Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Pahami Konsep Mengatur Resiko Management Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	shutterstock_644600752.jpg
Views:	2
Size:	556.8 KB
ID:	13012338
    Pengaturan durasi trading Forex menjadi bagian penting dalam memahami konsep mengatur semua resiko management trading. Apalagi, sampai detik ini operasi trading di pasar finansial akan terus berhubungan dengan resiko. Management resiko perlu diatur secara tepat, sehingga tidak ada resiko besar didapatkan trader.
    Seperti kita tahu, aktivitas jual beli mata uang ataupun instrumen populer di dalam Forex butuh pertimbangan kuat. Itulah sebabnya analisa fundamental dan teknikal harus dipahami betul oleh seorang trader. Seperti halnya mengatur sistem management perusahaan besar pastinya butuh tindakan profesional di setiap langkah.
    Pahami Konsep Mengatur Resiko Management Trading Forex
    Management trading Forex sebetulnya bisa dipelajari dan diterapkan semua trader. Hanya saja ada peningkatan efisiensi dari sisi pemotongan kerugian di operasi sistem trading Forex. Menjadi trader sukses tidaklah mudah. Dari setiap trader harus belajar bagaimana cara identifikasi setiap instrumen yang dipilih meskipun beresiko.
    Untuk itu, ada beberapa opsi penting ketika Anda ingin memahami seperti apa proses dari mengatur resiko management Trading Forex secara detail seperti ulasan berikut ini.
    1. Memotong Kerugian Sebesar Mungkin
    Walaupun banyak pengaturan dan manajemen resiko secara umum di dunia Forex masih menggunakan akses cepat. Tetapi, seorang trader harus mencoba bagaimana cara memotong dan memperbaiki setiap kerugian yang bisa saja terjadi.
    Bagi trader profesional pun masih cenderung mengalami masalah pada sisi konsep untuk mendapatkan profit secara konsisten. Menentukan opsi stop loss terkadang butuh beberapa indikasi yang memperkuat keputusan untuk melakukannya. Dari sinilah management trading Forex masih bisa dikembangkan dengan maksimal.
    Kemudian untuk menutup harga deal ketika mendekati level rugi dalam nominal tertentu juga menghadapi beberapa poin penting. Sehingga harus ada penempatan dan penetapan untuk bisa mengatur emosi trader tidak selalu berpengaruh besar terhadap keputusan baik itu stop loss ataupun masih terus melanjutkan kegiatan jual beli.
    Setiap transaksi membutuhkan porsi baik itu melihat level stop order ataupun tetap mengambil profit. Karena itu Anda perlu mencari tahu antara perbandingan profit ataupun kerugian secara potensial dengan perbandingan minimal 1:3.
    2. Tidak Perlu Buru-Buru Tutup Deal
    Hingga saat ini sasaran dari setiap trader adalah mendapatkan nilai profit tinggi. Hanya saja perlu adanya management trading lebih baik terutama dalam menutup deal yang sudah memenuhi target. Jika sudah sampai ke sasaran nilai hasil trading sesuai harapan jangan menutup deal.
    Sebab, saat Anda menutup deal dikhawatirkan akan mengurangi penghasilan yang nantinya Anda dapatkan. Karena itulah, sebaiknya Anda mengurangi jumlah dana cadangan untuk proses trading di level berikutnya.
    Satu kesalahan yang biasa terjadi pada seorang trader pemula adalah terburu-buru dalam menutup deal. Untuk itu, perlu kehati-hatian dan management trading lebih baik agar semua nilai profit tidak terbuang lagi karena kesalahan dalam hal menutup deal.
    3. Lakukan Pelacakan di Setiap Trend Kemudian Ikuti
    Dalam proses mengatur management transaksi trading Forex perlu adanya pelacakan dengan cara memastikan kembali seputar pemasangan trend mata uang yang saat ini sedang berkembang. Perlu perhitungan lebih matang dari seorang trader dalam membuka posisi.
    Tujuan trader melakukan perhitungan lebih matang pada saat membuka posisi adalah mencegah adanya kontradiksi terhadap trend dari satu instrumen. Sampai detik ini ada sejumlah poin penting bahwa dari satu mata uang ataupun instrumen mampu berkembang sejak posisi awal membuka.
    Untuk itulah, dari seorang trader pemula masih bisa mendapat potensi lebih besar ketika mengetahui berbagai macam mengatur resiko management trading Forex secara lengkap baik di akun Demo tanpa resiko finansial sama sekali atau bisa juga secara langsung dengan memakai nilai modal kecil.
    4. Selalu Menghitung Batas Potensial dan Kerugian di Setiap Transaksi
    Selalu dari proses perhitungan batas potensial dan kerugian di sejumlah transaksi trading Forex membutuhkan beberapa poin penting. Seperti halnya menghitung setiap margin keuntungan dari setiap transaksi jual beli instrumen minyak, emas, dan mata uang.
    Lalu ada bagian rugi maksimal dari sejumlah transaksi yang seharusnya tidak boleh lebih besar dari 5%. Hal tersebut bisa membantu Anda dalam mengontrol kerugian dan mengatur setiap deal hingga tidak berdampak buruk seperti mengalami kerugian dan harus cut loss di tengah jalan.
    Perhitungan batas potensi kerugian dan profit di setiap transaksi jual beli terkadang mengalami hambatan. Perubahan grafis chart yang cukup cepat dengan durasi 5-10 menit membuat trader harus tetap fokus dalam menentukan semua keputusan seperti melakukan cut loss.
    5. Hindari Pemikiran Paid Off
    Terkadang ada beberapa kasus mengenai operasi trading yang masih terlihat belum memiliki nilai profit tinggi. Meskipun sudah melakukan kegiatan transaksi di sejumlah instrumen populer, ternyata belum memiliki nilai profit besar. Dalam hal tersebut sebisa mungkin hindari penambahan apapun.
    Setiap penambahan dengan sistem paid off biasanya memberi harapan untuk mendapat kompensasi kerugian. Padahal dari setiap analisa resiko management trading Forex ini masih bisa memperbaiki kesalahan di transaksi berikutnya.
    Hanya saja, dari setiap momen kerugian secara beruntun cobalah berhenti dan melihat kembali instrumen lain dengan potensi profit lebih tinggi. Untuk itu diperlukan kesabaran dan ketelitian untuk memutuskan untuk buy ataupun sell di setiap instrumen terbaik.
    6. Membuang Emosi Merusak
    Melihat aturan resiko management trading Forex masih terlihat kompleks bagi pemula. Sedangkan untuk pedoman masuk ke trading Forex ini membutuhkan kesabaran ekstra dalam menentukan dan menganalisa pasar. Pasalnya ada banyak instrumen mata uang, dan beberapa lainnya dipilih berdasarkan analisa bukan minat saja.
    Dari beberapa konsep trading perlu mengetahui seperti apa pemikiran dari membeli dan menjual sejumlah instrumen. Beberapa trader mengalami banyak proses baik itu profit besar ataupun sebaliknya. Untuk itu, dalam menghindari resiko lebih buruk ada baiknya atur manajemen emosi saat masuk sebagai trader baru.
    7. Selalu Lakukan Diversifikasi Modal
    Ada alasan mengapa Anda harus melakukan diversifikasi modal karena untuk mencegah terjadinya kehilangan modal secara keseluruhan. Metode dalam antisipasi resiko management trading Forex satu ini dianggap efektif. Sebab Anda perlu mengatur semua konsep dari pengembangan modal agar tidak habis menyeluruh.
    Sebisa mungkin sisihkan sebagian saldo untuk dana cadangan. Lalu di waktu yang sama dari setiap sisa harus diatur bagaimana melihat perkembangan mata uang sebagai instrumen untuk dipilih dalam transaksi di kemudian hari.
    Diversifikasi modal akan jadi dana cadangan yang bisa ditentukan tujuan penggunaannya untuk membeli instrumen lain. Ataupun bisa dipakai sebagai penganti modal utama dalam melakukan transaksi jual beli.
    Faktor Kendali Mengatur Resiko Management Trading Forex
    Cukup menarik ketika banyak trader memimpilkan proses mendapatkan profit besar dalam satu platform saja. Sedangkan untuk beberapa faktor suksesnya seorang trader masih dipengaruhi banyak aspek. Untuk itu, Anda perlu tahu seperti apa faktor yang masih bisa dikendalikan untuk setiap transaksi trading Forex seperti berikut ini.
    1. Besar Kecilnya Modal
    Nominal yang perlu ditanamkan ke sebuah akun Forex juga menjadi perhitungan penting yang saat ini masih bisa dikontrol semua trader. Terkesan penting dan vital dalam melakukan transaksi jual beli, sehingga kebutuhan akan nilai modal yang bisa didapatkan harus sesuai kemampuan dan pemahaman seputar trading.
    Banyak trader masih belum mengetahui secara lengkap bagaimana sistem dari trading Forex secara utuh. Melihat potensi trading Forex begitu besar, tentu nominal modal di setiap akun juga perlu menjadi bahan pertimbangan sebelum melakukan transaksi jual dan beli di setiap instrumen.
    2. Jenis Rekening
    Beberapa trader sudah menyadari bahwa jenis rekening yang berhasil dibuka dibedakan menjadi dua bagian yakni dengan tipe standar mencapai 100.000 unit ataupun dalam skala mini dengan jumlah 10.000 unit. Fungsi dan jenis rekening yang dipakai setiap trader mungkin berbeda tujuan.
    Namun, pada faktanya jenis rekening yang dipakai trader mampu mengatur dan mengurangi dampak resiko trading. Khusus untuk seorang pemula pastinya jenis rekening perlu menjadi perhatian penting. Sebab nominal saldo yang dipakai masih berpengaruh pada tingkat keberhasilan dalam mendapatkan profit besar.
    3. Jumlah Lot yang Tersedia
    Perhitungan jumlah lot yang tersedia di sebuah akun trader ternyata beri pengaruh cukup besar. Bahkan dalam beberapa perkembangan instrumen Forex juga melihat seberapa banyak yang bisa ditambahkan dalam setiap transaksi jual dan beli di semua instrumen.
    Pihak trader juga perlu mengatur jumlah lot yang harus ditransaksikan. Perlu adanya kontrol management resiko dalam trading Forex berdasarkan jumlah lot yang tersedia dalam satu akun. Untuk itu, ada sejumlah hal baru membuat potensi penggunaan lot akan terus mengalami beberapa perubahan cukup signifikan di sejumlah instrumen.
    Ada konsep jumlah lot cadangan yang sering digunakan banyak trader sebagai langkah antisipasi ketika jumlah kerugian dianggap lebih besar dibandingkan profit. Perbandingan antara kerugian dan profit sama-sama penting untuk melihat bagaimana strategi selanjutnya dalam mendapatkan profit besar di setiap instrumen.
    4. Frekuensi Transaksi
    Mengatur resiko dalam management transaksi trading Forex masih dipengaruhi oleh frekuensi transaksi. Terkadang, seorang trader pemula masih belum yakin dengan keputusan membeli ataupun menjual sebuah instrumen. Dalam hal ini trader harus melakukan transaksi untuk mencapai profit tinggi.
    Karena itulah nilai transaksi yang dihadirkan dalam satu instrumen harus dipantau secara real time. Untuk satu waktu, trader bisa melakukan transaksi cukup sering mengingat tingkat pengalaman yang didapatkan dalam proses transaksi jual beli semua instrumen populer.
    5. Risk Exposure
    Nilai persen modal yang sering dipertaruhkan di semua transaksi akan sering mengalami perubahan nilai. Meskipun trader berani mengeluarkan nilai modal di setiap instrumen populer Forex, tetap saja ada risk exposure yang memungkinkan untuk mengalami perubahan baik dalam tingkat menurun ataupun sebaliknya.
    Karena itulah Anda dapat mencermati lagi bagaimana standar-standar baru yang ditetapkan dalam aturan pemasangan nilai modal di setiap instrumen. Bila untuk seorang trader pemula masih belum cukup memiliki modal besar, akan lebih baik bila memperhatikan segala resiko yang bisa saja terjadi baik itu mendapat profit atau loss.
    Konsep Mind, Money dan Method di Management Resiko Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	Forex-Money-Management.png
Views:	2
Size:	20.7 KB
ID:	13012339
    Mencermati bagaimana mengatur resiko management trading Forex ternyata tidaklah mudah. Bahkan ada tiga konsep penting seperti Mind, Money, sekaligus Method yang saat ini perlu diperhitungkan oleh semua trader. Dalam hal ini trader perlu melihat bagaimana tahapan penting untuk bisa terhindar dari kerugian besar.
    1. Hindari Emosi Mengontrol Stop Loss Awal Trader
    Mungkin terdengar sederhana bahwa seorang trader bisa melakukan stop loss. Karena itulah Anda perlu cermat ketika harga sudah mendekati stop loss. Sehingga dari naluri untuk takut kehilangan modal seorang trader akan muncul dan mempertahankan pola hingga terus memperlebar stop loss.
    Meskipun ada banyak trader percaya bahwa dari kontrol pikiran atau mind di dalam trading Forex masih diperlukan. Tetap saja ada manajemen resiko yang terus berubah dan berantakan karena kurangnya pemikiran dan kontrol emosi di setiap stop loss awal.
    Kerugian dari kurangnya manajemen emosional di setiap proses trading Forex justru bisa memberi resiko besar terhadap kehilangan modal bahkan bisa merugi besar. Untuk itulah Anda bisa melihat seperti apa potensi lain yang bisa didapatkan ketika Anda mampu mengontrol semua peluang dari stop loss di awal trader.
    2. Hindari Emosi yang Merubah Target Profit Awal
    Selanjutnya dari kontrol money atau modal trading yang mana juga perlu menghindari emosi kurang stabil. Untuk seorang trader pemula sering terpengaruh oleh faktor emosional. Sehingga dominasi emosi akan terus membuat proses trading mengincar beberapa keuntungan secara berlebihan.
    Tujuan mendapat profit besar bisa saja dilakukan semua trader. Hanya saja tidak perlu berlebihan dalam melakukan trading. Sebab ada unsur serakah yang nantinya beri efek kurang baik. Sampai akhirnya ada pengaturan resiko manajemen trading Forex yang berpengaruh terhadap nilai profit di setiap instrumen.
    Terkadang trading pemula masih menginginkan profit besar yang nantinya bisa didapatkan lebih mudah. Justru sebaliknya ada banyak resiko besar dapat dialami semua trader yang mana dapat mengalami kerugian besar bahkan menjadi tidak profit lagi untuk melakukan trading.
    3. Sebisa Mungkin Atur Trailing Stop
    Istilah trailing stop ini sering digunakan untuk merubah posisi stop loss. Jika harga dari satu instrumen mengalami pergerakan naik kemudian berbalik dalam waktu cepat pastinya ada langkah yang harus dilakukan trader. Untuk itu, memaksimalkan keuntungan yang bisa diperoleh kapan saja harus peka dalam mengatur trailing stop.
    Manajemen resiko di trading Forex ternyata masih bisa diatur sejak awal melakukan transaksi. Hanya saja perlu adanya pemantauan secara rutin dan real time sesuai durasi trading baik itu 5-10 menit. Sehingga dalam mendapatkan keuntungan ataupun minimal impas masih terbuka untuk seorang trader pemula.
    Penyebab Resiko Kerugian Trader Forex Semakin Tinggi
    Memahami semua pengaturan resiko manajemen trading Forex tidaklah mudah. Butuh banyak pemahaman dan pengalaman penting agar semua konsep trading bisa berjalan lancar. Maka dari itu Anda perlu mencermati apa saja penyebab dari resiko kerugian seorang trader Forex yang bisa saja semakin tinggi.
    1. Tidak Pasang Slop Loss
    Meskipun fungsinya terdengar sederhana. Tetapi stop loss ini dirasa penting untuk mencegah kerugian terlalu besar. Setidaknya pada sebuah instrumen trading bisa diperhitungkan dari sisi efektifnya penggunaan stop loss. Karena itu, pencegahan dari setiap pemasangan modal di satu instrumen harus melakukan stop loss.
    2. Besaran Stop Loss Terlalu Kecil
    Melihat nilai profit cukup tinggi di setiap instrumen mata uang dan lainnya pasti butuh ketentuan besaran nilai stop loss. Mengatur resiko manajemen trading Forex butuh nilai besaran stop loss cukup besar. Bukan sebaliknya, dimana stop loss yang digunakan terlalu kecil.
    Hingga dari kemudahan terkena dampak kurang baik seperti adanya pembalikan harga sesuai perkiraan awal trader beresiko menurunkan tingkat profit.
    3. Melakukan Pelebaran Stop Loss
    Seperti ulasan sebelumnya, bahwa ada penyebab kenapa resiko kerugian dalam manajemen trading Forex kerap terjadi salah satunya dari pelebaran stop loss yang bisa saja dialami banyak trader. Karena itu, pelebaran stop loss justru nilai kurang efektif bahkan bisa membuat resiko penurunan profit cukup tinggi.
    Banyak instrumen dalam trading Forex menyimpan banyak modal terbaik untuk bisa mendapatkan profit tinggi. Karena itu Anda perlu melihat bagaimana cara-cara tepat yang kemudian bisa dihadirkan dengan melihat bagaimana standar penggunaan aturan manajemen resiko di trading Forex agar tidak mengalami kerugian.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    memang udah benar harus ada pengalmaan trading selalu amankan posisi dengan stop loss, tapi kalau tradernya memang dari awal tidak sunguh2 mau belajar dan sering latihan dengan akun demo, maka mau pake money manejemen apa pun akan sulit profit dan berhasil di forex
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X