juga merupakan salah satu indikator yang banyak dipakai oleh para trader. Ini merupakan indikator yang asalnya dari beberapa moving average. Apa yang dilakukan indikator ini yaitu mengukur crossover diantara dua moving average serta mengukur jaraknya. Semakin besar jaraknya, maka trennya akan semakin kuat.

    MACD mempunyai keunggulan untuk melihat trend jangka menengah sampai jangka panjang. Alasannya karena MACD cenderung memberikan respon lebih sedikit banget daripada indikator oscillator lain dan disaat yang sama, juga punya oscilator yang lebih. Hal ini bisa menghaluskan noise dari pergerakan harga yang terjadi.

    Cara Trading Memakai Indikator MT5 Cronex Impulse MACD

    Strategi ini berdasarkan pada sinyal dan juga fiter pada indikator MACD plus beberapa indikator teknikal lainnya yang khusus dengan tingkat probabilitas tinggi. Indikator teknikal pertama yaitu Volty Channel Stop. Indikator ini menggambarkan jarak garis di atas ataukah di bawah sebuah harga.

    Jenis indikator ini dapat dipakai untuk berbagai tujuan. Mulai dari menempatkan stop loss, trailing stop, sinyal entry atau filter bias arah trend. Dalam strategi ini, digunakan sebagai indikasi atau sinyal entry. Garis Volty biru yang terletak di bawah harga memberikan indikasi kemungkinan awal trend akar bullish. Sementara garis merah diatas harga bisa jadi awal tren bearish. Anda akan melakukan perdagangan hanya saat garis Volty baru muncul.

    Dalam aturan untuk buy, kondisikan sebagai berikut. Histogram MACD serta garis sinyal harus ada di atas 0. Kemudian histogram MACD harus terletak di atas garis sinyal. Wilders DMI juga harus membentuk sinyal bar warna hijau. Garis Volty biru juga harus ada di bawah harga dan entry buy di harga penutupan candle disaat aturan sebelumnya sudah terpenuhi.

    Untuk aturan stoploss, Anda bisa menempatkan stoploss di bawah candle entry. Sedangkan untuk aturan take profit, Anda bisa menempatkan take profit dan jaraknya 2X dari resiko stoploss. Dengan menaati aturan ini, kemungkinan Anda meraih profit bisa lebih mudah didapatkan.

    1. Volume Weighted MA MT5 Indicator


    Strategi trading dengan basis pola candlestick merupakan salah satu yang paling populer digunakan. Para pemula khususnya, banyak yang tertarik dengan strategi trading ini. Moving average merupakan salah satu tools terbaik yang dapat digunakan ketika mencoba identifikasi area kemanakah harga cenderung terkoreksi.

    Dalam konteks ini Anda dapat memakai satu atau beberapa dan memakai area yang berada antara moving average itu sebagai area kemungkinan harganya akan terkoreksi. Ini disebabkan walaupun pada pasar sedang mengalami tren yang kuat, harganya masyarakat kembali kepada rata-rata atau moving average. Inilah yang dinamakan dengan koreksi.

    Gagasan tentang indikator MT5 ini memberikan ber khusus dengan volume yang besar di atas dari rata-rata. Volume selama periode tertentu ini akan dijumlahkan, kemudian volume setiap bar dibagi dengan jumlah itu. Ini merupakan bobot dari masing-masing bar.

    - Cara Mengaplikasikan Trading Memakai Indikator MT5 Volume Weighted MA

    Cara menggunakannya, pada aturan buy melakukan pengaturan berikut. Dua Volume_Weighted_MA wajib berada di atas 200 EMA. Kemudian, 20-period Volume_Weighted_MA harus berada di atas the 50-period Volume_Weighted_MA. Harganya juga wajib naik ke atas dan membentuk kutub. 20-period Volume_Weighted MA juga harus miring ke arah atas. Berikutnya adalah membentuk Bullish flag. Tunggulah sampai candle menembus flag ataupun pennant. Entry buy harga pada penutupan candle breakout. Untuk take profit letakkan dengan jarak 2 kali dari resiko terjadi stop loss.

    Untuk aturan sell, Dua Volume_Weighted_MAs harus berada di bawah 200 EMA. Kemudian, 20-period Volume_Weighted_MA harus terletak di bawah the 50-period Volume_Weighted_MA. Berikutnya, harga wajib turun ke bawah dan membentuk tiang. Kemudian, 20-period Volume_Weighted_MA wajib miring ke arah bawah. Kemudian juga membentuk bearish flag. Tunggulah candle menembus flag atau pennant dan entry sell pada harga penutupan candle breakout. Untuk take profit, tempatkanlah dengan jarak 2 kali dari resiko stop loss.

    Sikap yang Harus Dimiliki Sebelum Menerapkan Strategi
    Click image for larger version

Name:	Tempat-Download-Indikator-Forex-Terbaik-Gratis-Saat-Ini.jpg
Views:	1
Size:	125.8 KB
ID:	13013145
    Strategi di atas memang banyak digunakan oleh para trader, dan terbukti cukup ampuh dalam menghasilkan profit. Analisa di atas, merupakan hal yang bersifat teknis. Bagi trader, Anda juga harus memiliki sikap yang mendukung prediksi Anda dapat berjalan dengan tepat, seperti berikut ini.

    Tidak Serakah

    Faktor keserakahan bisa membuat seorang trader yang awalnya menang, menjadi loss dalam jumlah banyak. Saat target harian sudah tercapai, maka hentikan trading di hari tersebut dan lanjutkan esok harinya. Ada trader yang kurang puas dengan hasil yang didapat meskipun sebenarnya sudah cukup besar bahkan di atas nilai target. Akhirnya, dia trading dalam jumlah banyak dan ketika loss juga rugi besar.

    Bersabar dalam Membaca Pergerakan

    Sikap kedua yang harus dimiliki seorang trader yaitu kesabaran dalam membaca pergerakan grafik. Pergerakannya sendiri seringkali tidak bisa diprediksi secara pasti, dan kadang Anda harus melihatnya beberapa kali. Kecuali jika Anda memang sudah memiliki dan memahami tools yang bisa membantu membaca pergerakan tanpa harus memandanginya lama-lama.

    Harus Siap Untung dan Rugi

    Seorang trader juga harus punya sikap siap untung maupun rugi. Di saat mendapatkan keuntungan, pada saat itu pula harus punya pemikiran kuat dan siap menerima loss. Oleh karena itu, cukup penting menentukan target profit harian dan toleransi loss yang didapatkan. Jika kerugian masih lebih kecil daripada keuntungan kamu maka itu masih baik dan cobalah untuk pindah kepada pasangan mata uang lain ataupun strategi lain.

    Dalam trading Anda bisa menggunakan indikator MLQ5 terbaik seperti diatas. Dengan mempraktekannya secara detail dan berhati-hati, prediksi bisa cenderung lebih tepat dan menghasilkan profit. Selain itu, bagi seorang trader juga harus punya beberapa sikap dalam mendukung analisa teknik yang dilakukan.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by ninik nikmah View Post
    [ATTACH]301763[/ATTACH]
    Terdapat banyak indikator MT5 yang dapat digunakan dalam trading forex. Pada saat yang sama, terdapat juga banyak trader yang bingung untuk memilih manakah yang di kantor forex yang paling bagus. Di lain pihak, sebagian besar trader juga kebanyakan gagal menggunakan indikator secara baik dan indikator yang beredar di berbagai referensi, sering tidak menghasilkan seperti apa yang dipromosikannya.

    Sering juga, para trader pemula terjebak dengan berbagai penawaran indikator MT5 secara gratis maupun berbayar. Ini seringkali tetap gagal dalam mengambil keputusan yang tepat, saat trading forex memakai indikator yang ditawarkan tersebut. Pada informasi ini, akan membahas mengenai gambaran umum kumpulan indikator MT5 yang terbaik, bisa dipertimbangkan dan digunakan dalam akun MT5 Anda.

    Alasan Menggunakan Indikator MT5

    Indikator MT5 mempunyai banyak keunggulan yang dapat dimanfaatkan baik oleh trader maupun broker. Platform ini cocok bagi semua trader, terlepas apakah merupakan seorang pemula, trader berpengalaman, atau bahkan seorang trader profesional sekalipun. Semuanya bisa menggunakan indikator MT5 ini dalam proses pengambilan keputusan dalam menganalisa suatu pergerakan perdagangan.

    Platform MT5 sendiri tidak hanya mendukung indikator teknikal yang standar, akan tetapi juga bisa mendukung indikator khusus yang dapat dengan mudah dibagikan oleh para penggunanya. Indikator khusus ini ditulis dalam sebuah bahasa pemograman MQL5, yang dapat didownload gratis. Oleh karena itu tidak heran apabila banyak trader mencari cara untuk merubah indikator MT4 ke MT5 dengan alasan tersebut.

    Cara Mendownload dan Menginstal Indikator MT5

    Dalam menginstal indikator scalping MT5, Anda membutuhkan akun MT5 dan mengikuti sejumlah langkah-langkah berikut. Pertama, masuk ke menu download center dan simpan file tersebut ke komputer. Berikutnya, ekstrak file tersebut dan pindahkan ke dalam folder MT6, indikator (berasal dari direktori software MetaTrader 5). Langkah selanjutnya, restart platform MetaTrader dan masuk ke "indicators". Kemudian, pilih template bernama "fisher and stochastik MT5 Forex trading indicator" untuk digunakan dalam grafik.

    Kumpulan Indikator MT5 yang Terbaik Pada Tahun 2020

    Seperti yang sudah disampaikan, bahwa dalam MT5 ini terdapat sejumlah indikator yang bisa memperkuat analisa Anda dalam memperkirakan tren pergerakan suatu harga. Di bawah ini adalah beberapa indikator yang umum digunakan dan dapat membantu tersebut.

    1. Indikator MT5 Fisher dan Stochastic


    Indikator fisher dan stochastic merupakan suatu kombinasi dari indikator scalping MT5 sekaligus menjadi indikator MT5 terbaik. Indikator fisher bisa disebut sebagai indikator khusus dengan sistem hitung dari nol lalu sistem hitungnya dengan histogram. Indikator tersebut dapat memberi sinyal beli atau jual dengan lebih mudah. Histogram warna hijau mengindikasikan bias tren bullish, sementara itu histogram merah berarti menunjukkan bisa trend bearish.

    Indikator fisher sendiri juga cukup bagus. Akan tetapi, lebih baik lagi dengan dikombinasikan indikator forex selainnya. Inilah alasannya kenapa kombinasi indikator MT5 Fisher bekerja lebih baik apabila dikombinasikan dengan MT5 stochastic. Indikator stochastic merupakan salah satu yang paling populer bagi day trader maupun swing trader.

    Kemampuan yang cepat dalam bereaksi atas harga yang ada, itulah keunggulan dari indikator stochastic. Hal tersebut memungkinkan para trader melihat perubahan kecil dan ini yang disukai para scalper dalam mengambil keuntungan. Fitur lainnya juga yang dimiliki indikator stochastic ialah level jenuh jual dan juga jenuh beli. Apabila indikator berada di atas 80, maka itu dianggap sebagai jenuh beli. sebaliknya, apabila indikator dibawah 20. Maka hal itu dianggap sebagai jenuh jual.

    - Cara Trading Memaksimalkan Indikator MT5 Fisher dan Oscillator Stochastic

    Pada prakteknya, cara trading untuk memaksimalkan indikator MT5 fisher dan juga oscillator stochastic ini dapat Anda coba praktekkan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

    Aturan Kapan Harus Buy-Entry, Take Profit dan Stop Loss

    Dengan penggabungan semuanya, Anda dapat mengkombinasikan indikator fisher dan indikator stochastic. Dalam melakukan entri baik, ada dua aturan yang yang harus dipenuhi. Pertama, histogram indikator fisher haruslah hijau, yang memberikan indikasi bias pasar cenderung sedang bullish. Kedua, indikator stochastic juga harus memotong ke garis angka 20, pada area jenuh jual.

    Stop loss harus Anda tempatkan beberapa tips di bawah swing low yang terbaru. Seringkali, disebabkan respon indikator stochastic ini, swing low juga bisa memberikan sinyal untuk entri. Tetapi, apabila karena alasan tertentu, trend berbalik dan bisa menyebabkan indikator fisher memberikan gambaran histogram bearish, maka transaksi harus ditutup secara manual terlepas dari mengalami untung atau rugi.

    Karena ini merupakan strategi yang memakai indikator scalping MT5 (strategi scalping) maka kita menentukan take profit dengan cara yang lebih konservatif. Maka, digunakan rasio risk reward di angka 1:2. Hal tersebut akan meningkatkan kemungkinan take profit akan lebih sering bisa dicapai dan masih bisa memberikan keuntungan sekitar dua kali lipat dari kemungkinan resikonya.

    Aturan Untuk Sell-Entry, Take Profit dan Stop Loss

    Dalam melakukan entri sell ada dua aturan juga yang harus dipenuhi. Pertama, histogram indikator fisher haruslah berwarna merah, yang berarti mengindikasikan pasar sedang yang mengalami bearish. Kedua, indikator stochastic haruslah memotong ke bawah diangkat dari 80, dari wilayah jenuh beli. Stop loss harus diletakkan hanya beberapa pip lihat tas dari swing high yang terbaru.

    Apabila bias pasar berubah dan membuat indikator Fisher memberikan histogram bullish, maka transaksi tersebut harus ditutup secara manual. Untuk menentukan take profit, bisa digunakan dengan teknik rasio risk reward di angka 1:2. Dengan cara ini, Anda bisa memaksimalkan keuntungan dan meminimalisasi kerugian.

    1. Indikator MT5 Bollinger Stochastic


    Ini merupakan indikator bollinger bands yang diterapkan indikator stochastic oscillator. Dengan penggabungan indikator bollinger bands yang merupakan suatu indikator volatilitas, bersamaan dengan indikator stochastic yang dikenal sebagai indikator momentum, Anda dapat menemukan suatu titik di mana pasar kehilangan momentum dan siap berbalik arah.

    Bollinger band bisa membantu Anda menentukan titik entry dan untuk take profit. Sementara itu, indikator stochastic oscillator dapat dipakai dalam menilai kondisi pasar. Agar memudahkan penggunaannya, indikator ini sudah disertai alert juga fitur-fitur lainnya yang telah dikenal ada pada indikator bb stop standar, juga tambahan untuk penggunaan stochastic.

    - Cara Mengaplikasikan Indikator MT5 Bollinger Bands Stochastic

    Pertama-tama, Anda harus melakukan pengaturan berikut ini. Periode= 20 day exponential moving average. Deviation= 2 standar deviation. Untuk pengaturan stochasticnya adalah %K=5 %D= 3 dan MA period 14. Selanjutnya, dengan indikator tersebut Anda bisa melakukan analisa terhadap pergerakan trend harga dengan melihat sinyal-sinyalnya.

    Sinyal Buy

    Dalam mengamati sinyal buy, tunggulah harga bergerak ke arah bawah lower band dan indikator stochastic berada di bawah angka 20, yang berarti sedang terjadi kondisi jenuh jual. Apabila kedua kondisi itu sudah terpenuhi, maka tunggu candlestick 5 menit pertama ditutup di posisi atas lower band serta entry buy berada di harga penutupan sebelumnya dengan nilai stop loss di kisaran 5 pip, di bawah kenal breakout dan ambil take profit di sekitaran middle bollinger bands.

    Sinyal Sell

    Tunggulah harga bergerak di atas Apa perbedaan serta indikator stochastic berada di atas 80, yang berarti menandakan kondisi jenuh beli. Apabila kedua kondisi itu sudah terpenuhi, maka tunggu candlestick 5 menit pertama ditutup di bawah upper band, serta entry sel di harga penutupan sebelumnya. Dengan nilai stoploss sekitaran 5 pip lihat tas Chanel breakout dan mengambil take profit di sekitaran middle bollinger bands.

    1. Fibonacci Bar MT5 Indikator


    Fibonacci retracement sudah berulang kali terbukti menjadi alat yang sangat bagus untuk trading forex. Disamping itu, support dan resistance pivot point juga jadi alat yang cukup hebat dalam trading. Bahkan, banyak dari trader institusional dan profesional memakainya karena objektivitas dan juga fakta bahwa perhitungannya berdasarkan rumus matematika. Indikator ini akan memperlihatkan level fibonacci yang didasarkan dari bar terakhir. Ketika baru muncul, levelnya akan kembali digambarkan ulang.

    - Cara Trading Memakai Indikator MT5 Fibonacci Bar

    Posisi Entry

    Cara entri saat menggunakan indikator ini memang cukup sederhana. Anda dapat membuka posisi buy saat harganya terkoreksi, dan terpantul dari level support intraday. Disamping itu, Anda juga bisa membuka posisi sel saat harganya terkoreksi dan terjadi pantulan dari level resistance intraday.

    Apabila Anda tidak melihat adanya pergerakan itu di sekitaran support maupun resistance, maka dapat mengabaikan pasangan mata uang itu dan mengalihkan perhatian ke mata uang yang lain. Ya, indikator ini dapat bekerja sebaliknya, akan tetapi tujuan utama garis-garis tersebut. Jadi sebaiknya, Anda menggunakan cara yang memang sudah seharusnya dipakai.

    Posisi Exit

    Anda dapat menambahkan stop loss di bawah candle sinyal. Mengapa demikian? Karena harga sudah memantul dari level support intraday, sehingga dapat dianggap bahwa harga kecenderungannya tidak akan ada di bawah level itu. Selain itu, karena bagian bawah candle sinyal terletak di bawah dari level tersebut.

    Ini merupakan tipe stoploss yang cukup agresif, karena mempunyai jarak yang kecil. Akan tetapi keuntungannya yaitu rasio risk:reward cenderung akan lebih tinggi. Dengan begitu, Anda dapat entry atau masuk dengan jumlah volume lebih tinggi dan nantinya akan menghasilkan keuntungan yang lebih banyak.

    1. Cronex Impulse MACD MT5 Indicator


    MT5 Cronex Impulse MACD MT5 juga merupakan salah satu indikator yang banyak dipakai oleh para trader. Ini merupakan indikator yang asalnya dari beberapa moving average. Apa yang dilakukan indikator ini yaitu mengukur crossover diantara dua moving average serta mengukur jaraknya. Semakin besar jaraknya, maka trennya akan semakin kuat.

    MACD mempunyai keunggulan untuk melihat trend jangka menengah sampai jangka panjang. Alasannya karena MACD cenderung memberikan respon lebih sedikit banget daripada indikator oscillator lain dan disaat yang sama, juga punya oscilator yang lebih. Hal ini bisa menghaluskan noise dari pergerakan harga yang terjadi.

    Cara Trading Memakai Indikator MT5 Cronex Impulse MACD

    Strategi ini berdasarkan pada sinyal dan juga fiter pada indikator MACD plus beberapa indikator teknikal lainnya yang khusus dengan tingkat probabilitas tinggi. Indikator teknikal pertama yaitu Volty Channel Stop. Indikator ini menggambarkan jarak garis di atas ataukah di bawah sebuah harga.

    Jenis indikator ini dapat dipakai untuk berbagai tujuan. Mulai dari menempatkan stop loss, trailing stop, sinyal entry atau filter bias arah trend. Dalam strategi ini, digunakan sebagai indikasi atau sinyal entry. Garis Volty biru yang terletak di bawah harga memberikan indikasi kemungkinan awal trend akar bullish. Sementara garis merah diatas harga bisa jadi awal tren bearish. Anda akan melakukan perdagangan hanya saat garis Volty baru muncul.

    Dalam aturan untuk buy, kondisikan sebagai berikut. Histogram MACD serta garis sinyal harus ada di atas 0. Kemudian histogram MACD harus terletak di atas garis sinyal. Wilders DMI juga harus membentuk sinyal bar warna hijau. Garis Volty biru juga harus ada di bawah harga dan entry buy di harga penutupan candle disaat aturan sebelumnya sudah terpenuhi.

    Untuk aturan stoploss, Anda bisa menempatkan stoploss di bawah candle entry. Sedangkan untuk aturan take profit, Anda bisa menempatkan take profit dan jaraknya 2X dari resiko stoploss. Dengan menaati aturan ini, kemungkinan Anda meraih profit bisa lebih mudah didapatkan.

    1. Volume Weighted MA MT5 Indicator


    Strategi trading dengan basis pola candlestick merupakan salah satu yang paling populer digunakan. Para pemula khususnya, banyak yang tertarik dengan strategi trading ini. Moving average merupakan salah satu tools terbaik yang dapat digunakan ketika mencoba identifikasi area kemanakah harga cenderung terkoreksi.

    Dalam konteks ini Anda dapat memakai satu atau beberapa dan memakai area yang berada antara moving average itu sebagai area kemungkinan harganya akan terkoreksi. Ini disebabkan walaupun pada pasar sedang mengalami tren yang kuat, harganya masyarakat kembali kepada rata-rata atau moving average. Inilah yang dinamakan dengan koreksi.

    Gagasan tentang indikator MT5 ini memberikan ber khusus dengan volume yang besar di atas dari rata-rata. Volume selama periode tertentu ini akan dijumlahkan, kemudian volume setiap bar dibagi dengan jumlah itu. Ini merupakan bobot dari masing-masing bar.

    - Cara Mengaplikasikan Trading Memakai Indikator MT5 Volume Weighted MA

    Cara menggunakannya, pada aturan buy melakukan pengaturan berikut. Dua Volume_Weighted_MA wajib berada di atas 200 EMA. Kemudian, 20-period Volume_Weighted_MA harus berada di atas the 50-period Volume_Weighted_MA. Harganya juga wajib naik ke atas dan membentuk kutub. 20-period Volume_Weighted MA juga harus miring ke arah atas. Berikutnya adalah membentuk Bullish flag. Tunggulah sampai candle menembus flag ataupun pennant. Entry buy harga pada penutupan candle breakout. Untuk take profit letakkan dengan jarak 2 kali dari resiko terjadi stop loss.

    Untuk aturan sell, Dua Volume_Weighted_MAs harus berada di bawah 200 EMA. Kemudian, 20-period Volume_Weighted_MA harus terletak di bawah the 50-period Volume_Weighted_MA. Berikutnya, harga wajib turun ke bawah dan membentuk tiang. Kemudian, 20-period Volume_Weighted_MA wajib miring ke arah bawah. Kemudian juga membentuk bearish flag. Tunggulah candle menembus flag atau pennant dan entry sell pada harga penutupan candle breakout. Untuk take profit, tempatkanlah dengan jarak 2 kali dari resiko stop loss.

    Sikap yang Harus Dimiliki Sebelum Menerapkan Strategi
    [ATTACH]301764[/ATTACH]
    Strategi di atas memang banyak digunakan oleh para trader, dan terbukti cukup ampuh dalam menghasilkan profit. Analisa di atas, merupakan hal yang bersifat teknis. Bagi trader, Anda juga harus memiliki sikap yang mendukung prediksi Anda dapat berjalan dengan tepat, seperti berikut ini.

    Tidak Serakah

    Faktor keserakahan bisa membuat seorang trader yang awalnya menang, menjadi loss dalam jumlah banyak. Saat target harian sudah tercapai, maka hentikan trading di hari tersebut dan lanjutkan esok harinya. Ada trader yang kurang puas dengan hasil yang didapat meskipun sebenarnya sudah cukup besar bahkan di atas nilai target. Akhirnya, dia trading dalam jumlah banyak dan ketika loss juga rugi besar.

    Bersabar dalam Membaca Pergerakan

    Sikap kedua yang harus dimiliki seorang trader yaitu kesabaran dalam membaca pergerakan grafik. Pergerakannya sendiri seringkali tidak bisa diprediksi secara pasti, dan kadang Anda harus melihatnya beberapa kali. Kecuali jika Anda memang sudah memiliki dan memahami tools yang bisa membantu membaca pergerakan tanpa harus memandanginya lama-lama.

    Harus Siap Untung dan Rugi

    Seorang trader juga harus punya sikap siap untung maupun rugi. Di saat mendapatkan keuntungan, pada saat itu pula harus punya pemikiran kuat dan siap menerima loss. Oleh karena itu, cukup penting menentukan target profit harian dan toleransi loss yang didapatkan. Jika kerugian masih lebih kecil daripada keuntungan kamu maka itu masih baik dan cobalah untuk pindah kepada pasangan mata uang lain ataupun strategi lain.

    Dalam trading Anda bisa menggunakan indikator MLQ5 terbaik seperti diatas. Dengan mempraktekannya secara detail dan berhati-hati, prediksi bisa cenderung lebih tepat dan menghasilkan profit. Selain itu, bagi seorang trader juga harus punya beberapa sikap dalam mendukung analisa teknik yang dilakukan.
    Selamat siang pembahasan mengenai indikator apakah yang menjadi favorit yg terbaik semua indikator itu bagus dan mantap tetapi saya pribadi lebih menyukai bolinjerben indikator yang simple dan mudah di pahami menurut saya pribadi cara menentukan posisi buy atau sell contoh jika cendle terlalu keluar melebihi bolinger keatas kita bisa open sell dan jika cendle kebawah dan keluar melebihi bolinger ya kita buy sederhana kan dan tentunya arah tren line harus di perjuangkan hati kan ya sekian sahaja dari saya trimakasih salam profito

    Comment

    Advanced mode
    • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
    • #3 Collapse

      wah gak tau ya indikator yang disebutkan di atas apa memang benar2 bisa diandalkan, menurut gw sih indikator stadar yang bisa diandalkan sekarang, moving averaget, bollinger band, macd, ditambah trendline dan garis fibo, itu aja deh, kalo indikator baru mungkin aja ngak seakurat indikator yang udah disebutkan di atas

      Comment

      Advanced mode

      Online

      Working...
      X