Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Tokoh Forex
    Terdapat banyak individu-individu yang berhasil dan gagal dalam dunia investasi, semua yang menjanjikan keberhasilan selalu tidak ketinggalan memiliki jurang-jurang dalam yang menanti mereka yang mau menjalani tantangannya. Untuk menghindari jurang-jurang tersebut tersedia banyak nasihat/petunjuk yang baik namun tetap saja ada yang jatuh karena tidak mengikuti petunjuk tersebut, ada juga yang jatuh karena berada di saat yang tidak tepat atau bahkan yang mengambil resiko terlalu besar dan kemudian gagal! Belajarlah dari semua pengalaman mereka dan jadilah bijaksana!


    Data Benjamin Graham :
    Lahir : 8 Mei 1894
    Wafat : 21 September 1976 (umur 82 tahun)
    Pendidikan terakhir : Columbia Business School
    Karir terakhir : Finance Investment
    Almamater : Columbia University
    Murid-murid terbaik : Jean-Marie Eveillard,Warren Buffett,William J. Ruane,Irving Kahn,Hani M. Anklis,Walter J. Schloss
    Kontribusi dalam penulisan buku :Security Analysis (1934) & The Intelligent Investor (1949)

    Benjamin Graham (8 Mei 1894 - September 21, 1976) telah dianggap sebagai seorang ekonom Amerika dan investor profesional. Graham dianggap sebagai pendukung pertama teori Nilai investasi atau Value Investment,yang juga adalah teori pendekatan investasi saat ia mulai mengajar di Columbia Business School pada tahun 1928 dan teori Nilai investasi tersebut kemudian disempurnakan dengan David Dodd melalui berbagai edisi buku terkenal mereka yang disebut Security Analysis. Murid-murid Benjamin Graham yang memakai teori nilai Investasi adalah Jean-Marie Eveillard, Warren Buffett, William J. Ruane, Irving Kahn, Hani M. Anklis, dan Walter J. Schloss. Buffett, yang adalah murid kesayangan Graham karena intelektualnya. Buffet menganggap Graham sebagai orang yang paling berpengaruh kedua dalam hidupnya setelah ayahnya sendiri karena Graham telah dengan sangat gamblang mengajarkan Buffet tentang landangan kerangka investasi. Graham juga menginspirasi murid lainnya yaitu Kahn.

    Kehidupan awal

    Benjamin Graham adalah anak dari Benjamin Grossbaum. Graham dilahirkan di London. Dia pindah ke New York City dengan keluarganya, ketika dia berusia satu tahun. Setelah kematian ayahnya dan mengalami penghinaan kemiskinan, ia menjadi murid yang baik, lulus dari Columbia, dan mendapat penghargaan sebagai murid terbaik dikelasnya pada usia 20 tahun. Ia sempat bekerja sebagai guru privat bahasa Inggris, Matematika, dan Filsafat, dan terakhir ia bekerja di Wall Street dan mendirikan Kemitraan Graham-Newman atau Graham-Newman Partnership.

    Buku Security Analysis atau Analisis Keamanan, yang diterbitkan bersama David Dodd, diterbitkan pada tahun 1934 dan telah dianggap sebagai kitab suci bagi investor dizamannya dan saat ini. The Intelligent Investor diterbitkan pada tahun 1949 (revisi ke-4, dengan Jason Zweig, 2003),juga menjadi best seller pada saat itu.Warren Buffett menggambarkan Intelligent Investor sebagai "buku terbaik tentang investasi yang pernah ditulis oleh Graham.

    Buku Security Analysis mengajarkan pada kita tentang perbedaan mendasar antara investasi dan spekulasi yang banyak menyentuh pikiran dari peserta pasar saham kala itu. Di buku Security Analysis, Graham mengusulkan definisi yang jelas tentang investasi yang berbeda dengan spekulasi. Bunyinya, "Sebuah kegiatan investasi adalah sebuah analisis mendalam yang menjanjikan keselamatan pokok dan tingkat pengembalian yang memadai. Operasi atau kegiatan yang tidak memenuhi persyaratan ini disebut spekulasi.

    Graham menulis bahwa pemilik saham ekuitas harus menganggap diri mereka adalah pemilik bisnis. Dengan perspektif dalam pikiran, pemilik saham tidak perlu terlalu khawatir dengan fluktuasi harga saham yang tidak menentu, karena dalam jangka pendek, pasar saham berperilaku seperti mesin suara, tetapi dalam jangka panjang, harga saham akan serupa dengan mesin berat (yaitu perusahaan dengan nilai sebenarnya akan tercermin dalam harga sahamnya). Graham membedakan antara investor pasif dan aktif. Investor pasif, sering disebut sebagai investor defensif, berinvestasi dengan hati-hati, mencari nilai saham, dan membeli untuk jangka panjang. Investor aktif, di sisi lain, adalah orang yang memiliki lebih banyak waktu,juga mencari bunga dari investasi tersebut dan mungkin lebih khusus untuk mencari saham blue chip atau yang saat itu dikenal sebagai saham referensi atau rujukan Graham. Direkomendasikan bahwa investor sebaiknya menghabiskan waktu dan usaha untuk menganalisis keadaan keuangan perusahaan. Ketika sebuah perusahaan tersedia di pasar mempunyai harga rendah, mempuyai nilai jangka panjang yang bagus, adalah saham yang membuatnya cocok untuk dijadikan investasi.

    Graham menulis investasi yang paling cerdas saat itu dan sangat praktis, sebuah pernyataan yang dianggap Warren Buffett sebagai kata yang paling penting tentang investasi yang pernah ditulis. Graham mengatakan bahwa investor saham adalah tidak benar atau salah jika orang lain setuju atau tidak setuju dengan dia,jika analisa dia benar. Maksudnya adalah, seorang investor tidak perlu kuatir dengan pendapat orang banyak jika analisanya sudah tepat. Intelligent Investor hal. 524 (Edisi Revisi 2006) adalah alegori favorit Graham dimana Mr.Market adalah seorang "pria" yang muncul setiap hari di pintu menawarkan pemegang saham untuk membeli atau menjual saham dengan harga yang berbeda. Seringkali, harga yang dikutip oleh Mr.Market tampaknya masuk akal, tetapi sering konyol. Investor bisa setuju dengan dengan harga yang tertera di Mr.Market atau jika tidak setuju, bisa mengabaikannya. Mr Market tidak ada masalah sama sekali jika investor mengabaikannya, karena ia akan datang kembali esok hari untuk penawaran harga lain. Intinya adalah bahwa investor seharusnya tidak menganggap keinginan Mr Market sebagai sebuah keputusan mutlak yang harus diambil. Daripada mengalami kerugian, yang tidak usah menuruti Mr Market. Investor yang terbaik adalah investor yang berkonsentrasi pada kehidupan nyata mengenai kinerja perusahaan dan menerima dividen, daripada terlalu peduli dengan perilaku Mr Pasar yang sering tidak rasional.

    Graham sangat kritis terhadap perusahaan pada zamannya yang memalsukan laporan keuangan yang nantinya bisa menipu mata para investor antara fakta atau rekayasa. Dia adalah pembela pembayaran dividen kepada pemegang saham dan bukan menahannya sebagai pos Laba ditahan atau Retained Earnings. Dia juga mengkritik orang-orang yang menyarankan bahwa beberapa jenis saham bagus untuk dibeli di harga manapun dengan spekulasi prospek pertumbuhan harga saham yang berkelanjutan, tanpa analisis yang baik terhadap kondisi aktual keuangan bisnis. Pengamatan ini masih sangat relevan hari ini.

    Warisan
    Dalam beberapa tahun terakhir,"Mr Market" nya Graham ditentang oleh teori Modern Portofolio (Modern Portofolio Theory) dalam buku yang ditulis William J. Bernstein yaitu The Intelligent Asset.Teori Portofolio Modern berpendapat bahwa umumnya tidak mungkin bagi setiap individu untuk mengecoh pasar, dan teori ini sebenarnya banyak diajarkan di sekolah bisnis Amerika dan Inggris. Namun demikian, pendekatan Graham tetap dipertahankan oleh sebagian besar orang pada saat ini. Memang, banyak studi akademis, membuat tulisan yang membela Graham dengan judul "penentang Investasi, Ekstrapolasi, dan Risiko", "Kabar baik bagi nilai saham: bukti lebih lanjut mengenai efisiensi pasar", "Bagian yang diharapkan oleh pemegang saham" ditulis untuk membuktikan bahwa nilai saham mengungguli pasar selama periode hampir semua multi-tahun.

    Menurut Warren Buffett, Graham mengatakan bahwa dia ingin setiap hari untuk melakukan sesuatu yang bodoh, sesuatu yang kreatif, dan sesuatu yang murah hati atau kebajikan. Buffett mengatakan bahwa Graham adalah manusia paling unggul yang terakhir di zaman ini.

    Kehidupan Pribadi
    Graham digosipkan memiliki banyak urusan dengan wanita. Menurut Snowball (Warren Buffett's Biografi), dia punya affair dengan pacar almarhum putranya (Marie Louise Amingues) dan Graham sering mengadakan kunjungan ke Perancis untuk menemui Marie. Graham kemudian bercerai dari istrinya, Estey di New York, setelah dia menolak ide novelnya hidup di New York selama enam bulan dan Prancis selama enam bulan. Marie Louise puas untuk hidup dengan Ben yang kacau dan tanpa pernikahan. Faktanya, Ben tidak pernah resmi bercerai dengan Estey.

    Sumber
    http://en.wikipedia.org/wiki/Benjamin_Graham
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Wolfgang Flottl dan Helmut Elsner, Skandal keuangan di Bank f?r Arbeit und Wirtschaft AG (BAWAG)

    Dalam forex trading pasti kita pernah melakukan kesalahan dan menyebabkan kerugian kecil dan besar dalam Demo maupun Real Account. Kami perkenalkan kepada Anda mengenai dua orang yang menyebabkan kerugian bagi sebuah bank besar di Austria yaitu Bank f?r Arbeit und Wirtschaft AG (BAWAG). Kerugian tersebut disebabkan karena transaksi valas. Kedua orang tersebut adalah Wolfgang Fl?ttl dan Helmut Elsner. Total kerugian yang disebabkan oleh mereka adalah sebesar 1,4 milyar Euro (setara dengan $1,97 milyar saat ini - 2008). Peristiwa tersebut dikenal dengan skandal Refco.

    Profil BAWAG
    Bank f?r Arbeit und Wirtschaft adalah sebuah bank di Viena, Austria dengan misinya sebagai bank yang melayani Commercial banking, Investment banking, Private banking dan perlindungan asset nasabah. Berdiri tahun 1922 dan pada tanggal 1 Oktober 2005, bank ini merger dengan lembaga investasi ?sterreichische Postsparkasse (P.S.K.) dan namanya berubah menjadi "Bank f?r Arbeit und Wirtschaft und ?sterreichische Postsparkasse AG", disingkat menjadi BAWAG P.S.K. Sebenarnya saham mayoritas ?sterreichische Postsparkasse (P.S.K.) telah dikuasai oleh BAWAG. Tapi baru pada tahun 2005 merger terjadi.

    BAWAG hampir bangkrut karena skandal Refco tahun 2005 dengan adanya piutang tak tertagih sebesar 425 juta, bilyet giro dan obligasi yang ditotal sebesar 1,4 milyar Euro karena transaksi Forex. Orang yang terkait adalah pihak internal yang bernama Wolfgang Fl?ttl dan Helmut Elsner.

    Karena tidak mampu bertahan karena besarnya kerugian itu maka perusahaan investasi Amerika Cerberus Capital Management membeli BAWAG dengan dana sebesar 3,2 milyar poundsterling.

    Profil Refco
    Refco adalah sebuah perusahaan pialang berjangka yang termasuk didalamnya memperdagangkan forex, index dan komoditi. Didirikan pada tahun 1969 dengan nama "Ray E. Friedman and Co." atau disingkat dengan Refco. Pada tahun 2005 volume transaksi Refco mencapai $ 4 milyar pada tahun 2005 dengan jumlah nasabah mencapai 200 ribu orang. Refco juga termasuk dalam daftar pialang di Chicago Mercantile Exchange

    Skandal Wolfgang Flotti & Helmut Elsner
    elsner.jpg

    Skandal keuangan dimulai pada tanggal 10 Oktober 2005 dimana CEO(Chief Executive Officer) merangkap pemimpin Refco, Phillip R. Bennett menyembunyikan dana sebesar $430 juta tanpa sepengetahuan investor dan auditor. Pada bulan April 2006 berkas kejahatan Bennett diketahui nasabah dari Bawag P.S.K. Group (anggota perusahaan investasi/ hedge fund Liberty Corner Capital Strategy, tempat Refco meminjam uang). Dapat disimpulkan Bennett meminjam uang kepada BAWAG. Bennett menyerahkan uang $430 juta ke perusahaan investasi Ross Capital.


    flotll.jpg Wolfgang Flottl adalah seorang trader di Ross Capital yang mentradingkan dana Bennett yang sebesar $430 juta. Sebelum publik mengetahui penggelapan dana yang dilakukan Bennett, maka Bennett melakukan pinjaman uang lagi sebesar 350 juta Euro kepada BAWAG untuk menutup dana sebesar $430 juta. Pihak internal BAWAG yang menyetujui plafon pinjaman Bennett adalah Helmut Elsner. Masalah dimulai ketika investasi yang dilakukan Wolfgang merugi. Disinilah proses pelik terjadi. Akhirnya Bank Sentral Austria dan badan Financial Market Authority mengetahui ada sesuatu yang tidak beres tersebut dan menginvestigasi keterlibatan BAWAG dengan Refco.

    Bennett akhirnya ditangkap dan diharuskan membayar seluruh hutangnya. Secara keseluruhan Bennett, Wolgang, dan Direktur Umum BAWAG Helmut Elsner ditangkap pihak berwajib.

    Karena melakukan tindakan spekulasi dan penipuan yang merugikan bank BAWAG (bank terbesar ke-4 di Austria), pada akhirnya (bersumber dari AustriaTimes) Helmut Elsner dan Wolfgang Flotti masing-masing dituntut selama 9.5 tahun dan 2.5 tahun penjara.

    Skandal bank BAWAG ini pada akhirnya membawa total 9 orang dituntut masuk ke dalam tahanan. Adapun kerugian besar yang dialami BAWAG berakibat dijualnya perusahaan ini ke Cerberus Capital Management LP di tahun 2007.

    Berikut ini kesalahan yang dibuat oleh Elsner yang mengakibatkan hukuman penjaranya cukup berat:
    1. Helmut Elsner meminjamkan dana bank kepada US futures Refco Inc yang pada saat itu berada dalam masa kebangkrutan.
    2. Helmut Elsner juga didakwa bersalah telah meminjamkan uang kepada Wolfgang Flotti karena peminjaman ini didasarkan pada resiko dan tanpa pertanggungjawaban. Lebih dari itu, Elsner juga tidak melaporkan jumlah dana yang dipinjamkan setelah dana yang dipinjamkan itu habis karena tindakan spekulasi. Ia juga bersalah karena telah menerima bonus dan tunjangan pensiun yang tidak seharusnya diterima apabila sejak awal ia telah mengakibatkan kerugian yang cukup besar.

    Sedangkan untuk Wolfgang Flotti tidak dijelaskan secara terperinci tindakan yang dilakukannya. Namun, sebagai hedge fund manager, ia dituntut atas tindakan penggunaan dana yang tidak semestinya, penipuan, dan kecurangan dalam pelaporan.

    Namun, terlepas dari semua itu, menurut AustrianTimes, Wolfgang Flotti dan Helmut Elsner masih memiliki hak untuk meminta tinjauan kembali untuk kasus mereka.



    Sepandai pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Ingin mendapat uang dari investasi malah merugi dua kali. Hal ini disebabkan karena modal investasi yang disetor adalah uang pinjaman bank didapat dari cara yang tidak sah (ilegal). Ini menjadi pelajaran bagi kita untuk berhati-hati dalam bertrading Forex. Jangan gunakan uang pinjaman dari kerabat, teman dekat atau bahkan dari bank untuk dijadikan modal trading Anda, banyak yang mencoba melakukannya dan mengalami kegagalan bahkan berakhir di penjara. Selalu gunakan dana investasi yang sudah disiapkan, dalam arti, siap jika sewaktu-waktu mengalami kerugian.
     
    Guest's Avatar
    Last edited by ; 04.09.2010, 00:43.

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Glenn Robert Stevens: Gubernur Bank Sentral Australia
      User Rating: / 1

      Glenn Robert Stevens adalah seorang ahli ekonomi Autralia dan juga Gubernur Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA).

      Pendidikan
      Stevens lahir di Sydney pada tahun 1958. Ia mendapat gelar sarjana ekonomi pada University of Sydney dengan predikat terbaik pada tahun 1979. Setelah itu ia mengambil tingkat master di University of Western Ontario.



      Karir
      Stevens sempat bekerja sebagai pegawai bank pada tahun 1990. Ia mendapat kesempatan untuk menjadi duta pertukaran pelajar melalui perantaraan Federal Reserve Bank San Francisco. Setelah itu ia mendapay posisi kerja sebagai kepala Economic Analysis Department, kepala International Department, dan asisten gubernur RBA (bidang ekonomi) pada tahun 1996-2001. Lalu pada bulan Desember 2001 ia menjadi wakil gubernur RBA.

      Lalu Stevens menggantikan Ian Macfarlane yang mengundurkan diri pada bulan September 2006, setelah 10 tahun lamanya ia menjabat Gubernur RBA. Glenn berkomitmen untuk meneruskan visi Macfarlane yaitu menjadikan RBA sebagai lembaga independen, target inflasi 2-3%, dan bertanggung jawab terhadap kebijakan tingkat suku bunga Ausi.

      Menteri Keuangan Peter Costello mengangkat Stevens sebagai Gubernur RBA terpilih pada tanggal 18 September 2006 dengan masa tugas selama 7 tahun.

      Personal Life
      Stevens adalah seorang Kristen, dan melayani di gereja Baptis lokal sebagai pemain gitar. Waktu luang ia habiskan di Sutherland Shire, pangkalan udara di Ausi. Ia mendapat ijin terbang(sebagai pilot) dan lisensi dari Commercial Pilot License (CPL) dan Command Instrument Rating (CIR). Pesawat yang sering ia gunakan adalah Piper PA-34 Seneca.

      Biodata
      Sebelum menjabat sebagai Gubernur RBA, Stevens menjabat sebagai pimpinan Payments System Board, Council of Financial Regulators dan Financial Markets Foundation for Children di sebuah perusahaan pemerintah. Ia juga pernah menjabat sebagai direktur dari The Anika Foundation dan anggota dari Advisory Council of the Australian School of Business pada University of New South Wales.

      Pendidikan : University of Sydney (BEc Hons 1979) dan University of Western Ontario (MA 1985).

      1980–92 : Riset Departemen RBA, lalu mendapat fasilitas pertukaran pelajar dari Federal Reserve Bank of San Francisco tahun 1990.

      1992-1995 : Kepala Analis Departemen Ekonomi Ausi

      1995-1996 : Kepala Departemen Internasional.

      1996-2001 : Asisten Gubernur (bidang ekonomi).

      2001-2006 : Wakil Gubernur

      18 Sept. 2006-kini : Gubernur RBA
         

      Comment

      Advanced mode
      • #4 Collapse

        Nick Leeson: Back from the Brink


        Dalam sebuah struktur kerja, pasti pernah ada kesalahan dan kelalaian dalam standar kerja. Account Forex yang belum ditradingkan dimasukan sebuah rekening yang mengalami kerugian.etelah diaudit ternyata kerugian makin besar dan menjadi masalah bagi perusahaan. Nick Leeson mengalami hal tersebut. Rekening 88888 yang diawasinya ternyata disalahgunakan oleh kawannya sendiri, hingga akhirnya Nick tersangkut masalah hukum.

        Profile
        Nicholas(Nick) Leeson lahir di Watford (di barat laut London) dan memulai karirnya dengan bekerja sebagai pegawai di sebuah bank ternama pada saat itu, Couts dan kemudian bekerja di bank-bank lain, sampai akhirnya bergabung dengan bank Barings tahun 1990. Pada tahun 1992 ia menjadi Manager Umum (General Manager) pada Singapore International Monetary Exchange (SIMEX). Barings juga memiliki saham SIMEX selama Leeson duduk sebagai dewan direktur. Pada tahun 1992, Leeson menjadi seorang trader spekulan dan mendapat profit terbesar sepanjang karirnya, yaitu 10 juta poundsterling yang juga merupakan 10% pendapatan tahunan Barings

        Seperti manusia lainnya, ia juga pernah gagal dalam hidupnya yaitu saat kesalahan dalam bertrading. Ada sebuah akun trading dengan nomor 88888 – yang berisi gabungan dana 20 nasabah. Lesson yakin akun No. 88888 tidak jelas statusnya. Ternyata akun No. 88888 disalahgunakan kawannya dengan memasukan transaksi trading yang rugi keakun tersebut. Dapat dipastikan akun No. 88888 adalah posisi trading yang mengalami loss besar. Para nasabah itu menuntut Barings 20 ribu pound. Karena perkara ini nama Leeson menjadi buruk. Lalu pada tahun 1996 koran New York Times membuat headline "British press reports" dimana Leesons dituduh melakukan penggelapan dana bank sejumlah 35 juta poundsterling. Meski begitu manajemen Barings masih mempercayakan Leeson sebagai pimpinan Trader yang bertangung jawab atas trading sejumlah anak buahnya.

        Jatuh
        Pada akhir tahun 1992, ia mengalami kerugian trading 2 juta pound dan merugi kembali 208 juta pada akhir tahun 1994. Pada tanggal 16 Januari 1995 ketika Leeson bertrading jangka pendek di bursa Singapura dan Tokyo, pasar seperti tidak bergerak. Lalu pada tanggal 17 Januari 1995 saat gempa bumi mengguncang Kobe tanggal 17 Januari, pasar Asia mengalami goncangan dan juga termasuk didalamnya investasi Leeson. Saat itu ia bertrading index Nikkei dan mengalami kerugian, meski akhirnya ia berhasil menutup kerugiannya itu.

        Berdasar pengalamannya itu, ia menulis artikel "I'm Sorry" pada tanggal 23 Februari. Total kerugiannya saat itu adalah 827 juta pound(kira-kira 1,4 milyar dollar) atau dua kali modal bank Barrings. Setelah kerugian yang begitu besar, ia dinyatakan bangkrut pada tanggal 26 Februari. Ia kemudian pindah ke Malaysia, Thailand, Jerman sampai akhirnya ia diekstradiksi kembali ke Singapura tanggal 2 Maret 1995. Selama di penjara ia melakukan ujicoba dan observasi khusus agar sistem tradingnya teruji dengan baik. Setelah enam setengah tahun dipenjara di Penjara Changi-Singapura ia kemudian dibebaskan pada tahun 1999, lalu divonis mengindap kanker usus besar, yang membuat hidupnya bertambah suram.

        Semasa dipenjara, pada tahun 1996 ia mempublikasikan otobiografinya yang berjudul Rogue Trader, yang menceritakan detil pengalamannya. Sebuah wacana dalam kolom keuangan di New York Times menulis, " ini adalah sebuah buku yang suram, ditulis oleh penulis yang depresi, tetapi dibaca oleh semua manajer bank dan auditor diseluruh dunia". Tahun 1999, buku tersebut dijadikan film dengan judul yang sama dan dibintangi Ewan McGregor and Anna Friel.

        Akhir kisah
        Nick Leeson sekarang tinggal di Barna, County Galway, sebelah barat Irlandia. Istrinya Lisa sudah menceraikannya ketika Nick berada dalam penjara. Nick sekarang telah menikah kembali. Saat ini beliau merupakan komentator resmi olahraga rugbi di Irlandia. Ia menandatangani kontrak kerja sebagai Commercial Manager of Galway United Football Club pada bulan April 2005, lalu naik pangkat menjadi General Manager pada bulan November 2005. Pada bulan Juli 2007 ia menjadi CEO klub. Saat ini ia masih bertrading, tetapi menggunakan uang pribadinya sendiri.

        Pada bulan Juni 2005, Leeson merelease sebuah buku yang berjudul Back from the Brink: Coping with Stress. Isinya berkisah tentang Rogue Trader, termasuk didalamnya adalah percakapan dengan ahli psikologi Ivan Tyrrell tentang perjuangan dan stress yang dialamin oleh Leeson.

        Pernikahan kedua Nick adalah dengan Leona Tormay. Akhirnya mereka dikaruniai dua orang anak Kersty (8) and Alex (4). Ada sebuah komentarnya yang menarik bagi orang muda dan juga orang-orang yang merasa dirinya telah gagal yaitu :"Tidak ada satu halpun yang dapat menghentikan Anda, entah itu penyakit fisik atau mental, kegagalan, dan lainnya. Intinya terus maju meraih sukses adalah satu-satunya pilihan dalam hidup ini”.
           

        Comment

        Advanced mode
        • #5 Collapse

          Mervyn Allister King: Gubernur Bank of England

          Mervyn King adalah seorang Gubernur Bank of England dan juga ketua dari MPC(Monetary Policy Committee). Sebelumnya ia adalah wakil Gubernur dari BoE dari tahun 1998-2003, dan ketua Tim Ekonomi dan Direktur Eksekutif BoE dari tahun 1991. Sebelumnya Mervyn King adalah seorang direktur non eksekutif BoE pada tahun 1990-1991.

          Mervyn Allister King dilahirkan pada tanggal 30 Maret 1948. Dia sekarang menjabat sebagai Gubernur BoE menggantikan Sir Edward George pada tanggal 30 Juni 2003.


          Pendidikan
          Pada tahun 1969, Mervyn King sekolah di King’s College, Cambridge, dan Harvard (sekolah Kennedy). Lalu ia melanjutkan ke Cambridge dan Birmingham Universities. Lalu ia menjadi Profesor tamu di Harvard University and MIT. Pada bulan Oktober 1984 ia menjadi Profesor tamu di London School of Economics dimana ia bergabung di Financial Markets Group.
          Mervyn King juga pernah menjadi anggota British Academy, dengan gelar dari Honorary Fellow of King’s dan St John’s Colleges,Cambridge, dan menerima gelar kehormatan dari Birmingham, City of London, Edinburgh, London Guildhall, London School of Economics, Wolverhampton, Cambridge dan Helsinki Universities. Dia juga adalah anggota terhormat asing dari American Academy of Arts and Sciences, sebuah badan Advisory Council dari London Symphony Orchestra. Selain itu dia juga adalah anggota dari klub Patron of Worcestershire County Cricket Club dan Trustee of the National Gallery.

          Cambridge University memberikan penghargaan kepada King sebagai Doktor Kehormatan bidang Hukum pada tahun 1986.

          Karir
          Sebagai anggota MPC ia menerapkan gaya voting "hawkish". Sebelum menjadi Gubernur, ia secara reguler memperketat kebijakan moneter Inggris bersama dengan rekan kerjanya. Pola tersebut ia lanjutkan saat menjadi Gubernur BoE, tetapi seperti tokoh terkemuka lainnya, ia juga pernah melanggar keputusan MPC pada bulan Agustus 2005 mengenai pemotongan tingkat suku bunga dan pada bulan Juni 2007 mengenai kenaikan tingkat suku bunga. King sepertinya tidak mau mengikuti pola para pemimpin bank sentral lainnya.
          King mulai meninggalkan kebijakan moneter "boring", dimana ia lebih berfokus untuk menjaga keseimbangan tingkat inflasi. Target dan komitmennya tentang inflasi di Inggris adalah tetap 2%. Gajinya kini per bulan adalah sebesar 400 ribu pound.

          Personal Life
          King adalah seorang fans dari klub sepakbola Aston Villa FC, dan pernah mensponsori sebuah pertandingan antara pegawai Bank of England melawan pemain Villa periode itu. Ia juga pernah menjadi seorang komentator dari acara radio BBC yaitu Five Live tahun 2005, dan pernah mewawancarai Simon Mayo.

          Interesting Story
          King merupakan Gubernur Bank sentral yang mengutamakan tingkat inflasi sebagai inti utama permasalahan makroekonomi. Istilah 'Inlation Nutter' merupakan julukan dari King yang terfokus pada pengentasan masalah inflasi di Inggris.

          Belajarforex Says
          Kesukaannya dalam menurunkan atau mempertahankan inflasi diInggris membuat nya popular dikenal sebagai “ Inflation Nutter” di Inggris. Jika seorang gubernur Bank Sentral sebuah negara maju seperti Inggris sangat memperhatikan tingkat inflasi, rasanya memang layak bagi kita untuk lebih memerhatikan lebih lagi data inflasi sebagai seorang trader, ataupun juga memperhatikan tingkat inflasi nasional kita juga.
             

          Comment

          Advanced mode
          • #6 Collapse

            Mark Carney: Gubernur Bank Sentral Kanada

            Dalam usianya yang tergolong muda yaitu 43 tahun, Mark Carney dikenal sebagai wakil Kanada dalam berbagai pertemuan ekonomi tingkat internasional seperti G20 & G8. Kinerjanya sebagai Gubernur Bank Sentral Kanada juga terbilang baik. Ya kali ini kita ingin mengenal sosok Gubernur Bank Sentral Kanada yang terbilang masih muda dan sangat berdedikasi terhadap pekerjaannya.


            Biografi
            Mark Carney dilahirkan di Fort Smith, Northwest Territories pada tanggal 16 Maret 1965. Beliau merupakan Gubernur Bank of Canada berdasarkan isi Section 9 UU Bank of Canada. Dia mulai bertugas pada tanggal 1 Februari 2008 untuk masa tugas 7 tahun. Carney adalah Gubernur Bank Sentral termuda dari kelompok negara-negara G8. Kelompok negara G8 terdiri dari Kanada, Perancis, Jerman, Itali, Jepang, Rusia, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.


            Ayahnya merupakan profesor sejarah di University of Alberta. Carney mendapat gelar sarjana ekonomi dari Harvard University tahun 1988. Dia lalu melanjutkan ke Nuffield College, Oxford untuk mendapat gelar master ekonomi tahun 1993 dan gelar Doktor Ekonomi tahun 1995 di Oxford University.

            Karir
            Sebelum bergabung ke kantor pelayanan publik, Carney bergabung dengan perusahaan Goldman Sachs di kantor London, Tokyo New York dan Toronto.Goldman Sachs Group, Inc., atau disebut juga Goldman Sachs merupakan perusahaan bank investasi global, sekuritas, dan manajemen investasi. Goldman Sachs didirikan tahun 1869 dan berkantor pusat di Lower Manhattan didaerah New York City.

            Di Goldman Sachs posisi Carney adalah di posisi senior untuk koordinator kepala resiko kredit, merangkap direktur eksekutif untuk penyelesaian hutang dan juga direktur bank investasi. Di cabang Afrika Selatan, ia bekerja sebagai pengawas pasar obligasi, dan juga terlibat dalam penyelesaian krisis keuangan Rusia pada tahun 1998.

            Lalu Carney diangkat menjadi wakil gubernur Bank of Canada from August 2003 - November 2004. Selanjutnya dia diangkat menjadi Senior Associate Deputy Minister of Finance (Wakil Menteri Keuangan). Carney juga merangkap sebagai perwakilan negara Kanada dalam pertemuan G7, G20, dan Financial Stability Forum.

            Keluarga
            Carney menikah dengan Diana, seorang ahli ekonomi pada perusahaan Third World. Mereka telah menikah dan dikaruniai 4 anak. Kediaman Carney dan keluarga berada di Rockcliffe Park, Ottawa, Kanada.

            Belajarforex Says
            Carney dipercaya penuh untuk menjadi wakil Kanada di pertemuan G7, G20, dan Financial Stability Forum diusianya yang masih muda. Selain itu beliau dipercaya BoC sebagai Gubernur. Sungguh prestasi mengagumkan. Pembaca mari kita tiru semangat dan produktifitas Carney dalam berkarya dalam kehidupan ini.
               

            Comment

            Advanced mode
            • #7 Collapse

              John Meriwether: Pemimpin Long Term Capital Management

              Archimedes pernah berkata bahwa ia dapat menggerakan dunia dengan sebuah kayu panjang yang diungkit oleh dua batu yang dikenal dengan konsep Leverage. Kemudian ribuan tahun setelah itu, John Meriwether dengan perusahaan Long-Term Capital Management LP nya berhasil menunjukan kepada dunia bahwa Leverage dapat meningkatkan keuntungan saat bertrading demikian juga dengan resikonya.

              Dengan modal $ 4,8 milyar dollar, Meriwether mengelolanya dengan menempatkan US$160 juta dalam investasi saham dan obligasi ditambah dengan derivatif investasi lainnya senilai US$1 triliun. Sesuatu yang tidak wajar dan juga sangat spekulatif.

              John Meriwether lahir pada 10 Agustus 1947 di Chicago, Illinois adalah seorang ahli keuangan Amerika dari Wall Street. Beliau merupakan penemu konsep "fixed income arbitrage" atau pendapatan tetap dari bertrading dengan dua buah posisi berlawanan (cross Hedge) dengan tujuan mendapatkan bunga premium yang positif. Dia lulus dari Northwestern University (gelar Sarjana Ekonomi) dan mendapatkan gelar MBA pada University of Chicago Graduate School of Business. Ketika kuliah di University of Chicago, John bersahabat dengan Jon Corzine(seorang eksekutif di Goldman Sachs saat ini).

              Setelah lulus, Meriwether pindah ke New York City, dimana ia bekerja sebagai trader obligasi di Salomon Brothers, Inc. Di perusahaan itu Meriwether mengepalai divisi fixed income arbitrage yang berjumlah 80 orang. Setelah itu Meriwether menjadi wakil presiden Direktur perusahaan tersebut pada tahun 1988. Malangnya, Meriwether terlibat skandal trading saham, diharuskan membayar $50.000 dan dipecat dari perusahaan tersebut. Setelah dipecat, ia mendirikan perusahaan Long-Term Capital Management(trading dengan Hedging) di Greenwich, Connecticut tahun 1994. Perusahaan tersebut bangkrut pada tahun 1998.

              Sebuah buku When Genius Failed: The Rise and Fall of Long-Term Capital Management menjelaskan secara detil mengenai bangkrutnya Long-Term Capital Managements. Setelah semua kegagalan itu, Meriwether menjalankan perushaan JWM Partners LLC, di Greenwich, Connecticut, unit usaha berdasar Hedge yang mengelola dana sebesar 400 juta dollar tahun 1999. Lalu pada tahun 2007 lalu dana yang dikelola mencapai $ 3 milyar. Lalu pada tanggal 19 Maret 2008 lalu hasil pengelolaan dana dari JWM Partners yang diberikan ke nasabahnya mencapai 24% per bulan.

              Hobi
              John Meriwether juga memiliki pacuan kuda Thoroughbred selama beberapa tahun dan juga menjadi Dewan Direktur New York Racing Association (NYRA) (asosiasi pacuan kuda). Ia mengontrak pemain pacuan Buckhar, yang memenangkan kompertisi pacuan Washington, D.C. International Stakes pada tahun 1993.

              Performance

              * Wakil Ketua divisi Trading Obligasi di Salomon Brothers, perusahaan investasi terbesar menurut Wall Street
              * Pemenang Nobel LTCM - penghargaan Myron Scholes dan Robert Merton selama menjabat sebagai direktur dengan penghasilan fix income bagi nasabahnya sebesar 40% setahun.
              * Pada bulan Mei - September 1998 menderita kerugian sebesar $ 4,6 milyar dollar (2,3 milyar pound) dan juga membuat krisis global.
                 

              Comment

              Advanced mode
              • #8 Collapse

                Henry Paulson: Secretary of Treasury US


                Henry Paulson adalah Menteri Keuangan Amerika yang ke 74 yang diangkat pada tahun 2006. Sebelumnya Henry Paulson adalah CEO dari Goldman Sachs Group Inc, sebuah bank investasi terbesar dan tersukses didunia pada masa lalu dan saat ini. Pria bernama lengkap Henry Merritt "Hank" Paulson Jr. yang sekarang menjabat sebagai Menteri Keuangan Amerika dan anggota Dewan Gubernur IMF(International Monetery Fund).

                Kehidupan sehari-hari
                Lahir di Palm Beach, Florida dari pasangan Marianna Gallaeur dan Henry Merritt Paulson, pasangan penjual perhiasan dalam jumlah besar. Paulson tumbuh dan besar di Barrington Hills, Illinois. Ia masuk sekolah dasar di Boy Scouts of America dan mendapat ranking terbaik versi Eagle Scout. Paulson mendapat gelar Sarjana Muda di bidang Seni dalam literatur Inggris (Bachelor of Arts in English Literature) dari Dartmouth College tahun 1968.
                Pada tahun 1970, Paulson mendapat gelar MBA(Master of Business Administration) pada Harvard Business School.

                Karir
                • Tahun 1970-1972 Paulson menjabat sebagai Staff Asisten dari Assistant Secretary of Defense Pentagon.
                • Tahun 1972-1973 Paulson menjabat sebagai staff Administrasi Presiden Nixon dan John Ehrlichman.
                • Tahun 1974 ia bekerja di Goldman Sachs yang lokasi kantornya di Chicago. Ia memutuskan menjadi partner Goldman Sachs pada tahun 1982.
                • Tahun 1983-1988 memimpin divisi Bank Investasi di daerah Midwest Region, dan mengurus para partner di kantor Chicago tahun 1988.
                • Dari tahun 1990 hingga November 1994, ia menjabat sebagai kepala koordinator partner Investment Banking.
                • Bulan Desember 1994 – Juni 1998 menjadi Chief Operating Officer di Goldman Sachs.
                • Bari 1998-2006 diangkat menjadi CEO Goldman Sachs dan menyamai kesuksesan Jon Corzine(eks CEO Goldman Sachs yang sekarang menjabat Gubernur negara bagian New Jersey).
                • Tanggal 10 Juli 2006 ia diangkat menjadi Secretary of Treasury (Menteri Keuangan) AS.
                Pendapatannya di Goldman Sachs adalah sebesar $37 juta tahun 2005, $16,4 juta tahun 2006. Kekayaan bersih yang dimiliki olehnya saat ini adalah sebesar $ 700 juta.

                Dalam tugasnya sebagai Menteri Keuangan ia sangat menyokong dan mendukung kerjasama dengan China. The Daily Telegraph menulis pada bulan Juli 2008 lalu : "Treasury Secretary Hank Paulson menjalin hubungan dengan para pejabat elite China". Ia melakukan kerjasama dengan China semenjak bekerja di Goldman Sachs, dan ia telah mengunjungi negara itu sebanyak 70 kali.

                Terpilih menjadi Menteri Keuangan
                Pada tanggal 30 Mei 2006, Menteri keuangan AS kala itu John W. Snow mengundurkan diri. Tanpa menunggu lama Presiden Bush langsung mengangkat Paulson mengepalai departemen Keuangan Amerika. Paulson secara sah dan resmi menjadi menteri keuangan Amerika dihadapan Senat AS tanggal 28 Juni 2006. Dia bersumpah didepan ketua dewan Supreme Court Chief Justice, John Roberts.

                Selain Paulson terdapat tiga mantan CEO Goldman Sachs yang bekerja di pemerintahan saat ini yaitu : Jon Corzine, Stephen Friedman, dan Robert Rubin. Corzine menjabat sebagai Senator AS(sebelumnya menjabat sebagai Gubernur negara bagian New Jersey), Stephen Friedman pada tahun 2002-2005 menjadi asisten President for Economic Policy dan merangkap menjadi Direktur National Economic Council(NEC).Sebelumnya Rubin menjabat posisi itu pada masa pemerinyahan Clinton yaitu dari tanggal 20 Januari 1993 – 10 Januari 1995.

                Kisah terkait menjadi Menteri Keuangan
                Terkait dengan masalah krisis keuangan Subprime(mencuat sejak tahun 2007) ia membuat program Hope Now Alliance untuk menyelamatkan Fannie Mae & ****ie Mac, dua buah perusahaan pemberi kredit rumah terbesar di Amerika. Krisis subprime mengakibatkan sejumlah perusahaan investasi seperti Countrywide Financial dan Citigroup mengalami kerugian paling sedikit $100 milyar. Krisis subprime berawal dari banyaknya pihak yang mengambil kredit rumah di Amerika, dan kebanyakan dari mereka tidak mampu membayar cicilan pinjaman karena memang tidak mampu membayar.
                   

                Comment

                Advanced mode
                • #9 Collapse

                  Glenn Robert Stevens: Gubernur Bank Sentral Australia


                  Glenn Robert Stevens adalah seorang ahli ekonomi Autralia dan juga Gubernur Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA).

                  Pendidikan
                  Stevens lahir di Sydney pada tahun 1958. Ia mendapat gelar sarjana ekonomi pada University of Sydney dengan predikat terbaik pada tahun 1979. Setelah itu ia mengambil tingkat master di University of Western Ontario.



                  Karir
                  Stevens sempat bekerja sebagai pegawai bank pada tahun 1990. Ia mendapat kesempatan untuk menjadi duta pertukaran pelajar melalui perantaraan Federal Reserve Bank San Francisco. Setelah itu ia mendapay posisi kerja sebagai kepala Economic Analysis Department, kepala International Department, dan asisten gubernur RBA (bidang ekonomi) pada tahun 1996-2001. Lalu pada bulan Desember 2001 ia menjadi wakil gubernur RBA.

                  Lalu Stevens menggantikan Ian Macfarlane yang mengundurkan diri pada bulan September 2006, setelah 10 tahun lamanya ia menjabat Gubernur RBA. Glenn berkomitmen untuk meneruskan visi Macfarlane yaitu menjadikan RBA sebagai lembaga independen, target inflasi 2-3%, dan bertanggung jawab terhadap kebijakan tingkat suku bunga Ausi.

                  Menteri Keuangan Peter Costello mengangkat Stevens sebagai Gubernur RBA terpilih pada tanggal 18 September 2006 dengan masa tugas selama 7 tahun.

                  Personal Life
                  Stevens adalah seorang Kristen, dan melayani di gereja Baptis lokal sebagai pemain gitar. Waktu luang ia habiskan di Sutherland Shire, pangkalan udara di Ausi. Ia mendapat ijin terbang(sebagai pilot) dan lisensi dari Commercial Pilot License (CPL) dan Command Instrument Rating (CIR). Pesawat yang sering ia gunakan adalah Piper PA-34 Seneca.

                  Biodata
                  Sebelum menjabat sebagai Gubernur RBA, Stevens menjabat sebagai pimpinan Payments System Board, Council of Financial Regulators dan Financial Markets Foundation for Children di sebuah perusahaan pemerintah. Ia juga pernah menjabat sebagai direktur dari The Anika Foundation dan anggota dari Advisory Council of the Australian School of Business pada University of New South Wales.

                  Pendidikan : University of Sydney (BEc Hons 1979) dan University of Western Ontario (MA 1985).

                  1980–92 : Riset Departemen RBA, lalu mendapat fasilitas pertukaran pelajar dari Federal Reserve Bank of San Francisco tahun 1990.

                  1992-1995 : Kepala Analis Departemen Ekonomi Ausi

                  1995-1996 : Kepala Departemen Internasional.

                  1996-2001 : Asisten Gubernur (bidang ekonomi).

                  2001-2006 : Wakil Gubernur

                  18 Sept. 2006-kini : Gubernur RBA
                     

                  Comment

                  Advanced mode
                  • #10 Collapse

                    Dr Alan Bollard: Gubernur Reserve Bank of New Zealand

                    Dr Alan Bollard menjadi Gubernur Reserve Bank of New Zealand mengantikan Donald Brash pada tanggal 23 September 2002. Dia diangkat oleh John Whitehead, Ketua Komisi Perdagangan Selandia Baru.



                    Pendidikan
                    Dia mendapat gelar PhD Ekonomi dari University of Auckland tahun 1977 dan mendapat gelar Doktor bidang hukum pada Universitas yang sama tahun 2007.



                    KARIR
                    Sekretaris dari menteri keuangan pada tahun 1998-2002.
                    Tugasnya adalah mengelola keuangan negara dan penasihat ekonomi pemerintah.

                    Ketua Komisi Perdagangan New Zealand pada tahun 1994-1998.
                    Bertugas untuk membuat regulator perdagangan dan UU Perdagangan, yang membuat perusahaan negara bisa bersaing dengan swasta.

                    Direktur New Zealand Institute of Economic Research tahun 1987-1994
                    Institusi ini memberikan bantuan berupa program ekonomi terapan dan prediksi ekonomi kepada masyarakat.

                    Selain itu Dr Bollard juga bekerja sebagai ahli ekonomi di berbagai bidang posisi di Inggris dan negara-negara di Pasifik Selatan.


                    Interesting Story

                    Dr Bollard juga menulis sebuah buku tentang perekonomian New Zealand dan juga membantu untuk merekonstruksi kembali sebuah model simulasi ekonomi hidrolik Phillips dikenal sebagai "the Moniac", model hidrolik tersebut menunjukkan hubungan antara berbagai indikator perekonomian dan pengaruh perubahan satu sama lainnya dalam representasi aliran air.

                    Bollard pernah mengembangkan sebuah software game permainan bernama OIKONOMOS yang merupakan kata dasar dari ekonomi adalah sebuah kata yang berarti "manager rumah tangga" atau "pelayan rumah tangga" yang memberikan penjelasan tentang ekonomi, pelaku ekonomi, dan ilmu ekonomi. Permainan ini ditemukan pertama kali oleh Bollard sebagai suatu game untuk seorang analis dan bahkan test untuk menjadi seorang menteri keuangan. Didalamnya terdapat komponen-komponen analisa ekonomi seperti tingkat inflasi, suku bunga, keseimbangan fiskal, neraca perdagangan, GDP, tingkat pengangguran, dana cadangan, dan kebijakan moneter. Test ini dikembangkan Bollard secara lebih terbuka di kalangan departemen keuangan di Selandia Baru.

                    OIKonomos (OIK for short) merupakan sebuah paket simulasi ekonomi, yang pertama kali dijalankan di perekonomian Inggris atau disebut juga "Chancellor" atau penasihat. Program ini dapat dijalankan di komputer. Simulasi ini pertama kali dikembangkan oleh Brighter Paths, divisi perusahaan Scantron Corporation (Amerika) yang jasanya juga menghasilkan software scaner untuk sekolah dan universitas. Program ini juga masuk ke Selandia Baru dan OIK dipakai oleh siswa ekonomi disana. Melalui program ini kita mempelajari dan memahami konsep makroekonomi.

                    Permainan ini memainkan peran seorang menteri keuangan dalam mengatasi masalah perekonomian dengan beberapa skenario fiksi yaitu Agriland, Industriland and Forsakenland. Setiap negara mempunyai kondisinya masing-masing misal Forsakenland dengan masalah seperti kepadatan penduduk, sumber daya alam yang menipis, kemiskinan, daerah kumuh, tingkat pendidikan yang rendah, dan tingkat kehidupan yang rendah. Menteri keuangan hanya diberi dana terbatas untuk mengatasi masalah itu semua. Disinilah diperlukan kemampuan terbaik sang menteri keuangan.
                       

                    Comment

                    Advanced mode
                    • #11 Collapse

                      Jerome Kerviel: Trader Societe Generale


                      Seorang pemuda berusia 31 tahun telah mencetak sejarah baru, Jerome Kerviel, seorang trader Perancis, telah menghanguskan uang & euro; 4,9 milyar (atau sebesar Rp. 67 trilliun). Jerome Kerviel telah melakukan aksi pembobolan di tempat kerjanya, Societe Generale (Bank kedua terbesar di Perancis). Aksi ini dilakukan Jerome pada Januari tahun 2008. Karena aksinya ini Jerome pada akhirnya harus mendekam di dalam penjara selama beberapa waktu. Menurut beberapa sumber, ia telah dilepaskan kembali pada bulan Maret 2008 lalu tetapi di bawah pengawalan yang sangat ketat.

                      Walaupun dituduh telah merugikan Societe Generale, bahkan sebagai aksi spekulasi terbesar yang menyebabkan kerugian atas institusi perbankan di seluruh dunia selama sejarah, Jerome mengatakan siap menjelaskan apa detail pada saat diinterogasi.

                      Dibalik tindakannya yang dituding sangat merugikan intitusi tempatnya bekerja, tindakan Jerome dinilai telah menyetir perekonomian dunia yang membawa pada keselamatan. Chairman SocGen (Societe Generale), Daniel Bouton, mengatakan, ulah Kerviel telah menjerumuskan pasar saham Eropa pada saat itu. Saham SocGen terutama di Jerman langsung jatuh, sehingga mendorong kepanikan di seluruh bursa. Yang pada akhirnya “memaksa” the Fed mengambil tindakan dengan menurunkan suku bunga hingga 75 basis poin untuk mencegah merembetnya kerontokan bursa Eropa ke Wall Street. Bahkan beberapa ekonom AS mengelu-elukan Jerome Kierval sebagai sang penolong.

                      Profile:
                      Jerome Kerviel adalah seorang trader Perancis kelahiran 11 Januari 1977. Jerome pada Januari 2008 diklaim telah merugikan Societe Generale (Bank kedua terbesar di Perancis) ? 4,9 milyar. Jerome termasuk dalam 10 besar “rogue trader” yang menyebabkan kerugian atas institusi. Rogue trader adalah istilah untuk seseorang yang menggunakan dana institusi tanpa memiliki otoritas untuk itu.

                      Jerome Kerviel tumbuh dalam keluarga yang sederhana, dimana ibunya adalah seorang pensiunan penata rambut sedangkan ayahnya seorang pandai besi yang telah meninggal tahun 2006 silam. Kerviel juga telah menikah, tetapi untuk saat ini ia tinggal berpisah dengan istrinya.

                      Kerviel tamat dari Universitas Lumiere Lyon 2 pada tahun 2000 dengan gelar master di bidang keuangan, spesialisasi pada pengorganisasian dan pengontrolan pasar keuangan. Sebelumnya juga Kerveil telah menerima gelar Sarjana pada bidang yang sama, yaitu keuangan dari Universitas Nantes.

                      Karier:
                      Jerome Kerviel memulai kariernya di bank Societe Generale pada musim panas tahun 2000. Di tahun 2005, ia dipromosikan sebagai Junior Trader setelah mengikuti pelatihan berbagai macam program trading seperti index, swap, dan kuantitatif trading. Gubernur bank sentral Perancis, Christian Noyer menyebut-nyebut Kerviel sebagai seorang genius komputer. Namun, menurut Kerviel pribadi, sumber daya manusia di tempatnya bekerja adalah hanya orang – orang biasa. Tidak ada yang luar biasa dari rekan-rekan kerjanya.
                         

                      Comment

                      Advanced mode
                      • #12 Collapse

                        Brian Hunter: Sang Trader Gas


                        Brian Hunter adalah seorang trader asal kanada di bidang komoditi, tepatnya LNG (Liquid Natural Gas). Hunter merupakan sosok yang berperan dalam bangkrutnya Amaranth Advisors LLC, sebuah hedge fund multistrategi asal Amerika.

                        Pada tahun 2004-2005, Amaranth mentransfer sebagian dananya ke perdagangan di bidang energi. Dan pada saat itu, yang memegang kendali atas perdagangan di bidang energi adalah Brian Hunter. Di tahun 2005, Hunter sukses membawa keuntungan besar bagi perusahaan yang dipimpinnya setelah sedikit 'berspekluasi' dengan harga gas di tahun tersebut. Berharap hal yang sama terjadi, Hunter menggunakan leverage 8:1 di Maret 2007 dan 2008. Singkat cerita, sejarah dalam hal ini tidak memihak kepada Hunter. Harga turun drastis dan mengakibatkan bencana yang sangat besar bagi Amaranth, yang mengakibatkan kerugian sebesar US $ 6.5 milyar.

                        Profil & Carieer:
                        Brian Hunter yang dilahirkan pada tahun 1974 memperoleh gelar master di bidang matematika dari University of Alberta. Pada tahun 2001, Hunter bergabung dengan Deutsche Bank dan selama 2 tahun membawa profit untuk bank tersebut sebesar $ 69 juta. Kemudian Ia keluar dari Deutsche Bank.

                        Di tahun 2005 Hunter kemudian bergabung dengan Amaranth yang pada akhirnya membawa popularitas pada Hunter karena kerugian yang disebabkannya.

                        Di tahun 2007, Hunter mencoba untuk mengelola sebuah hedge fund, Solengo Capital Partners. Namun, sayang usaha kerasnya tidak diperbolehkan oleh regulator yang mempertanyakan trading yang dilakukan sebelumnya. Setelah usahanya tidak membuahkan hasil, Hunter kemudian menjual aset dari Solengo Capital Partners ke Peak Ridge Capital Group dan ia pun dipekerjakan sebagai advisor dan memberikan hasil sebesar 48% pada kuartal pertama 2008.

                        Kabar terakhir menyatakan Hunter dituntut denda sebesar $30juta oleh Federal Energy Regulatory Commision.

                        kesimpulan Penulis :
                        Walalupun Hunter termasuk dalam salah satu trader papan atas. Terbukti juga di awal kariernya yang mampu membawa keuntungan besar bagi institusi tempatnya bekerja. Namun, dalam memutuskan suatu sikap terlebih yang memberi resiko besar terhadap perusahaan sebaiknya dipergunakan beberapa analis. Jangan menggunakan Analis Tunggal. Hal ini akan sangat bermanfaat agar para analis dapat mengcover analis lainnya. Intinya Two heads are better than one.
                           

                        Comment

                        Advanced mode
                        • #13 Collapse

                          Ed Saykota: Trend dan Mechanical Trading

                          Meskipun nyaris tidak dikenal baik bagi masyarakat umum maupun komunitas keuangan, namun keberhasilannya dapat membuatnya dikategorikan sebagai salah satu trader terbaik di masanya. Pada awal tahun 70an, Ed Seykota bekerja di salah satu perusahaan pialang terkemuka saat itu dan mengembangkan sistem trading komersial pertama yang berbasiskan komputer. Sistem tersebut digunakan dalam pasar komoditi dan dengan hasil yang cukup mengesankan tapi campur tangan dari perusahaan mengakibatkan turunnya performance tradingnya.

                          Salah satu orang yang menggunakan sistemnya dalam live account dan mulai trading dengan US$ 5,000, 12 tahun kemudian dananya telah meningkat menjadi US$ 15 juta. Ed merupakan salah satu pelopor 'Mechanical Trading'.

                          Edward Arthur Seykota atau biasa lebih dikenal dengan nama Ed Seykota lahir pada tanggal 7 Agustus 1946. Dia dikenal sebagai seorang komoditi trader. Beliau mendapatkan gelar B. Sc. Pada bidang teknik elektro dan manajemen dari MIT di tahun 1969.

                          Hingga akhir tahun 1960 Ed Saykota bertrading di U.S. Treasury. Lalu ia beralih ke komoditi trading. Brokernya menawarkan kontrak perdagangan tembaga. Dia mengalami kerugian saat pertama kali bertrading. Lalu ia beralih ke perak. Posisi Buy dipilih oleh Ed. Ternyata harga perak jatuh dan menyentuh posisi Stop Lossnya. Loss dua kali membuat Ed belajar banyak hal dimana betapa mengagumkannya pergerakan market. Ed membaca buku karangan Richard Donchian, yang memberikan pengajaran tentang sebuah mekanisme sistem trading yang mengalahkan pasar. Pertama kali membaca, Ed langsung berkomentar hal itu adalah tidak mungkin. Ed kemudian membuat program komputer dan langsung ditest saat bertrading. Terbukti teori Richard Donchian betul. Kesimpulannya dengan mempelajari market, kita dapat mempraktekan trading for living (trading untuk hidup) dalam kehidupan kita.

                          Salah satu keunikan Ed Seykota dibanding trader lainnya adalah evaluasi diri yang secara terus menerus dan perhatiannya yang sangat besar tentang psikologi dalam trading. Sementara trader-trader lain kebanyakan melakukan trading secara mechanical, Ed seykota melakukan kombinasi antara mechanical dan non-mechanical (judgemental).



                          Methodology
                          Basic dari peraturan trend trading menrut Ed Saykota adalah :
                          1. Bertradinglah dengan menggunakan trend trading
                          2. Pelajari tentang cut loss dan jadilah pemenang selalu.
                          3. Gunakan manajemen resiko

                          Trend
                          Banyak trader menanyakan apa definisi dari Trend kuat menurut Ed. Berikut adalah definisinya :
                          1. Lebih kuat atau lebih tinggi dari nilai yang diprediksikan.
                          2. Potensial. Mempunyai atau mempunyai kemampuan untuk naik atau turun lebih lagi.
                          3. Kuat(tidak terkalahkan) : dapat menanggung segala koreksi keatas maupun ke bawah.

                          Resiko
                          Menurut Ed, resiko yang dapat kita ambil setiap kali bertrading Forex adalah 0.5 - 25% dari Equity.

                          Fee
                          Untuk menghindari Biaya komisi yang terlalu besar maka sebaiknya Anda jangan terlalu sering masuk ke Market/Pasar.

                          Performance

                          * Pada tahun 1970 ia mempelopori sebuah sistem trading yang terkomputerisasi untuk pasar futures. Pada dasarnya sistem trading yang dikembangkannya berasal dari exponetial moving averages (SMA)
                          * Performance trading pribadinya tidak pernah dibuka secara umum, namun ada orang di bawah binaanya mencapai performance sampai 250,000% dalam live accountnya.
                          * Guru dari banyak trader terkenal lainnya termasuk Michael Marcus, David Druz, Jim Hamer, Jason Dekker, Michael Stephani, dan Jason Russel



                          Interesting Story

                          Dia juga sering menyederhanakan masalah yang cukup rumit dalam sebuah kalimat yang singkat dan sederhana, kadang juga menggunakan gambar dalam menjelaskan maksud pembicaraannya. Kehidupan kesehariannya, Ed juga sering bekerja sama dengan banyak orang. Beliau banyak membangun Website diantaranya adalah web Trading Tribe. Didalam web itu terdapat isu psikologi dan emosional yang melekat pada diri trader dan investor (Ed Saykota mengatakan hal ini amat penting) .

                          Murid-murid Ed menjadi orang yang berhasil dalam bertrading di Stock, Index, Komodity maupun Forex, diantaranya adalah Michael Martin, Jim Hamer, Greg Smith, dan Chauncey DiLaura & David Druz. Michael Martin yang juga merupakan murid dari Ed Saykota menghasilkan profit 76.04% dan menduduki peringkat 1 pada kompetisi trading di AutumnGold.com.

                          Richard Dennis (pencipta Turtle Rules) bukan satu-satunya pengajar trend following. Ada beberapa kalangan yang mengatakan Ed Saykota mempunyai murid lebih banyak dari Dennis.

                          Berikut ini merupakan kutipan menarik dari seorang yang telah mengenal Ed sebelumnya.

                          Journalists, interviewers and such like to hedge their praise and use phrases such as "one of the best traders" etc. If one looks at Ed Seykota's model account record, and compares it with anyone else, historical or contemporary, he is the best trader in history, period. Isn't he? Who else comes close? I don't know of anyone. Livermore made fortunes but had drawdowns to zero. There are numerous examples of managers with a few years of meteoric returns who subsequently blow up. The household names, Buffet and Soros, are less than half of Ed's return each year. One might apply filters such as Sharpe ratios, AUM, etc, and perhaps massage the results. But as far as the one central metric -- raw percentage profit -- Ed is above anyone else I know, and I've been around managing money for 20 years.
                          Easan Katir
                          December 2003
                             

                          Comment

                          Advanced mode
                          • #14 Collapse

                            Richard Dennis: Guru Para Turtle

                            Dennis percaya bahwa kesuksesan trading didapat dari proses pembelajaran daripada sekedar memiliki bakat. Denis berselisih paham mengenai hal tersebut dengan rekannya sesama trader William Eckhardt.

                            Ia bergabung dengan Chicago Mercantile Exchange saat umur 17 tahun. Beberapa tahun kemudian dia bertrading di lantai bursa Chicago Board of Trade Building. Dia memutuskan untuk menjadi trader penuh waktu pada umur 21. Dennis adalah lulusan dari DePaul University menjual dengan gelar BA. Gelar pascasarjana didapat dari Tulane University sebelum bergabung di Chicago Board of Trade.

                            Pada saat liburan di Singapura, Dennis mengamati para peternak tankar kura-kura. Cara unik yang diperlihatkan para petangkar itu adalahdengan memastikan apakah si anak penyu dapat bertahan hidup atau tidakadalah dengan memasukan mereka satu persatu ke air. Penyu yangtenggelam dielimasi oleh petangkar tersebut karena dianggap tidak mampuhidup lama. Sementara yang bertahan dan berenang dianggap mampu dandipelihara untuk dijual nantinya.

                            Dennis percaya bahwa kesuksesan trading didapat dari prosespembelajaran daripada sekedar memiliki bakat. Denis berselisih pahamdengan rekannya sesama trader William Eckhardt, mengenai hal tersebut.

                            Kemudian pada tahun 1983 Dennis merekrut 13 orang murid yang juga dikenal sebagai "The Turtles" yang berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda bahkan yang tidak memiliki pengalaman dalam investasi / trading sebelumnya. Tujuannya adalah membuktikan bahwa dengan mengikuti suatu aturan tertentu dalam bertrading, seseorang dapat 'belajar' menjadi sukses dalam trading. Masing-masing muridnya itu dipercayakan untuk mengelola dana yang sama besar dan diperintahkan mengikuti sebuah aturan yang ditetapkan Dennis, disebut juga Turtle Rules.Uniknya, meskipun memiliki aturan yang sama, para muridnya itu memberikan hasil yang berbeda-beda. Program pelatihan tersebut berakhir pada tahun 1988 dan sebagian dari para Turtles menjadi Trader sukses dan sebagian gagal.

                            Diantara 13 murid turtle tersebut terdapat nama Curtis Faith, Russell Sands, Jerry Parker, Liz Cheval, dan Paul Rabar yang mulai belajar tentang trading dari nol (awam).

                            Metodologi Turtle Rules

                            Trading sistem yang didasari oleh konsep 'Trend Follower' dan diajarkan oleh Richard Dennis atau biasa dikenal dengan istilah turtle rules, mewajibkan sebuah sistem trading yang lengkap harus memiliki 6 hal, yaitu:

                            1. Market – apa yang harus dibeli/dijual Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pasar apa yang akan kita tradingkan, atau dalam kata lain di dunia forex, seperti pasangan mata uang mana yang akan kita mainkan Hal ini termasuk Diversifikasi, yang dapat diartikan sebagai berapa jenis pasangan mata uang yang akan kita mainkan.

                            2. Ukuran – berapa banyak yang harus dijual/dibeli Ukuran akan berapa banyak yang harus dijual/dibeli mempengaruhi diversifikasi dan money management. Praktisnya adalah jumlah maksimum Open Posisi yang diizinkan.

                            3. Entry – kapan melakukan membuka Posisi. Apabila kita telah membuat suatu sistem yang cukup canggih, maka sistem tersebut akan memberikan kita signal kapan waktu terbaik untuk memasuki pasar

                            4. Stop – kapan menutup posisi (dalam keadaan rugi) Turtle rules berkata bahwa trader yang tidak mau menutup posisi di saat merugi tidak akan bertahan dalam jangka waktu panjang.

                            5. Exit - kapan menutup posisi (dalam keadaan profit) Selain menentukan batas kerugian, turtle rules juga mengharuskan menentukan kapan harus keluar pada keadaan profit.

                            6. Taktik – bagaimana cara membeli dan menjual Seluk beluk cara melakukan pembukaan posisi juga perlu diperhitungkan, mengingat pada keadaan tertentu kadang transaksi kita dalam status menunggu hingga keuntungan datang (status floating loss)

                            Performance
                            Pada usia 25 Dennis menjadi jutawan (USD millionaire) - Tahun 1983 merekrut dan melatih 13 orang yang dikenal dengan istilah 'The Turtles'.

                            Ketika Senin Kelabu (Black Monday) terjadi pada tahun 1987, Dennismengalami kerugian secara tak terduga sebesar $10 juta dan secara totalmenjadi $ 50 juta selama periode 1987-1988.

                            Satu hal yang perlu dicatat bahwa Dennis tidak selalu mempraktekkansendiri Turtle Rules yang telah Ia ajarkan pada murid-muridnya.

                            Dennis juga telah mempublikasikan sejumlah artikel trading dalam harianThe New York Times, The Wall Street Journal, and the Chicago Tribune.Dennis juga merupakan Presiden dari Dennis Trading Group Inc. dan jugaWakil Presiden C&D Commodities, salah satu pendiri dari perusahaanadvisor Drug Policy Alliance, dan anggota Dewan Direktur dari CatoInstitute.


                            kesimpulan Penulis:

                            Berdasarkan kisah di atas kita dapat menyimpulkan bahwa jika seseorang mau mengarungi samudra Investasi maka dia harus memiliki kemampuan untuk “berenang” agar dapat menyesuaikan diri arus yang ada, yang dapat disamakan dengan sebuah 'Trading System'. Dalam bertrading Forex, Anda dapat sukses jika mempunyai kedisiplinan dalam hal manajemen resiko, mengetahui kapan masuk dan keluar market,dll seperti yang sudah Richard Denis sudah ajarkan pada murid-muridnya.
                               

                            Comment

                            Advanced mode
                            • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
                            • #15 Collapse

                              Jean-Claude Trichet: European Central Bank President


                              Jean-Claude Trichet (dilahirkan pada tanggal 20 Desember 1942) adalah seorang bankir yang lahir di Lyon, Perancis dan merangkap sebagai insinyur dan manajer di sekolah pasca sarjana di ?cole des Mines de Nancy. Sebelumnya dia mengajar di Institut d'etudes politiques de Paris (yang dikenal juga sebagai Sciences Po) dan juga Ecole nationale d'administration, yang merupakan dua buah univeristas bidang politik terkenal di Perancis.

                              Pada tahun 1993 dia menjabat sebagai Gubernur Banque de France. Pada tanggal 1 November 2003 dia menggantikan Wim Duisenberg sebagai Presiden European Central Bank. Wim sendiri telah bekerja selama 4 tahun (setelah kalah dalam pemilihan). Trichet sangat didukung oleh Presiden Perancis saat ini Jacques Chirac.

                              Pada bulan Desember 2007, Jean-Claude Trichet dinobatkan sebagai "Person of the Year" oleh Financial Times karena kinerjanya terbilang cepat dalam mengatasi krisis subprime.

                              Skandal Bank

                              Pada bulan Januari 2003 Trichet dan delapan orang lain dinyatakan terlibat dalam kasus kredit di bank lokal terbesar kala itu Credit Lyonnais. Pada bulan Januari 2003, Trichet dinyatakan tak bersalah dan ia kemudian mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di ECB.


                              Data & Fakta :

                              Jean-Claude Triche

                              Lahir pada tahun 1942 di Lyon

                              Lulus dari Institut d'Etudes Politiques, Paris dengan bidang ilmu ekonomi dan teknik.
                              1971-1978 : Menjabat sebagai Menteri Keuangan

                              1878-1981 : Bekerja sebagai konsultan pemerintahan

                              1984-1993 : Bekerja sebagai Bendahara Negara, dan menjadi kepala Bendahara pada tahun 1987

                              1987 : bergabung dengan Banque de France, lalu menjadi Gubernur IMF dan World Bank.

                              1993 : Menjadi Gubernur Banque de France.

                              2000 : Ditangkap karena dituduh melakukan penggelapan dana di Banque de France.

                              2002 : Dimasukan ke dalam penjara

                              2003 – sekarang : Diketahui tak bersalah lalu dibebaskan dan menjabat sebagai Presiden ECB menggantikan Wim Duisenberg.
                              Dalam sebuah wawancara pada tahun 2004, Trichet mengemukakan pendapatnya tentang nilai mata uang yang sehat (good currency) dengan menstabilkan tingkat suku bunga 12 negara Eropa dengan target inflasi dibawah 2%. Saat ditanya mengenai caranya memonitor nilai inflasi keduabelas negara Eropa, dia mengumpamakan sebagai ECB sebagai kapten tim dan 12 bank sentral sebagai pemain di lapangan.

                              Disebutkan lagi, ECB dan “kedua belas pemain lain” bersama-sama menjaga kestabilan mata uang Euro dan juga nilai suku bunga Uni Eropa.
                                 

                              Comment

                              Advanced mode

                              Online

                              Working...
                              X