Dapatkan hingga
$50000
karena mengundang teman
untuk memperoleh Bonus StartUp
dari InstaForex
Tidak perlu investasi!
Mulai trading tanpa
risiko dan investasi
Dengan Bonus Permulaan 1000$
Dapatkan bonus
55%
ke akun anda!
Hasil 1 hingga 6 dari 6

Thread: kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China

  1. #1
    Harian
    Bahagia
     
    yanpopey will become famous soon enough yanpopey will become famous soon enough yanpopey's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Jan 2018
    Location
    Indonesia
    Publikasi
    85
    Accumulated bonus
    8.71 USD (What is this?)
    Terima kasih
    108
    Terima kasih 161 Kali dalam 86 Pos

    kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China

    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18

  2. Pembaca Berikut Ini 13 Mengucapkan Terima Kasih Kepada yanpopey Untuk Post yang Bermanfaat:

    Depriansyah (06-26-2018), Eko Wijianto (06-26-2018), HusenFx (06-26-2018), ratucinta (06-26-2018), rejeki besamo (07-05-2018), Sherni (06-26-2018), Unregistered (6)

  3. lamborghini
  4. #2
    Penggemar
    ----
     
    Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni is a name known to all Sherni's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Mar 2018
    Location
    Lampung
    Publikasi
    227
    Accumulated bonus
    316.88 USD (What is this?)
    Terima kasih
    480
    Terima kasih 614 Kali dalam 246 Pos
    Quote Originally Posted by yanpopey View Post
    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18
    Yang di khawatirkan jika terjadi hal itu adalah pada pergerakan market pada saat kita entri di market tersebut dan merubah entri kita menjadi loss, tentu itu akan menjadi masalah untuk kita. Oke thanks for forum.

  5. Pembaca Berikut Ini 4 Mengucapkan Terima Kasih Kepada Sherni Untuk Post yang Bermanfaat:

    Eko Wijianto (06-26-2018), HusenFx (06-26-2018), ratucinta (06-26-2018), yanpopey (06-26-2018)

  6. #3
    Pecandu
    Halus
     
    HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx has a brilliant future HusenFx's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Feb 2018
    Location
    jln merdeka pasar madang.tanggamus lampung
    Publikasi
    434
    Accumulated bonus
    687.64 USD (What is this?)
    Terima kasih
    602
    Terima kasih 1,744 Kali dalam 438 Pos
    terimakasih infonya gan, usd memang sudah menguat 1 bulan terakhir, sekarang masih dikisaran rasistance bulanan, semenjak ada isu perang dagang memang sempat melemah, cuma hanya sedikit saja, sentiment pasar sepertinya blum bisa terbaca , karena trand yg kuat dari bulan lalu, blum ada tanda tanda pelemahan usd.
    #Disclaimer On
    pesan ini hanya bersifat saran, ada baiknya untuk selalu mencari sumber yang lain untuk menentukan tujuan anda.
    Ayo trading mengikuti trend , bebas nanya,nambahin,dan koreksi
    DISINI

  7. Pembaca Berikut Ini 3 Mengucapkan Terima Kasih Kepada HusenFx Untuk Post yang Bermanfaat:

    Eko Wijianto (06-26-2018), yanpopey (06-26-2018)

  8. #4
    Penggemar
    ----
     
    Eko Wijianto is a splendid one to behold Eko Wijianto is a splendid one to behold Eko Wijianto is a splendid one to behold Eko Wijianto is a splendid one to behold Eko Wijianto is a splendid one to behold Eko Wijianto is a splendid one to behold Eko Wijianto is a splendid one to behold Eko Wijianto's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Feb 2018
    Location
    Kota Agung
    Publikasi
    380
    Accumulated bonus
    438.65 USD (What is this?)
    Terima kasih
    1,453
    Terima kasih 944 Kali dalam 304 Pos
    Quote Originally Posted by yanpopey View Post
    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18
    Tread yang menarik gan. Sangat bermanfaat untuk tipe trader yang fokus terhadap tehnik fundamental. Terus terang saya kurang pandai dalam menganalisa pergerakan harga akibat perang dagang tersebut. Saya adalah trader yang mengembangkan tehnik analisa, dan jarang sekali melihat dampak fundamental.

  9. #5
    Anggota
    Lembut
     
    ratucinta has a spectacular aura about ratucinta has a spectacular aura about ratucinta has a spectacular aura about ratucinta's Avatar
    Tanggal Bergabung
    May 2018
    Location
    metatrader
    Publikasi
    169
    Accumulated bonus
    0.00 USD (What is this?)
    Terima kasih
    517
    Terima kasih 277 Kali dalam 165 Pos
    Quote Originally Posted by Sherni View Post
    Yang di khawatirkan jika terjadi hal itu adalah pada pergerakan market pada saat kita entri di market tersebut dan merubah entri kita menjadi loss, tentu itu akan menjadi masalah untuk kita. Oke thanks for forum.
    betul ini.. kan bs sakit hati saya kak..terpotel potel sudah

    ---------- Post added at 12:32 ---------- Previous post was at 12:31 ----------

    Quote Originally Posted by yanpopey View Post
    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18
    makasi kak udah sharing trs terang sy lemah soal fundamental... info ini pasti sangat membantu kita semua..
    XOXO
    cup cup muuach,
    RATU CINTA


  10. <a href="http://indo.mt5.com/">Forex Portal MT5</a>
  11. #6
    Pecandu
    ----
     
    rejeki besamo is a splendid one to behold rejeki besamo is a splendid one to behold rejeki besamo is a splendid one to behold rejeki besamo is a splendid one to behold rejeki besamo is a splendid one to behold rejeki besamo is a splendid one to behold rejeki besamo is a splendid one to behold rejeki besamo is a splendid one to behold rejeki besamo's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Feb 2018
    Publikasi
    687
    Accumulated bonus
    453.06 USD (What is this?)
    Terima kasih
    1,042
    Terima kasih 1,024 Kali dalam 586 Pos
    Quote Originally Posted by yanpopey View Post
    Dollar mendapat reaksi yang berbeda pada beberapa mata uang di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang AS -China minggu lalu. Isu perang dagang masih membayangi sentimen minggu lalu, dimana isu tersebut memicu kejatuhan bursa saham, mengangkat mata uang yen atas dollar. Sementara itu, diskusi panel yang dihadiri Jerome Powell, Mario Draghi, Haruhiko Kuroda, serta Phillip Lowe, juga tidak memberikan dampak yang besar bagi pasar. Selama sepekan indeks dollar mengalami penurunan sekitar 0,63%.

    Isu perang dagang masih membayangi sentimen. Akhir minggu lalu, presiden AS, Donald Trump, mengancam akan memberlkukan tarif 20% pada mobil import dari Uni Eropa. Ancaman tersebut datang setelah Uni Eropa memberlakukan tarif pada berbgai barang import AS, sebagai reaksi atas tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Gedung Putih. Sementara itu, poundsterling naik ke level tertinggi satu minggunya setelah adanya sinyal hawkish dari BoE, mencuatkan kembali adanya ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada Agutus nanti. Namun ketidakpastian negoisasi Brexit masih membatasi kenaikannya. Sedangkan euro menguat setelah data PMI zona euro yang melebihi ekspektasi serta adanya berita yang menyebutkan pemerintahan baru Italia tidak akan keluar dari zona euro.

    Beralih ke Komoditas, emas masih bearish minggu lalu, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, yang mendorong pamor yield obligasi AS. Emas juga gagal terangkat di tengah isu perang dagang AS - China, yang biasanya mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung bearish buat emas, karena akan mengurangi daya tarik emas sebagai asset non bunga. Sedangkan penguatan dollar akan menjadikan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegan mata uang non dollar. Selama sepekan, emas melemah 0,56%, setelah sempat jatuh ke level 1267,20 hari Kamis, terendah sejak Desember 2017.

    Sedangkan komoditas minyak menguat minggu lalu, setelah para produsen minyak sepakat untuk meningkatkan produksi sebagai kompensasi kerugian dalam produksi pada saat meningkatnya permintaan global. OPEC dan produser minyak lainnya sepakat meningkatkan produksi sekitar 1 juta bph mulai bulan Juli.

    Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada serangkaian data-data penting AS, serta negara-negara lainnya. Data-data tersebut antara lain; Dari AS, CB Consumer Confidence, GDP (Final): dan Core PCE Price Index. Sementara data-data dari negara lain; GDP Inggris dan Kanada, serta laporan inflasi zona euro. Selain data, ada juga beberapa event penting, seperti rapat regular bank sentral New Zealand (RBNZ), Pidato Mark Carney, serta pertemuan petinggi Uni Eropa di Brussel.
    Market Review Sepekan
    25 June 18
    Jika terjadi perang dagang antara AS dan China akan berpengaruh terhadap pelemahan ekonomi global dimana berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi global seiring dengan potensi penurunan volume perdagangan dunia pada umunya sebagai konsekuensi dari kebijakan proteksionisme AS dan China.kondisi ini berisiko pada perekonomian global, termasuk Indonesia dimana genderang perang dagang antara AS dan China bagi indonesia akan mengganggu pasar ekspor. Terutama, untuk ekspor baja dan aluminium.
    Perang dagang antara Amerika dan china dimulai ketika dua negera tersebut saling melakukan proteksi terhadap produk produk yang masuk dari negara china maupun amerika yang kemudian berujung saling membalas menerapkan kebijakan di negara masing masing yang menurut saya berpotensi menimbulkan persaingan dagang yang tidal sehat dan berdampak bagi negara negara yang membangun hubungan dagang dengan negara negara tersebut.

Memposting Izin

  • Anda tidak diperbolehkan untuk post Topik Baru
  • Anda tidak diperbolehkan untuk post balasan
  • Anda tidak diperbolehkan untuk post lampiran
  • Anda tidak diperbolehkan mengubah post Anda