Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Pilih Mana? Cosmos vs Polkadot
    Pilih Mana? Cosmos vs Polkadot
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Mencermati setiap karakter dan keunggulan dari aset digital saat ini masih diperhitungkan agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan. Dua aset digital yakni Cosmos dan Polkadot sendiri telah banyak memberi instrumen tepat bahkan keduanya dianggap memberi potensi cukup besar sebagai software development kit. Secara teknis keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan. Sedangkan dari prosedur untuk bisa memberi penawaran terbaik saat ini masih diperhitungkan dengan mencermati apa saja kemiripan yang dihadirkan di Cosmos dan Polkadot sebagai salah satu bagian dari aset kripto saat ini. Banyak hal masih bisa dipelajari di instrumen Cosmos dan Polakdot. Maka dari itu, sebagai investor di dunia kripto sebaiknya mencermati seperti apa poin tepat untuk menilai keunggulan yang selama ini bisa diperhitungkan sejak awal dan akhirnya Anda mengetahui seperti apa poin penting untuk bisa dikembangkan. Mengenal Sistem dan Karakter Cosmos Pada beberapa sumber valid memberi informasi bahwa Cosmos sendiri menjadi jaringan terdesentralisasi dimana sistem kerjanya dapat menghubungkan blockchain yang mana dapat beroperasi secara independen satu sama lainnya. Bentuk dari Cosmos sendiri masih cenderung ke sistem blockchain yang masih bisa dibuat skala tertentu. Sehingga dari setiap blockchain tersebut masih bisa berinteraksi satu sama lainnya. Kemudian dari bentuk aset kripto yang masih bisa digunakan untuk melakukan transaksi di blockchain Cosmos ini disebut sebagai ATOM. Memantau Pergerakan Harga Cosmos dari Tahun ke Tahun Memantau setiap pergerakan harga Cosmos dari tahun ke tahun memberi pengalaman penting untuk mencapai informasi valid. Dari bulan Desember 2019 inilah Cosmos sendiri mulai mendapat kinerja secara bertahap meskipun terlihat masih stabil. Pergerakan harga Cosmos ini mengalami penurunan tepat di bulan Maret 2020 yang mana sempat menyentuh angka 1.6 dollar AS. Sedangkan pada faktanya Cosmos sendiri sanggup menaikkan harga dari posisi paling rendah tersebut. Kondisi dari pandemi Covid-19 ini sebenarnya memberi beberapa keuntungan pada Cosmos yang mana memberi nilai kerja lebih maksimal. Cosmos sendiri telah mendapat sebuah prestasi tersendiri karena ada rekor kenaikan forecast crypto hingga mencapai angka 6.5 dollar AS hingga mengakhiri tahun 2020 sebagai catatan positif. Mengetahui Apa Saja Keuntungan dan Kerugian dari Cosmos Banyak hal bisa diperhitungkan dari aspek keuntungan dan kerugian. Cosmos sendiri masih berada di protokol yang mana bisa memastikan seperti apa koneksi yang dibutuhkan dan mudah terkoneksi dari semua blockchain hingga dapat berdiri sendiri. Tidak hanya itu, nilai keuntungan dari Cosmos ini adalah memiliki sistem governance yang mana membuka potensi komunitas yang mana pengguna bisa melakukan identifikasi sesuai dengan key yang selama ini mereka butuhkan. Sedangkan dari resikonya semestinya bisa diperhitungkan dimana sistem staking masih perlu didelegasikan. Sehingga ada instrumen dimana ATOM sendiri perlu dibekukan sementara validator dalam menjalankan fungsinya. Mengenal Aset Polkadot Sistem dari perkembangan Polkadot ini juga mengandalkan protokol jaringan dengan karakter scalable. Dari sinilah Anda bisa melihat karakter dari Polkadot yang mana dapat diperasikan kemudian aman untuk memanfaatkan web generasi berikutnya. Kemudian ada sistem web 3 foundation yang mana masih mengandalkan basis Swiss untuk mendapat proses membuat Polkadot. Jaringan di Polkadot sendiri bisa menghubungkan berbagai macam blockchain sehingga dapat memberi kemungkinan adanya transfer data inter chain. Dari cara ini aplikasi terdesentralisasi inilah bisa menerima data di dalam blockchain terbuka, semi publik, ataupun pribadi yang semuanya beroperasi secara independen. Melihat Pergerakan Harga Polkadot Secara tidak langsung ada perhitungan penting dimana ICO polkadot ini masih diluncurkan pada Oktober 2017 yang mana berhasil meraih kesuksesan besar. Kemudian dari ICO tersebut Polkadot sendiri berhasil mengumpulkan lebih dari 140 juta dollar AS, kemudian bisa menjual lebih dari 10 juta persediaan DOT. Sedangkan dari ICO kemudian DOT ataupun USD ini masih dipatok pada nilai 0.30 dollar AS. Sehingga ada tren pembelian untuk membawa ke dalam level 6 Dolar AS di akhir Agustus 2020. Dari pertengahan September memberi informasi bahwa harga dari Polkadot sendiri mengalami perubahan karena sudah bisa diperdagangkan dengan harga 5.20 dollar AS. Pergerakan dari Polkadot ini tidak selalu mengalami kenaikan, terbukti dari awal Oktober 2020 mengalami penurunan hingga angka 4.42 dollar AS. Selanjutnya mengalami penurunan lagi ke angka 3.86 dollar AS di pertengahan Oktober. Lalu harga Polkadot ini masih memulai pergerakan naik dengan angka 5.88 dollar AS di bulan November 2020 yang mana sudah tidak pernah mengalami penurunan bear sejak waktu tersebut. Saat ini harga dari DOT ke IDR masih mencapai Rp 560 ribu. Mengenali Keuntungan dan Juga Resiko dari Polkadot Secara teknisnya Polkadot sendiri memberi kemungkinan bahwa dari developer masih bisa meluncurkan chain dan juga aplikasi untuk memanfaatkan sistem keamanan lebih maksimal. Namun, ada keuntungan dan resiko dari Polkadot ini yang mana keunggulan dari Polkadot sendiri bisa memberi fungsi bridge untuk dapat terkoneksi dengan jaringan ekternal baik dari ethereum dan bitcoin. Meskipun masih ada keuntungan cukup besar, tetap saja ada resiko Polkadot perlu Anda cermati. Resiko tersebut adalah serangan hacker yang mana bisa eksploitasi hingga memunculkan rentan Polkadot sebanyak 2 kali hingga memberi kehilangan jutaan dollar. Mengenal Perbedaan Cosmos vs Polakdot Tidak semua aset digital memiliki pergerakan yang stabil dalam waktu tertentu. Hal ini juga diperhitungkan sebagai satu standar penggunaan Cosmos dan Polkadot. Bagi Anda yang tertarik dengan dua aset digital tersebut sebaiknya cermati dari informasi berikut ini. 1. Bentuk Modelnya Pasti ada perbedaan dari bentuk model antara Cosmos dan Polkadot. Pada faktanya ada perbedaan poin awal yang mana mengacu jenis modelnya. Polkadot sendiri masih bergantung di model sharded dimana semua shard tersebut masih memiliki protokol hingga menampilkan STF abstrak hingga fungsi transisi status. Selain itu, dari bentuk STF di dalam shard ini masih bisa memberi bentuk abstrak hingga validator di Polkadot sendiri bisa melakukan eksekusi di dalam wasm environment. Shard juga dikenal sebagai parachains sehingga ada proses transisi status dan dapat mengirimkan blok hingga bukti sebagai verifikasi independen dilakukan oleh validator Polkadot. Pada sisi lain, ada perbandingan Cosmos vs Polkadot ini bisa menampilkan model bridge hub sampai dapat menghubungkan chain Tendermint. Dari bentuk sistem tersebut mempunyai banyak hub, sehingga dengan hub utama tersebut masih dipakai sebagai Cosmos Hub ataupun dapat menghubungkan dari semua hub dengan karakter chain eksternal. 2. Jenis Konsensus yang Dipakai Selama ini ada perbedaan penting lain dimana Cosmos vs Polkadot sendiri juga diperhitungkan dengan mengacu di dalam mekanisme konsensus yang mana bisa diikuti. Sedangkan dari Polkadot sendiri masih tergantung pada protokol konsensus hibrida hingga memberi dua sub protokol baik dari BABE dan GRANDPA. Untuk tipe Cosmos sendiri juga memanfaatkan konsensus Tendermint yang mana dikenal sebagai protokol round robin dengan ketentuan finalitas instan. Menariknya dari Cosmos ini masih mengandalkan algoritma berbasis PBFT yang mana masih sama seperti GRANPA sebagai konsensusnya. Maka dari itu, Cosmos sendiri masih menampilkan kompleksitas transpor kuadratik walaupun hanya dapat diselesaikan satu blok di satu waktu tertentu. 3. Poin dari Governance Menjadi salah satu poin utama dimana aspek Governance ini masih menjadi hal penting untuk ditentukan baik dari perbandingan Cosmos dan Polkadot. Bentuk dari Polkadot ini menjadi satu sistem governance multicameral yang mana memberi cara berbeda untuk bisa meloloskan proposal. Dalam hal ini semua proposal masih melewati referendum publik, sehingga ada kemungkinan dimana mayoritas token bisa mengendalikan hasil. Dari kasus referendum partisipasi rendah inilah membuat Polkadot sendiri bisa memanfaatkan bias quorum adaptif untuk bisa konfigurasi ambang atas kelulusan. Bentuk dari referendum masih bisa mencakup banyak proposal baik dari usulan alokasi dana perbendaharaan on chain. Pada sisi lain Cosmos sendiri juga mengandalkan sinyal coin vote bisa meloloskan referendum. Satu fork protokol masih bertanggung jawab sebagai sistem blockchain. Sehingga ada delegasi bisa menahan diri di proses pemungutan suara hingga memberi validator lebih mudah mengambil hak suara.

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      kalau pake sistem blockchain pasti ada sistem yang mengatur, tapi kalau bicara kripto, mau itu jenis A atau B tetap intinya sama aja, tidak ada jaminan secara fisik, jadi tidak benar2 bisa dipegang nilainya, juga banyak dilarang banyak negara karena sistemnya tidak bisa dipertanggungjawabkan dan tidak transparan, rentan jadi sistem yang mendukung kejahanan keuangan
       

      Comment

      Advanced mode
      • #4 Collapse

        Originally posted by Suyati Vio
        [ATTACH=CONFIG]506056[/ATTACH]
        Mencermati setiap karakter dan keunggulan dari aset digital saat ini masih diperhitungkan agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan. Dua aset digital yakni Cosmos dan Polkadot sendiri telah banyak memberi instrumen tepat bahkan keduanya dianggap memberi potensi cukup besar sebagai software development kit. Secara teknis keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan. Sedangkan dari prosedur untuk bisa memberi penawaran terbaik saat ini masih diperhitungkan dengan mencermati apa saja kemiripan yang dihadirkan di Cosmos dan Polkadot sebagai salah satu bagian dari aset kripto saat ini. Banyak hal masih bisa dipelajari di instrumen Cosmos dan Polakdot. Maka dari itu, sebagai investor di dunia kripto sebaiknya mencermati seperti apa poin tepat untuk menilai keunggulan yang selama ini bisa diperhitungkan sejak awal dan akhirnya Anda mengetahui seperti apa poin penting untuk bisa dikembangkan. Mengenal Sistem dan Karakter Cosmos Pada beberapa sumber valid memberi informasi bahwa Cosmos sendiri menjadi jaringan terdesentralisasi dimana sistem kerjanya dapat menghubungkan blockchain yang mana dapat beroperasi secara independen satu sama lainnya. Bentuk dari Cosmos sendiri masih cenderung ke sistem blockchain yang masih bisa dibuat skala tertentu. Sehingga dari setiap blockchain tersebut masih bisa berinteraksi satu sama lainnya. Kemudian dari bentuk aset kripto yang masih bisa digunakan untuk melakukan transaksi di blockchain Cosmos ini disebut sebagai ATOM. Memantau Pergerakan Harga Cosmos dari Tahun ke Tahun Memantau setiap pergerakan harga Cosmos dari tahun ke tahun memberi pengalaman penting untuk mencapai informasi valid. Dari bulan Desember 2019 inilah Cosmos sendiri mulai mendapat kinerja secara bertahap meskipun terlihat masih stabil. Pergerakan harga Cosmos ini mengalami penurunan tepat di bulan Maret 2020 yang mana sempat menyentuh angka 1.6 dollar AS. Sedangkan pada faktanya Cosmos sendiri sanggup menaikkan harga dari posisi paling rendah tersebut. Kondisi dari pandemi Covid-19 ini sebenarnya memberi beberapa keuntungan pada Cosmos yang mana memberi nilai kerja lebih maksimal. Cosmos sendiri telah mendapat sebuah prestasi tersendiri karena ada rekor kenaikan forecast crypto hingga mencapai angka 6.5 dollar AS hingga mengakhiri tahun 2020 sebagai catatan positif. Mengetahui Apa Saja Keuntungan dan Kerugian dari Cosmos Banyak hal bisa diperhitungkan dari aspek keuntungan dan kerugian. Cosmos sendiri masih berada di protokol yang mana bisa memastikan seperti apa koneksi yang dibutuhkan dan mudah terkoneksi dari semua blockchain hingga dapat berdiri sendiri. Tidak hanya itu, nilai keuntungan dari Cosmos ini adalah memiliki sistem governance yang mana membuka potensi komunitas yang mana pengguna bisa melakukan identifikasi sesuai dengan key yang selama ini mereka butuhkan. Sedangkan dari resikonya semestinya bisa diperhitungkan dimana sistem staking masih perlu didelegasikan. Sehingga ada instrumen dimana ATOM sendiri perlu dibekukan sementara validator dalam menjalankan fungsinya. Mengenal Aset Polkadot Sistem dari perkembangan Polkadot ini juga mengandalkan protokol jaringan dengan karakter scalable. Dari sinilah Anda bisa melihat karakter dari Polkadot yang mana dapat diperasikan kemudian aman untuk memanfaatkan web generasi berikutnya. Kemudian ada sistem web 3 foundation yang mana masih mengandalkan basis Swiss untuk mendapat proses membuat Polkadot. Jaringan di Polkadot sendiri bisa menghubungkan berbagai macam blockchain sehingga dapat memberi kemungkinan adanya transfer data inter chain. Dari cara ini aplikasi terdesentralisasi inilah bisa menerima data di dalam blockchain terbuka, semi publik, ataupun pribadi yang semuanya beroperasi secara independen. Melihat Pergerakan Harga Polkadot Secara tidak langsung ada perhitungan penting dimana ICO polkadot ini masih diluncurkan pada Oktober 2017 yang mana berhasil meraih kesuksesan besar. Kemudian dari ICO tersebut Polkadot sendiri berhasil mengumpulkan lebih dari 140 juta dollar AS, kemudian bisa menjual lebih dari 10 juta persediaan DOT. Sedangkan dari ICO kemudian DOT ataupun USD ini masih dipatok pada nilai 0.30 dollar AS. Sehingga ada tren pembelian untuk membawa ke dalam level 6 Dolar AS di akhir Agustus 2020. Dari pertengahan September memberi informasi bahwa harga dari Polkadot sendiri mengalami perubahan karena sudah bisa diperdagangkan dengan harga 5.20 dollar AS. Pergerakan dari Polkadot ini tidak selalu mengalami kenaikan, terbukti dari awal Oktober 2020 mengalami penurunan hingga angka 4.42 dollar AS. Selanjutnya mengalami penurunan lagi ke angka 3.86 dollar AS di pertengahan Oktober. Lalu harga Polkadot ini masih memulai pergerakan naik dengan angka 5.88 dollar AS di bulan November 2020 yang mana sudah tidak pernah mengalami penurunan bear sejak waktu tersebut. Saat ini harga dari DOT ke IDR masih mencapai Rp 560 ribu. Mengenali Keuntungan dan Juga Resiko dari Polkadot Secara teknisnya Polkadot sendiri memberi kemungkinan bahwa dari developer masih bisa meluncurkan chain dan juga aplikasi untuk memanfaatkan sistem keamanan lebih maksimal. Namun, ada keuntungan dan resiko dari Polkadot ini yang mana keunggulan dari Polkadot sendiri bisa memberi fungsi bridge untuk dapat terkoneksi dengan jaringan ekternal baik dari ethereum dan bitcoin. Meskipun masih ada keuntungan cukup besar, tetap saja ada resiko Polkadot perlu Anda cermati. Resiko tersebut adalah serangan hacker yang mana bisa eksploitasi hingga memunculkan rentan Polkadot sebanyak 2 kali hingga memberi kehilangan jutaan dollar. Mengenal Perbedaan Cosmos vs Polakdot Tidak semua aset digital memiliki pergerakan yang stabil dalam waktu tertentu. Hal ini juga diperhitungkan sebagai satu standar penggunaan Cosmos dan Polkadot. Bagi Anda yang tertarik dengan dua aset digital tersebut sebaiknya cermati dari informasi berikut ini. 1. Bentuk Modelnya Pasti ada perbedaan dari bentuk model antara Cosmos dan Polkadot. Pada faktanya ada perbedaan poin awal yang mana mengacu jenis modelnya. Polkadot sendiri masih bergantung di model sharded dimana semua shard tersebut masih memiliki protokol hingga menampilkan STF abstrak hingga fungsi transisi status. Selain itu, dari bentuk STF di dalam shard ini masih bisa memberi bentuk abstrak hingga validator di Polkadot sendiri bisa melakukan eksekusi di dalam wasm environment. Shard juga dikenal sebagai parachains sehingga ada proses transisi status dan dapat mengirimkan blok hingga bukti sebagai verifikasi independen dilakukan oleh validator Polkadot. Pada sisi lain, ada perbandingan Cosmos vs Polkadot ini bisa menampilkan model bridge hub sampai dapat menghubungkan chain Tendermint. Dari bentuk sistem tersebut mempunyai banyak hub, sehingga dengan hub utama tersebut masih dipakai sebagai Cosmos Hub ataupun dapat menghubungkan dari semua hub dengan karakter chain eksternal. 2. Jenis Konsensus yang Dipakai Selama ini ada perbedaan penting lain dimana Cosmos vs Polkadot sendiri juga diperhitungkan dengan mengacu di dalam mekanisme konsensus yang mana bisa diikuti. Sedangkan dari Polkadot sendiri masih tergantung pada protokol konsensus hibrida hingga memberi dua sub protokol baik dari BABE dan GRANDPA. Untuk tipe Cosmos sendiri juga memanfaatkan konsensus Tendermint yang mana dikenal sebagai protokol round robin dengan ketentuan finalitas instan. Menariknya dari Cosmos ini masih mengandalkan algoritma berbasis PBFT yang mana masih sama seperti GRANPA sebagai konsensusnya. Maka dari itu, Cosmos sendiri masih menampilkan kompleksitas transpor kuadratik walaupun hanya dapat diselesaikan satu blok di satu waktu tertentu. 3. Poin dari Governance Menjadi salah satu poin utama dimana aspek Governance ini masih menjadi hal penting untuk ditentukan baik dari perbandingan Cosmos dan Polkadot. Bentuk dari Polkadot ini menjadi satu sistem governance multicameral yang mana memberi cara berbeda untuk bisa meloloskan proposal. Dalam hal ini semua proposal masih melewati referendum publik, sehingga ada kemungkinan dimana mayoritas token bisa mengendalikan hasil. Dari kasus referendum partisipasi rendah inilah membuat Polkadot sendiri bisa memanfaatkan bias quorum adaptif untuk bisa konfigurasi ambang atas kelulusan. Bentuk dari referendum masih bisa mencakup banyak proposal baik dari usulan alokasi dana perbendaharaan on chain. Pada sisi lain Cosmos sendiri juga mengandalkan sinyal coin vote bisa meloloskan referendum. Satu fork protokol masih bertanggung jawab sebagai sistem blockchain. Sehingga ada delegasi bisa menahan diri di proses pemungutan suara hingga memberi validator lebih mudah mengambil hak suara.
        Keren gan, ikut menyimak. Saya belum mencoba untuk trading kripto, masih trading forex aja. Tapi tidak ada salahnya untuk mempelajari hal2 yang ada dalam trading kripto itu sendiri.

        Comment

        Advanced mode
        • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
        • #5 Collapse

          Originally posted by Anggawan
          Keren gan, ikut menyimak. Saya belum mencoba untuk trading kripto, masih trading forex aja. Tapi tidak ada salahnya untuk mempelajari hal2 yang ada dalam trading kripto itu sendiri.
          kalau tertarik trading cripto cobalah ikuti thread analisa atau strategy yang menggunakan cripto, coba pilah2 mana cripto populer yang mereka tradingkan, biasanya itu lebih mudah menghasilkan profit daripada cripto yang merknya tidak jelas
           

          Comment

          Advanced mode

          Online

          Working...
          X