Forex Community Place

Dapatkan hingga
$50000
karena mengundang teman
untuk memperoleh Bonus StartUp
dari InstaForex
Tidak perlu investasi!
Mulai trading tanpa
risiko dan investasi
Dengan Bonus Permulaan 1000$
Dapatkan bonus
55%
ke akun anda!
Halaman 1 dari 2
1 2 TerakhirTerakhir
Hasil 1 hingga 10 dari 17

Topik: kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China

  1. #1
    Harian
    Bahagia
     
    yanpopey will become famous soon enough yanpopey will become famous soon enough yanpopey's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Jan 2018
    Lokasi
    Indonesia
    Publikasi
    83
    Bonus yang terakumulasi
    8.71 USD (Apa ini?)
    Terima kasih
    111
    Terima kasih 158 Kali dalam 88 Pos

    kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China

    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18

  2. Pembaca Berikut Ini 25 Mengucapkan Terima Kasih Kepada yanpopey Untuk Post yang Bermanfaat:

    Depriansyah (06-26-2018), Eko Wijianto (06-26-2018), HusenFx (06-26-2018), Nanangmaulana (10-03-2018), ratucinta (06-26-2018), rejeki besamo (07-05-2018), sangpialang (08-20-2018), Sherni (06-26-2018), Unregistered (6)

  3. FB_indo
  4. #2
    Anggota
    ----
     
    Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Mar 2018
    Lokasi
    Lampung
    Publikasi
    191
    Bonus yang terakumulasi
    316.88 USD (Apa ini?)
    Terima kasih
    502
    Terima kasih 653 Kali dalam 257 Pos
    Quote Post asli oleh yanpopey View Post
    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18
    Yang di khawatirkan jika terjadi hal itu adalah pada pergerakan market pada saat kita entri di market tersebut dan merubah entri kita menjadi loss, tentu itu akan menjadi masalah untuk kita. Oke thanks for forum.

  5. Pembaca Berikut Ini 4 Mengucapkan Terima Kasih Kepada Sherni Untuk Post yang Bermanfaat:

    Eko Wijianto (06-26-2018), HusenFx (06-26-2018), ratucinta (06-26-2018), yanpopey (06-26-2018)

  6. #3
    Pecandu
    Halus
     
    HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Feb 2018
    Lokasi
    jln merdeka pasar madang.tanggamus lampung
    Publikasi
    447
    Bonus yang terakumulasi
    687.64 USD (Apa ini?)
    Terima kasih
    617
    Terima kasih 1,891 Kali dalam 451 Pos
    terimakasih infonya gan, usd memang sudah menguat 1 bulan terakhir, sekarang masih dikisaran rasistance bulanan, semenjak ada isu perang dagang memang sempat melemah, cuma hanya sedikit saja, sentiment pasar sepertinya blum bisa terbaca , karena trand yg kuat dari bulan lalu, blum ada tanda tanda pelemahan usd.
    #Disclaimer On
    pesan ini hanya bersifat saran, ada baiknya untuk selalu mencari sumber yang lain untuk menentukan tujuan anda.
    Ayo trading mengikuti trend , bebas nanya,nambahin,dan koreksi
    DISINI

  7. Pembaca Berikut Ini 3 Mengucapkan Terima Kasih Kepada HusenFx Untuk Post yang Bermanfaat:

    Eko Wijianto (06-26-2018), yanpopey (06-26-2018)

  8. #4
    Orang Lama
    Bahagia
     
    Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto has a brilliant future Eko Wijianto's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Feb 2018
    Lokasi
    Kota Agung
    Publikasi
    756
    Bonus yang terakumulasi
    438.65 USD (Apa ini?)
    Terima kasih
    1,837
    Terima kasih 2,041 Kali dalam 683 Pos
    Quote Post asli oleh yanpopey View Post
    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18
    Tread yang menarik gan. Sangat bermanfaat untuk tipe trader yang fokus terhadap tehnik fundamental. Terus terang saya kurang pandai dalam menganalisa pergerakan harga akibat perang dagang tersebut. Saya adalah trader yang mengembangkan tehnik analisa, dan jarang sekali melihat dampak fundamental.

  9. #5
    Penggemar
    Doh
     
    ratucinta is just really nice ratucinta is just really nice ratucinta is just really nice ratucinta is just really nice ratucinta's Avatar
    Tanggal Bergabung
    May 2018
    Lokasi
    metatrader
    Publikasi
    300
    Bonus yang terakumulasi
    0.00 USD (Apa ini?)
    Terima kasih
    814
    Terima kasih 447 Kali dalam 263 Pos
    Quote Post asli oleh Sherni View Post
    Yang di khawatirkan jika terjadi hal itu adalah pada pergerakan market pada saat kita entri di market tersebut dan merubah entri kita menjadi loss, tentu itu akan menjadi masalah untuk kita. Oke thanks for forum.
    betul ini.. kan bs sakit hati saya kak..terpotel potel sudah

    ---------- Post added at 12:32 ---------- Previous post was at 12:31 ----------

    Quote Post asli oleh yanpopey View Post
    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18
    makasi kak udah sharing trs terang sy lemah soal fundamental... info ini pasti sangat membantu kita semua..
    XOXO
    cup cup muuach,
    RATU CINTA


  10. #6
    Knuckle Gesit
    Lelah
     
    rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo has a brilliant future rejeki besamo's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Feb 2018
    Lokasi
    jambi
    Publikasi
    1,106
    Bonus yang terakumulasi
    453.06 USD (Apa ini?)
    Terima kasih
    1,435
    Terima kasih 1,639 Kali dalam 962 Pos
    Quote Post asli oleh yanpopey View Post
    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18
    Jika terjadi perang dagang antara AS dan China akan berpengaruh terhadap pelemahan ekonomi global dimana berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi global seiring dengan potensi penurunan volume perdagangan dunia pada umunya sebagai konsekuensi dari kebijakan proteksionisme AS dan China.kondisi ini berisiko pada perekonomian global, termasuk Indonesia dimana genderang perang dagang antara AS dan China bagi indonesia akan mengganggu pasar ekspor. Terutama, untuk ekspor baja dan aluminium.
    Perang dagang antara Amerika dan china dimulai ketika dua negera tersebut saling melakukan proteksi terhadap produk produk yang masuk dari negara china maupun amerika yang kemudian berujung saling membalas menerapkan kebijakan di negara masing masing yang menurut saya berpotensi menimbulkan persaingan dagang yang tidal sehat dan berdampak bagi negara negara yang membangun hubungan dagang dengan negara negara tersebut.

  11. #7
    Penggemar
    ----
     
    Marry is a jewel in the rough Marry is a jewel in the rough Marry is a jewel in the rough Marry is a jewel in the rough Marry's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Aug 2016
    Lokasi
    X-Three
    Publikasi
    279
    Bonus yang terakumulasi
    98.48 USD (Apa ini?)
    Terima kasih
    316
    Terima kasih 356 Kali dalam 223 Pos
    Sebagai sebuah negara yang eknominya masih seperti ini, ya memang saya kwatir bahwa perang dagang antara beberapa negara seperti Cina dan Amerika akan membuat kita Indonesia dan perekonomiannya tidak pasti. Yang saya harapkan adalah bahwa perlu suatu keharmonisan dalam hubungan perdagangan sehingga negara-negara yang ekonominya masih dalam proses berkembang ke arah mapan akan mendapatkan suatu stabilitas eknomi. Kalau terjadi perang dagang seperti ini khan akhirnya yang akan menderita adalah negara-negara yang eknominya kasian tidak seperti Amerika. himbauanku, ingatlah akan negara-negara yang masih berkembang supaya ekonomi mereka pun menjadi lebih baik dari sebebelumnya.

  12. #8
    Guru Honorer dari MT5
    Panas
     
    alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa has a reputation beyond repute alventa's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Aug 2010
    Lokasi
    http://www.instaforex.com/
    Publikasi
    21,388
    Bonus yang terakumulasi
    4,250.83 USD (Apa ini?)
    Saya bertemu tamu
    3 (detail lebih lanjut)
    Terima kasih
    5,501
    Terima kasih 5,682 Kali dalam 3,302 Pos
    Black Frame Talent: Kontes Demotivator pada Forum MT5.com
    Quote Post asli oleh Marry View Post
    Sebagai sebuah negara yang eknominya masih seperti ini, ya memang saya kwatir bahwa perang dagang antara beberapa negara seperti Cina dan Amerika akan membuat kita Indonesia dan perekonomiannya tidak pasti. Yang saya harapkan adalah bahwa perlu suatu keharmonisan dalam hubungan perdagangan sehingga negara-negara yang ekonominya masih dalam proses berkembang ke arah mapan akan mendapatkan suatu stabilitas eknomi. Kalau terjadi perang dagang seperti ini khan akhirnya yang akan menderita adalah negara-negara yang eknominya kasian tidak seperti Amerika. himbauanku, ingatlah akan negara-negara yang masih berkembang supaya ekonomi mereka pun menjadi lebih baik dari sebebelumnya.
    Di nusantara ini tidak perlu khawatir gan, karena memang bumi yang dianugerahkan Alloh kepada penduduk nusantara subur makmur. Jadi memang tinggal menanam atau menambang dengan baik saja kemudian dimanfaatkan diri sendiri. Ini akan membuat kita menjadi tidak terpengaruh oleh negara-negara itu.

  13. Pembaca Berikut Ini 8 Mengucapkan Terima Kasih Kepada alventa Untuk Post yang Bermanfaat:

    giman (08-21-2018), muhammad_mulyono (08-21-2018), Unregistered (2)

  14. #9
    Penggemar
    Doh
     
    amir_ariffudin is a splendid one to behold amir_ariffudin is a splendid one to behold amir_ariffudin is a splendid one to behold amir_ariffudin is a splendid one to behold amir_ariffudin is a splendid one to behold amir_ariffudin is a splendid one to behold amir_ariffudin is a splendid one to behold amir_ariffudin's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Feb 2018
    Publikasi
    297
    Bonus yang terakumulasi
    28.86 USD (Apa ini?)
    Terima kasih
    963
    Terima kasih 842 Kali dalam 299 Pos
    Quote Post asli oleh alventa View Post
    Di nusantara ini tidak perlu khawatir gan, karena memang bumi yang dianugerahkan Alloh kepada penduduk nusantara subur makmur. Jadi memang tinggal menanam atau menambang dengan baik saja kemudian dimanfaatkan diri sendiri. Ini akan membuat kita menjadi tidak terpengaruh oleh negara-negara itu.
    tapi kenyataannya selama ini negara kita tidak sedang menanam gan, kalaupun menanam juga itu belum dapat menutupi kebutuhannya setiap indifidu dan pada akhirnya negara kita akan tetap begini begini saja dengan nilai tukar uang yang akan terus merosot dibandingkan dengan negara lain, kalaupun negara kita ini juga memiliki tanah yang subur berlimpah tambangnya saya rasa tambang-tambang di indonesia masih dimiliki sama orang-orang negara luar jadi selama negara kita belum memnyadari bahwa kita ini masih jauh dari negara lain maka kita akan tetap akan begini gan

  15. Pembaca Berikut Ini Mengucapkan Terima Kasih Kepada amir_ariffudin Untuk Post yang Bermanfaat:

    Unregistered (1)

  16. <a href="">Forex Portal MT5</a>
  17. #10
    Pecandu
    Bahagia
     
    adidark34 is a name known to all adidark34 is a name known to all adidark34 is a name known to all adidark34 is a name known to all adidark34 is a name known to all adidark34 is a name known to all adidark34's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Dec 2017
    Lokasi
    Indragiri hulu, riau
    Publikasi
    611
    Bonus yang terakumulasi
    0.00 USD (Apa ini?)
    Terima kasih
    423
    Terima kasih 701 Kali dalam 418 Pos
    Quote Post asli oleh alventa View Post
    Di nusantara ini tidak perlu khawatir gan, karena memang bumi yang dianugerahkan Alloh kepada penduduk nusantara subur makmur. Jadi memang tinggal menanam atau menambang dengan baik saja kemudian dimanfaatkan diri sendiri. Ini akan membuat kita menjadi tidak terpengaruh oleh negara-negara itu.
    Ya, betul gan, negara kita memang subur dan sangat kaya sumber daya alam baik darat maupun lautan. Sampai bisa pesawat su-35 dari rusia dengan barter hasil bumi. Dan, negara tetangga pada ribut karena indonesia dapat pesawat perang tercanggih seAsia. Wow. Salut ama rezim sekarang, meskipun udah diancam oleh Amerika tetapi indonesia tetap beli pesawt dari Rusia.

    Quote Post asli oleh amir_ariffudin View Post
    tapi kenyataannya selama ini negara kita tidak sedang menanam gan, kalaupun menanam juga itu belum dapat menutupi kebutuhannya setiap indifidu dan pada akhirnya negara kita akan tetap begini begini saja dengan nilai tukar uang yang akan terus merosot dibandingkan dengan negara lain, kalaupun negara kita ini juga memiliki tanah yang subur berlimpah tambangnya saya rasa tambang-tambang di indonesia masih dimiliki sama orang-orang negara luar jadi selama negara kita belum memnyadari bahwa kita ini masih jauh dari negara lain maka kita akan tetap akan begini gan
    Memang, kekayaan alam indonesia dikuasai oleh negara asing. Karena, pada masa orde lama mewariskan beban ekonomi yang buruk akibat perang dwikora dan trikora. Jadinya ketika dijaman orde baru, mau tidak mau. Menjual aset kekayaan alam ke pihak asing. Contohnya yang paling terkenal itu, Freeport. Tambang emas, alumunium beserta bahan mineral lainnya yang sangat bernilai.

    Cuman, sangat disayangkan saham yang dimiliki Indonesia sangat sedikit sekali. Saham asing nyaris 100% T_T Hanya, di jaman presiden Jokowi. Pemerintah berani dengan tegas menolak kontrak perpanjangan freeport asalkan mendapatkan saham sekitar 55%. Jika, tidak mau diperpanjang maka, akan mencari pihak lain yang mau diajak kerja sama. Salut dah ama rezim sekarang.

Halaman 1 dari 2
1 2 TerakhirTerakhir

Memposting Izin

  • Anda tidak diperbolehkan untuk post Topik Baru
  • Anda tidak diperbolehkan untuk post balasan
  • Anda tidak diperbolehkan untuk post lampiran
  • Anda tidak diperbolehkan mengubah post Anda